Anda di halaman 1dari 11

BAB III

TINJAUAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Sdr. M


DENGAN MASALAH UTAMA WAHAM KEBESARAN
DI RUANG 8 RSJ DAERAH dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG

I. IDENTITAS
Inisial : Sdr. M Tanggal pengkajian : 3 mei 2005
Umur : 20 th RM N0 : 037157
Tgl dirawat : 24 April 2005
Informas : Status RM, keluarga dan perawat

II. ALASAN MASUK


Dua hari sebelum masuk RS, penderita dipondok pesantren mengamuk memarahi
Kyainya dan setelah berada dirumah penderita juga mengamuk dengan membanting
dan merusak barang-barang yang ada dirumah, menaiki rumah sambil adzan dan
menganggap dirinya sebagai wali dan Nabi Muhammad

III. FAKTOR PREDISPOSISI


1. Riwayat Penyakit Sekarang
Tiga bulan penderita berada dipondok pesantren mempelajari ajaran agama,
mendengar ada kejadian tsunami di Aceh dan bencana alam lainnya penderita
menganggap telah terjadi kiamat kecil-kecilan, oleh kareana itu penderita selalu
memarahi orang yang menurutnya tidak sholat disuruh untuk sholat dan memarahi
orang yang menurutnya berperilaku tidak adil. Penderita menganggap dirinya adalah
Nabi Muhammad SAW pendamping Allah SWT.
Masalah keperawatan : Resiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan

2. Hasil pengobatan sebelumnya


Klien dirawat di RSJ Semarang yang ke- 2 kali. Hasil pengobatan sebelumnya selama
dua minggu klien dianggap sembuh, control teratur di RSJ Jepara, tetapi tiga bulan
terakhir ini selama di pondok pesantren klien tidak control dan tidak minum obat
Masalah keperawatan : Tidak efektifnya penatalaksanaan regimen terapeutik

3. Pengalaman yang menyakitkan


Klien lulusan Tsanawiyah ingin melanjutkan sekolah setingkat SMA tidak boleh sama
orang tuanya karena tidak ada biaya, kemudian klien berusaha untuk bekerja menjadi
tukang ukir, namun karena tidak mempunyai keahlian klien hanya bekerja 2 bulan
itupun tidak diberi uang gaji karena klien baru belajar belum menghasilkan ukiran,
klien malu dengan teman-temannya yang bisa melanjutkan sekolah dan bekerja
Masalah keperawatan : Gangguan konsep diri : harga diri rendah
4. Riwayat keluarga
Dalam keluarga, buyut dari klien pernah menderita gangguan jiwa dengan gejala
marah-marah, oleh keluarga pernah dirawat namun tidak berhasil, sekarang buyutnya
sudah meninggal dunia
Masalah keperawatan : Resiko kekambuhan -

5. Riwayat Tumbuh kembang klien


Pada waktu masih kecil, klien jarang sakit hanya batuk pilek biasa, pertumbuhan dan
perkembangannya normal seperti anak anak seusianya , periang dan suka bergaul.
Setelah di Tsanawiyah ia sedikit pemalu, klien tidak mau bermain kalau tidak ada
teman yang menghampirinya untuk bermain, sehingga klien waktunya lebih banyak
dirumah untuk membantu orang tuanya.
Masalah keperawatan : -

IV. FISIK
Tanda tanda vital : Tekanan Darah : 130/80 mmHg Nadi : 84 x/menit
RR : 18 x / menit Suhu : 36.7 C
Berat Badan : 52kg
Keluhan fisik yang dirasakan klien adalah kepalanya pusing setelah di ECTK
Masalah keperawatan : ketidaknyamanan, perubahan

V. PSIKOSOSIAL
1. Genogram

Ny. Q Tn K
Keterangan :
: klien : laki - laki
: Serumah : Penyakit sama
: Meninggal dengan klien
: Wanita

Di keluarga klien anak pertama yang selalu dimanja oleh orang tuanya.
Permintaan klien selalu dituruti dan kedua orang tuanya tidak pernah memarahi
anak- anaknya. Selama dipondok pesantren klien tidak control dan tidak minum
obat , keluarga mengatakan bagaimana caranya merawat anaknya yang sakit
karena jauh. Pengambilan keputusan dalam keluarga diambil oleh ayahnya dengan
musyawarah bersama istri dan kakaknya.
Masalah keperawatan : koping keluarga inefektif : ketidakmampuan

2. Konsep diri
a. Citra diri
Klien merasa tubuhnya normal seperti orang lain, tapi ia sangat senang dengan
alisnya yang hitam dan tebal, sedangkan yang lain biasa saja tidak ada yang
istimewa dan klien menerima tubuhnya.

b. Identitas diri
Klien anak pertama dari 4 bersaudara dan status klien belum menikah. Klien
menerima dirinya sebagai remaja laki-laki yang harus bekerja tetapi klien
merasa malu karena sudah sebesar ini belum mempunyai pekerjaan yang tetap,
dan merasa malu karena hanya lulusan setingkat SMP sedangkan temannya di
rumah sebagian besar lulusan SMA dan telah bekerja.

c. Peran diri
Klien tahu posisinya dia adalah anak pertama. Oleh karena itu klien ingin
sekali bekerja membantu adik-adiknya yang masih kecil, tidak hanya berada
dirumah dan bermain.

d. Ideal diri
Klien mempunyai harapan yang tinggi terhadap terdirinya, klien mengatakan
ingin menjadi seperti wali yang ajarannya diikuti banyak umat dan berharap
sembuh sehingga bisa ke pondok pesantren lagi untuk belajar agama lebih
dalam

e. Harga diri
Klien jarang bergaul dengan teman seusianya, klien mengatakan merasa malu
karena temannya bisa sekolah sampai SMA sedangkan dia hanya lulusan MTs.
Klien juga mengatakan merasa malu tidak bisa membantu orang tuanya
mencari nafkah setelah klien gagal bekerja karena dikeluarkan dari buruh
ukir.
Masalah keperawatan : gangguan konsep diri : harga diri rendah

3. Hubungan social
Orang yang paling dekat dengan klien adalah Ibunya, karena ibunya yang berada
dirumah dan lebih enak bila diajak bicara. Selain ibunya klien juga dekat dengan
Pak Dhe-nya , seandainya ibu tidak ada ia lebih suka meminta bantuan kepadanya.
Di rumah klien suka mengikuti kegiatan pengajian dibandingkan dengan kegiatan
lain di desanya.

4. Spiritual
Klien dan keluarganya beragama Islam, sebelum masuk rumah sakit klien
menjalankan sholat lima waktu dan sering melakukan puasa senin kamis dan
setelah sakit klien menjalankan sholat tetapi tidak rutin tetapi klien yakin bahwa
agamanya adalah yang paling bagus didunia dan merasa dirinya adalah yang
paling sehat dan kuat.
Masalah keperawatan : -

VI. STATUS MENTAL


1. Penampilan
Penampilan klien rapi, baju yang dipakai harus sama coraknya dan tidak ada
yang rusak, potongan rambut pendek dan bersih.
Masalah keperawatan : -

2. Pembicaraan
Pembicaraan klien inkoheren , nada suara kadang keras, klien selalu
menganggap dirinya Nabi Muhammad. Setiap pembicaraan selalu diulang
ulang dan diarahkan kemasalah dirinya yang menganggap sebagai nabi
Muhammad.Klien
Masalah keperawatan : komunikasi. Kerusakan verbal

3. Aktivitas motorik
Klien tegang, gelisah tidak betah duduk lama- lama, kalau sudah tidak betah
klien sering mengusap rambut kepalanya dan meminta untuk jalan-jalan
Masalah keperawatan : -

4. Alam perasaan
Klien merasa sedih dan khawatir akan terjadi kiamat, karena merasa orang
Islam banyak yang tidak sholat dan berbuat yang tidak baik seperti
pembunuhan, perkosaan , pemabok .
Masalah keperawatan : -
5. Afek
Afek klien masih labih, emosinya cepat berubah-berubah. Jika klien sedang
diajak bercanda klien ketawa tetapi tidak lama kemudian klien merasa sedih
dan merasa berdosa.
Masalah keperawatan : -

6. Interaksi selama wawancara


Saat diwawancarai klien kooperatif, kontak mata dengan lawan bicara bagus
tetapi bersifat defensif yaitu klien selalu berusaha untuk mempertahankan
pendapatnya dan kebenaran dirinya dengan mengulang ulang pendapatnya
Masalah keperawatan : -

7. Persepsi
Semalam klien melihat bayangan warna putih yang mendekati dirinya, tidak
berbentuk dan tidak mengucapkan kata-kata. Bayangan ini baru sekali klien
lihat selama di RS dan klien mengangap itu syetan yang akan mengganggu
dirinya
Masalah keperawatan : -

8. Proses pikir
Pada saat wawancara klien terkadang blocking, bingung mangucapkan kata-
kata tetapi kemudian dilanjutkan kembali.
Masalah keperawatan : -

9. Isi pikir
Klien mempunyai keyakinan bahwa dirinya adalah wali atau Nabi
Muhammad oleh karena itu orang orang yang ada disekitarnya harus mau
mengikuti perintahnya. Klien juga menganggap kalau ada dirinya maka dunia
ini akan selamat dari berbagai bencana serta klien mengetahui semua isi hati
manusia.
Masalah keperawatan : Perubahan isi piker : waham kebesaran

10. Tingkat kesadaran


Klien masih tampak bingung, klien lupa dengan hari dan tanggal tetapi setelah
diberitahu klien ingat tanggal dan hari berikutnya, orientasi orang bagus
Masalah keperawatan : -

11. Memori
Klien masih mampu mengingat kejadian-kejadian masa lalu dan sekarang,
misalnya saat dipondok klien memarahi siapa ? dan apa yang diperbuat.
Masalah keperawatan : -

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung


Klien masih mampu untuk berkonsentrasi dan berhitung, Cuma terkadang
klien mampu kalau untuk menulis, karena merasa tulisannya kurang bagus.
Masalah keperawatan : -
13. kemampuan penilaian
Klien dapat mengambil keputusan setiap melakukan tindakan atau kegiatan
Masalah keperawatan : -

14. Daya tilik diri


Klien merasa bingung apakah dirinya ini gila atau tidak, klien sering bertanya
apa dosa saya sehingga bisa sampai masuk lagi ke RS jiwa ini. Klien selalu
menginginkan cepat pulang karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan
RSJ, klien mau minum obat tetapi kalau disuruh
Masalah keperawatan : Ketidakpatuhan.

VII. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG


1. Makan
Klien makan tiga kali sehari dengan menu yang disediakan RSJ, klien selalu
makan bersama dimeja dan tidak pernah menggunakan sendok, pasien tidak
suka tempe, sehingga kalau menunya tempe, pasien tidak pernah
memakannya. Dirumah sebelum masuk RS, klien makan seperti biasa tetapi
harus disediakan oleh ibunya . Makanan kesukaan klien adalah bakso dan mie
ayam.
Masalah keperawatan : -

2. BAB/BAK
SElama di RS klien mampu melakukan BAB dan BAK sendiri, klien juga
mampu membersihkan diri setelah BAB/BAK. Frekuensi BAB klien setiap
hari sekali dan frekuensi BAK lebih dari 4 kali sehari.
Masalah keperawatan : -

3. Mandi
Klien di RS mandi sehari 2 kali, kadang sampai 3 kali kalau cuacanya sangat
panas.Gosok gigi, gunting kuku, menyisir rambut dapat dilakukan sendiri oleh
klien tanpa harus dibantu dan diperintah oleh perawat.
Masalah keperawatan : -

4. Berpakaian
Klien mampu berpakaian sendiri, dan klien memilih pakaian yang tidak rusak,
coraknya juga harus sama. Kien selalu berpakaian rapi pakaian atas selalu
dimasukkan ke celana. Klien selalu berganti pakaian setelah dia mandi.
Masalah keperawatan : -

5. Istirahat dan tidur


Klien selalu tidur siang, dalam sehari klien tidur selama 8 jam. Malam hari
klien terkadang tidak bisa tidur karena suasananya panas, klien kurang
memperhatikan kebersihan diri sebelum dan sesudah tidur.
Masalah keperawatan : -
6. Penggunaan obat
Selama di RS klien minum obat 2 kali yaitu pagi setelah makan siang dan sore
hari setelah makan . Obat yang diberikan selalu dimakan, tidak pernah
dibuang, tetapi klien merasa jenuh harus minum obat terus, setelah dimotivasi
kembali klien tahu akibatnya apabila tidak minum obat.. Reaksi obat yang
dirasakan klien adalah membuat badan lemas dan mengantuk.
Klien tidak mempunyai riwayat alergi terhadap obat yang diberikan.
Masalah keperawatan : -

7. Pemeliharaan kesehatan
Setelah pulang dari RS klien selalu berobat dan control di RSJ di Jepara. Klien
merasa harus menjaga dan mempertahankan kondisi klienagar tidak kambuh
lagi. Kelurga selalu memonitor obat klien saat harus minum dan kapan habis
obatnya.
Masalah keperawatan : -

8. Kegiatan didalam rumah


Klien menyatakan setelah pulang ke rumah akan membantu Ibu dan Bapaknya
bekerja dirumah, ia akan menuruti perintah orang tua dan menjaga adik-
adiknya.
Masalah keperawatan : -

9. Kegiatan diluar rumah


Keluarga akan memantau kegiatan klien diluar rumah dan mengarahkan agar
tidak beruurusan dengan orang lain .
Masalah keperawatan : -

VIII. MEKANISME KOPING


Klien jika mempunyai masalah akan membicarakannya bersama ibu dan bapaknya
di rumah, bertawakal dan tidak langsung marah.
Masalah keperawatan : -

IX. MASALAH PSIKOSOSIAL


Setelah klien sakit, keluarga dan teman dekatnya mau menerima klien apa
adanya, di RS kerabat dan kelurganya sering menjenguk beramai-ramai.
Masalah keperawatan : -

X. PENGETAHUAN
Klien merasa orang yang biasa , tidak mempunyai pengetahuan yang luas karena
hanya lulusan MTs. Klien akan belajar mengaji di rumah tidak pergi kepondok
pesantren lagi dan akan mencari kegiatan lain seperti kursus
Masalah keperawatan :-

XI. ASPEK MEDIK


Diagnosa medik : Skizofrenia paranoid
Terapi medik : CPZ 2 X 100 mg
Diazepam 1 X 10 mg
Seroquel 2 X 25 mg
ECT konvensional : 30 april dan 2 Mei 2005 (2 kali)
EKG : 28 /4/2005 hasil adanya sinus aritmia
Pemeriksaan laboratorium :
- LED : 1 jam 13 mm
2 jam 26 mm
- Glukosa sewaktu : 136
- Ureum : 38.83
- Creatinin : 1.13
- Cholesterol : 106
- Trigliseril : 66
- Protein total : 66
- Albumin : 5,04
- SGOT : 65
-SGPT : 35
- Uric acid : 8.63
Diet : makan biasa
Rehabilitasi : 1 kali

XII. ANALISA DATA

NO DATA MASALAH
KEPERAWATAN
1 S: Resiko mencederai diri,
Keluarga mengatakan dua hari sebelum masuk RS, orang lain dan lingkungan
klien dipondok pesantren mengamuk dan
memarah-marahi Kyainya
Keluarga mengatakan setelah berada dirumah klien
juga mengamuk dengan membanting dan merusak
barang-barang yang ada dirumah serta menaiki
rumah
O :-

2 S: Gangguan konsep diri :


Klien mengatakan merasa malu dengan teman harga diri rendah
temannya karena tidak bisa melanjutkan sekolah
sampai SMA sedangkan dia hanya lulusan MTs.
Klien juga mengatakan merasa malu tidak bisa
membantu orang tuanya mencari nafkah setelah
klien gagal bekerja karena dikeluarkan dari buruh
ukir.
Klien mengatakan ingin sekali bekerja untuk
membantu adik - adiknya yang masih kecil.
O:-
Klien jarang bergaul dengan teman seusianya,
3 S:
Klien mengatakan bahwa dirinya adalah wali atau Kerusakan komunikasi
Nabi Muhammad oleh karena itu orang orang verbal
yang ada disekitarnya harus mau mengikuti
perintahnya.
Klien mengatakan kalau ada dirinya maka dunia
ini akan selamat dari berbagai bencana
Klien mengatakan mengetahui semua isi hati
manusia
klien mengatakan sangat yakin bahwa agamanya
adalah yang paling bagus didunia dan merasa
dirinya adalah yang paling sehat dan kuat.

O:
Klien selalu bersalaman jika bertemu dengan orang
lain
Klien selalu memberi nasehat
4 S:
Klien mengatakan, selama tiga bulan dipondok Tidak efektifnya
pesantren tidak control dan tidak minum obat penatalaksanaan regimen
O: terapeutik
Klien dirawat di RSJ Semarang yang ke- 2 kalinya
terakhir dirawat bulan Mei 2004

5 S:
Klien mengatakan Bapaknya bekerja di sawah, Tidak efektifnya koping
berangkat kerja pagi hari dan pulang siang hari. keluarga :
Sedangkan ibunya mengurusi adiknya yang masih ketidakmampuan keluarga
berusia 10 bulan. merawat anggota keluarga
Klien mengatakan segala sesuatu permintaannya yang sakit
selalu dituri
Klien mengatakan kedua orang tuanya tidak pernah
memarahi anak- anaknya
Klien mengatakan jarang ngobrol dengan bapak
Keluarga mengatakan selama di pondok pesantren
tidak bisa merawat anaknya karena jauh
O:
Klien anak pertama yang dimanja .
XIII. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
1. Resiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan
2. Tidak efektifnya penatalaksanaan regimen terapeutik
3. Gangguan konsep diri : harga diri rendah
4. Koping keluarga tidak efektif; ketidakmampuan
5. Komunikasi, kerusakan verbal
6. isi pikir : waham kebesaran, perubahan

XIV. POHON MASALAH

Kerusakan komunikasi Resiko tinggi mencederai


verbal diri, orang lain dan
lingkungan kekerasan

Tidak efektifnya
Penatalaksanaan
Perubahan isi Regimen terapeutik
pikir : waham

Gangguan konsep diri :


Tidak efektinya koping keluarga;
harga diri rendah
Ketidakmampuan keluarga merawat
anggota keluarga yang sakit

XV. DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Resiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan berhubungan dengan
waham kebesaran
2. Kerusakan komunikasi verbal berhubungan dengan waham kebesaran
3. Perubahan isi piker : waham kebesaran berhubungan dengan harga diri rendah
4. Resiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan berhubungan dengan
tidakefektifnya penatalaksanaan regimen terapeutik
5. Tidak efektifnya penatalaksanaan regimen terapeutik berhubungan dengan
tidak feketifnya koping keluarga , ketidakmampuan keluarga merawat anggota
keluarga yang sakit.
XVI. RENCANA PERAWATAN