Anda di halaman 1dari 7

Kebutuhan a

dalah segala
KEBUTUHAN MANUSIA
sesuatu yang muncul secara naluriah dan sangat diperlukan oleh manusia untuk mempertahankan
hidup. Untuk dapat bertahan hidup, manusia harus memenuhi segala macam
kebutuhannya.Kebutuhan manusia ini dapat berupa barang dan jasa. Barang adalah sesuatu yang
berwujud (tangible), seperti makanan, minuman, pakaian, dan perumahan. Adapun jasa adalah
sesuatu yang tidak berwujud (intangible), seperti pendidikan, kesehatan, hiburan, dan rekreasi.

Kebutuhan manusia akan barang dan jasa, dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan.
Faktor-faktor yang memengaruhi berkembangnya kebutuhan manusia di antaranya sebagai
berikut.

a. Kebutuhan Manusia Menurut Intensitas Kegunaan


Kebutuhan menurut intensitas (tingkat) kegunaan diukur dengan prioritas atau ukuran tingkat
penting suatu kebutuhan. Macam-macam kebutuhan menurut intensitasnya yaitu:

1) Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer (pokok) adalah kebutuhan minimal yang mutlak harus dipenuhi untuk hidup
sebagai layaknya manusia. Kebutuhan primer meliputi makanan dan minuman, pakaian, serta
tempat tinggal. Dalam hal kebutuhan makanan, untuk hidup sehari-hari dibutuhkan rata-rata
2.1002.500 kalori per hari. Sedangkan untuk kebutuhan rumah, masalahnya bukan hanya ada
tidaknya tempat berteduh, tetapi juga tersedianya penerangan listrik, sumber air bersih, tempat
mandi, buang air, sanitasi, keamanan, dan sebagainya.
Demikian pula untuk pakaian, setidaknya baju harus layak digunakan. Pada perkembangannya
kebutuhan primer ini juga menyangkut kebutuhan akan pendidikan. Sebab dengan pendidikan,
orang dewasa memiliki keterampilan di bidang tertentu untuk bekal mencari nafkah sendiri.

2) Kebutuhan Sekunder
Manusia adalah makhluk yang
berbudaya dan bermasyarakat, sehingga
keberadaannya menuntut kebutuhan
selain kebutuhan primer. Kebutuhan
yang dipenuhi setelah kebutuhan primer
disebut kebutuhan sekunder
(tambahan). Kebutuhan sekunder terkait
erat dengan faktor lingkungan hidup
dan tradisi masyarakat serta faktor psikologis. Orang yang mempunyai kedudukan di masyarakat
sering merasa harus mempunyai kebutuhan supaya dipandang layak, misalnya pakaian pesta,
sepatu bermerek, komputer, sumbangan atau sedekah dan lain sebagainya.

3) Kebutuhan Tersier
Perlu kita ketahui bahwa penggolongan
kebutuhan menurut intensitasnya bersifat
relatif dan berbeda antara satu orang
dengan lainnya. Semua itu tergantung dari
pendapatan, tingkat pendidikan,
kepentingan, lingkungan, dan keadaan
sosial budaya daerah setempat. Ada barang
yang tergolong sebagai kebutuhan tersier
bagi seseorang, namun bisa menjadi
kebutuhan sekunder bagi orang lain.
Misalnya, satu perangkat komputer yang
canggih merupakan kebutuhan mewah bagi seorang ibu rumah tangga. Namun, bagi seorang
programer (pembuat program) komputer, keberadaan komputer tersebut merupakan kebutuhan
pokok.

b. Kebutuhan Manusia Menurut Bentuk dan Sifatnya


Menurut bentuk dan sifatnya, kebutuhan manusia dibagi menjadi:

1) Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan jasmani (materiil) diperlukan untuk
memenuhi keperluan jasmani (raga) seseorang.
Kebutuhan ini misalnya makanan sehat,
pakaian bersih, tempat berlindung, olahraga,
dan lain-lain.

2) Kebutuhan Rohani
Kebutuhan rohani (spiritual) diperlukan untuk memenuhi keperluan rohani (jiwa atau pikiran)
seseorang. Jika kebutuhan rohani dipenuhi maka seseorang akan mendapat kepuasan batin.
Contoh kebutuhan rohani antara lain pendidikan, ibadah, dan rekreasi.

Kita telah mengetahui kebutuhan jasmani dan rohani, keduanya memang harus dipenuhi secara
seimbang. Artinya, kita tidak hanya mengutamakan kebutuhan jasmani saja tetapi juga
kebutuhan rohani. Dengan bersekolah, kita telah memenuhi kebutuhan rohani yang utama.
Kelak, keahlian dan keterampilan yang kita peroleh dari sekolah akan menjadi bekal berharga
dalam usaha memenuhi berbagai kebutuhan lain.

c. Kebutuhan Manusia Menurut Waktu Pemenuhan


Pembagian kebutuhan atas dasar waktu dibagi menjadi:

1) Kebutuhan Sekarang
Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus
dipenuhi saat ini dan harus didahulukan. Yang termasuk
kebutuhan ini misalnya makan, minum, dan kesehatan.
Kebutuhan sekarang bersifat rutin dan barang yang
diperlukan sebagian besar merupakan barang-barang
kebutuhan pokok yang berpengaruh terhadap
kelangsungan hidup manusia. Kebutuhan sekarang
merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda atau
bersifat mendesak. Misalnya manusia membutuhkan obat
di saat sakit, payung di saat hujan, dan makanan ketika merasa lapar.
2) Kebutuhan Masa Depan
Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya sudah
dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Misalnya kebutuhan untuk
memiliki rumah sendiri dan pendidikan anak. Pemenuhan kebutuhan masa
depan biasanya dilakukan dengan menabung.
3) Kebutuhan yang Tidak Tentu Waktunya atau Tidak Terduga
Kebutuhan ini terjadi tiba- tiba dan bersifat insidentil
(kadang-kadang terjadi). Misalnya, kebutuhan
berupa bantuan untuk saudara yang tertimpa musibah dan biaya
pengurusan kecelakaan.

4) Kebutuhan Sepanjang Waktu


Kebutuhan ini memerlukan waktu yang lama dan boleh dikatakan sepanjang waktu. Kebutuhan
ini misalnya kebutuhan menuntut ilmu atau belajar. Saat ini, belajar atau mencari ilmu
merupakan kebutuhan pokok bagi manusia dan diperlukan sepanjang hidupnya. Untuk itu,
manusia membutuhkan pendidikan.

Apa yang dapat kita pahami dari uraian berbagai kebutuhan menurut waktu ? Tentunya kita tidak
ingin terjebak pada cara berpikir keliru, yaitu asal senang dan puas sekarang, sedangkan
kebutuhan masa depan tidak dipikirkan. Sebagai calon ekonom yang bijaksana, kita perlu
melihat ke masa depan dan membuat perencanaan mulai dari sekarang. Percayalah, dengan
berakit-rakit ke hulu atau sehari selembar benang kita akan mencapai kesuksesan di masa
datang.
d. Kebutuhan Manusia Menurut Subjek
Penggolongan kebutuhan ini berdasarkan siapa pada yang membutuhkan.

1) Kebutuhan Individu

Kebutuhan
individu (perorangan) adalah kebutuhan yang diperlukan oleh masing-masing orang. Kebutuhan
antara orang yang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya kebutuhan seorang anak berbeda
dengan orang dewasa, kebutuhan nelayan berbeda dengan petani, dan kebutuhan pelajar berbeda
dengan karyawan.

2) Kebutuhan Kelompok
Kebutuhan kelompok (kolektif) adalah kebutuhan yang diperlukan oleh sekelompok orang secara
bersama-sama, misalnya masyarakat dalam satu desa atau kota. Kebutuhan kelompok yang
berwujud misalnya jalan, jembatan, listrik, dan angkutan umum. Kebutuhan kelompok yang
tidak berwujud misalnya keamanan, ketertiban, kebersihan umum, dan menang dalam
pertandingan. Berbagai kebutuhan kelompok tersebut diselenggarakan oleh umum, dengan jalan
usaha bersama dan atau dibiayai oleh pemerintah dari uang hasil pajak.