Anda di halaman 1dari 26

BUKU MODUL MAHASISWA

BLOK 12 REPRODUKSI

PENYUSUN:
dr. Sugiyanta, M.Ked.
dr. Enny Suswati, M.Kes
dr. Dita Diana Parti, Sp.OG

EDITOR
TIM SMF OBGYN
RSD dr.SOEBANDI

1
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JEMBER
2017

2
KATA PENGANTAR

Blok Reproduksi merupakan blok kedua belas dari keseluruhan blok


belajar dalam Kurikulum Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas
Jember. Pada blok ini peserta didik belajar menyiapkan diri sebagai seorang
mahasiswa kedokteran dan calon dokter, bagaimana membangun suatu
pemahaman yang komprehensif tentang blok reproduksi sebagai dasar dan
pengembangan ilmu kedokteran, untuk menunjang karirnya di masa depan.
Dalam modul ini terdapat lima skenario sebagai triger dalam diskusi
tutorial yang diselesaikan dalam waktu lima minggu dan dilanjutkan dengan
minggu keenam untuk ujian. Modul ini dilaksanakan menggunakan strategi PBL
(Problem Based Learning), dengan diskusi tutorial sebagai jantung dari seluruh
kegiatan. Kegiatan belajar yang lain meliputi kuliah, praktikum dan skills
laboratorium dilaksanakan untuk menunjang pencapaian tujuan pembelajaran.
Setelah menyelesaikan modul ini diharapkan peserta didik telah siap menjalani
seluruh rangkaian pendidikan dokter.
Terima kasih kami ucapkan kepada narasumber, sejawat, dan seluruh pihak
yang terlibat dalam penyusunan modul ini. Semoga modul ini dapat dilaksanakan
sesuai tujuan yang diharapkan. Kritik dan saran untuk perbaikan sangat
diharapkan demi kesempurnaan modul ini.

Jember, Mei 2017


Tim Penyusun

3
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................. 1


KATA PENGANTAR ................................................................................ 2
DAFTAR ISI .............................................................................................. 3

I. PENDAHULUAN ................................................................................. 5
1.1 Gambaran Umum Blok .................................................................... 5
1.2 Tujuan Umum Blok .......................................................................... 5
1.3 Keterkaitan dengan Blok Lain ......................................................... 5
1.4 Dasar Pengetahuan ........................................................................... 5
1.5 Praktikum Penunjang ....................................................................... 6
1.6 Bagian yang Terlibat ........................................................................ 6
1.7 Pohon Topik ..................................................................................... 7
1.8 Prasyarat Blok .................................................................................. 8
1.9 Referensi Utama ............................................................................... 8

II. METODE BELAJAR .......................................................................... 10


2.1 Diskusi Tutorial ................................................................................ 10
2.2 Kuliah ............................................................................................... 11
2.3 Praktikum ......................................................................................... 11
2.4 Pelatihan Ketrampilan Medik .......................................................... 11
2.5 Konsultasi Pakar .............................................................................. 11
2.6 Belajar Mandiri ................................................................................ 11
2.7 Evaluasi ............................................................................................ 12
2.8 Daftar Kelompok Tutor .................................................................... 12

4
III. JADWAL KEGIATAN ....................................................................... 13
3.1 Jadwal Kegiatan ............................................................................... 13
3.2 Topik Kuliah .................................................................................... 15
3.3 Topik Praktikum .............................................................................. 17

IV. SKENARIO ......................................................................................... 18


4.1 Skenario 1 ........................................................................................ 18
4.2 Skenario 2 ........................................................................................ 20
4.3 Skenario 3 ........................................................................................ 22
4.4 Skenario 4 ........................................................................................ 24
4.5 Skenario 5 ........................................................................................ 26

5
I. PENDAHULUAN

1.1 Gambaran Umum Blok


Pada blok ini mahasiswa akan belajar tentang sistem reproduksi wanita dan
gangguan atau penyakit didalamnya, sebagai dasar dan pengembangan dalam
mempelajari ilmu kedokteran selanjutnya.

1.2 Tujuan Umum Blok


Pada blok ini mahasiswa akan belajar tentang proses kehamilan dan
gangguannya, persalinan dan gangguannya, penyakit reproduksi karena
gangguan hormonal, penyakit reproduksi akibat infeksi, neoplasma pada
sistem reproduksi dan perencanaan keluarga.
Di blok ini, mahasiswa akan mempelajari tentang fisiologi, patofisiologi,
proses penegakan diagnosis dan pengelolaannya. Untuk itu perlu
pembelajaran keterampilan tentang anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, dan keterampilan prosedural yang diperlukan.
Mahasiswa juga akan mempelajari sikap profesionalisme yang terkait dengan
topik diatas.

1.3 Keterkaitan dengan Blok lain


Dalam mempelajari sistem reproduksi wanita, mahasiswa juga harus
memperhatikan keterkaitannya dengan sistem organ yang lain dalam tubuh.
Blok sistem reproduksi ini berkaitan erat dengan blok Homeostasis,
Biodiagnosis, Intervensi medis, Kegawatdaruratan

1.4 Dasar Pengetahuan


Untuk dapat menguasai kompetensi blok ini, peserta didik memerlukan
dasar pengetahuan dari beberapa blok sebelumnya, yaitu: blok Daur hidup,
Homeostasis, Biodiagnosis, dan Intervensi medis

6
1.5 Praktikum Penunjang
a Sistem reproduksi wanita (Lab. Anatomi)
b Sistem reproduksi wanita (Lab. Histologi)
c Patologi anatomi dari abortus, KET, mola hidatidosa (Lab. Patologi
Anatomi)
d Mikrobiologi dan Parasitologi TORCH, GO, Candidiasis, herpes
simplex virus type 2
e Patologi Anatomi dari hidrosalping, hiperplasi endometrim,
endometriosis, fibroma ovarii, kista ovarii, adenomiosis, dysgerminoma,
teratoma, myoma, myosarcoma, Ca endometrium (Lab Patologi
Anatomi)

1.6 Bagian Yang terlibat


Bagian atau laboratorium yang terlibat dalam mempelajari sistem reproduksi
pada blok ini adalah: laboratorium Obsgyn, Farmakologi, Mikrobiologi ,
Anatomi, Fisiologi, Patologi Anatomi, Patologi Klinik, Ilmu Penyakit Anak

7
1.7 Pohon Topik

BLOK 12
REPRODUKSI

FAMILY PLANING
OF PREGNANCY, DELIVERY, PUERPERIUM & NEWBORN INFANT
PATOLOGY OFPATOLOGY
PREGNANCY
OF DELIVERY &
GYNECOLOGIC
PUERPERIUM DISORDERS
AND INFERTILY

Skenario 1 Skenario 2 Skenario 3 Skenario 4 Skenario 5

8
1.8 Prasyarat Blok
Sebelum mengikuti blok reprodksi ini peserta didik telah mengikuti Blok 1
sampai 11.

1.9 Referensi Utama


1. Badan Koodinasi Keluarga Berencana Nasional,1999, Standar
Pelayanan Konseling KB di Indonesia, BKKBN, Jakarta
2. Badan Koodinasi Keluarga Berencana Nasional,2003, Kebijakan
dan Strategi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi,
BKKBN, Jakarta
3. Behrman RE, Kliegman RM, Nelson Essential of Pediatrics, 4 th ed.,
W.B. Saunders Company, Philadelphia, 2000
4. Berek, JS, Adhasi, EY and Hillard, PA, 1998. Novaks Gynecology,
Twelve Edition, William and Wilkins Co, Baltimore
5. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, 2003,Yayasan Bina
Pustaka,Sarwono Prawirohardjo, Jakarta
6. Cunningham FG, et al, William Obstetrics, 19th ed, London,
Prentice-Hall International, 1993.
7. Fawcett DW, Jensh RP: Bloom & Fawcetts Concise Histology, 2nd
ed, London, Arnold, 2002,
8. Ganiswara SG, dkk, Farmakologi dan Terapi, edisi 4, Jakarta: Gaya
Baru Press, 1995
9. Ganong, WF : Reviem of medical physiology
10. Goodman Gilmans : the pharmacological basis of theurapetics
11. Grays Anatomy: Anatomical basic of Clinic.
12. Guyton AC, Hall John E: A Textbook Of Medical Physiology ,10th
ed., EGC, Jakarta, 1997.
13. Heffner, Linda J. Schust, Danny J. 2008. At a Glance sistem
Reproduksi. Jakarta. Penerbit Erlangga.
14. Jawets Microbiology

9
15. Junquerra LC, Carneiro J, Editors: Jason Malley, Harriet Lebowitz,
Peter J. Boyle Basic Histology, 11th ed., The Mc Graw-Hill
Companies, New York, 2005.
16. Norwitz, Errol. Schorge, John. 2008. At a Glance OBSTETRI &
GINEKOLOGI. Jakarta. Penerbit Erlangga
17. Robin, Pathology Basic of Diseases, 7th ed, W.B. Saunders Company.
Philadelphia, 2005.
18. Rustam Mochtar, editor Delfi Lutan, 1998 jilid 1, Sinopsis Obstetri,
Ed 2 EGC, Jakarta
19. Thompson,JD and Rock,JA. The Lindes Operative Gynecology
1992. Seventh Edition, JB Lippicontt Co, Philadelphia
20. Wiknjosastro H, Ilmu Kandungan, edisi 3, Jakarta, YBP-SP, 1994
21. Wiknjosastro H, Ilmu Kebidanan, edisi 3, Jakarta, YBP-SP, 1994
22. William F Ganong, Review Medical Phsiology, EGC, Jakarta, 1999.

10
II. METODE BELAJAR

Kurikulum berbasis kompetensi ini dilaksanakan dengan strategi belajar


berdasarkan paradigma baru pendidikan dokter yang dikenal dengan SPICES,
dengan strategi utama belajar berdasarkan masalah atau problem-based learning
(PBL). Kegiatan belajar dilaksanakan berdasarkan modul yang berisi skenario
masalah yang menjadi trigger atau pemicu dalam belajar dengan melalui diskusi
tutorial. Informasi diperoleh melalui belajar mandiri, kuliah, konsultasi pakar, dan
praktikum. Informasi yang telah diperoleh didiskusikan dalam kelompok sesuai
jadwal dengan seorang fasilitator. Untuk melatih ketrampilan medik peserta didik
diberikan latihan dalam skills lab, praktek lapangan, serta praktek kerja klinik.

2.1 Diskusi Tutorial


Diskusi tutorial dalam kelompok beranggotakan 12-14 mahasiswa dan
dipandu oleh tutor yang bertugas sebagai fasilitator. Dalam berdiskusi
mahasiswa akan dihadapkan pada masalah dalam bentuk skenario modul
sebagai triger dalam diskusi. Satu skenario modul diselesaikan dalam dua
kali pertemuan dengan selang waktu 3-4 hari. Diskusi dilakukan dengan
metode seven jumps (tujuh langkah) yang terdiri dari:
a. mengklarifikasi istilah/konsep
b. menetapkan permasalahan
c. menganalisis masalah
d. menarik kesimpulan langkah (3)
e. menentukan tujuan belajar
f. belajar mandiri
g. menarik kesimpulan dari seluruh informasi yang telah ada.
Langkah (1) sampai dengan (5) dilaksanakan pada pertemuan pertama,
langkah (6) dilaksanakan di luar kelompok, sedangkan (7) dilaksanakan
pada pertemuan kedua.

11
2.2 Kuliah
Kuliah dilaksanakan untuk memperjelas konsep atau teori yang sulit
atau khusus sehingga membutuhkan pakar untuk meningkatkan
pemahaman, Kuliah dilaksanakan dalam bentuk konsultasi interaktif
berdasarkan masalah. Kuliah dapat diselenggarakan secara terjadwal,
maupun atas permintaan mahasiswa bila diperlukan.

2.3 Praktikum
Praktikum bertujuan meningkatkan atau memperjelas pemahaman
suatu materi serta menambah ketrampilan bekerja di laboratorium.
Beberapa materi akan lebih mudah dipahami dengan melakukan praktikum
laboratorium sehingga konsep atau teori menjadi lebih mudah.

2.4 Pelatihan Ketrampilan Medik


Pelatihan ketrampilan medik bertujuan melatih ketrampilan medik
mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran yang ada seperti
manekin, phantom, pasien simulasi, dll. Materi pelatihan berupa
pemeriksaan fisik, pertolongan kegawatdaruratan, serta pelatihan
ketrampilan khusus seperti rawat luka, jahit luka, injeksi, pemasangan infus,
kateter dan lain-lain.

2.5 Konsultasi Pakar


Konsultasi pakar dilaksanakan secara terjadwal atau atas permintaan
mahasiswa apabila menemui kesulitan dalam memahami konsep atau teori
ketika diskusi kelompok maupun belajar mandiri. Konsultasi pakar bisa
dilaksanakan dalam kelompok kecil maupun besar tergantung kebutuhan.

2.6 Belajar Mandiri


Belajar mandiri dilaksanakan dalam rangka menggali informasi yang
lebih luas atau lebih dalam tentang suatu materi yang terkait dengan

12
masalah yang sedang dipelajari sehingga dapat memahami kasus secara
interdisiplin ilmu.
2.7 Evaluasi
Evaluasi Blok dilaksanakan pada minggu keenam dengan
mempertimbangkan proses selama mengikuti kegiatan belajar-mengajar,
etika, dan penguasaan pengetahuan. Dengan ketentuan pencapaian masing-
masing komponen nilai tidak boleh kurang dari 60 untuk dapat lulus blok.
Bobot masing-masing komponen nilai adalah sebagai berikut:
a. Teori (60%): Multiple Choise Question
Nilai teori meliputi teori obsgyn dengan bobot 60% dan teori non
obsgyn 40%
b. Tutorial (20%)
c. Praktikum (20%): Essay
Nilai akhir blok berupa angka 0-100 dengan penjenjangan seperti matriks
berikut:
ANGKA HURUF NILAI KETERANGAN
80,00 100 A 4 Sangat baik
70,00 - 79,99 B 3 Baik
60,00 - 69,99 C 2 Cukup
50,00 - 59,99 D 1 Kurang
0 - 49,99 E 0 Sangat kurang

2.8 Daftar tutor blok 12


No Nama No Telp HP Kelompok
1 dr. Dita Diana Parti, Sp.OG 0817544322 A
2 dr. Suryono, SpJP 08123514186 B
3 dr. Laksmi Indreswari, Sp.B 082245042134 C
4 dr. Ancah Caesarina Novi, M.Ph.D. 082245628388 D
5 dr. Dwita Aryadina, M. Kes 083847371384 E
6 dr. Rena 081336054444 F
7 dr. Ika Rahmawati Sutejo, M.Biotech 081335560333 G
8 dr. Cholis Abrori, M. Kes, M.Pd.Ked 08113546087 H
9 dr. Roni Prasetyo 081336181140 I
10 dr. Yudha Nurdian, M.Kes 083853589000 J

13
14
III. JADWAL KEGIATAN
3.1 Jadwal Kuliah Blok 12
Keterangan
Minggu Ke- Jam
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
07.00-08.00 Overview Kuliah 3 Overview : dr. Endang Maruf Randi,
08.00-09.00 Ujian Remidi Obsgyn Sp.OG
09.00-10.00 Ujian Remidi TRAKLINDAS
Kuliah 1: dr. Septa Surya
10.00-11.00 Tutorial II
I 11.00-12.00 Tutorial I Wahyudi., Sp.U
Skenario 1
01 - 05 12.00-13.00 Skenario Kuliah 2: dr. Yonas Hadisubroto,
LIBUR
Mei 13.00-14.00 Sp.OG
2017 Praktek 1 Kuliah 2 Kuliah 3: dr. Yonas
Kuliah 1 Kuliah 4
Anatomi Fisiologi Hadisubroto,Sp.OG
14.00-15.00 Anatomi Anak
Kuliah 4: dr. Ali Shodikin, Sp.A
Praktek 1: Lab. Anatomi
II 07.00-08.00 Kuliah 6 LIBUR Kuliah 5 : dr. Jane Kosasih, Sp.PA
08 12 08.00-09.00 Kuliah Tamu Obsgyn Kuliah 6 : dr. Endang Maruf Randi,
09.00-10.00 (wajib) TRAKLINDAS Prakt. 3 Sp.OG
Mei
10.00-11.00 Kuliah 5 Patologi Anatomi
2017 Kuliah 7 Kuliah 7 : dr. Rosita Dewi
Patologi
11.00-12.00 Histologi Praktek 2: Lab. Histologi
Anatomi
12.00-13.00 Tutorial I Prakt.2 Tutorial II Prakt ek 3: Lab. Patologi Anatomi
13.00-14.00 Skenario 2 Histologi Skenario 2

15
07.00-08.00 Kuliah 8 Kuliah 9 Kuliah 11 Kuliah 8 : dr. Endang Maruf Randi,
08.00-09.00 Obsgyn Obsgyn Obsgyn Sp.OG
Tutorial II
Prakt 4
09.00-10.00 Tutorial I Skenario 3 Kuliah 9 : dr. Yonas
Mikrobiologi
Skenario 3 TRAKLINDAS Hadisubroto,Sp.OG
III 10.00-11.00 Kuliah 10
11.00-12.00 Kuliah 10 : dr. Desie Dwi, M.Kes.
15 - 19 Farmakologi
12.00-13.00 SBMPTN Kuliah 11: dr. Endang Maruf Randi,
Mei
Sp.OG
2017 Kuliah. 14
Kuliah 14 : dr. Enny Suswati, M.Kes
13.00-14.00 Mikrobiologi

Prakt ek 4: Lab mikrobiologi


14.00-15.00
06.00-07.00 Tutorial I
07.00-08.00 Skenario 4 Kuliah 13
08.00-09.00 Obsgin Kuliah 12 : dr. Rini, Riyanti. Sp.PK
09.00-10.00 Tutorial II Kuliah 13 : dr. Dita Diana Parti,
IV Ujian Ujian Ujian
10.00-11.00 Skenario 4 Sp.OG
22 26 TRAKLINDAS TRAKLINDAS TRAKLINDAS
11.00-12.00 LIBUR
Mei 12.00-13.00 2014 2016 2015
2017 13.00-14.00

14.00-15.00 Kuliah 12
15.00-16.00 Patologi Klinik

16
07.00-08.00 Kuliah 19 Kuliah 15 : dr. Dita Diana Parti,
08.00-09.00 Tutorial I Kuliah 16 Obsgyn Sosial Sp.OG
09.00-10.00 Skenario 5 Parasitologi TRAKLINDAS
Kuliah 16: Dr. dr. Yunita, M.Kes.
V 10.00-11.00 Kuliah 15 Kuliah 17
Kuliah 17 : dr. Ida Srisurani WA,
29 Mei 11.00-12.00 Obsgyn IKM
12.00-13.00 M.Kes
- LIBUR
Kuliah 18 : dr. Gogot Suhariyanto,
02 Juni
Kuliah 18 Tutorial II Sp.OG
2017
13.00-14.00 Praktikum 5 Obsgyn Skenario 5 Kuliah 19 : dr. Endang Maruf
Parasitologi Randi, Sp.OG
Prakt.5: Lab. Parasitologi
14.00-15.00
VI Ujian Ujian Ujian Ujian Ujian
08.00-14.00
59/6/17
VII
08.00-14.00 Remidi Remidi Remidi Remidi Remidi
1216/6/17

17
3.2 Topik Kuliah
Overview : dr. H. Endang Maruf Randi, Sp. OG
1. Anatomi : sistem reproduksi wanita (dr. Septa Wahyudi., Sp.U)
2. Fisiologi : (dr. Yonas Hadisubroto, Sp.OG)
a. Siklus menstruasi
b. Proses kehamilan: pembuahan, nidasi, plasenta, liquor amnii,
perubahan fisiologis saat hamil
c. Fisiologi janin
d. Fisiologi laktasi
3. Obstetri (dr. Yonas Hadisubroto, Sp.OG)
a. Kehamilan :
Fisiologi dan perubahan pada wanita hamil
Diagnosa kehamilan
Asuhan antenatal (ANC)
Pemeriksaan pemantauan janin
b. Persalinan :
Fisiologi dan mekanisme persalinan normal
Asuhan persalinan normal
Partograf
HIS dan tenaga lain dalam persalinan
c. Puerperium : Asuhan nifas normal
4. Pediatri: manajemen bayi baru lahir, resusitasi neonatus, ASI/ PASI
(dr.Ali Shodikin, Sp.A)
5. Patologi Anatomi: (: dr. Jane Kosasih, Sp.PA)
a. Gambaran Patologi Neoplasma Reproduksi Wanita
6. Obstetri : (dr. H. Endang Maruf Randi, Sp. OG)
a. Masalah trimester I: hiperemesis gravidarum, abortus, mola
hidatidosa, koriokarsinoma, KET

18
b. Perdarahan Trimester 2 dan 3 : APB (plasenta praevia, solution
plasenta, vasa praevia)
c. Kelainan pada lamanya kehamilan: persalinan preterm, posterm
d. Kelainan amnion: hidramnion, oligohidramnion, KPD
7. Histologi sistem reproduksi wanita ( dr. Rosita Dewi )
8. Obstetri (dr. H. Endang Maruf R, Sp.OG)
a. Kehamilan dengan hipertensi, DM, Penyakit Jantung, Kegawat
daruratan dalam obstetric
b. Gemelli
c. IUFD
d. Anemia pada kehamilan
9. Obstetri: (dr. Yonas Hadisubroto, Sp.OG)
a. Distosia power, passenger and passage
b. Prolonged delivery
10. Farmakologi: Farmakologi obat-obat pada kehamilan dan menyusui dan
Farmakologi terapi hormon dan antihormon, uterotonika (dr. Desie
Dwi, M.Kes)
11. Obstetri: (dr.H. Endang Maruf R., Sp.OG)
a Bedah Obstetri,
b Patologi Nifas, Perdarahan post partum
12. Patologi Klinik: (dr. Rini Riyanti, Sp.PK)
a. Pemeriksaan laboratorium kehamilan (HCG)
b. Pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis kelainan akibat
kehamilan ( PE, KPD, dll ) dan penyakit kandungan. (mola)
c. Pemeriksaan penunjang untuk infertilitas pada pria dan wanita
13. Ginekologi : (dr. Dita Diana Parti, Sp.OG)
a. Hormonal disorders (Patofisiologi kelainan haid dan siklusnya :
hipermenore, hipo, poli, oligo, amenore, dismenore)
b. Penatalaksanaan hormonal disorders
14. Mikrobiologi : TORCH, GO, sifilis, candidiasis, (dr. Enny Suswati
,M.Kes)

19
20
15. Ginekologi : (dr. Dita Diana Parti, Sp.OG)
a. Infection disorders (Etiologi : sifilis, Rubella, CMV,
toxoplasmosis, AIDS, GO, herpes; Organic : vulvitis, bartolinitis,
vaginitis, servisitis, salpingitis)
b. Neoplasma jinak dan ganas pada genitalia wanita
16. Parasitologi : Toksoplasma, Kehamilan dengan Malaria, Trichomonas
vaginalis (Dr. dr. Yunita, M.Kes)
17. IKM : aspek yang terkait dengan KB dan teknologi kontrasepsi, latar
belakang dan tujuan gerakan KB di Indonesia ( dr. Ida Srisurani Wiji
Astuti, M.Kes )
18. Keluarga Berencana: (dr.Gogot, Sp.OG)
a Metode metode KB ; metode sederhana, hormonal, IUD, dan
kontrasepsi bedah sukarela
b Indikasi, kontraindikasi dan efek samping setiap metode
kontrasepsi
c Efek samping dan komplikasi setiap metode
d Keuntungan dan kerugian vesektomi dan tubektomi sebagai metode
permanen.
e Infertilitas : definisi, etiologi, patofisiologi dan prevensi infertilitas
f Upaya alternatif mengatasi infertilitas
19. Obsgyn Sosial (dr. H. Endang Maruf R., Sp.OG)
3.3 Topik Praktikum
1. Sistem reproduksi wanita ( Lab. Anatomi )
2. Sistem reproduksi wanita ( Lab. Histologi )
3. Lab Patologi Anatomi dari abortus, KET, mola hidatidosa. Patologi
Anatomi dari hidrosalping, hiperplasi endometrim, endometriosis,
fibroma ovarii, kista ovarii, adenomiosis, dysgerminoma, teratoma,
myoma, myosarcoma, Ca endometrium.
4. Lab Mikrobiologi : GO, Candidiasis
5. Lab Parasitologi : Toksoplasma, Kehamilan dengan Malaria,
Trichomonas vaginalis

21
IV. SKENARIO

4.1 Skenario 1
1 Skenario
Ny. Ayu, usia 20 tahun, datang ke poli Hamil RSD dr. Soebandi dengan
keluhan terlambat menstruasi selama 4 bulan disertai mual muntah tiap pagi
hari. Dari anamnesis diketahui hari pertama haid terakhir tanggal 05
Desember 2017. Hasil Plano test yang dilakukan pada akhir bulan Februari
dinyatakan positif. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan palpasi
Leopold, pemeriksaan bimanual serta auskultasi untuk mengetahui adanya
denyut jantung janin. Dokter juga melakukan pemeriksaan USG, dimana
hasilnya dikatakan janinnya normal, letak plasenta serta jumlah cairan
amnion yang normal.
Pada hari taksiran persalinannya, Ny. Ayu merasakan perutnya
kenceng - kenceng yang makin lama makin kuat dan sering, serta
mengeluarkan lendir darah dari jalan lahir. Ny. Ayu datang ke RS untuk
memeriksakan kehamilannya. Dokter melakukan pemeriksaan Vaginal
Touche, untuk mengetahui pembukaan serviks dan penurunan kepala bayi.
Dari hasil pemeriksaan, diputuskan untuk menyiapkan alat persalinan. Dua
belas jam kemudian bayi lahir, dengan jenis kelamin perempuan dengan
APGAR Score 8 9, Dokter juga menyarankan agar ibu memberikan ASI
ekslusif serta menjaga kebersihan organ genitalnya selama masa nifas.

22
4.2 Skenario 2
1 Skenario
Seorang Ibu, usia 36 tahun, hamil 30 minggu, datang ke IGD Rumah sakit
dengan keluhan keluar darah dari vagina. Dari hasil anamnesis diketahui
pasien pernah mengalami abortus akibat infeksi malaria dan pernah
melahirkan gemelli tetapi hanya 1 anak yang hidup dengan BBL: 2,5 kg.
Selama kehamilan, ibu ini jarang memeriksakan kehamilannya ke dokter,
sebelumnya hanya 1 kali saat trimester 1 dengan keluhan perdarahan serta
muntah yang berlebihan. Pasien juga sering mengkonsumsi obat-obatan
tanpa sepengetahuan dokter. Kemudian dokter melakukan pemeriksaan,
didapatkan T: 140/90 mmHg, N: 112 x/mnt, RR: 24x/mnt, t: 370 C,
penderita tampak pucat dan kedua kaki bengkak. Status obstetrik : Tinggi
fundus uteri pertengahan antara processus xyphoideus dan umbilikus.
Denyut jantung janin 10-10-10. Dari pemeriksaan urine lengkap didapatkan
leukosit dan proteinuria.

23
4.3 Skenario 3
1 Skenario

Seorang Ibu, usia 25 tahun, G2P1A0 dengan TBJ 3500 gr dirujuk oleh
bidan ke RS dengan keluhan waktu persalinan memanjang. Sebelumnya
pasien ditolong dukun, tetapi 24 jam bayi belum lahir. Ketika dibawa ke
bidan dilakukan pemeriksaan dalam, didapatkan pembukaan yang belum
lengkap, presentasi bokong, dan dari pemeriksaan Doppler denyut jantung
janin tidak teratur, padahal ketuban sudah pecah 1 hari yang lalu, dan
berbau. Ibu itu tampak kelelahan. Dokter di Rumah Sakit memutuskan
untuk melakukan operasi caesar. Satu minggu setelah operasi, Ibu
mengeluh demam dan cairan vagina berbau.

24
4.4 Skenario 4: Gynecologic Disorders
1. Skenario

Ibu Kiki usia 46 th datang dengan keluhan siklus menstruasi tidak teratur
(heavy periods) sejak 2 tahun yang lalu. Dia mengeluh hot flushes dan
vaginal dryness sehingga bila berhubungan keluar darah dan sakit. Dia
mengalami Menarke pada usia 12 tahun, dan setiap menstruasi mengeluh
sakit. Semua anaknya lahir normal, dan semua anaknya sekarang sudah
berumur belasan tahun. Pemeriksaan fisik : TB 150 cm, BB 60 kg, TD
100/60 mmHg, HR 70x/menit, RR 16x/menit. Pemeriksaan spekulum :
fluxus (+), blood inactive. Pada pemeriksaan Pap Smear didapatkan
gambaran estrogenic smear. Dokter menjelaskan kemungkinan diberi terapi
hormon

25
4.5 Skenario 5: Family Planning And Infertily
1 Skenario

Pak Susilo 38 thn, dan isterinya Ibu Reta 31 tahun, datang ke klinik dokter
ahli kandungan dan kebidanan ingin berkonsultasi. Mereka telah menikah
selama 5 tahun dan belum dikaruniai anak. Dari anamnesis diketahui sejak
awal menikah pasangan ini menggunakan kontrasepsi, karena saat itu
belum siap untuk mempunyai anak. Kontrasepsi dihentikan setelah 2 tahun
penggunaan, dengan harapan segera mempunyai keturunan. Riwayat
aktivitas sexual intercourse teratur. Untuk memastikan keadaan keduanya
dokter memberi surat pengantar untuk pemeriksaan laboratorium. Dokter
menjelaskan kemungkinan dilakukan induksi ovulasi atau inseminasi.

26