Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR MELEPAS ALAT PELINDUNG DIRI ( APD )

No.Dokumen
No Revisi Halaman
/SPO-
0 1/2
KP/RSUPB/I/2017

Ditetapkan Oleh,
RSU Putri Bidadari Langkat
SPO Tanggal Terbit
(Standart Prosedur 15/01/2017
Operasional)
dr. Riza Evantina
Direktur
Melepas alat Pelindung Diri (APD) adalah melepas peralatan
pelindung diri secara sistematis dan aman untuk menghindari diri dari
PENGERTIAN kontak dengan alat pelindung diri yang sudah terkontaminasi dengan
sumber infeksi.
Agar petugas kesehatan dapat melepas APD dengan sistematis dan
TUJUAN aman serta terhindar dari kontak yang tidak perlu dengan bahan
terkontaminasi.
Kebijakan Direktur RSU Putri Bidadari Langkat No:
55/SK/DIR/RSUPB/I/2017 Tentang Kebijakan Tentang Pelayanan
KEBIJAKAN
Pasien Dengan Penyakit Menular Dan Dengan Kekebalan Tubuh
Yang Direndahkan
PROSEDUR Langkah-langkah melepas APD :
1. Cuci tangan terlebih dahulu / desinfeksi sarung tangan pertama
( 1 ) dengan cairan anti septik.
2. Sikat / lap sepatu boot dengan tissue anti septik, lepaskan
sarung tangan luar, lalu masukkan ke dalam kantong plastik
kuning.
3. Lepaskan apron dengan bagian luar di gulung ke dalam, lalu
masukkan ke kantong plastik kuning.
4. Lepas tutup kepala lalu masukan ke kantong plastik.
5. Lepas kacamata, lalu lap bagian depan kacamata dengan towel
tissue.
6. Lepaskan masker bedah, lalu masukan ke kantong plastik.
7. Lepaskan masker N95 masukan ke kantong plastik untuk
digunakan kembali untuk orang yang sama.
8. Semprot sepatu boot dengan alkohol 70 %.
9. Masuk ke kamar ganti, lepas sepatu lalu simpan di tempat
sepatu.
10. Lepas baju lapisan dalam / baju operasi, masukan pada tempat
yang disediakan.

PROSEDUR MELEPAS ALAT PELINDUNG DIRI ( APD )

No.Dokumen
No Revisi Halaman
/SPO-
0 1/2
KP/RSUPB/I/2017

11. Lepaskan sarung tanagn kedua ( 2 ).


12. Cuci tangan dengansabun dan air bersih.
13. Mandi dan keramas.
1. Komite Medik,
2. Sdirbinyanmed ( BagianKedokteran, BagianKeperawatan )
3. Departemen/SMF/Sub SMF,
4. Unit gawat Darurat ,
UNIT TERKAIT 5. Unit kamar Operasi,
6. Unit Anestesi dan Reaminasi,
7. Unit Radiologi,
8. Unit Patologi,
9. Unit Rawat Inap, Rawat Jalan.