Anda di halaman 1dari 4

MATA KULIAH : PENDIDIKAN IPS di SD

NAMA : MARIA GORETTI HARJILAH

NIM : 836199874

PROGRAM STUDI : S1-PGSD-BI

SEMESTER : I (SATU)

KEMENTRIAN PENDIDIKAN dan KEBUDAYAAN NASIONAL


UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ JAKARTA
2016

MODUL 1

0
KONSEP DASAR dan MODEL-MODEL PEMBELAJARAN TERPADU

KEGIATAN BELAJAR 1
KONSEP DASAR PEMBELAJARAN TERPADU
A. PENGERTIAN PEMBELAJARAN TERPADU

Pembelajaran terpadu banyak dipengaruhi oleh eksplorasi topik yang


ada di dalam kurikulum sehingga anak dapat belajar menghubungkan proses
dan isi pembelajaran secara lintas disiplin dalam waktu yang bersamaan.
Pembelajaran terpadu sebagai suatu konsep dapat diartikan sebagai
pendekatan pembelajaran yang melibatkan mata pelajaran untuk memberikan
pengalaman yang bermakna kepada siswa. Pendekatan ini berangkat dari teori
pembelajaran yang dimotori oleh tokoh Psikologi Gestalt (termasuk Piaget).

B. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN TERPADU


Penerapan pendekatan pembelajaran terpadu di SD dapat dikatakan
sebagai usaha untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Beberapa karakteristik
yang perlu dipahami dalam pembelajaran terpadu adalah :
1. Pembelajaran terpad berpusat pada siswa ( student centered)
2. Memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences)
3. Pemisahan antar mata pelajaran menjadi tidak begitu jelas
4. Menyajikan konsep-konsepi berbagai mata pelajaran dalam suatu
proses pembelajaran.
5. Bersifat luwes (fleksibel)
6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai minat dan kebutuhan
siswa.

C. LANDASAN PEMBELAJARAN TERPADU


Landasan-landasan yang perlu mendapatkan perhatian guru dalam
pelaksanaan pembelajaran terpadu di SD meliputi :
1. Landasan Filosofis
2. Landasan Psikologis
3. Landasan Praktis
4. Landasan Sosial-Budaya
5. Landasan IPTEK

D. PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN TERPADU

1
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembelajaran
terpadu di SD yaitu :
1. Pada saat penggalian tema-tema
2. Pelaksanaan pembelajaran
3. Pelaksanaan penilaian

E. MANFAAT PEMBELAJARAN TERPADU


Dengan pemaduan pembelajaran antar mata pelajaran diharapkan penguasaan
materi pembelajaran akan semakin meningkat dan akan terjadi penghematan.

KEGIATAN BELAJAR 2
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN TERPADU
A. BERBAGAI MODEL PEMBELAJARAN TERPADU
Sepuluh model pembelajaran terpadu :
1. Model Penggalan 6. Model Jaring Laba-Laba
2. Model Keterhubungan 7. Model Galur
3. Model Sarang 8. Model Keterpaduan
4. Model Urutan 9. Model Celupan
5. Model Bagian 10. Model Jaringan
B. MODEL PEMBELAJARAN TERPADU di SEKOLAH DASAR
Tiga model pembelajaran terpadu yang cocok diterapkn di Indonesia adalah
1. Model Jaring Laba-Laba
2. Model Keterhubungan
3. Model Keterpaduan

C. BENTUK KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN


Pembahasan bahan pelajaran harus dilakukan secara terpadu melalui
penghubungan konsep dari beberapa mata pelajaran dan dilakukan dengan
menggunakan strategi serta media pembelajaran yang bervariasi untuk
mendorong upaya penemuan pengetahuan baru. Guru harus

2
mempertimbangkan kompetensi yang diharapkan, jenis, tingkat kesulitan
materi pelajaran, karakteristik siswa, ruang, fasilitas, dan waktu yang tersedia.

KEGIATAN BELAJAR 3
KEGIATAN AKHIR dan TINDAK LANJUT
A. MAKNA KEGIATAN AKHIR dan TINDAK LANJUT
Kegiatan ini mengandung makna sebagai kegiatan untuk memantapkan
pemahaman siswa terhadap kompetensi dasar dan bahan pembelajaran yang
telah dipelajarinya serta untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan kegiatan
pembelajaran yang telah berlangsung. Dengan melakukan kegiatan akhir
pembelajaran, guru akan mengetahui kompetensi yang sudah dan yang belum
dikuasai siswa. Kegiatan tindak lanjut pembelajaran dilaksanakan untuk
mengoptimalkan hasil belajar siswa.

B. BENTUK KEGIATAN AKHIR dan TINDAK LANJUT


Berikut ini beberapa alternatif bentuk kegiatan yang dapat diterapkan :
1. Kegiatan Akhir Pembelajaran
1.1 Meninjau kembali penguasaan siswa
1.2 Melaksanakan Penilaian
2. Melaksanakan Tindak Lanjut Pembelajaran
2.1 Memberikan PR
2.2 Membahas kembali bahan pelajaran yang dianggap sulit
2.3 Menugaskan membaca materi pelajaran tertentu
2.4 Memberikan motivasi atau bimbingan belajar
2.5 Mengemukakan topik untuk pertemuan berikutnya