Anda di halaman 1dari 4

31/01/2017

KOMPETENSI DOKTER
7 KOMPETENSI KEDOKTERAN DASAR

2006 2012
1. Komunikasi Efektif. 1. Profesionalitas yang luhur
2. Keterampilan Klinik 2. Mawas diri dan
3. Landasan Ilmiah Ilmu Pengembangan diri
Kedokteran 3. Komunikasi Efektif.
4. Mengelola masalah 4. Pengelolaan Informasi
Kesehatan 5. Landasan Ilmiah Ilmu
5. Pengelolaan Informasi Kedokteran
6. Mawas diri dan 6. Keterampilan Klinik
Pengembangan diri 7. Mengelola masalah
7. Profesionalitas yang luhur Kesehatan

PONDASI DAN PILAR KOMPETENSI DOKTER

KOMPETENSI

4 5 6 7
Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran

Pengelolaan Masalah Kesehatan


Pengelolaan Informasi

Keterampilan Klinik

Buku SKDI Lengkap


tahun 2012 dapat di
unduh di
www.fkik.unja.ac.id

3 KOMUNIKASI EFEKTIF
2 MAWAS DIRI DAN PENGEMBANGAN DIRI
1 PROFESIONALITAS YANG LUHUR

1
31/01/2017

STANDAR KOMPETENSI DOKTER INDONESIA


(Perkonsil No 11 Tahun 2012)
TINGKAT KEMAMPUAN
NO SISTEM TUBUH MANUSIA DAFTAR PENYAKIT
1 2 3A 3B 4A

1 Sistem Saraf 73 7 22 18 19 7

2 Psikiatri 52 0 28 21 1 2

3 Indera 104 4 44 30 3 23

4 Respirasi 46 6 11 8 12 9

5 Kardiovaskular 41 7 15 9 9 1

6 GIT 83 6 32 17 9 19

7 Ginjal dan sal. Kemih 40 3 19 6 5 7

8 Reproduksi 99 11 41 16 19 12

9 Endokrin metabolik 33 7 6 4 7 9

10 Hematoimunologi 35 4 14 8 3 6

11 Muskuloskeletal 38 14 13 7 2 2

12 Sist Kulit dan Integumen 79 1 13 13 7 45

13 Forensik dan Medikolegal 13 0 3 7 1 2

TOTAL 736 70 261 164 97 144

144 Penyakit tdk boleh dirujuk (wajib dilayani di Pelayanan Primer


(Sumber : Konsil Kedokteran Indonesia)
a. Sistem Syaraf b. Psikiatri c. Mata
1 Kejang demam 8 Gangguan somatoform 10 Benda asing di konjungtiva 17 Episkleritis
2 Tetanus 9 Insomnia 11 Konjungtivitis 18 Hipermetropia ringan
3 HIV AIDS tanpa komplikasi 12 Perdarahan subkonjungtiva 19 Miopia ringan
4 Tension headache 13 Mata kering 20 Astigmatism ringan
5 Migren 14 Blefaritis 21 Presbiopia
6 Bells palsy 15 Hordeolum 22 Buta senja
7 Vertigo (Benign paroxysmal positional vertigo) 16 Trikiasis
d. Telinga e. Hidung f. Sistem Respirasi
Telinga-Pendengaran & Keseimbangan 27 Furunkel pada hidung 33 Influenza
23 Otitis eksterna 28 Rhinitis akut 34 Pertusis
29 Rhinitis vasomotor
24 Otitis media akut 35 Faringitis
30 Rhinitis alergika
25 Serumen prop 31 Benda asing 36 Tonsilitis
26 Mabuk perjalanan 32 Epistaksis 37 Laringitis
g. Paru h. Sistem Kardiovaskuler i. Hepar
38 Asma bronkial 42 Hipertensi esensial 43 Hepatitis A

39 Bronkitis akut
40 Pneumonia, bronkopneumonia
41 Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
4

2
31/01/2017

j. Sistem Endokrin, Metabolik & Nutrisi k.Sistem Ginjal & Sal Kemih

47 Infeksi saluran kemih


44 Diabetes melitus tipe 1 48 Gonore
45 Diabetes melitus tipe 2 49 Pielonefritis tanpa komplikasi
50 Fimosis
46 Hipoglikemia ringan 51 Parafimosis

l. Sistem Gastrointestinal, Hepatobilier, Pankreas


52 Kandidiasis mulut 58 Refluks gastroesofagus 64 Strongiloidiasis
53 Ulkus mulut (aptosa, herpes) 59 Demam tifoid 65 Askariasis
54 Parotitis 60 Intoleransi makanan 66 Skistosomiasis
55 Infeksi pada umbilikus 61 Alergi makanan 67 Taeniasis
56 Gastritis 62 Keracunan makanan 68 Disentri basiler, disentri amuba
57 Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis) 63 Penyakit cacing tambang 69 Hemoroid grade 1/2
m. Sistem Reproduksi
Sindrom duh (discharge) genital (gonore
70 77 Aborsi spontan komplit
dan nongonore
71 Infeksi saluran kemih bagian bawah 78 Anemia defisiensi besi pada kehamilan
72 Vaginitis 79 Ruptur perineum tingkat 1-2
73 Vaginosis bakterialis 80 Abses folikel rambut atau kelenjar sebasea
74 Vulvitis 81 Mastitis
75 Salpingitis 82 Cracked nipple
76 Kehamilan normal 83 Inverted nipple
5

n. Penyakit Kulit
90 Akne vulgaris ringan 112 Napkin eczema
91 Cutaneus larva migran 113 Pedikulosis kapitis
92 Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant) 114 Pedikulosis pubis
93 Dermatitis kontak iritan 115 Pitiriasis rosea
94 Dermatitis numularis 116 Pitiriasis vesikolor
95 Dermatitis perioral 117 Reaksi gigitan serangga
96 Dermatitis seboroik 118 Sifilis stadium 1 dan 2
97 Erisipelas 119 Skabies
98 Eritrasma 120 Skrofuloderma
99 Exanthematous drug eruption, fixed drug eruption 121 Tinea barbe
100 Folikulitis superfisialis 122 Tinea fasialis
101 Furunkel, karbunkel 123 Tinea kapitis
102 Herpes simpleks tanpa komplikasi 124 Tinea korporis
103 Herpes zoster tanpa komplikasi 125 Tinea kruris
104 Hidradenitis supuratif 126 Tinea manus
105 Impetigo 127 Tinea pedis
106 Impetigo ulseratif (ektima) 128 Tinea unguium
107 Kandidosis mukokutan ringan 129 Urtikaria akut
108 Lepra 130 Varisela tanpa komplikasi
109 Miliaria 131 Veruka vulgaris
110 Moluskum kontagiosum 132 Vulnus lasaratumpungtum
111 Morbili tanpa komplikasi 133 Luka bakar derajat 1 dan 2
134 Filariasis 6

3
31/01/2017

o. Gizi & Metabolisme p. Sistem Hematologi & Imunologi

84 Malnutrisi energi-protein
135 Anemia defisiensi besi
85 Defisiensi vitamin
136 Limfadenitis
86 Defisiensi mineral
87 Dislipidemia
137 Demam dengue, DHF
88 Hiperurisemia 138 Malaria
89 Obesitas 139 Leptospirosis (tanpa komplikasi)

q. Penyakit Autoimun r. Sistem Muskuloskeletal s. Forensik

141 Ulkus pada tungkai 143 Kekerasan tumpul


140 Reaksi anafilaktik 142 Lipoma 144 Kekerasan tajam
7