Anda di halaman 1dari 4

Pengertian non random sampling:

Pemilihan sampel tidak acak atau nonrandom sampling adalah salah satu
teknik dalam pengambilan sampel, teknik ini merupakan cara pengambilan sampel
yang tidak semua anggota populasi diberi kesempatan untuk dipilih menjadi sampel.
Penelitian pendidikan dan psikologi adakalanya menggunakan teknik ini sebab
mempertimbangkan faktor tertentu, misalnya umur, tingkat kedewasaan, dan tingkat
kecerdasan.

Pengertian convenience sampling:


Convenience sampling adalah teknik yang digunakan dengan pertimbangan
kemudahan, yaitu peneliti tidak mempunyai pertimbangan lain kecuali berdasarkan
kemudahan saja, hal ini bisa terjadi karena waktu yang ditargetkan untuk penelitian
sangat sempit

Ciri-ciri convenience sampling:


Lebih memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian.
Cocok untuk digunakan apabila waktu penelitian yang ditargetkan sangat
sempit.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini kurang objektif.

Kelebihan dan kekurangan convenience sampling:

Kelebihan convenience sampling:


1. Hasil penelitian yang didapatkan akan lebih cepat.
2. Sangat baik jika dimanfaatkan untuk penelitian penjajagan.
Kekurangan convenience sampling:
1. Hanya memperhatikan aspek kemudahan tanpa memperhatikan
keobjektifitasan.
2. Masih diperlukannya penelitian lanjutan yang sampelnya diambil
secara acak (random sampling).

Contoh kasus :

Pengertian purposive sampling:


Purposive sampling adalah teknik yang digunakan dengan maksud atau tujuan
tertentu. Seseorang atau sesuatu diambil sebagai sampel karena peneliti
menganggap bahwa seseorang atau sesuatu tersebut memiliki informasi yang
diperlukan bagi penelitinya. Purposive sampling dibagi menjadi dua macam jenis
yaitu judgement sampling dan quota sampling.

Pengertian judgement sampling:


Judgement sampling adalah teknik yang digunakan berdasarkan penilaian
peniliti terhadap pihak yang paling baik untuk dijadikan sampel penelitiannya atau
pihak yang akan memberikan informasi terbaik.

Ciri-ciri judgement sampling:


Peneliti harus memilih subjek terbaik yang akan dimintai keterangan.
Hasil penelitian yang didapatkan akan sesuai dengan dengan tujuan atau
masalah penelitian.
Cocok untuk digunakan sebagai sebagai teknik penelitian dalam program
pengembangan produk.

Kelebihan dan kekurangan judgement sampling:

Kelebihan judgement sampling:


1. Hasilnya akan lebih akurat dan tepat pada sasaran.
2. Dapat memberikan jawaban secara langsung terhadap masalah yang
diteliti.
Kekurangan judgement sampling:
1. Kesimpulan yang akan diambil peneliti terlalu cepat.
2. Ruang lingkup penelitian terlalu sempit, sehingga info yang
didapatkan tidak terlalu beragam atau bervariasi.

Contoh kasus:

Pengertian quota sampling:


Quota sampling adalah teknik yang digunakan berdasarkan kuota yang akan
diteliti secara kebetulan.

Ciri-ciri quota sampling:


Jumlah subjek yang telah ditetapkan akan terpenuhi.
Perbandingan subjek yang dipilih sesuai dengan keseluruhan populasi yang
ada.
Pengambilan sampel tidak dilakukan secara acak, melainkan secara
kebetulan saja.

Kelebihan dan kekurangan quota sampling:


Kelebihan quota sampling:
1. Peneliti tidak harus meneliti setiap subjek dalam sebuah populasi.
2. Memudahkan peneliti dalam mendapatkan informasi dari sebuah
populasi dengan anggota yang cukup banyak.
Kekurangan quota sampling:
1. Peneliti tidak akan mendapatkan banyak informasi yang dibutuhkan
sesuai dengan penelitian yang dilakukan.
2. Tidak menjamin apakah kriteria-kriteria dalam populasi sudah
tercermin dalam sampel atau belum.

Contoh kasus:

Pengertian snowball sampling:


Snowball sampling adalah teknik yang digunakan apabila peneliti tidak
banyak tahu tentang populasi penelitiannya. Peneliti biasanya hanya tahu satu atau
dua orang yang berdasarkan penilaiannya bisa dijadikan sampel.

Ciri-ciri snowball sampling:


Jumlah subjek yang dimintai keterangan hanya satu atau dua orang.
Peneliti mengharapkan info lebih dari subjek-subjek lain dengan meminta
bantuan kepada subjek pertama yang dimintai keterangan.
Penelitian ini juga bisa dilakukan untuk meneliti kelompok-kelompok
sosial yang bersifat eksklusif (tertutup) dan hanya terbatas untuk
lingkungan tertentu.

Kelebihan dan kekurangan snowball sampling:

Kelebihan snowball sampling:


1. Peneliti tidak perlu meneliti setiap anggota populasi yang akan
dijadikan sampel.
2. Mampu mendapatkan informasi-informasi penting dari kelompok-
kelompok sosial yang bersifat tertutup
Kekurangan snowball sampling:
1. Informasi-informasi yang didapatkan kurang otentik karena
didapatkan dari mulut ke mulut.
2. Informasi-informasi yang didapatkan bisa saja direkayasa oleh
si pemberi keterangan karena tidak ingin membongkar identitas
mereka yang sebenarnya.
3. Memakan waktu yang cukup lama.

Contoh kasus: