Anda di halaman 1dari 3

Intra Operatif

Daftar diagnosa NOC NIC


Resiko Infeksi - Immune Status Infection Control (Kontrol infeksi)
Kelas : 1. Infeksi - Knowledge : Infection control - Bersihkan lingkungan setelah dipakai pasien lain
Domain : 11. Keamanan - Risk control - Pertahankan teknik isolasi
Definisi : Definisi : Peningkatan resiko - Gunakan sabun antimikrobia untuk cuci tangan
masuknya organisme patogen Setelah dilakukan tindakan- Cuci tangan setiap sebelum dan sesudah tindakan kperawtan
keperawatan dalam 1x24 jam- Gunakan baju, sarung tangan sebagai alat pelindung
- Pertahankan lingkungan aseptik selama pemasangan alat
Faktor-faktor resiko : diharapkan klien terhindar dari
- Ganti letak IV perifer dan line central dan dressing sesuai
- Prosedur Infasif resiko infeksi dengan Kriteria
dengan petunjuk umum
- Trauma Hasil : - Gunakan kateter intermiten untuk menurunkan infeksi kandung
- Kerusakan jaringan dan peningkatan - Klien bebas dari tanda dan kencing
paparan lingkungan gejala infeksi - Tingktkan intake nutrisi
- Agen farmasi (imunosupresan) - Jumlah leukosit dalam batas- Berikan terapi antibiotik bila perlu
- Peningkatan paparan lingkungan normal
patogen Infection Protection (proteksi terhadap infeksi)
- Ketidakadekuatan imum buatan
- Monitor tanda dan gejala infeksi sistemik dan lokal
- Tidak adekuat pertahanan sekunder
- Monitor hitung granulosit, WBC
(penurunan Hb, Leukopenia, penekanan - Monitor kerentanan terhadap infeksi
respon inflamasi) - Inspeksi kulit dan membran mukosa terhadap kemerahan,
- Tidak adekuat pertahanan tubuh primer panas, drainase
(kulit tidak utuh, trauma jaringan, - Ispeksi kondisi luka / insisi bedah
penurunan kerja silia, cairan tubuh - Laporkan kecurigaan infeksi
statis, perubahan sekresi pH, perubahan
peristaltik)

Post Operatif
Nyeri Akut - Pain Level, Pain Management
Kelas : 1. Kenyamanan fisik - pain control, - Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif
Domain : 12. Kenyamanan - comfort level termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
Definisi : setelah dilakukan tindakan keperawatan kualitas dan faktor presipitasi
Sensori yang tidak menyenangkan dan selama 1x 24 jam diharapkan nyeri - Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
pengalaman emosional yang muncul secara berkurang dengan Kriteria Hasil: - Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk
aktual atau potensial kerusakan jaringan - Mampu mengontrol nyeri (tahu penyebab mengetahui pengalaman nyeri pasien
- Kaji kultur yang mempengaruhi respon nyeri
atau menggambarkan adanya kerusakan nyeri, mampu menggunakan tehnik
- Evaluasi pengalaman nyeri masa lampau
(Asosiasi Studi Nyeri Internasional): nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri, - Evaluasi bersama pasien dan tim kesehatan lain
serangan mendadak atau pelan mencari bantuan) tentang ketidakefektifan kontrol nyeri masa
- Melaporkan bahwa nyeri berkurang dengan
intensitasnya dari ringan sampai berat yang lampau
menggunakan manajemen nyeri
dapat diantisipasi dengan akhir yang dapat - Bantu pasien dan keluarga untuk mencari dan
- Mampu mengenali nyeri (skala, intensitas,
diprediksi dan dengan durasi kurang dari 6 menemukan dukungan
frekuensi dan tanda nyeri)
bulan. - Menyatakan rasa nyaman setelah nyeri - Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi
berkurang nyeri seperti suhu ruangan, pencahayaan dan
Batasan karakteristik : - Tanda vital dalam rentang normal kebisingan
- Laporan secara verbal atau non verbal - Kurangi faktor presipitasi nyeri
- Fakta dari observasi - Pilih dan lakukan penanganan nyeri (farmakologi,
- Posisi antalgic untuk menghindari nyeri non farmakologi dan inter personal)
- Gerakan melindungi - Kaji tipe dan sumber nyeri untuk menentukan
- Tingkah laku berhati-hati intervensi
- Muka topeng - Ajarkan tentang teknik non farmakologi
- Gangguan tidur (mata sayu, tampak capek, - Berikan analgetik untuk mengurangi nyeri
sulit atau gerakan kacau, menyeringai - Evaluasi keefektifan kontrol nyeri
- Terfokus pada diri sendiri - Tingkatkan istirahat
- Fokus menyempit (penurunan persepsi - Kolaborasikan dengan dokter jika ada keluhan
waktu, kerusakan proses berpikir, dan tindakan nyeri tidak berhasil
penurunan interaksi dengan orang dan - Monitor penerimaan pasien tentang manajemen
lingkungan) nyeri
Analgesic Administration
- Tingkah laku distraksi, contoh : jalan-jalan, - Tentukan lokasi, karakteristik, kualitas, dan
menemui orang lain dan/atau aktivitas, derajat nyeri sebelum pemberian obat
aktivitas berulang-ulang - Cek instruksi dokter tentang jenis obat, dosis, dan
- Respon autonom (seperti diaphoresis, frekuensi
perubahan tekanan darah, perubahan nafas, - Cek riwayat alergi
- Pilih analgesik yang diperlukan atau kombinasi
nadi dan dilatasi pupil)
- Perubahan autonomic dalam tonus otot dari analgesik ketika pemberian lebih dari satu
- Tentukan pilihan analgesik tergantung tipe dan
(mungkin dalam rentang dari lemah ke
beratnya nyeri
kaku)
- Tentukan analgesik pilihan, rute pemberian, dan
- Tingkah laku ekspresif (contoh : gelisah,
dosis optimal
merintih, menangis, waspada, iritabel, nafas
- Pilih rute pemberian secara IV, IM untuk
panjang/berkeluh kesah)
pengobatan nyeri secara teratur
- Perubahan dalam nafsu makan dan minum
- Monitor vital sign sebelum dan sesudah
pemberian analgesik pertama kali
Faktor yang berhubungan : - Berikan analgesik tepat waktu terutama saat nyeri
- Agen injuri (biologi, kimia, fisik, hebat
psikologis) - Evaluasi efektivitas analgesik, tanda dan gejala
(efek samping)