Anda di halaman 1dari 7

MODUL 2

SOFTWARE PROTEUS 7 PROFESSIONAL

I. Tujuan
Setelah melakukan praktikum ini, mahasiswa di harapkan :
Dapat mengenal software proteus 7 professional
Dapat membuat skematik dan layout dengan menggunakan software proteus 7
professional

II. Pendahuluan
A. Pengenalan
Pada umumnya setiap pegguna yang baru mulai belajar mengalami kesulitan untuk
mempelajari mikrokontroler apabila tidak ada pendukung secara langsung seperti
pengajar dan peralatan yang memadai. Untuk itu dibutuhkan suatu sarana yang
dapat digunakan untuk mencoba suatu rangkaian mikrokontroler. Salah satunya
adalah software Proteus 7 Professional.
Proteus 7 Professional memiliki program yang dapat berfungsi untuk
mensimulasikan rangkaian mikrokontroler seolah-olah pengguna berhadapan
dengan rangkaian yang sesungguhnya. Software Proteus terdiri dari dua program
utama yaitu ARES dan ISIS. Dimana masing - masing program memiliki fungsi
yang berbeda. ARES biasa digunakan untuk membuat layout PCB (Printed Circuit
Board), sedangkan ISIS biasa digunakan untuk menggambar schematic rangkaian
serta mensimulasikan program.
Pada buku ini hanya menggunakan program ISIS yang digunakan untuk
mensimulasikan rangkaian mikrokontroler. Sedangkan untuk membuat layoutnya
silahkan anda pilih sesuai selera mau menggunakan software mana.

B. Instalasi
Untuk instalasi program, tidak jauh berbeda dengan cara menginstal program lain
pada umumnya. Yang diinstal disini adalah software Proteus-nya, namun pada
penggunaannya kita hanya akan menggunakan program ISIS-nya saja yang dapat
digunakan sebagai simulator, agar rangkaian mikrokontrolernya tampak seperti
rangkaian sesungguhnya.

Adapun proses instalasi nya adalah sebagai berikut :


1. Klik dua kali program Proteus 7 Professional
2. Ikuti langkah-langkah yang diminta dan lakukan perubahan seperlunya jika
dibutuhkan.
3. Setelah selesai, program dapat langsung dijalankan.

C. Tampilan Program
Pada software Proteus, kita menggunakan program ISIS yang berfungsi sebagai
simulator. Pada program ISIS banyak sekali fasilitas yang disajikan dan akan
memakan banyak waktu jika harus menjelaskan semuanya. Oleh karena itu saya
hanya akan menjelas beberapa saja yang diperlukan. Secara umum tampilan
program ISIS pada Software Proteus 7 Professional adalah sebagai berikut :

Keterangan :

1. Editing Window.
2. Overview Window.
3. Object Selector.

D. Membuat Simulasi Program


Dalam membuat simulasi program tidaklah sulit. Namun ada beberapa tahap yang
harus dilalui. Secara garis besar ada 3 tahap, yaitu :
1. Pemilihan komponen yang akan digunakan.
2. Peletakan komponen dan penyusunan rangkaian.
3. Download program pada rangkaian.
Namun sebelum pengguna membuat schematic rangkaian, pengguna harus paham
prinsip kerja dari rangkaian yang ingin dibuat, sehingga pengguna dapat memeriksa
kesalahan sedini mungkin pada rangkaian jika terdapat error atau ketidaksesuaian
prinsip kerja pada rangkaian. Untuk mensimulasikan rangkaian mikrokontroler
menggunakan program ISIS ini, pengguna tidak perlu membuat schematic secara
lengkap, tapi cukup membuat rangkaian input/output-nya saja seperti pada
gambar-gambar schematic yang nanti akan anda temukan pada contoh-contoh
rangkaian.
Pada rangkaian sebenarnya kita menggunakan IC mikrokontroler ATMega8535,
tetapi pada simulator tidak terdapat IC ATMega8535, maka kita menggunakan IC
mikrokontroler yang sekelas dengan ATMega8535 yaitu AT90S8535 dan untuk
seterusnya kita akan menggunakan IC tersebut dalam membuat simulasi-simulasi
rangkaian pada modul ini.
III. Langkah kerja
Berikut ini adalah langkah-langkah membuat simulasi program menggunakan program
ISIS :
1. Siapkan gambar rangkaian yang ingin disimulasikan. Seperti gambar 2.2 berikut.

Gambar 2.2 Rangkaian ATMega8535

2. Jalankan program ISIS dan buka lembar baru. Tampak seperti gambar 2.3 berikut.

Gambar 2.3 Tampilan Jendela baru


3. Pilih komponen yang akan digunakan, klik Component Mode kemudian tekan
tombol Pick Devices. Seperti gambar 2.4 berikut. Dan cari komponen IC
Mikrokontroler AT90S8535 dan komponen LED.

Gambar 2.4 Tombol Pick Devices

4. Pilih kategori, dan ambil komponen yang dibutuhkan dengan cara klik dua kali nama
komponen yang dipilih seperti gambar 2.5 berikut.

Gamb ar 2.5
Jendel a Pick
Devic es

5. Setelah semua komponen terkumpul di bagian Object Selector, klik OK.


6. Pilih toolbar Terminal Mode, ambil komponen Power dan letakkan pada
rangkaian, atur posisi komponen pada Editing Window. Seperti gambar 2.6
berikut.
Gambar 2.6 Posisi komponen

7. Hubungkan jalur pada masing-masing komponen sesuai gambar rangkaian sehingga


tampak seperti gambar 2.7.

Gambar 2.7 Hubungan Jalur Komponen


8. Gambar rangkaian tidak perlu lengkap seperti aslinya. Yang penting input dan
output rangkaian terhubung dengan komponen yang diinginkan seperti contoh
gambar 2.7. Setelah selesai, rangkaian siap disimulasikan dan lihatlah tampilan yang
dihasilkan pada gambar simulasi.

Gambar 2.8 Jendela Edit Component

9. Klik dua kali IC mikrokontroler pada rangkaian, akan muncul jendela Edit
Component. Pada bagian Program File, klik lambang folder, maka akan muncul

jendela Select File Name, pilih program LED.HEX yang telah dibuat dan berhasil
di compile sebelumnya. Klik Open, lalu Klik OK.
10. Jalankan simulasi rangkaian dengan cara menekan tombol Play pada bagian sudut
kiri bawah.
11. Jika LED pada rangkaian berkedap-kedip, maka berarti rangkaian anda telah berhasil
disimulasikan.