Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : GIZI
Pokok pembahasan : Gizi Pada Balita
Target /Sasaran : Ibu yang mempunyai balita
Hari/ Tanggal : Senin, 16 November 2015
Waktu : 30 menit
Tempat : Posyandu

I. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM ( TIU )


Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan Ibu yang mempunyai balita
mampu memahami/ mengetahui/ mengerti tentang nutrisi pada balita.

II. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)


Setelah mengikuti penyuluhan tentang nutrisi pada balita diharapkan
Ibu yang mempunyai balita dapat :
1. Menjelaskan pengertian gizi.
2. Menjelaskan penyebab gizi kurang.
3. Menjelaskan tanda dan gejala gizi kurang.
4. Menjelaskan akibat gizi kurang.
5. Menjelaskan cara memotivasi makanan pada anak.
6. Menjelaskan pencegahan gizi berlebih.
7. Menjelaskan penyebab gizi berlebih.
8. Menjelaskan Tanda gejala gizi berlebih.
9. Menjelaskan sumber-sumber gizi.
10. Menjelaskan Menu makanan untuk balita.

III. MATERI PELAJARAN


1. Pengertian gizi.
2. Penyebab gizi kurang.
3. Tanda gejala gizi kurang.
4. Akibat gizi kurang.
5. cara memotivasi makanan pada anak.
6. Pencegahan gizi berlebih.
7. Penyebab gizi berlebih.
8. Tanda gejala gizi berlebih.
9. Sumber-sumber zat gizi.
10. Menu Makanan untuk Balita.

IV. PESERTA
Ibu yang mempunyai balita

V. METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Diskusi

VI. MEDIA
Lembar balik

VII. EVALUASI
1. Ibu dapat Menjelaskan pengertian gizi.
2. Ibu dapat Menjelaskan penyebab gizi kurang.
3. Ibu dapat Menjelaskan tanda dan gejala gizi kurang.
4. Ibu dapat Menjelaskan akibat gizi kurang.
5. Ibu dapat Menjelaskan cara memotivasi makanan pada anak.
6. Ibu dapat Menjelaskan pencegahan gizi berlebih.
7. Ibu dapat Menjelaskan penyebab gizi berlebih.
8. Ibu dapat Menjelaskan Tanda gejala gizi berlebih.
9. Ibu dapat Menjelaskan sumber-sumber gizi.
10. Ibu dapat Menjelaskan Menu makanan untuk balita.

VIII. KEGIATAN PENYULUHAN


No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 5 menit Pembukaan :
1. Memperkenalkan diri. - Menyambut
2. Menjelaskan tujuan dari salam dan
penyuluhan. mendengarkan.
3. Melakukan kontrak waktu. - Mendengarkan.
4. Menyebutkan materi - Mendengarkan.
penyuluhan ya ng akan
Diberikan.
- Mendengarkan.
2 15 menit Pelaksanaan :
1. Pengertian gizi.
- Memperhatikan
2. Penyebab gizi kurang.
3. Tanda gejala gizi - Memperhatikan.
kurang.
- Memperhatikan.
4. Akibat gizi kurang.
5. cara memotivasi makanan - Memperhatikan.
pada anak. - Memperhatikan.
6. Pencegahan gizi berlebih.
7. Penyebab gizi berlebih. - Memperhatikan.
8. Tanda gejala gizi berlebih.
- Memperhatikan.
9. Sumber-sumber zat gizi.
10. Menu Makanan untuk - Memperhatikan.
Balita.
- Memperhatikan.
11. Memberi kesempatan
- Memperhatikan.
pada ibu untuk bertanya.
- Memperhatikan.

3 5 menit Evaluasi :
- Menanyakan pada Menjawab &
ibu tentang materi yang menjelaskan
dibe-rikan dan pertanyaan.
reinforcement kepada
ibu bila dapat menjawab
& menjelas kan kembali
pertanyaan/materi.
4 5 menit Teriminasi :
1. Mengucapkan terimaka- Mendengarkan dan
sih kepada ibu. membalas salam.
2. Mengucapkan salam.

IX. PENGORGANISASIAN DAN URAIAN TUGAS


1. Penyuluhan/pengajar
Uraian tugas :
a. Menjelaskan materi penyuluhan dengan jelas dan dengan
bahasa yang mudah dipahami oleh peserta.
b. Memotivasi peserta untuk tetap aktip dan mempertahankan
proses penyuluhan.
c. Memotivasi peserta untuk bertanya.

X. REFERENSI
Depkes RI. 1996. 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang, Jakarta
Depkes RI. 1999. Pedoman Tata Laksana Kurang Energi
Protein Pada Anak di Puskesmas dan di Rumah Tangga. Jakarta
Moore, M. Courtney. 1997. Buku Pedoman Terapi Diet dan Nutrisi,
Jakarta : EGC
Supriasa, I Dewa Nyoman. 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC

MATERI PEMBAHASAN

A. Pengertian
Gizi adalah makanan yang cukup mengandung zat-zat yang dibutuh-
kan untuk mempertahankan kehidu-pan, pertumbuhan dan fungsi
organ tubuh serta menghasilkan energi.

B. Penyebab gizi kurang


a. Jumlah makanan yang dimakan kurang.
b. Jenis bahan makanan tidak seimbang.
c. Makanan tidak teratur.
d. Penyakit.
e. Anak banyak jajan di luar.

C. Tanda dan gejala gizi kurang


a. Berat badan kurang dari normal/ kurus.
b. Nafsu makan berkurang.
c. Rambut tipis dan merah.
d. Kurang bersemangat
e. Mata pucat.
f. Mudah lelah.
g. Malas beraktifitas.
h. Cengeng

D. Akibat dari gizi kurang


a. Kecerdasan kurang
b. Kurang darah
c. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan
d. Mudah terserang penyakit.

E. Cara memotivasi makanan pada anak


a. Membuat suasana makan anak menyenangkan.
b. Jangan memaksa / mengomeli anak ketika anak makan.
c. Berikan kebebasan anak dalam memilih menu makanan dengan
tetap mempertahankan gizi yang seimbang.
F. Pencegahan gizi kurang
a. Dahulukan makan dari pada jajan.
b. Makan minimal 3 per hari dengan teratur.

G. Penyebab gizi berlebih


a. Faktor Keturunan (Genetik)
b. Faktor Makanan
Jenis-jenis makanan yang dapat menyebabkan obesitas diantaranya :
Fast food (makanan siap saji)
Pada era modern sekarang dimana orang tua sangat sibuk
dengan pekerjaannya, banyak yang memilih restoran cepat saji
untuk makan siang atau malam dan tak jarang pula membawa
serta anak-anaknya. Karena rasanya yang enak dan cepat saji
banyak anak-anak yang menyukai makan tersebut, padahal
kandungan gizinya kurang baik untuk pertumbuhan anak
sementara kandungan gula dan lemaknya sangat tinggi yang
menyebabkan terjadinya obesitas terutama pada anak-anak. Oleh
karenanya makanan cepat saji sering pula disebut dengan istilah
Junk Food atau makanan sampah.
Makanan ringan dalam kemasan.
Makanan manis menjadi hal yang patut diperhatikan karena dapat
menyebabkan obesitas.
Minuman ringan (Soft Drink).
Minuman ringan (soft drink) terbukti pula memiliki kandungan gula
yang tinggi sehingga berat badan akan cepat naik bila
mengkonsumsi minuman tersebut secara rutin. Rasa minuman
yang nikmat dan menyegarkan membuat anak-anak sangat suka
minuman ini.
Kurangnya gerakan (Aktivitas) fisik.
Sebelumnya permainan anak pada umumnya merupakan
permainan fisik yang mengharuskan anak berlari, melompat atau
gerakan lainnya Namun Seiring dengan perkembangan teknologi
yang semakin maju kegiatan anak tersebut tergantikan dengan
adanya computer, permainan game elektronik, internet atau
televise yang menyebabkan anak kurang gerak karena cukup
hanya dengan menonton, duduk dan diam sehingga anak kurang
melakukan gerak badan akibatbya menjadi kelebihan berat badan.

H. Akibat gizi berlebih


Jika obesitas dibiarkan begitu saja dan tidak ditangani dengan serius
maka akan berakibat timbulnya beberapa penyakit diantaranya : darah
tinggi, diabetes bahkan penyakit jantung yang dapat pula terjadi pada
anak-anak yang mengalami obesitas akibat timbunan lemak,
kolesterol, dan gula dalam tubuh.

Disamping itu anak-anak yang kelebihan berat badan atau


kegemukan akan terganggu pertumbuhannya pada organ-organ
tertentu yang seharusnya berkembang, karena mengalami kesulitan
bergerak dan timbunan lemak yang berlebihan. Belum lagi efek
psikologis yang dialami anak, misalnya ejekan dari teman-teman
bermain atau teman sekolah.

I. Sumber-sumber zat gizi


a. Karbohidrat; sebagai sumber tenaga dan energi.
b. Lemak; sebagai sumber tenaga.
c. Vitamin; sebagai zat pengatur.
d. Protein; sebagai zat pembangun.

J. Menu makanan untuk balita


Tabel 1.1
Bahan makanan Umur 1-3 tahun Umur 4-6 tahun
Daging, ikan, telur 25 gr , (1 potong ), 150 gr. 50 gr (2 potong
sebesar kotak
Nasi piring. korek api), 200 gr.
Tempe 50 gr ( 2 potong sebesar 1 piring.
75 gr ( 3 potong
kotak korek api)
150 gr. sebesar kotak
Sayur daun
( mangkuk kecil).
korek api) .
Buah-buahan 150 gr
100 gr (1 potong).
( mangkuk kecil).
Susu 200 gr ( 2 potong ).
100 gr ( 1 gelas).
100 gr ( 1 gelas).