Anda di halaman 1dari 9

KAYU MANIS

Kayu manis (Cinnamomum verum,


sin. C. zeylanicum) ialah sejenis pohon
penghasil rempah-rempah. Termasuk ke
dalam jenis rempah-rempah yang amat
beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa
menggunakan rempah-rempah dalam
makanan yang dibakar manis, anggur panas.
Kayu manis adalah salah satu bumbu
makanan tertua yang digunakan manusia.
Bumbu ini digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan disebutkan beberapa
kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Kayu manis juga secara tradisional dijadikan
sebagai suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk
pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung, dan perut kembung (Wikipedia, 2017)

Beberapa spesies kayu manis yang dijual di


pasaran di antaranya:

Cinnamomum verum'(True cinnamon, Sri


Lanka cinnamon atau Ceylon cinnamon).
C. burmannii (korintje, kasiavera, atau
Indonesian cinnamon).
C. loureiroi (Saigon cinnamon atau
Vietnamese cinnamon).
C. aromaticum (Cassia atau Chinese
cinnamon).

Kulit manis Ceylon sering kali hanya


menggunakan kulit bagian dalam yang lebih tipis,
lebih memiliki kesegaran, kurang padat, lebih
beraroma, dan lebih lembut dalam rasa daripada
kasiavera. Kasiavera memiliki rasa yang lebih kuat
(sering lebih pedas) daripada kulit manis Sri Lanka
dan umumnya berwarna merah kecoklatan sedang
hingga ringan, keras dan bertekstur kayu, serta lebih
tebal (23 mm (0,0790,12 inci) dan menggunakan seluruh lapisan kulitnya (Wikipedia,
2017).

CARA BUDIDAYA
Syarat Tumbuh

Tinggi Tempat

Beberapa jenis kayu manis dapat tumbuh pada ketinggian hingga 2.000 meter di atas
permukaan laut (m dpl), namun C burmannii akan berproduksi dengan baik bila ditanam
daerah dengan ketinggian 500-1500 m.dpl.

Ketika ditanam di area seluas kurang dari 500 m di atas permukaan laut, tanaman
akan tumbuh lebih cepat, tetapi kualitas kulit rendah, ketebalan kulit dan aroma
berkurang bila dibandingkan dengan jika jika ditanam di daerah yang lebih tinggi .

Untuk tipe C zeylanicum, tumbuh dengan baik di ketinggian antara 0-500 m di atas
permukaan laut.

Iklim

kayu manis tumbuh baik di daerah iklim tropis basah. Iklim tropis basah tersebar hampir di
seluruh Indonesia. Faktor iklim yang harus diperhatikan adalah (Ruang Tani, 2016) :

Curah hujan, kayu manis ingin hujan merata sepanjang tahun dengan jumlah yang
cukup di sekitar 2.000-2.500 mm / tahun, jika curah hujan terlalu tinggi akan
mempengaruhi hasil yield rendah.

Suhu, kayu manis akan tumbuh dengan baik di suhu rata-rata 25 derajat Celcius
sampai maksimal 27 derajat Celcius dan minimum 18 derajat Celcius.

Kelembaban, kayu manis akan tumbuh dengan baik baik pada kelembaban 70-90%,
semakin tinggi kelembaban, semakin baik pertumbuhan tanaman.

Sinar matahari, akan mempengaruhi proses fotosintesis tanaman. Cinnamon


membutuhkan membutuhkan sinar mata di sekitar 40-70%.
Kondisi Tanah

Jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan kayu manis adalah yang kaya humus
tanah, remah-remah, pasir dan mudah menyerap air sebagai latosol.

Kayu manis juga dapat tumbuh pada jenis andosol tanah, podsolik merah-kuning dan
Mediterania. Keasaman (pH) tanah yang cocok untuk kayu manis adalah pH 5,0-6,5.

Persiapan Lahan Budidaya

1. lahan untuk penanaman kayu manis harus jelas dari semak-semak dan gulma. Akar
sisa dibersihkan dari tanah, tanah mencangkul berikutnya dua kali sehingga tekstur
tanah yang gembur.

2. Mencangkul kedalaman minimal 20 cm. Semakin dalam budidaya, pertumbuhan


tanaman akan lebih baik, terutama di lokasi lubang tanam, setelah mencangkul,
diratakan tanah kembali.

3. Untuk sistem monokultur tanam, jarak tanam dapat lebih ketat, mencari penanaman
melebar jarak sistem tanam (3 mx 3 m atau 4 mx 4 m).

4. Pada lahan miring, setelah dibersihkan dari semak-semak dan gulma dan dicangkuli,
tanah diratakan dengan cara membuat kontur atau teras untuk mencegah erosi.

5. Teras dibuat sesuai dengan jarak yang dengan lebar sekitar 1,5 sampai 2 meter.
Setelah jarak tanam ditentukan, maka tanah dipatok sebagai lubang tanam letak.

6. Penanaman lubang kayu manis yang ideal untuk mengukur 50cm x 50cm x 50cm atau
40cm x 40cm x 40cm.

7. Tanah galian harus dipisahkan antara bagian atas dan bagian bawah, batu atau akar
sisa masih di tanah galian dibersihkan.

8. Selain itu, lubang tanam dibiarkan terbuka selama 1-2 bulan.

9. Setelah menetap 1-2 bulan, lubang tanam ditutupi lagi dengan penggalian tanah.
10. Tapi sebelum itu dimasukkan, bagian bawah tanah digali dicampur dengan pupuk
kandang yang digunakan sebanyak 20-30 kg / lubang.

11. Masukkan bagian bawah tanah galian pertama, kemudian diikuti oleh tanah bagian
atas. Lubang penutupan dilakukan sebelum musim hujan.

Persiapan benih
Bibit kayu manis bisa berasal dari :

Bibit dari biji, yang akan ditanam harus sudah berumur 8-12 bulan di pembibitan,
kemudian ditarik perlahan-lahan untuk memasukkan tanah pada akar bibit;

Asal usul tunas yang tumbuh benih yang telah dipanen dapat tumbuh di taman setelah
akar ditumbuhi. Selain berakar tunas ketinggian ini harus mencapai 50-60 cm (jika
tunas terlalu tinggi tidak tahan angin).

Setelah dipisahkan dari bagasi, tunas harus diperlakukan agar tidak mati atau kering
sebelum tanam, yaitu dengan membungkus bagian tunas perakaran ke tanah. Bibit
dari tunas harus sehat, daun tua dan usia minimal 6 bulan; dan

Bibit stek asal, harus sehat, memiliki pertumbuhan yang baik dan memiliki ketinggian
sekitar 50-60 cm .

Penanaman

Ada dua sistem tanam kayu manis untuk dilakukan adalah :

Sistem monokultur tanam di mana tanah tersebut ditanami hanya satu jenis tanaman
saja, menggunakan jarak tanam 1,5 mx 1,5 m (jumlah tanaman 4.400 pohon / ha).

Sistem tumpangsari, sistem tanam di mana tanaman lahhan ditanamani lebih dari satu
jenis tanaman. Jenis tanaman yang umumnya digunakan antara tanaman lain, sayuran,
buah, kopi dan cengkeh.

Untuk penanaman sistem tumpang sari, jarak yang lebih luas yaitu 2 mx 2 m, 2,5 m x 2,5
m, 3 m x 3 m, 4 m x 4 m atau 5 m x 5 m. Bila menggunakan tanaman, sayuran atau buah
musim, jarak digunakan lebih padat bila dibandingkan dengan tanaman buah tahunan atau
tanaman pertanian lainnya (Ruang Tani, 2016).

Waktu tanam

Waktu yang tepat untuk penanaman adalah pada saat musim hujan. Hal ini karena
kayu manis selama beberapa bulan setelah tanam membutuhkan naungan dan banyak
air.

Metode Penanaman

Setelah lubang dibuat, benih dapat ditempatkan di tengah, kemudian ditimbun tanah.

Timbunan tanah harus padat agar kuat menahan terpaan angin dan hujan.

Selain tanah yang dipadatkan, biji juga dipatok.

Untuk bibit yang berasal dari tunas, menanam sedikit miring.

Jumlah daun harus dikurangi untuk mencegah penguapan yang berlebihan dan dapat
tumbuh tunas baru.

(Ruang Tani, 2016)

16 Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan


Manfaat kayu manis telah digunakan sebagai rempah bumbu masakan. Rempah ini
memang sangat unik karena mempergunakan bagian kulit dari batang pohon kayu manis
tersebut. Berbagai macam kuliner Indonesia banyak menggunakan kayu manis untuk bumbu
masakannya seperti semur daging. Pohon kayu manis banyak terdapat pada wilayah
Indonesia tepatnya di pulau Sumatera. Rempah-rempahan sepertinya selain sebagai bumbu
masakan seperti manfaat kemiri juga bermanfaat untuk kesehatan dan pengobatan berbagai
penyakit.

Penelitian modern menunjukkan bahwa rempah-rempah ini mungkin memiliki


beberapa sifat yang sangat menguntungkan. Berikut ini beberapa diantaranya (Yuli Yana,
2014):
1. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengatur gula darah,
membuatnya menjadi pilihan yang cocok untuk penderita diabetes dan
hypoglycemica. Dan merupakan kabar baik bagi siapa saja yang ingin meningkatkan
energi agar lebih stabil.

2. Mengurangi kadar kolesterol LDL. LDL juga dikenal sebagai kolesterol berbahaya.
Mengurangi kolesterol LDL dapat membantu mengurangi resiko penyakit
kardiovaskular.

3. Memiliki senyawa anti infeksi alami yang ditemukan dalam studi. Kayu manis efektif
terhadap H. pylori yaitu bakteri penyebab borok atau bisul dan patogen lainnya.

4. Mengurangi rasa sakit terkait dengan arthritis, yang telah ditunjukkan dalam studi di
Departemen of Internal Medicine, Rumah Sakit Kangnam Korea. Kayu manis
digunakan untuk mengurangi sitokin terkait dengan nyeri rematik.

5. Penelitian di University of Texas, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Cancer,
menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker dan untuk
pencegahan kanker.

6. Mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan meskipun dalam jumlah yang kecil
untuk dosis khas bubuk kayu manis.

7. Kayu manis mengandung zat kimia alami yang disebut cinnamaldehyde, yang
menurut penelitian meningkatkan hormon progesteron dan menurunkan produksi
testosteron pada wanita, sehingga membantu menyeimbangkan hormon yang
mempengaruhi kesuburan.

8. Kayu manis menawarkan perawatan terhadap berbagai penyakit neurodegenerative,


termasuk penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, tumor otak,
dan meningitis, menurut penelitian di Laboratorium Penelitian sitokin, Departemen
Experimental Therapeutics, The University of Texas. Penelitian mereka
menunjukkan bahwa kayu manis mengurangi peradangan kronis terkait dengan
gangguan neurologis ini.
9. Penelitian tanaman obat India mengungkapkan bahwa kayu manis dapat berpotensi
efektif terhadap HIV4. Menurut penulis penelitian, ekstrak yang paling efektif
terhadap HIV-1 dan HIV-2 masing-masing adalah kayu manis (kulit kayu) dan
Cardiospermum helicacabum.

10. Mencegah penyakit jantung. Dengan berkurangnya LDL, otomatis akan


menyehatkan jantung.

11. Menyehatkan pembuluh darah. Kolesterol LDL dalam tubuh membuat pembuluh
darah akan tersumbat, kayu manis dapat mengurangi hal tersebut.

12. Mengurangi peradangan kronis

13. Mencegah Parkinson

14. Mengobati alzheimer

15. Mengobati tumor otak

16. Mengobati meningitis

Proses Pengolahan Kulit Kayu Manis (Cinnamon burmanii)


menjadi Minyak Atsiri

Proses untuk mendapatkan minyak atsiri dikenal dengan cara menyuling atau destilasi
terhadap tanaman penghasil minyak. Didunia komersil, metode destilasi/penyulingan minyak
atsiri dapat dilakukan dengan 3 cara, antara lain (Ossiris, 2013):

1. Penyulingan dengan sistem rebus (Water Distillation)

2. Penyulingan dengan air dan uap (Water and Steam Distillation)

3. Penyulingan dengan uap langsung (Direct Steam Distillation)

Penerapan penggunaan metode tersebut didasarkan atas beberapa pertimbangan seperti jenis
bahan baku tanaman, karakteristik minyak, proses difusi minyak dengan air panas,
dekomposisi minyak akibat efek panas, efisiensi produksi dan alasan nilai ekonomis serta
efektifitas produksi.

1. Penyulingan dengan sistem rebus (Water Distillation)

Cara penyulingan dengan sistem ini adalah dengan memasukkan bahan baku, baik
yang sudah dilayukan, kering ataupun bahan basah ke dalam ketel penyuling yang telah berisi
air kemudian dipanaskan. Uap yang keluar dari ketel dialirkan dengan pipa yang
dihubungkan dengan kondensor. Uap yang merupakan campuran uap air dan minyak akan
terkondensasi menjadi cair dan ditampung dalam wadah. Selanjutnya cairan minyak dan air
tersebut dipisahkan dengan separator pemisah minyak untuk diambil minyaknya saja. Cara
ini biasa digunakan untuk menyuling minyak aromaterapi seperti mawar dan melati.
Meskipun demikian bunga mawar, melati dan sejenisnya akan lebih cocok dengan sistem
enfleurasi, bukan destilasi. ang perlu diperhatikan adalah ketel terbuat dari bahan anti karat
seperti stainless steel, tembaga atau besi berlapis aluminium.

b. Penyulingan dengan air dan uap (Water and Steam Distillation)

Penyulingan dengan air dan uap ini biasa dikenal dengan sistem kukus. Cara ini
sebenarnya mirip dengan system rebus, hanya saja bahan baku dan air tidak bersinggungan
langsung karena dibatasi dengan saringan diatas air.

Cara ini adalah yang paling banyak dilakukan pada dunia industri karena cukup
membutuhkan sedikit air sehingga bisa menyingkat waktu proses produksi. Metode kukus ini
biasa dilengkapi sistem kohobasi yaitu air kondensat yang keluar dari separator masuk
kembali secara otomatis ke dalam ketel agar meminimkan kehilangan air. Bagaimanapun cost
produksi juga diperhitungkan dalam aspek komersial. Disisi lain, sistem kukus kohobasi lebih
menguntungkan oleh karena terbebas dari proses hidrolisa terhadap komponen minyak atsiri
dan proses difusi minyak dengan air panas. Selain itu dekomposisi minyak akibat panas akan
lebih baik dibandingkan dengan metode uap langsung (Direct Steam Distillation). Metode
penyulingan dengan sistem kukus ini dapat menghasilkan uap dan panas yang stabil oleh
karena tekanan uap yang konstan.

c. Penyulingan dengan uap langsung (Direct Steam Distillation)


Pada sistem ini bahan baku tidak kontak langsung dengan air maupun api namun
hanya uap bertekanan tinggi yang difungsikan untuk menyuling minyak. Prinsip kerja metode
ini adalah membuat uap bertekanan tinggi didalam boiler, kemudian uap tersebut dialirkan
melalui pipa dan masuk ketel yang berisi bahan baku. Uap yang keluar dari ketel
dihubungkan dengan kondensor. Cairan kondensat yang berisi campuran minyak dan air
dipisahkan dengan separator yang sesuai berat jenis minyak. Penyulingan dengan metode ini
biasa dipakai untuk bahan baku yang membutuhkan tekanan tinggi pada proses pengeluaran
minyak dari sel tanaman, misalnya gaharu, cendana, dll.

PUSTAKA

Wikipedia. 2017. Kayu Manis. Retrieved April 30, 2017 from


https://id.wikipedia.org/wiki/Kayu_manis

Ruang Tani. 2016. 5 Panduan Lengkap Cara Budidaya Kayu Manis Pelengkap
Ramuan Herbal. Retrieved April 30, 2017 from http://www.ruangtani.com/5-panduan-
lengkap-cara-budidaya-kayu-manis-pelengkap-ramuan-herbal/

Yana, Yuli. 2014. 16 Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan. Retrieved April 30, 2017
from http://manfaat.co.id/manfaat-kayu-manis

Ossiris. 2013. Pengolahan Kayu Manis. Retrieved April 30, 2017 from
https://lordbroken.wordpress.com/2013/11/27/pengolahan-kayu-manis/