Anda di halaman 1dari 2

Judul : Analisa Kestabilan Lereng Menggunakan Perkuatan Geogrid di daerah Berastagi, Sumatera Utara.

Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui stabilitas dan perkuatan lereng.

Objek penelitian:

-Litologi

-Curah Hujan

-Kelerengan

Latar Belakang :

Tanah adalah gabungan dari partikel partikel padat, air, dan udara. Ketika tanah berada di bawah muka air tanah (tidak ada udara), maka tanah tersebut dalam keadaan saturated. Dengan kata lain, air tidak hanya mengisi ruang pori antar partikel tanah, tetapi dapat mengalir melalui partikel tanah juga. Fakta bahwa air mengalir menurun ketempat yang lebih rendah berdasarkan gaya grafitasi juga terjadi di rongga tanah. Property pada tanah berkaitan dengan kemampuan air untuk mengalir melalui ruang pori atau yang biasa disebut permeability. Semakin kecil ukuran partikel, semakin rendah permeabilitas pada tanah. Dalam kasus tanah tidak kohesif, ukuran partikel yang relatif besar memungkinkan air cepat keluar dari bawah beban, dan penurunan biasa terjadi sangat cepat. Tetapi jika tanah kohesif dengan partikel yang kecil, gerakan air bisa sangat lambat. Terkadang dalam beberapa bulan atau sampai beberapa tahun Bangunan yang dibangun diatas tanah kohesif tidak memiliki permasalahan pada awalnya tetapi seiring pertambahan waktu penurunan

Nama : Sandi Rizky Agustian

NIM

: 111.140.112

Kelas

: B

dapat terjadi secara signifikan, mengakibatkan kerusakan struktur yang serius dan memerlukan perbaikan yang mahal atau mungkin pembongkaran pada struktur.

Rumusan Masalah : Kelongsoran tanah merupakan salah satu yang paling sering terjadi pada akibat meningkatnya tegangan geser suatu massa tanah atau menurunnya kekuatan geser suatu massa tanah. Dengan kata lain, kekuatan geser dari suatu massa tanah tidak mampu memikul beban kerja yang terjadi. Pada kasus ini kondisi jalan Medan Berastagi mengalami kelongsoran hingga badan jalan mengalami kelongsoran.

Ruang Lingkup : Ruang lingkup di daerah Berastagi terdapat gejala struktur geologi yang dimana sasarannya adalah untuk identifikasi tanah longsor

Hipotesis : Air tanah, sudut kelerengan dan struktur geologi merupakan yang mempengaruhi gerakan tanah (longsor)

Asumsi :

Metodologi : -Metode pengumpulan data

-Metode analisis

Nama : Sandi Rizky Agustian

NIM

: 111.140.112

Kelas

: B