Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Bismillahirahmanirohim,assalamualaikum wr.wb

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat,
Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan
makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga
makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun
pedoman bagi pembaca.

Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan


pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk
maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

DAFTAR ISI
KATA PENGGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) difilosofikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk
menjamin keutuhan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat
makmur dan sejahtera. Sedangkan pengertian secara keilmuan adalah suatu ilmu pengetahuan
dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit
akibat kerja. Laboratorium adalah suatu tempat dimana mahasiswa atau praktikan, dosen, dan
peneliti melakukan percobaan. Bekerja di laboratorium kimia tak akan lepas dari berbagai
kemungkinan terjadinya bahaya dari berbagai jenis bahan kimia baik yang bersifat sangat
berbahaya maupun yang bersifat berbahaya. Selain itu, peralatan yang ada di dalam
laboratorium juga dapat mengakibatkan bahaya yang tak jarang berisiko tinggi bagi praktikan
yang sedang melakukan praktikum jika tidak mengetahui cara dan prosedur penggunaan alat
yang akan digunakan

Laboratorium berfungsi sebagai tempat penelitian-penelitian isolasi dan perkembangan


bakteri, hal ini dikarenakan lingkungan laboratorium merupakan tempat yang baik untuk
berkembangnya bakteri maupun virus, yang sebagian besar dapat menularkan penyakit pada
petugas laboratorium maupum masyarakat sekitar laboratorium. Oleh karena itu,
diperlukan pemahaman dan kesadaran

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa definisi dan tindakan hygiene di laboratorium ?

2. Apa tujuan tindakan hygiene di laboratorium ?

3. Apa definisi dan tindakan sanitasi di laboratorium ?

4. Apa faktor dan potensi bahaya di lingkungan kerja laboratorium ?

5. Apa limbah laboratorium dan bagaimana penanggulangan limbah


laboratorium

1.3 Tujuan
1. Mengetahui definisi dan tindakan hygiene di laboratorium

2. Mengetahui tujuan tindakan hygiene di laboratorium

3. Mengetahui definisi dan tindakan sanitasi di laboratorium

4. Mengetahui faktor dan potensi bahaya di lingkungan kerja laboratorium

5. Mengetahui limbah laboratorium dan bagaimana penanggulangan limbah


laboratorium
BAB II PEMBAHASAN

A. Definisi Hygiene
a) Secara Umum
Kata higiene berasal dari bahasa yunani yang artinya ilmu untuk membentuk dan
menjaga kesehatan (Streeth, J.A. and Southgate,H.A, 1986). Dalam sejarah yunani, higiene
berasal dari nama seorang dewi yaitu Hygea (dewi pencegah penyakit). Pengertian higiene
ada beberapa,yang intinya sama yaitu :
1. Menurut Brownell, higiene adalah bagaimana caranya orang memelihara dan melindungi
kesehatan.
2 Menurut Gosh, higiene adalah suatu ilmu kesehatan yang mencakup seluruh factor yang
membantu/mendorong adanya kehidupan yang sehat baik perorangan maupun melalui
masyarakat

Definisi sanitasi menurut beberapa ahli, yaitu:

1. Menurut Azrul Azwar. MPH, sanitasi adalah cara pengawasan masyarakat yang
menitikberatkan kepada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang
mungkin mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

2. Menurut Hopkins, sanitasi adalah cara pengawasan terhadap faktor-faktor lingkungan


yang mempunyai pengaruh terhadap

Sanitasi laboratorium adalah usaha pencegahan atau pengawasan terhadap lingkungan


laboratorium yang mungkin dapat memberikan akibat yang merugikan kesehatan jasmani dan
kelangsungan hidupnya. Di Laboratorium, ruang lingkup dari sanitasi adalah sanitasi air,
yaitu upaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan air dari pembuangan limbah manusia
untuk menjamin terwujudnya kondisi yang memenuhi persyaratan kesehatan.