Anda di halaman 1dari 107

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb.

Alhamdulillah, puji dan syukur atas rahmat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan
rahmat, hidayah dan karunia-Nya. Shalawat dan salam tak lupa pula kita kirimkan kepada
nabi Muhammad SAW, akhirnya kita dapat menyelesaikan program kuliah kerja nyata
pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk laporan nagari ini. Laporan kuliah
kerja nyata ini kami susun berdasarkan hasil kuliah kerja nyata yang telah dilakukan sebagai
salah satu syarat kelulusan dan termasuk dalam SKS perkuliahan.
Penyusunan makalah ini merupakan salah satu dari laporan nagari yang
menjadi gambaran dari kegiatan program kuliah kerja nyata pembelajaran dan pemberdayaan
masyarakat di Kenagarian Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.
Tuntasnya kegiatan KKN dan penulisan laporan ini tidak terlepas dari peran serta berbagai
pihak, baik berupa bantuan, bimbingan, dorongan, dan semangat yang tiada henti kepada
kami. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terimakasih yang
sebesar-besarnya kepada :

1. Allah swt dan Nabi Muhammad saw yang selalu memberikan kesehatan kepada
penulis.
2. Bapak Prof.Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA atas usaha beliau memfasilitasi kami untuk
mengabdi kepada masyarakat.
3. BP KKN Universitas Andalas yang telah memberikan bimbingan dan saran sehingga
KKN ini dapat diselesaikan dengan semestinya.
4. Ibu Ns. Deswita, M.Kep, Sp.Kep.An selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah
memberikan waktu, pikiran, bimbingan, dan pengarahan pada KKN ini.
5. Bapak Bupati Padang Pariaman yang telah menyambut kedatangan dan menerima
kami dengan suka cita.
6. Bapak Camat Kecamatan VII Koto atas kesediannya menerima kami untuk
melakukan KKN-PPM.
7. Bapak Syamsuar selaku Wali Nagari Sungai Sariak, tempat kami melaksanakan
Kuliah Kerja Nyata (KKN).
8. Wali Jorong Lareh Nan Panjang, Limpato, Bisati, Sungai Ibur1, Sungai Ibur2,
Ambung kapur, Buluah Kasok, serta Kampung Bendang yang ada di Nagari Sungai
Sariak yang sangat banyak membantu kami dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata
(KKN).
9. Pemuda pemudi Nagari Sungai Sariak.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 1


10. Seluruh Ibu-ibu PKK yang telah menjadi partner dalam menjalankan berbagai
program.
11. Perangkat Pengurus-Pengurus Surau dan Mesjid di Nagari Sungai Sariak.
12. Seluruh warga Kampung, Pemuka Masyarakat, Pemuka Agama, serta seluruh pihak
yang mendukung dalam pelaksanaan KKN-PPM ini.
13. Teman-teman KKN se-nagari Sungai Sariak atas kerjasama dan pengertiannya.
14. Ayah, Bunda dan keluarga para mahasiswa KKN-PPM Nagari Sungai Sariak.
15. Semua pihak yang terlibat yang tidak bisa disebutkan satu persatu semoga semua
bimbingan, dukungan, saran dan amal kebaikan yang diberikan mendapatkan imbalan
pahala dan rahmat dari ALLAH SWT.

Banyak kenangan yang kami peroleh selama masa kkn di Nagari Sungai Sariak,
semoga apa yang beri dan yang kami terima sangat bermanfaat untuk kita kedepannya.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu dengan
segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun demi
kesempurnaan laporan akhir nagari ini.
Kami berharap semoga laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat menjadi
sumbangan yang berguna bagi ilmu pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua. Akhirnya,
dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan saran-saran untuk perbaikan dan
penyempurnaan laporan akhir ini.

Padang, Agustus 2016

Sekretaris Mahasiswa
Nagari Sungai Sariak

Sarifhatul Aini
1311311080

BAB III

PROGRAM KEGIATAN KKN PPM

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 2


3.1.1. Tujuan Program KKN PPM Universitas Andalas
Secara umum, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan
Pemberdayaan Masyarakat Mahasiswa Unand di Nagari Sungai Sariak memiliki
tujuan:
1. Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa terhadap kehidupan
masyarakat di pedesaan / daerah.
2. Meningkatkan keuletan, etos kerja, tanggung jawab, kemandirian, dan
kepemimpinan mahasiswa
3. Penerapan IPTEK mahasiswa dalam kehidupan sosial masyarakat di daerah
dan pengalaman dalam kerja nyata pembangunan.
4. Memberikan pembelajaran dan memberdayakan masyarakat melalui
penerapan IPTEK oleh mahasiswa guna memacu pembangunan daerah/nagari.
5. Menumbuhkan kepercayaan masyarakat akan kemampuan mahasiswa/sarjana
Universitas Andalas, sehingga akan lebih mendekatkan Universitas Andalas
pada masyarakat.

3.1.2. Manfaat Program KKN PPM Universitas Andalas


Kegiatan KKN PPM ini melibatkan beberapa substan seperti mahasiswa,
pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat. Berikut penjabaran beberapa manfaat
yang diharapkan dapat diperoleh melalui kegiatan KKN PPM ini yaitu :
- Mahasiswa
1. Memperdalam pengertian, penghayatan dan pengamalan mahasiswa tentang : cara
berfikir dan bekerja secara interdisipliner serta lintas sektoral, kesulitan yang
dihadapi masyarakat dan kegunaan hasil pendidikan dan penelitian dalam
pembanunan / pemberdayaan masyarakat.
2. Terampilnya mahasiswa dalam melaksanakan program pembangunan /
pemberdayaan masyarakat melalui penerapan IPTEK.
3. Terlatihnya mahasiswa sebagai inovator, motivator, dinamisator dan problem solver.
4. Memberikan pengalaman belajar dan bekerja sebagai kader pembangunan, sehingga
terbentuk sikap dan rasa cinta terhadap kehidupan masyarakat.

5. Tumbuhnya sifat profesionalisme dan kepedulian dalam diri mahasiswa dalam arti
peningkatan keahlian, rasa tanggung jawab, kesejawatan serta kepedulian terhadap
masyarakatnya.

- Pemerintah & Masyarakat

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 3


1. Memperoleh bantuan pikiran dan tenaga dalam merencanakan dan melaksanakan
program pembangunan (pemberdayaan masyarakat).
2. Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan di
daerah / nagari.
3. Meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap, dan bertindak agar sesuai dengan
program pembangunan.
4. Terbentuknya kader-kader pembangunan di masyarakat, sehingga terjamin
kesinambungan pembangunan.
5. Tumbuhnya motivasi dan etos kerja masyarakat dalam pemanfaatan potensi sumber
daya alam yang ada bagi peningkatan taraf hidup / sosial ekonomi mereka.

- Perguruan Tinggi (UNAND)


1. Universitas Andalas lebih terarah dalam mengembangan ilmu pengetahuan kepada
mahasiswa, karena adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan
masyarakat, sehingga dengan demikian kurikulum yang ada akan dapat disesuaikan
dengan tututan pembangunan atau kebutuhan masyarakat.
2. Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh
dalam proses pendidikan dan pengembangan penelitian
3. Universitas Andalas dapat menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah atau
departemen lainnya dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan IPTEK.
4. Universitas Andalas dapat mengembangkan IPTEK yang lebih bermanfaat dalam
pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah dalam pembangunan.

3.1.3. Waktu dan Tempat

Kuliah Kerja Nyata ini dilaksanakan di Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII
Koto, Kabupaten Padang Pariaman . KKN berlangsung Selama 40 hari yang dimulai
pada tanggal 15 Juni 2016 25 Juli 2016.

3.1.4. Program Kegiatan Mahasiswa Korong Buluah Kasok & Sungai Ibur2

1. Agung Satria Yogaswara

1210112020

Fakultas Hukum

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 4


Prodi Ilmu Hukum

A. Program Kerja Utama (A)


a. Penyuluhan Hukum Lingkungan

Sasaran Kegiatan Utama ini adalah masyarakat Korong Sungai Ibur II.
Output dari diadakannya kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat
khususnya pengetahuan tentang hukum lingkungan mengingat bahwa daerah di
Sungai Ibur II masih bisa terbilang asri dan ada kemungkinan akan dibangun
sebuah pabrik yang notabenenya dapat menghasilkan limbah. Dengan
diadakannya kegiatan Penyuluhan Hukum ini, diharapkan masyarakat mampu
mencerna betapa pentingnya hukum seharusnya diterapkan dalam setiap kegiatan
sehari-hari guna menjaga ketertiban, keamanan serta kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat juga mampu memahami hal-hal apa saja yang dilarang dilakukan
serta sanksi yang diberikan atas pelanggaran hukum tersebut.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mengenalkan dan


memperlihatkan bahwa sebenarnya hukum yang merupakan salah satu norma dan
kaedah yang berlaku dalam masyarakat sebagai aturan yang baku bagi semua
kalangan masyarakat termasuk anak, serta mempunyai sanksi yang jelas pula
namun tetap harus dilaksanakan demi ketertiban dan kesejahteraan.

Diharapkan siswa KKN selanjutnya mampu lebih menjelaskan dan


memberi pemahaman kepada masyarakat agar penerapan hukum dalam
masyarakat dapat di jalankan secara sempurna serta diharapkan kepada pihak
Unand sebagai pihak penyalur mahasiswa KKN untuk lebih memfokuskan
kuantitas mahassiswa fakultas hukum pada daerah yang kesadaran hukumnya
masih kurang dan di bawah rata-rata.

Jumlah peserta penyuluhan adalah sebanyak 15 orang dengan biaya yang


dikeluarkan sebesar Rp 0,-. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2016
pada pukul 20.30-21.00 WIB di Surau Aur Sungai Ibur II. Kegiatan ini awalnya
dijadiwalkan pada tanggal 21 Juli 2016 pukul 08.00 WIB, akan tetapi karena
warga banyak yang sedang bekerja, maka kegiatan ini diundur menjadi keesokan
harinya.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 5


1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha

3. Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan

b. Pengenalan Hukum Sejak Dini (Hukum Secara Umum)

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi di SMP VII Koto. Sasaran
tersebut saya pilih mengingat bahwa pada saat memasuki sekolah menengah
pertama, anak-anak mulai dididik untuk aktif berorganisasi di sekolahnya, dan
dari sini saya pikir sebagai momen yang tepat untuk menanamkan sejak dini
tentang bagaimana seharusnya bekerja dalam norma-norma yang telah ditetapkan,
salah satunya adalah norma hukum.

Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perangkat kelas beserta


OSIS di SMP VII Koto. Kemudian, mereka diberi pemaparan singkat bagaimana
hukum mulanya diciptakan, bagaimana hukum semestinya berjalan, serta
bagaimana hukum harus ditegakkan. Peserta diberikan pemaparan tentang
cabang-cabang hukum serta dasar-dasar yang mengaturnya sehingga peserta
mengetahui bahwa hukum bertindak sesuai dengan bidangnya. Dari kegiatan ini
diharapkan para siswa khususnya yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dapat
menjalani kegiatan sesuai dengan kaedah hukum yang berlaku yang tertanam
sejak dini. Untuk itu, diharapkan pihak sekolah mampu terus menanamkan secara
berkala dan terus menerus untuk mengenalkan hukum di Indonesia secara dini,
agar tercipta para generasi yang taat hukum dan dapat membangkitkan kembali
rasa berkeadilan.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 37 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak pada tanggal 23 Juli 2016 pukul
13.00-13.20. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada penyuluhan
ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Benny Kurniawan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 6


3. Seksi Dokumentasi : Geneo Yonekha

c. Pengenalan Hukum Sejak Dini (Hukum Pidana)


Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi di SMP VII Koto. Sasaran
tersebut di pilih mengingat bahwa pada saat memasuki sekolah menengah
pertama, anak-anak mulai dididik untuk aktif berorganisasi di sekolahnya, dan
dari sini saya pikir sebagai momen yang tepat untuk menanamkan sejak dini
tentang bagaimana seharusnya bekerja dalam norma-norma yang telah ditetapkan,
salah satunya adalah norma hukum.
Setelah peserta diberikan pengenalan tentang hukum secara umum atau
garis besar, penyaji memberikan pemaparan tentang kejahatan dan pelanggaran
yang semua itu tercantum dalam Hukum Pidana. Para peserta diberikan
penjelasan tentang kejahatan-kejahatan atau pun pelanggaran yang umum
ditemukan dalam masyarakat luas beserta dengan sanksi tegasnya, sebab Hukum
bersifat mengatur dan memaksa. Diharapkan dari kegiatan ini, peserta
mengetahui bagaimana suatu hukuman telah memiliki takarannya dalam
menjatuhkan sanksi atau hukuman, dan selanjutnya dapat terus diberikan
penanaman sejak dini kepada siswa oleh pihak sekolah tentang kesadaran akan
hukum, sehinngga tertanam kuat ketika telah beranjak dewasa.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 37 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak pada tanggal 23 Juli 2016 pukul
13.20-13.40. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada penyuluhan
ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Benny Kurniawan

3. Seksi Dokumentasi : Geneo Yonekha

d. Pengenalan Hukum Sejak Dini (Hukum Pidana Korupsi)


Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi di SMP VII Koto. Sasaran
tersebut saya pilih mengingat bahwa pada saat memasuki sekolah menengah
pertama, anak-anak mulai dididik untuk aktif berorganisasi di sekolahnya, dan
dari sini saya pikir sebagai momen yang tepat untuk menanamkan sejak dini

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 7


tentang bagaimana seharusnya bekerja dalam norma-norma yang telah ditetapkan,
salah satunya adalah norma hukum.
Salah satu tindak kejahatan yang masih marak terjadi di Indonesia
adalah perilaku korupsi. Saya memilih Hukum Pidana Korupsi untuk dikenalkan
pada siswa sejak dini adalah karena korupsi telah tumbuh selayaknya penyakit,
maka langkah yang paling tepat ialah pencegahan. Maka dari itu, siswa-siswi di
SMP VII Koto mesti dikenalkan tindakan-tindakan apa saja yang dapat
dikategorikan sebagai korupsi, mengingat bahwa korupsi tidak hanya
didefinisikan sebagai perbuatan menggelapkan uang negara. Korupsi dewasa ini
telah diartikan lebih luas lagi. Peserta diberikan penjelasan tentang perbuatan-
perbuatan yang dapat menumbuhkan benih-benih untuk melakukan tindak
korupsi seperti bolos sekolah, nepotisme, dan sebagainya. Dari kegiatan ini,
harapan saya adalah agar terwujudnya generasi muda Indonesia yang bebas
korupsi dan pihak sekolah terus mendukung hal ini dengan upaya melakukan
penyuluhan ini secara berkala di luar jam pelajaran formal sekolah atau pada saat
kegiatan ekstrakurikuler.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 37 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak pada tanggal 23 Juli 2016 pukul
13.40-14.00. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada penyuluhan
ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Benny Kurniawan

3. Seksi Dokumentasi : Geneo Yonekha

B. Program Kerja Penunjang (B)


a. Pengenalan Dasar Sastra
Berbicara tentang karya sastra di Indonesia, maka kita akan mengingat
bahwa betapa dulu amat banyak para sastrawan yang berdarah Minangkabau.
Namun sayangnya, pada saat ini telah banyak berkurang para penggiat sastra
sementara penikmat sastra tengah meningkat seiring dengan populernya kedai

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 8


kopi. Pada kegiatan ini saya mengenalkan sastra dalam bentuk prosa dan puisi
melalui konsep menulis kreatif.

Sasaran dari kegiatan ini adalah para santri tingkat SD di TPA di Masjid
Raya Al-Kautsar yang bertempat di Buluah Kasok. Peserta mulanya diajarkan
bagaimana melihat keadaan sekitar dan memunculkan ide atau gagasan dari apa
yang ia lihat, kemudian dituangkan ke dalam tulisan. Seterusnya, peserta
diajarkan bagaimana dasar-dasar membuat puisi yang baik. Setelah itu, peserta
kemudian membacakan tulisan-tulisan yang telah ia ciptakan termasuk puisi.
Dengan begini, harapannya adalah kejayaan Minangkabau akan sastranya dapat
terlahir kembali dan meramaikan kancah dunia sastra di Indonesia, sehingga akan
ditemui Marah Rusli ataupun Wisran Hadi lainnya.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 13 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di TPA Masjid Al-Kautsar Buluah Kasok pada tanggal 30 Juni 2016
pukul 13.30-14.00. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada
kegiatan ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Risyda Putri

3. Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

b. Pelatihan Dasar Seni Rupa (Menggambar Sketsa Wajah)


Masa anak-anak adalah suatu masa dimana coretan tangan sedang nakal-
naklanya. Tapi sayangnya, banyak orangtua anak-anak tidak menyadari bahwa hal
tersebut bisa dijadikan benih untuk pandai dalam berkesenian, salah satunya
dalam bidang rupa.
Sasaran dari kegiatan ini adalah para santri tingkat SD di TPA di Masjid
Raya Al-Kautsar yang bertempat di Buluah Kasok. Peserta terlihat sangat antusias
ketika kegiatan ini diadakan, dimana sangat aktif untuk mengajukan berbagai

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 9


pertanyaan, salah satunya bagaimana cara mengarsir gambar yang baik. Peserta
diajarkan bagaimana langkah-langkah tepat dan teratur dalam menggambar sketsa
wajah manusia. Setelah peserta membuat karyanya, kemudian mereka
menunjukan hasil goresan tangannya di depan teman-temannya. Harapan dari
kegiatan ini adalah, hobi tersebut tidak hanya dijadikan sebagai wadah iseng bagi
mereka yang berpotensi sebagai seniman di bidang rupa, mengingat bahwa
seniman rupa di Indonesia cukup jarang ditemui.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 8 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di TPA Masjid Al-Kautsar Buluah Kasok pada tanggal 1 Juli 2016
pukul 15.00-16.00. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada
kegiatan ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Agung Satria Y

2. Seksi Perlengkapan : Risyda Putri

3. Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

2. Frisna Bunga

1310611212

Fakultas Peternakan
Jurusan Ilmu Peternakan
A. Program Kerja Utama
a. Pemanfaatan Kerabang Telur
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/siswi TPA/TPSA Al-Kautsar Jorong
Buluah Kasok Nagari Sungai Sariak. Pengetahuan seputar Peternakan yang
diberikan kepada anak-anak yang masih dalam usia Sekolah Dasar (SD) sangat
bermanfaat untuk menambah wawasan mereka. Selama ini, kebanyakan
masyarakat hanya mengetahui output yang dihasilkan dari ternak yaitu seperti
daging, telur, dan susu. Namun, selain dari ketiga output tersebut masih ada
produk sampingan yang dapat dihasilkan dari ternak itu sendiri. Misalnya,
kotoran ternak yang dapat dijadikan sebagai pupuk kompos, kulit ternak (sapi)

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 10


yang dapat dijadikan sebagai makanan berupa kerupuk kulit, dll. Pengolahan dari
hasil sampingan ini, belum banyak dilakukan oleh masyarakat. Jadi, luaran dari
kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan menambah wawasan
mereka tentang daging, telur, dan susu, yang tidak hanya dijadikan sebagai bahan
makanan, namun telur khususnya, kerabang pada telur tersebut dapat
dimanfaatkan sebagai sebuah karya seni. Serta, harapan kedepannya, mereka
dapat mengolah dan menghasilkan berbagai macam produk bernilai seni yang
tidak hanya berasal dari hasil ternak saja.
Meskipun kegiatan ini merupakan hal baru yang dilakukan oleh anak-anak
TPA/TPSA Buluah Kasok, namun antusias mereka dalam mengerjakan karya seni
tersebut (menempelkan kerabang telur pada gambar yang telah di print pada
kertas hvs) sangat tinggi. Hal ini terlihat dari semangat mereka yang ingin segera
menyelesaikan gambar tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang peserta
dimana keseluruhannya adalah siswa/i TPA/TPSA Al-Kautsar. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegaiatan ini adalah sebesar Rp. 42.000,- yang digunakan
untuk membeli perlengkapan seperti gambar yang di print pada kertas hvs, lem
kertas, serta hadiah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 30 Juni 2016
pada jam 14.00-15.00 WIB.
Panitia pelaksana dalam kegiatan ini berjumlah 3 (tiga) orang, yaitu:
Ketua : Frisna Bunga
Seksi Perlengkapan : Vini Alfarina
Seksi Dokumentasi : Nadira Guslihutri

b. Penyuluhan Santasi Kandang


Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang berada di Jorong Sungai
Ibur II. Rata-rata mata pencaharian masyarakat disana adalah sebagai petani.
Selain itu, ada juga beberapa masyarakat yang memelihara ternak seperti sapi,
ayam, dsb. Namun, jika dilihat dari kondisi kandang ternak yang terdapat di
beberapa rumah warga sangat tidak layak untuk digunakan. Hal ini terlihat dari
kondisi di dalam kandang, dimana sisa-sisa pakan ternak bercampur dengan
kotoran ternak. Selain itu, ukuran kandang yang tidak sesuai dengan persyaratan
yang seharusnya. Sehingga, jika kondisi kandang yang seperti itu tetap
dipertahankan, maka akan berdampak langsung terhadap kesehatan ternak seperti
ternak mudah terserang penyakit menular, penurunan produksi ternak, pendapatan
yang diperoleh akan menurun, dll. Jadi, luaran dari kegiatan ini adalah membantu

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 11


dan memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana kondisi kandang yang
layak digunakan untuk ternak mereka agar faktor-faktor yang ditimbulkan dapat
diminimalisir.
Selama kegiatan berlangsung, antusias warga terlihat dengan adanya
beberapa orang yang mengajukan pertanyaan seputar kondisi kandang dan
penyakit ternak. Jumlah peserta yang ada dalam kegiatan ini adalah sebanyak 15
orang yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, dan pemuda-pemudi Sungai Ibur II.
Kegiatan ini tidak membutuhkan biaya apapun mengingat materi hanya disajikan
dalam bentuk Power Point Template. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 22
Juli 2016, pukul 20.00 21.00 WIB, bertempat di Surau Aur Sungai Ibur II.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yakni:

Ketua : Frisna Bunga


Seksi Perlengkapan : Benny Kurniawan
Seksi Dokumentasi : Geneo Yonekha

B. Program Kerja Penunjang


a. Membuat Kreasi ( Burung Kertas ) dari Origami
Kegiatan ini ditujukan kepada siswa/siswi TPA/TPSA Al-Kautsar di Jorong
Buluah Kasok, Nagari Sungai Sariak. Membuat kreasi dengan menggunakan
kertas origami ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mereka
tentang pemanfaatan kertas yang dapat menghasilkan sebuah karya seni berupa
burung kertas. Selain itu, juga mengenalkan Negara Jepang yang merupakan
tempat asalnya karya seni burung kertas tersebut. Jadi, luaran dari kegiatan ini
adalah untuk meningkatkan kreativitas dari siswa/siswi TPA/TPSA Al-Kautsar
dalam menghasilkan sebuah karya seni yang sederhana dan juga menambah
wawasan mereka tentang budaya luar. Antusias dari mereka sangat tinggi, ini
terlihat dari keinginan mereka untuk menambah jumlah kertas origami yang
digunakan.
Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah sebanyak 13 orang yang
merupakan siswa/siswi TPA/TPSA Al-Kautsar Jorong Buluah Kasok. Biaya yang
dikeluarkan adalah sebesar Rp9.000,- yang digunakan untuk membeli kertas
origami. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 1 Juli 2016, pukul 14.00 15.00
WIB di TPA/TPSA Al-Kautsar Jorong Buluah Kasok.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang dengan rincian sebagai berikut:
Ketua : Frisna Bunga
Seksi Perlengkapan: Risyda Putri

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 12


Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

3. Geneo Yonekha
1310512041
Fakultas Ekonomi
Jurusan Ilmu Ekonomi
A. Program Kerja Utama (A)
a. Gemar Menabung
Sasaran kegiatan kegiatan ini adalah anak anak SD disekitar Sungai Ibur II
dimana kegiatan ini terlebih dahulu dikenalakan pada anak- anak tentang apa itu
uang fungsi uang dan apa itu uang dan dalam kegiatan ini difokuskan kepada
anak-anak bisa menabungkan sebagian uang yang diperolehnya dari orang tua
agar anak anak tidak terbiasa hudup boros. Kegiatan ini juga dilakukan praktek
langsung dengan memberikan celengan kepada anak-anak untuk mereka bawa
pulang. Diharapkan dengan dilakukan kegiatan gemar menabung ini anak-anak
bisa mempraktekkan cara menabung dirumah.
Jumlah peserta kegiatan ini adalah sebanyak 15 orang. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 18.000,- yang digunakan untuk
membeli celengan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat 22 Juli 2016 dari
jam 16.00-17.00 WIB di jorong Sungai Ibur II.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu :
Ketua : Geneo Yonekha
Seksi Perlengkapan : Risyda Putri
Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

b. Pengenalan Uang Dan Keaslian Uang


Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi / santri TPA di Buluah Kasok . Saya
memilih santri TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk
memperkenalkan tentang uang lebih mendalam , sejarah uang, fungsi uang ,
kegunaan uang dan jenis uang. Selain anak-anak juga diberitahu mana yang uang
asli dan palsu. Dengan adanya kegiatan ini anak-anak dapat meningkatkan
pengetahuan tentang uang dan dapat membedakan mana uang asli dan palsu.
Siswa TPA Al-kautsar ini sangat antusias dengan kegiatan ini karena saya
mempraktekkan cara membedakan uang asli dengan 3D , dilihat, diraba dan
diterawang. Anak-anak maju satu persatu untuk mempraktekkan langsung cara
membedakannya. Jumlah peserta kegiatan ini adalah 13 orang . Jumlah biaya

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 13


yang dibutuhkan dalam kegiatan ini adalah Rp 15.000,- yang digunakan untuk
membeli hadiah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin , 30 Juni 2016 darijam
14.00- 16.00 WIB di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:
Ketua : Geneo Yonekha
Seksi Perlengkapan : Risyda Putri
Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

c. Pengenalan Bank dan Lembaga Keuangan lainnya


Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP N 1 Koto VII Sungai Sariak.
Saya memilih santri TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk
memperkenalkan kepada mereka apa itu bank dan lembaga keuangannya .
Diharapkan kepada siswa-siswi setelah kegiatan ini mereka mengetahui secara
mendalam tentang bank dan lembaga keuangan lainnya.
Penyuluhan ini lebih memfokuskan kepada pengenalan bank, jenis bank
fungsi bank dan kegunaan bank dan lain-lain. Dalam kegiatan ini saya mengajak
anak-anak untuk membuka tabungan di bank agar mereka dapat menyimpan uang
di bank dan juga mengajarkan kepada anak anak cara menyetor dan mengambil
uang di bank dengan cara mempraktekkan langsung bagaimana cara mengisi slip
penyetoran dan slip penarikan. Dalam kegiatan ini saya juga memperkenlakan
produk-produk yang dihasilkan oleh bank seperti Atm.
Jumlah peserta praktikum ini adalah 37 orang . Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada hari
Sabtu , 23 Juli 2016 dari jam 11.00- 12.00 WIB di SMP N 1 Koto VII Sungai
Sariak
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:
Ketua : Geneo Yonekha
Seksi Perlengkapan : Risyda Putri
Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

d. Pegenalan Koperasi Unit Desa dan Cara Membentuk Koperasi Unit Desa
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Sungai Ibur II. Alasansaya memilih
masyarakat karena masyarakat sungai Ibur II pada umumnya yang bekerja pada
sektor pertanian namun mereka tidak memiliki kelompok tani ataupun koperasi
Unit Desa . Disini saya memperkenalkan apa itu koperasi , fungsi dan kegunaan
koperasi agar mereka termotivasi untuk membentuk koperasi unit desa yang
dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan ini juga memberitahu secara singkat kepada masyarakat
bagaimana proses pembentukan koperasi tersebut. Jumlah peserta penyuluhan ini

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 14


12 orang . Jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini Rp 3.000 untuk
mencetak AD/ART pembentukan koperasi . Kegiatan ini berlangsung pada hari
Sabtu , 23 Juli 2016 dari jam 21.00- 22.00 di surau Aur Sungai Ibur II.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:
Ketua : Geneo Yonekha
Seksi Perlengkapan : Risyda Putri
Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini
B. Program Kerja Penunjang (B)
a. Pelatihan Microsoft Excel
Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi / santri TPA di Buluah Kasok . Saya
memilih sis TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk memperkenalkan
tentang apa itu microsoft excel, fungsi dan kegunaan microsoft excel . Luaran
dari pelatihan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang komputer
terutama Microsoft excel .
Jumlah peserta pelatihan ini adalah 8 orang . Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada hari
Senin , 1 Juli 2016 darijam 14.00- 16.00 WIB di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:
Ketua : Geneo Yonekha
Seksi Perlengkapan : Risyda Putri
Seksi Dokumentasi : Mei Tsarah Aini

4. Mei Tsarah Aini

1210312073

Fakultas Kedokteran

Prodi Pendidikan Dokter

A. Program Kerja Utama ( A )


a. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah seluruh anak-anak dan siswa-siswi


SD yang ada di Jorong Buluah Kasok dan Jorong Sungai Ibur II mengingat
bahwa perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari usia dini. Kesehatan
merupakan salah satu syarat untuk terciptanya generasi yang produktif, karena
tanpa kehidupan yang sehat seseorang tidak mampu melakukan aktivitas secara
optimal. Sehingga dalam upaya meningkatkan kesehatan diperlukan adanya
kesadaran perorangan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kegiatan
sehari-hari.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 15


Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pemberian materi kepada anak-anak
tersebut mengenai pentingnya mencuci tangan. Setelah pemberian materi, anak-
anak diajak untuk menonton video animasi singkat yang memperlihatkan cara
mencuci tangan yang benar yaitu dengan menggunakan sabun dan air yang
mengalir. Dalam video tersebut juga diceritakan mengenai bahaya jika kita tidak
mencuci tangan dengan benar. Pada akhir acara, anak-anak diarahkan ke lapangan
untuk melakukan praktik mencuci tangan yang baik dan benar denganmenghafal
gerakkan tersebut menggunakan nyanyian Langkah-Langkah Cuci Tangan.
Mereka sangat antusias dalam mempraktekan kegiatan tersebut. Setelah itu
kepada anak-anak yang berani mencontohkan cara mencuci tangan yang benar,
diberikan hadiah berupa sabun. Hasil akhir yang diharapkan adalah anak-anak
mengetahui manfaat dan menyadari bahwa mencuci tangan merupakan salah satu
pilar berperilaku hidup bersih dan sehat.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 10 orang di Jorong


Buluah Kasok dan 16 orang di Jorong Sungai Ibur II. Biaya yang dibutuhkan
dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu biaya pembelian hadiah sabun sebesar Rp.
16.000,-. Kegiatan ini dilaksanakan dua hari pada dua tempat yang berbeda.
Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2016 di TPA Al-Kautsar
Buluah Kasok pukul 15.00-16.00, sedangkan kegiatan kedua dilaksanakan pada
tanggal 17 Juli 2016 di Surau Aur Sungai Ibur II pukul 16.00-17.00. Dalam
pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina


b. Penyuluhan Bahaya Pornografi terhadap Otak

Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa kelas XII SMAN 1 VII Koto Sungai
Sariak dimana pada kalangan remaja seperti mereka, kasus pornografi rentan
melanda golongan usia tersebut. Pada usia remaja, rasa keingintahuan siswa-siswi
cukup tinggi terhadap hal-hal yang baru, termasuk pengetahuan tentang
pornografi. Untuk mencegah bahaya yang ditimbulkan seperti gangguan proses
berpikir akibat adanya kerusakan otak, perlu diberikan penyuluhan terhadap

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 16


siswa-siswi tersebut agar mereka sadar dan mampu memilah dan memilih hal
yang dapat mengganggu konsetrasi dan daya ingat belajarnya. Penyuluhan
bahaya pornografi ini juga diharapkan dapat meminimalisir kasus kejahatan
seksual yang ramai diperbincangkan.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan dan pemaparan singkat tentang


kasus pornografi yang marak di kalangan remaja. Lebih dari 50% remaja di
Indonesia pernah menonton ataupun melihat hal-hal yang berbau pornografi
melalui majalah, internet, tv, dan berbagai media lainnya. Hal ini dapat
menimbulkan kecanduan berlebihan sehingga seseorang yang awalnya menolak,
lama kelamaan menjadi semakin penasaran dan ketagihan. Lama-kelamaan
bagian di otak yang disebut prefrontal cortex menjadi rusak. Bagian inilah yang
membantu manusia untuk berpikir dan berkonsentrasi serta mengambil
keputusan. Seorang individu akan kesulitan menimbang yang mana yang salah
dan yang benar. Setelah pemaparan yang diberikan kepada siswa-siswi tersebut,
mereka menonton video tentang bahaya pornografi terhadap otak. Diharapkan
kepada orang tua dan juga guru agar mampu menjaga dan melindungi anak-
anaknya agar tidak terjerumus kepada hal pornografi tersebut. Dengan tembok
akhlak terpuji dan ibadah yang tepat, diharapkan remaja mampu menolak
pornografi.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 23 orang. Kegiatan


ini dilaksanakan di SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak pada tanggal 21 Juli 2016
pukul 10.00-12.00. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada
penyuluhan ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina

c. Penyuluhan Hipertensi

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah seluruh masyarakat Sungai Ibur II


yang didominasi oleh golongan dewasa tua dan lansia. Pada dasarnya, kejadian

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 17


hipertensi meningkat resikonya seiring dengan bertambahnya usia. Oleh sebab
itu, kegiatan ini lebih dikhususkan pada kelompok usia diatas 30 tahun.

Pemberian materi diberikan kepada seluruh masyarakat Sungai Ibur II


yang diawali oleh materi penyuluhan dari bidang lain sesuai jurusan teman-teman
KKN se-jorong. Materi penyuluhan hipetensi merupakan materi terakhir yang
diberikan kepada warga tersebut. Diharapkan kepada warga setempat agar
mengetahui gejala dan bahaya hipertensi. Selain itu diharapkan dapat mengatur
pola hidup agar terhindar dari hipertensi. Setelah pemberian materi, acara
dilanjutkan dengan pemeriksaan tensi gratis.

Jumlah peserta penyuluhan adalah sebanyak 15 orang dengan biaya


yang dikeluarkan sebesar Rp 0,-. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli
2016 pada pukul 22.00-22.30 di Surau Aur Sungai Ibur II. Kegiatan ini awalnya
dijadiwalkan pada tanggal 21 Juli 2016 pukul 08.00, akan tetapi karena warga
banyak yang sedang bekerja, maka kegiatan ini diundur menjadi keesokan
harinya.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina

d. Penyuluhan Bahaya Flu Burung

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi SMP dengan tujuan


bahwa siswa-siswi SMP dapat tanggap terhadap bahaya flu burung yang
mengancam. Melihat kondisi sekitar, banyak masyarakat yang memelihara atau
berternak unggas. Kondisi ini dapat menimbulkan bahaya jika salah satu unggas
tersebut terkena flu burung.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pemberian materi penyuluhan dan


menonton video tanggap flu burung. Siswa-siswi terlihat cukup paham dan
antusias terhadap materi yang diberikan. Hal ini dibuktikan dengan diberikannya
sesi tanya-jawab setelah pemberian materi, dan siswa-siswi dapat menjawab

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 18


dengan benar langkah-langkah yang perlu dilakukan jika dicurigai terdapat
unggas yang terinfeksi flu burung. Dengan demikian diharapkan siswa-siswi
dapat memahami dan menjadi satuan tanggap flu burung yang dapat
menjelaskan hal tersebut kepada orang tua ataupun saudara-saudaranya.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 37 orang. Kegiatan ini
dilaksanakan di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak pada tanggal 23 Juli 2016 pukul
10.00-13.00. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 0,- dikarenakan pada penyuluhan
ini tidak ada dana yang diperlukan untuk berjalannya acara.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina

e. Pemeriksaan Tekanan Darah Gratis

Sasaran pemeriksaan tekanan darah dilakukan pada seluruh masyarakat


Sungai Ibur II yang didominasi oleh golongan dewasa tua dan lansia. Pada
dasarnya, kejadian hipertensi meningkat resikonya seiring dengan bertambahnya
usia. Oleh sebab itu, kegiatan ini lebih dikhususkan pada kelompok usia diatas 30
tahun. Kegiatan ini dilakukan untuk deteksi dini hipertensi.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan 3 kali yaitu pada saat sosialisasi


pertama ke warga Sungai Ibur II, saat penyuluhan, dan saat posyandu. Dalam
pemeriksaan dijelaskan juga bahwa tekanan darah dipengaruhi oleh berbagai
faktor, seperti usia, jenis kelamin, penyakit, aktivitas fisik, dan lain sebagainya.
Sehingga, tekanan darah menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan
suatu masalah kesehatan. Tekanan darah dapat menentukan seseorang berada
dalam keadaan baik ataupun tidak terutama dalam bidang kardiovaskular (jantung
pembuluh darah). Dari beberapa warga yang sudah diperiksa, beberapa
diantaranya tergolong tekanan darah tinggi, sehingga perlu disarankan cara-cara
untuk mengurangi tekanan darah.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 19


Jumlah peserta penyuluhan adalah sebanyak 40 orang dengan biaya yang
dikeluarkan sebesar Rp 0,-. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 13 Juli
2016 sampai tanggal 24 Juli 2016 di Surau Aur Sungai Ibur II, rumah warga
setempat, dan di posyandu.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina

B. Program Kerja Peninjang ( B )


a. Membangun Nasionalisme dengan menyanyi

Sasaran kegiatan ini ditujukan kepada siswa-siswi di Sekolah Dasar yang


mengaji di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok. Lagu Indonesia Raya yang diciptakan
oleh W.R. Supratman merupakan lagu kebangsaan Indonesia. Kesadaran untuk
meningkatkan rasa nasionalisme dan mencintai kebangsaan kita dapat dilakukan
dengan menyanyikan lagu wajib nasional yang baik dan benar. Oleh sebab itu,
dari dini, perlu dilakukan latihan menyanyi lagu wajib dengan benar. Kegiatan ini
dirasa perlu karena masih banyak anak-anak yang tidak mengetahui tata cara
menyanyikan lagu Indonesia Raya yang benar.

Kegiatan ini dilaksanakan 1 hari, diawali dengan posisi yang benar dan
tegak sebelum menyanyi lagu kebangsaan. Setelah itu peserta diharapkan dapat
dengan khimat bernyanyi dan memaknai lagu tersebut agar tumbuh rasa
kecintaan terhadap bangsa ini. Setelah bernyanyi, peserta diajarkan bagaimana
menjadi kondaktur atau pemimpin lagu yang benar. Peserta antusias dan merasa
senang mengikuti kegiatan ini.

Jumlah peserta kegiatan ini yaitu 13 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada
tanggal 13 Juni 2016 pada pukul 14.30-15.30 di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.
Kegiatan ini tidak membutuhkan biaya sedikitpun.

Dalam pelaksanaannya, panitia yang dibutuhkan terdiri dari 3 orang yaitu:

1. Ketua : Mei Tsarah Aini

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 20


2. Seksi Perlengkapan : Nadira Guslihutri

3. Seksi Dokumentasi : Vini Alfarina

5. Nadira Guslihutri
1310442036
Fakultas MIPA
Jurusan Fisika
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan Radiasi
Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah masyarakat dan pemuda di sekitar
jorong sungai Ibur II mengingat pemuda dan masyarakat yang lebih sering
menggunakan smartphone. Luaran dari penyuluhan ini adalah peningkatan
pengetahuan masyarakat tentang radiasi dan cara menghindarinya. Secara
keseluruhan tampak bahwasanya masyarakat dan pemuda sekitar , masih banyak
yang belum mengetahui tentang radiasi dan dampaknya bagi kehidupan dan
lingkungan.

Jumlah peserta penyuluhan ini adalah 12 orang . Jumlah biaya yang


dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 60.000,- yang digunakan untuk
membeli snack dan minuman untuk warga. Kegiatan ini berlangsung pada hari
Sabtu 23 Juli 2016 dari jam 09.00-11.00 WIB di Surau Aur Sungai Ibur II.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3orang , yaitu :

Ketua : Nadira Guslihutri


Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha
Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan

b. Praktikum Sederhana Kapal Uap


Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi / santri TPA di Buluah Kasok . Saya
memilih santri TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk memperkenalkan
tentang perubahan energi dan energi uap. Luaran dari praktikum ini adalah
peningkatan pengetahuan siswa tentang perubahan energi.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 21


Siswa TPA Al-kautsar ini sangat antusias dan berpotensi untuk
mengembangkan tentang praktikum ini . hal ini dapat saya simpulkan dengan
melihat keberanian dan wawasan anak anak TPA Al-kautsar. Jumlah peserta
praktikum ini adalah 8 orang . Jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini
adalah Rp 20.000,- yang digunakan untuk membeli alat alat untuk pembuatan
kapal uap. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin , 30 Juni 2016 dari jam
14.00- 16.00 WIB di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:

Ketua ; Nadira Guslihutri


Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha
Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan

c. Pengenalan Fenomena Alam


Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi / santri TPA di Buluah Kasok . Saya
memilih santri TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk memperkenalkan
tentang fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari . Luaran dari
praktikum ini adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang proses fenomena
alam itu sendiri serta menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap pelajaran
fisika yang dikenal sulit.

Siswa TPA Al-kautsar ini sangat antusias dan berpotensi untuk


mengembangkan tentang praktikum ini . hal ini dapat saya simpulkan dengan
melihat keberanian dan wawasan anak anak TPA Al-kautsar. Jumlah peserta
praktikum ini adalah 8 orang . Jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini
tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin , 1 Juli 2016 darijam 14.00-
16.00 WIB di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:

Ketua : Nadira Guslihutri


Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha
Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan
d. Menggambar
Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi / santri TPA di Buluah Kasok . Saya
memilih santri TPA Al-kautsar di Buluah Kasok bertujuan untuk mengembang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 22


imajinasi anak-anak berkaitan dengan alam dan macam macam warna pelangi.
Kegiatan ini saya lakukan setelah melakukan pengenalan tentang fenomena alam.
Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan imajinasi dan seni menggambar
dalam diri anak-anak.

Siswa TPA Al-kautsar ini sangat antusias dan berpotensi dalam bidang
menggambar. Hal ini dapat saya simpulkan dengan melihat hasil gambar yang
telah mereka buat. Jumlah peserta praktikum ini adalah 8 orang . Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada hari
Jumat , 1 Juli 2016 dari jam 14.00- 16.00 WIB di TPA Al-Kautsar Buluah Kasok.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:

Ketua : Nadira Guslihutri


Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha
Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan

B. Program Kerja Tambahan ( B )


a. Pelatihan Rebana

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak di sekitar jorong kampung bendang.


Saya memilih anak-anak di kampung bendang bertujuan untuk memberikan
pelatihan tentang rebana yang merupakan alat musik tradisional yang biasanya
digunakan dalam acara keagamaan. Luaran dari praktikum ini adalah peningkatan
pengetahuan siswa tentang cara bermain rebana dan menumbuhkan kecintaan
terhadap alat musik tradisional tersebut.

Jumlah peserta praktikum ini adalah 8 orang . Jumlah biaya yang dibutuhkan
dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin , 20 Juni
2016 dari jam 10.00- 11.00 WIB di TPA Pasa Juha , kampung Bendang.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang , yaitu:

Ketua : Nadira Guslihutri


Seksi Perlengkapan : Geneo Yonekha
Seksi Dokumentasi : Benny Kurniawan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 23


6. Risyda Putri
1310911070
Fakultas Teknik
Prodi Teknik Mesin
A. Program Kerja Utama
a. Pengenalan Pengaruh Gesekan Udara Terhadap Sayap Pesawat Kertas

Sasaran kegiatan ini adalah siswa TPA buluah Kasok. Saya memilih anak-
anak rentang SD hingga kelas 1 SMP bertujuan untuk mengenalkan gaya gesek
udara dengan cara yang menyenangkan. Luaran dari kegiatan ini adalah
pengetahuan sejak dini tentang engineering oleh anak-anak.

Dengan adanya pengenalan pengaruh gaya gesekan udara terhadap sayap


pesawat kertas ini, anak-anak jadi tau bahwa pesawat kertas bukan hanya mainan
saja. Terdapat unsur engineering didalamnya. Disarankan pada guru dan orang tua
mengajarkan permainan yang memiliki unsur edukasi didalamnya.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 10 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan adalah Rp 15.000,- yang digunakan untuk membili
kertas dan doorprize. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 28 Juni 2016 dari
jam 15.15-16.00 di TPA Buluah Kasok.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu:

Ketua: Risyda Putri

Seksi Perlengkapan: Nadira Guslihutri

Seksi Dokumentasi: Vini Alfarina

b. Roket Air 1

Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak Sungai Ibur II. Saya memilih anak-
anak SD bertujuan untuk mengenalkan cara pembuatan roket air dan
menerbangkannya. Luaran dari kegiatan ini adalah pengetahuan sejak dini tentang
engineering oleh anak-anak.

Dengan adanya pengenalan roket air ini, anak-anak jadi tau bahwa roket
dapat dibuat secara sederhana dengan memanfaatkan alat-alat yang ada. Selain itu,
anak-anak dapat mengenal engineering sejak dini, sehingga kedepannya

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 24


diharapkan munculnya engineer hebat dari Indonesia. Disarankan pada guru dan
orang tua mengajarkan permainan yang memiliki unsur edukasi didalamnya.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 9 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan adalah Rp 15.000,- yang digunakan untuk membili alat
dan bahan yang diperlukan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 22 Juli
2016 dari jam 16.15-17.00 di surau Aur Sungai Ibur II.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu:

Ketua: Risyda Putri

Seksi Perlengkapan: Nadira Guslihutri

Seksi Dokumentasi: Vini Alfarina

c. Roket Air 2

Sasaran kegiatan ini adalah siswa SMP n 1 Sungai Sariak. Saya memilih
siswa SMP bertujuan untuk mengenalkan roket dan memperlihatkan cara kerja
roket. Luaran dari kegiatan ini adalah ketertarikan siswa terhadap dunia
engineering.

Dengan adanya pengenalan roket air ini, siswa jadi tau bahwa terdapat
berbagai jenis roket. Dan roket dapat dibuat secara sederhana dengan
memanfaatkan alat-alat yang ada. Selain itu, siswa dapat mengenal engineering
sejak dini, sehingga kedepannya diharapkan munculnya engineer hebat dari
Indonesia. Disarankan pada guru dan orang tua mengenalkan berbagai jenis
profesi sejak dini sehingga siswa dapat menentukan cita-cita sejak awal.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 37 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan adalah Rp 10.000,- yang digunakan untuk membeli
alat dan bahan yang diperlukan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 23 Juli
2016 dari jam 12.00-13.00 di SMP n 1 Sungai Sariak.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu:

Ketua: Risyda Putri

Seksi Perlengkapan: Nadira Guslihutri

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 25


Seksi Dokumentasi: Vini Alfarina

B. Program Kerja Tambahan


a. Pengenalan program computer Microsoft Word

Sasaran kegiatan ini adalah siswa TPA Buluah Kasok. Saya memilih anak-
anak rentang SD hingga kelas 1 SMP bertujuan untuk mengenalkan program-
program yang ada di komputer. Saya memilih kegiatan ini karna anak-anak
Buluah Kasok memiliki pengetahuan yang sangat minim tentang komputer.
Luaran dari kegiatan ini adalah anak-anak megetahui fungsi komputer sangat
banyak, bukan hanya untuk game saja.

Kegiatan ini juga bermanfaat untuk pembelajaran ilmu komunikasi. Kegiatan


ini sangat bermanfaat bagi siswa TPA Buluah Kasok karna dalam kegiatan ini
siswa diperkenalkan kepada komputer, apa-apa saja bagiannya, fungsinya dan cara
menggunakan salah satu programnya. Saran saya agar pemerintah melakukan
pengadaan unit-unit komputer mulai dari SD-SMA.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 10 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan adalah Rp 15.000,- yang digunakan untuk membili
kertas dan doorprize. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 24 Juni 2016 dari
jam 14.00-16.00 di TPA Buluah Kasok.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu:

Ketua: Risyda Putri

Seksi Perlengkapan: Nadira Guslihutri

7. Vini Alfarina
1310852014
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jurusan Ilmu Hubungan Internasional
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Pengenalan ASEAN

Sasaran dari kegiatan ini adalah Siswa/i TPA/TPSA Al-Kautsar Jorong


Buluah Kasok Nagari Sungai Sariak. Pengenalan mengenai ASEAN (Association
of Southeast Asian Nation) kepada anak-anak sangat penting untuk dilakukan
sejak dini, mengingat bahwa Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 26


saat ini telah memasuki era Komunitas ASEAN 2015, dimana pasar bebas dan
ruang komunikasi antar negara akan semakin berkembang. Luaran dari kegiatan
ini adalah peningkatan pengetahuan umum anak-anak Indonesia sejak dini
mengenai pentingnya Komunitas Ekonomi ASEAN untuk kemajuan bangsa
Indonesia. Selain itu, mereka juga akan mampu mempersiapkan diri untuk
menghadapi situasi ini kedepannya.

Mengingat bahwa ASEAN merupakan sebuah hal yang baru untuk anak-
anak SD, kebanyakan dari mereka masih asing dengan Organisasi Kawasan ini.
Namun tidak sedikit juga dari mereka yang mengetahui serta mampu menjawab
pertanyaan mengenai ASEAN. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa anak-
anak TPA/TPSA Al-Kautsar cukup antusias dalam mendengarkan pengajaran
mengenai ASEAN dikarenakan pengajarannya mengggunakan bahasa sederhana
disertai dengan permainan yang menarik untuk diikuti. Disarankan kedepannya,
pengetahuan anak-anak mengenai ASEAN dapat ditingkatkan dan tidak dilupakan
setelah pelajaran berakhir.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang peserta dimana keseluruhannya adalah


Siswa/i TPA/TPSA Al-Kautsar. Jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegaiatan
ini adalah sebesar Rp. 19.000,- yang digunakan untuk membeli perlengkapan
ajar-mengajar seperti kertas karton, spidol dan print out bendera ASEAN.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 26 Juli 2016 dari jam 14.00-15.00
WIB.

Panitia pelaksana dalam kegiatan ini berjumlah 3 (tiga) orang, yaitu:

Ketua : Vini Alfarina

Seksi Perlengkapan: Agung S. Yogaswara

Seksi Dokumentasi : Frisna Bunga

b. Pengenalan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB )

Kegiatan ini ditujukan untuk Siswa/i SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak.
Siswa/i Sekolah Menengah Pertama dianggap cocok untuk dijadikan sasaran
dalam kegiatan ini dikarenakan topik yang disampaikan sudah sesuai dengan
porsi pengetahuan peserta. Berhubung peserta sudah mulai mengenal cara

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 27


berorganisasi dalam Sekolah Menengah Pertama, maka baik sekali jika mereka
juga mulai mengetahui cara kerja organisasi dalam lingkup yang lebih luas.
Dengan adanya pengenalan mengenai Perserikatan Bangsa-Bangsa, pengetahuan
peserta mengenai Organisasi Internasional terbesar di dunia ini semakin
bertambah.

Siswa/i SMP 1 VII Koto Sungai Sariak ini terlihat antusias dalam mengikuti
materi yang saya berikan, terbukti dari kemampuan mereka untuk menjawab
berbagai macam pertanyaan yang saya ajukan diakhir mengenai Perserikatan
Bangsa-Bangsa. Selain itu, mereka juga cukup aktif dalam mengajukan
pertanyaan-pertanyaan mengenai hal yang kurang mereka mengerti selama
kegiatan ini dilangsungkan. Untuk kedepannya, diharapkan kegiatan ini dapat
bermanfaat untuk menambah pengetahuan Siswa/i mengenai Organisasi
Internasional.

Jumlah peserta yang ada dalam kegiatan ini adalah sebanyak 37 orang yang
terdiri dari anggota OSIS dan perangkat kelas yang ada di SMPN1 VII Koto
Sungai Sariak. Kegiatan ini tidak membutuhkan biaya apapun mengingat materi
hanya disajikan dalam bentuk Power Point Template. Kegiatan ini berlangsung
pada hari Sabtu, 23 Juli 2016 pada pukul 11.00-12.00 wib di SMPN 1 VII Koto
Sungai Sariak.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yakni:

Ketua : Vini Alfarina

Seksi Perlengkapan: Agung S. Yogaswara

Seksi Dokumentasi : Frisna Bunga

B. Program Kerja Tambahan ( B )


a. English Club

Kegiatan ini ditujukan untuk Siswa/i sekolah dasar yang berada di Jorong
Buluah Kasok dan Sungai Ibur II, Nagari Sungai Sariak. Sebagaimana yang telah
kita ketahui, Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan
masyarakat dunia untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Oleh
karenanya, Bahasa Inggris sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 28


mulai dari usia dini. Terlebih lagi, dihapuskannya Bahasa Inggris dalam sistem
pendidikan anak Sekolah Dasar menghalangi mereka dari keterbukaan akan
budaya luar. Diadakannya English Club secara menarik dan mudah dipahami
untuk anak-anak SD yang berada di Buluah Kasok dan Sungai Ibur II secara tidak
langsung telah membantu mengasah kemampuan linguistik mereka serta
meningkatkan pengetahuan mereka mengenai bahasa internasional.

English Club dijalankan dengan menggunakan media yang mudah dipahami


oleh anak-anak SD, mulai dari benda-benda sekitar, warna dan hewan yang ada di
sekitar kita. Dapat diambil kesimpulan bahwa anak-anak sangat antusias dalam
mempelajari suatu hal yang baru. Tidak jarang mereka mempraktekkan apa yang
sudah dipelajari selama English Club berlangsung. Kegiatan ini diharapkan
mampu meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris pesertanya.

Kegiatan ini dilakukan dengan jumlah peserta sebanyak 10-15 orang. Tidak
ada biaya yang dikeluarkan dalam melangsungkan kegiatan ini. English Club
dilaksanakan sebanyak lebih dari 5 (lima) kali pertemuan yang biasanya
berlangsung dari pukul 14.00-15.00 WIB dimulai dari 24 Juni 23 Juli 2015 di
Jorong Buluah Kasok dan Sungai Ibur II.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang dengan rincian sebagai


berikut:

Ketua : Vini Alfarina

Seksi Perlengkapan: Agung S. Yogaswara

Seksi Dokumentasi : Frisna Bunga

8. Benny kurniawan
13
Fakultas Pertanian
Program Studi
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan Hidrogel dan Perendaman Hidrogel

Hydrogel adalah polimer buatan yaitu sejenis karet yang kekenyalan


mendekati agar-agar dan bisa menyerap air hingga 100-200 kali ukurannya.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 29


Pertama kali digunakan untuk lahan pertanian yang kering dan jarang hujan,
sebagai cadangan dan nutrisi tanaman. Pada kehidupan sehari-hari hydrogel di
manfaatkan sebagai salah satu mainan bagi anak-anak. Oleh sebab itu sebenarnya
hydrogel sudah lekat dengan anak-anak namun hanya pemanfaatannya saja yang
kurang sesuai. Untuk itu perlu diadakan penyuluhan mengenai pemanfaatan
hydrogel dan perendaman hydrogel. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih
keterampilan bercocok tanam siswa TPA di daerah buluh kasok sehingga mampu
meningkatkan jiwa peduli lingkungan hijau dan mampu menerapkan di
pekarangan tempat tinggal siswa tersebut. Pada saat pelaksanaan kegiatan
siswa/siswi TPA jorong buluh kasok sangat bersemangat dalam kegiatan untuk
mencoba merendam hidrogel tersebut dan mampu membuat mereka mengerti
pemanfaatan hydrogel yang sebenarnya.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 11 orang. Jumlah biaya
yang dikeluarkan sebesar Rp. 15.000,00 kegiatan ini berlangsung pada tanggal 19
juni 2016 di TPA buluh kasok. Panitia pada kegiatan ini berjumlah 3 orang,
dengan susunan sebagai berikut :

Ketua : Benny Kurniawan

Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan: Agung S Yogaswara

b. Praktek penerapan Hidrogel pada tanaman hias dalam ruangan

Tanaman hias merupakan semua tumbuhan baik yang berbentuk terna,


merambat, semak, perdu, ataupun pohon yang sengaja di tanaman sebagai
kompoknen taman, kebun rumah, penghias ruangan atau sebagai komponen
karangan bunga. Pada umumnya dalam sebuah ruangan di dalam rumah terdapat
tanaman hias yang di letakkan dalam gelas yang berisikan air. Sementara hidrohel
merupakan adalah polimer buatan yaitu sejenis karet yang kekenyalan mendekati
agar-agar dan bisa menyerap air hingga 100-200 kali ukurannya. Hydrogel mampu
di manfaatkan sebagai media tanam untuk tanamanan hias. Bahkan hydrogel
mampu mempercantik tampilan tanaman hias sebagai pengganti air. Namun dalam
pelaksanaannya di perlukan penyuluhan dan praktek penggunaannya. Kegiatan ini
diadakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa TPA di Korong Buluh Kasok

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 30


dalam memanfaatkan hydrogel sebagai media tanam tanaman hias. Pada saat
pelaksanaannya siswa TPA di Korong buluh kasok sangat antusias untuk
mempraktikkan penerapan hydrogel sebagai media tanam pada tanaman hias.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 11 orang. Jumlah biaya
yang dikeluarkan sebesar Rp. 15.000,00 kegiatan ini berlangsung pada tanggal 20
juni 2016 di TPA buluh kasok. Panitia pada kegiatan ini berjumlah 3 orang,
dengan susunan sebagai berikut :

Ketua : Benny Kurniawan

Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan: Agung S Yogaswara

c. Penyuluhan cara tanam pepaya di sentra agribisnis ambung kapur


Pepaya adalah tumbuhan yang berasal dari meksiko bagian selatan dan
bagian utara dari Amerika Selatan. Prospek usaha budidaya tamanan papaya
sangatlah bagus sehingga banyak masyarakat di Nagari Sungai Sariak yang
membudidayakan papaya baik itu untuk pekerjaan utama ataupun sampingan.
Salah satu yang melakukan kegiatan budidaya papaya ada di Korong ambung
kapur yang rencananya akan di buat sebagai sentra agribisnis di daerah ambung
kapur. Namun untuk memperoleh hasil yang maksimal haruslah di laksanakan
budidaya yang sesuai pula, oleh sebab itu di perlukan adanya penyuluhan
mengenai cara tanam papaya. Pada Saat Pelaksanaanya pengurus dan ketua sangat
antusias untuk berdiskusi mengenai cara tanam papaya yang sesuai serta
perawatannya.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 6 orang. Jumlah biaya yang di
keluarkan tidak ada, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 14 Juli 2016 di sentra
agribisnis ambung kapur. Adapun panitia kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan
susunan sebagai berikut

Ketua : Benny Kurniawan

Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan: Agung S Yogaswara

d. Penyuluhan proses pembentukan Kelompok tani

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 31


Kelompok Tani adalah sekumpulan beberapa orang petani yang menghimpun
diri dalam suatu kelompok karena memiliki keserasian dalam tujuan, motif dan
minat. Adanya kelompok tani sangat membantu peningkatan pengetahuan dan
penyebaran teknologi baru dalam kegiatan budidaya tanaman ataupun proses
penguatan kelembagaan pertanian. Oleh sebab itu petani haruslah mengetahui
proses pembentukan kelompok tani agar petani mampu mandiri dan mampu
membentuk kelompok taninya sendiri sehingga mampu meningkatkan taraf hidup
dan pengetahuan mereka. Berdasarkan hal tersebut maka perlu kiranya di adakan
kegiatan penyuluhan proses pembentukan kelompok tani. Pada pelaksannaannya
para peserta kegiatan ini sangat antusias hal ini dikarenakan pada daerah sungai
ibur 2 belum ada kelompok tani. Kegiatan ini mampu menambah pengetahuan
petani daerah sungai ibur 2 mengenai proses pembentukan kelompok tani.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 13 orang. Jumlah biaya yang di
keluarkan tidak ada, kegiatan ini dilakukan pada tanggal Juli 2016 di Surau Aur
daerah Sungai Ibur 2. Adapun panitia kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan
susunan sebagai berikut

Ketua : Benny Kurniawan

Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan: Agung S Yogaswara


e. Penyuluhan Proses Pengajuan Pupuk Bersubsidi
Pupuk merupakan pupuk yang pengadaann dan penyalurannya mendapat
subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan petani yang dilaksanakan atas dasar
program pemerintah. Adanya pupuk bersubsidi sangat di harapkan untuk
membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk murah. Oleh sebab itu perlu
di berikan penyuluhan bagaimana proses pengajuan pupuk bersubsidi pada petani.
Pada pelaksannannya yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah petani di daerah
sungai ibur 2 dan mereka terlihat sangat antusias mendengarkan dan berdiskusi
mengenai proses pengajuan pupuk bersubsidi.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 13 orang. Jumlah biaya yang di
keluarkan tidak ada, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 18 Juli 2016 di Surau Aur
sungai ibur 2. Adapun panitia kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan susunan
sebagai berikut

Ketua : Benny Kurniawan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 32


Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan: Agung S Yogaswara

B. Program Kerja Tmbahan ( B )


a. Pelatihan Gambar Digital
Menggambar adalah hobi sebagian besar anak-anak. Menggambar dapat
menggunakan berbagai media, umumnya media yang di gunakan adalah media
kertas dan dengan teknik manual. Dewasa ini perkembangan gambar digital
sangatlah pesat baik itu dari segi komik, design grafis dan lain sebagainya. Semua
bisa terlihat di dunia maya. Dengan perkembangan seperti itu tentu bisa menjadi
suatu peluang di masa depan apabila hobi tersebut di tekuni dan dikembangkan.
Berdasarkan hal tersebut perlu di lakukan pelatihan pengenalan gambar digital.
Di mana aplikasi yang di gunakan adalah adobe photoshop dan alat yang di
gunakan adalah pen tablet dan laptop. Dalam pelaksanaannya yang menjadi
sasaran kegiatan ini adalah siswa TPA di daerah buluh kasok. Siswa-siswa TPA
tersebut terlihat sangat tertarik dan mereka mampu menghasilkan karya mereka
dalam bentuk digital.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang. Jumlah biaya yang
di keluarkan tidak ada, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 Juni 2016 di sentra
agribisnis ambung kapur. Adapun panitia kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan
susunan sebagai berikut

Ketua : Benny Kurniawan

Dokumentasi : Frisna Bunga

Perlengkapan : Agung S Yogaswara

3.1.5. Program Kegiatan Mahasiswa Korong Bisati & Limpato


1. Rahmi Alkhairi
1310431085
Fakultas MIPA
Jurusan Matematika
A. Program Kerja Utama ( A)

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 33


a. Mengajar Matematika Pada Siswa SMP

Sasaran dari program mengajar matematika ini adalah siswa SMP kelas
3, program ini bertujuan agar siswa siswi menggapap matematika itu mudah
dan tidak sesulit yang mereka bayangkan. Kegiatan dilaksanankan di SMP 4
Sungai Sariak, terdidri dari siswa-siswi kelas 3. Kegiatan ini berjalan dengan
lancar, saat penyajian terlihat antusias siswa dalam memperhatikan materi.
Jumlah Peserta Penyuluhan ini adalah sebanyak 40 orang. Tidak ada
biaya yang diperlukan dalam kegiatan ini, kegiatan mengajar matematika ini
dilakukan 1 hari yaitu pada tanggal 19 Juli 2016 pada jam 08.00-11.00 WIB.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang :
Ketua : Rahmi Alkhairi
Seksi perlengkapan : Aditya Al Fajri
Ayu saputri
Seksi Dokumentasi : Ersi Felina
Syafira Noviyanti
b. Pengenalan jarimatika pada siswa SD
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SD kelas V, kegiatan
pengenalan jarimatika bertujuan agar mempermudah siswa dalam mengingat
perkalian dan lebih termotivasi untuk terus belajar matematika.
Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan kebahagiaan saya saat
melihat antusias siswa yang luar biasa untuk mendengarkan dan
mempraktekan apa yang sudah diberikan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini
adalah 26 orang, tidak ada biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini dilakukan 1 hari pada tanggal 20 juli 2016 jam 10.00-12.00 di
SDN 08 Sungai Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang :
Ketua : Rahmi Alkhairi
Seksi perlengkapan : Aditya Al Fajri
Arif Kurniawan
Seksi Dokumentasi : Windy Rahmat E
Ayu Saputri
c. Kursus Matematika bagi SIswa SD dan SMP
Sasaran dari kegiatan ini dalah siswa siwi SD dan SMP, kegiatan ini
dilakukan diluar jam sekolah, diadakan setiap hari pukul 15.00 16.00.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 34


Kegiatan ini seperti bimbingan belajar, baik itu konsultasi mengenai PR atau
pun mengenai materi yang kurang dipahami.
Kegiatan ini bertujuan agar mempermudah siswa dalam memahami pelajaran
yang telah dipelajari disekolah, dan membantu siswa untuk mengerjakan PR
sekolah yang berkaitan dengan mata pelajaran Matematika.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang :
Ketua : Rahmi Alkhairi
Seksi perlengkapan : Ersi Felina
Syafira Noviyanti
Seksi Dokumentasi : Windy Rahmat E
Ayu Saputri

B. Program Kerja Tambahan ( B )


a. Senam Sehat

Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SD dan SMP, kegiatan ini


dilakukan sore hari sesuai dengan jadwal kursus dilakukan di Kantor wali
Korong pada tanggal 30 juni 2016. Kegiatan ini dapat menumbuhkan semngat
untuk berolahraga salah satunya senam, dan pentingnya menjaga kesehatan.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar, saat praktek terlihat antusias siswa dalam
melaksanakan kegiatan Senam Sehat bersama
Diharapkan kegiatan ini dapat di dilakukan rutin dalam kehidupan
sehari-hari oleh siswa agar kesehatan siswa dapat terjaga

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang :


Ketua : Rahmi Alkhairi
Seksi perlengkapan : Fajar Akbar
Seksi Dokumentasi : Ayu Saputri
2. Aditya Al Fajri
1210113027
Fakultas Hukum
Prodi Ilmu Hukum
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Pengenalan Sistem Peradilan Pidana Anak
Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas 9 SMPN 4
Limpato mengingat bahwa anak anak pada usia tersebut berada pada usia
kenakalan remaja yang mana sangat rentan akan tindak kriminal. Luaran dari

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 35


penyuluhan ini adalah agar anak anak usia SMP menjadi tahu apa resiko
yang akan mereka tanggung jika melakukan kenakalan yang berlebihan.
Kegiatan ini juga dapat menimbulkan kesadaran hukum di dalam diri mereka
masing masing.
Secara keseluruhan tampak bahwasanya siswa siswi kelas 9 SMPN 4
Limpato, masih banyak yang belum mengetahui tentang undang undang
sistem peradilan anak dan sanksi sanksinya. Disarankan pada guru-guru dan
orangtua agar tetap memberikan pengawasan pada anak anaknya yang masih
dalam usia 12 18 tahun agar terhindar dari segala macam bentuk tindakan
kriminal yang akan merugikan diri mereka nantinya.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah seluruh siswa kelas 9 SMPN 4
Limpato. Kegiatan Pengenalan Sistem Peradilan Pidana Anak ini berlangsung
pada hari Selasa, 19 Juli 2016 dari jam 08.00-09.00 WIB di SMPN 4 Limpato.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu :
Ketua : Aditya Al Fajri
Seksi Perlengkapan : Ayu Saputri, Rahmi Alkhairi
Seksi Dokumentasi : Ersi Felina, Syafira Noviyanti.

b. Pengenalan Dasar-dasar pancasila


Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas V SDN 08 VII
koto. Saya bertujuan memilih siswa-siswi kelas V sekolah dasar ini bertujuan
untuk memperkenalkan Dasar Pancasila beserta Makna yang terkandung di
dalamnya. Luaran dari penyuluhan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa-
siswi terhadap Makna Pancasila dalam kehidupan sehari hari.
Siswa-siswi kelas V SDN 08 VII koto ini hanya tahu tentang Pancasila
tanpa memahami makna yang terkandung di dalamnya. Hal ini dapat saya
simpulkan dengan sikap bingung mereka ketika ditanya arti dari masing
masing sila dan lambang Pancasila. Disarankan pada guru-guru dan orangtua
agar memperkenalkan arti dari Sila dan Lambang pada Pancasila sejak dini
sehingga tertanam rasa cinta tanah air pada diri anak anak sejak dini.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 22 peserta. Kegiatan ini
berlangsung pada hari Rabu, 20 Juli 2016 dari jam 09.00-11.00 WIB di SDN
08 VII koto.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu :
Ketua : Aditya Al Fajri
Seksi Perlengkapan : Arif Kurniawan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 36


Seksi Acara : Ayu Saputri, Rahmi Alkhairi
Seksi Dokumentasi : Windy Rahmat Effendy.

B. Progran Kerja Tambahan ( B )


a. Belajar Bahasa Jepang

Sasaran dari kegiatan ini adalah anak anak yang ada di Bisati dan
Limpato. Sasaran peserta saya pilih dari anak anak di Bisati dan Limpato
karena usia mereka masih mudah untuk mencerna dan menerima sesuatu hal
yang baru. Luaran dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan
kemampuan berbahasa anak anak tersebut walaupun hanya sedikit.
Kegiatan ini juga bermanfaat untuk pembelajaran dalam media
berbahasa. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak anak di Bisati dan
Limpato, Karena mereka jadi mempelajari sesuatu bahasa yang baru dan
belum pernah mereka pelajari sebelumnya, apalagi jika diajarkan dengan cara
yang menyenangkan akan membuat mereka semakin tertarik mempelajari
Bahasa Jepang.
Jumlah peserta belajar privat ini adalah sebanyak 15 peserta. Kegiatan
ini berlangsung pada hari Selasa, 28 Juni 2016 dari jam 15.00-16.00 di Kantor
Korong Bisati.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, dengan data sbb:
Ketua : Aditya Al Fajri
Anggota : Ersi Felina
Anggota : Syafira Noviyanti
Anggota : Ayu Saputri, Windy Rahmat Effendy

3. Windy Rahmat Effendi


1310221021
Fakultas Pertanian
Prodi Agribisnis
A. Program Kerja Utama (A)
a. Pembukaan Lahan Sentral Agribisnis

Sasaran dari kegiatan ini adalah pengusaha pertanian dan para petani di
sekitar Korong Bisati dan Limpato. Luaran dari kegiatan ini adalah membantu
dan memudahkan para petani dan pengusaha pertanian, juga agar hasil
pertanian menjadi lebih baik lagi. Kegiatan ini berjalan lancar dengan peserta
menunjukan sifat antusiasme yang terlihat jelas.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 37


Secara keseluruhan, peserta pada kegiatan ini tertarik dalam
mendengarkan dan memppraktekan materi-materi dasar yang diberikan.

Jumlah peserta program ini adalah 3 orang peserta. Kegiatan ini


berlangsung selama 1 hari.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu:
Ketua : Windy Rahmat Effendi
Sekretaris : Ayu Saputri
Dokumentasi : Rahmi Alkhairi dan Aditya Al Fajri
Perlengkapan : Fajar Akbar
b. Petani Cilik
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SDN 08 Sungai Sariak.
Luaran dari kegiatan ini adalah agar siswa-siswi mendapat pengetahuan
tentang pertanian sejak dini mengingat Indonesia adalah negara agraris.
Kegiatan ini berjalan lancar dan siswa-siswi tampak tertarik
memerhatikan pemateri ketika sedang menjelaskan.
Jumlah peserta pada kegiatan ini ada 24 orang peserta. Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2016 di SDN 08 Sunagi Sariak.
Jumlah panitia dalam kegiatan ini ada 5 orang, yaitu:
Ketua : Windy Rahmat Effendi
Sekretaris : Ayu Saputri
Dokumentasi : Syafira Noviyanti
Perlengkapan : Arif Kurniawan dan Aditya Al Fajri

c. Penyuluhan Sistem Tanah Vertikulur


Sasaran pada kegiatan ini adalah siswa-siswi SMPN 4 VII Koto.
Luaran kegiatan adalah pemberitahuan tentang sistema tanam vertikultur,
seperti dasar-dasar dan teknik-teknik yang dibutuhkan.
Kegiatan ini berjalan lancar dan siswa-siswi terlihat antusias dalam
menyimak materi yang diberikan oleh pemateri.
Jumlah peserta adalah 60 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada
tanggal 19 Juli 2016 pukul 09.00-12.00
Jumlah panitia ada 5 orang, yaitu:
Ketua : Windy Rahmat Effendi
Sekretaris : Fajar Akbar
Perlengkapan : Arif Kurniawan
Dokumentasi : Ayu Saputri dan Ersi Felina
B. Program Kerja Tambahan ( B )
a. Pengenalan Pengetahuan tentang Sepak bola
Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SD dan SMP yang bertempat
tinggal di sekitar korong Bisati dan Limpato. Luaran dari kegiatan ini adalah
agar peserta dapat mengetahui dasar-dasar tentang sepak bola dan diharapkan
dapat menerapkan teknik-teknik dasar sepak bola.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 38


Kegiatan ini berjalan lancar, dapat terlihat dengan rasa antusiasme yang
ditunjukan peserta.
Jumlah peserta adalah 15 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal
19 Juni 2016 di kantor wali korong Bisati.
Jumlah panitia adalah 5 orang, yaitu:
Ketua : Windy Rahmat Effendi
Sekretaris : Ersi Felina
Perlengkapan : Aditya Al Fajri
Dokumentasi : Syafira Noviyanti dan Ayu Saputri

4. Ersi Felina
1310842001
Jurusan Ilmu Administrasi Negara
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik
A. Program Kerja Utama
a. Pelatihan Kepemimpinan Sejak dini

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas V SD N 08


Nagari Sungai Sariak bahwa mengingat anak-anak adalah aset untuk mewarisi
nilai-nilai kepemimpinan nantinya. Luaran dari penyuluhan ini adalah
Memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi SD N 08 mengenai
kepemimpinan, Melatih Soft-Skill siswa-siswi dari dini sehingga dapat
mengaplikasikan pengetahuan tentang kepemimpinan dalam lingkungan
sekitar, Sebagai dasar pengembangan kemampuan sisw-siswi dalam
memahami pentingnya peran seorang pemimpin yang baik.
Secara keseluruhan tampak bahwasannya siswa-siswi kelas V SD N08
Sungai Sariak, masih minim dan belum banyak mengetahui tentang
kepemimpinan yang baik itu. Maka dari itu dapat dipupuk dari usi dinilah
bagaimana kepemimpinan yang baik itu dapat dilakukan. Dan melatih dari
usia dini bagaimana seorang pemimpin itu dapat menjadi pemimpin yang
dapat menjadi contoh untuk lingkungan sekitarnya.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 21 peserta. Dan kegiatan
penyuluhan pelatihan kepemimpinan sejak dini ini berlangsung pada hari
Rabu, 20 juli 2016 dari pukul 10.00-12.00 WIB di SD N 08 Sungai sariak.
Panitia dalam kegiatan ini ialah:
Ketua : Ersi Felina
Sekretaris : Rahmi Alkhairi

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 39


Dokumentasi : Syafira Nofiyanti
Perlengkpan : Aditya Al fajri
Acara : Ayu Saputri
b. Penyuluhan Management Organisasi
Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas IX SMP N 4
VII Koto bahwa mengingat siswa-siswi SMP telah mulai bergelut dengan
berbagai macam organisasi formal maupun informal yang berada disekolah
maupun diluar sekolah. Luaran dari penyuluhan ini adalah Mengarahkan
peserta pada bagaimana untuk memanajemen organisasi yang baik dan Peserta
mampu mengaplikasikan cara-cara dalam berorganisasi yang baik.
Secara keseluruhan tampak bahwasannya siswa-siswi kelas IX SMP N 4
VII Koto, masih minim dan belum banyak mengetahui tentang manajemen
organisasi yang baik. pelatihan manajemen organisasi ini sangat penting bagi
generasi muda agar mereka mengetahui bagaimana menjalankan organisasi
yang baik itu. Siswa-siswa akan mengetahui cara-cara memanajemen
organisasi dengan baik.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 22 peserta. Dan kegiatan
penyuluhan manajemen organisasi ini berlangsung pada hari Selasa, 19 Juli
2016 dari pukul 08.00-11.00 WIB di SMP N 4 VII Koto.
Panitia dalam kegiatan ini ialah:
Ketua : Ersi Felina
Sekretaris : Ayu Saputri
Dokumentasi : Syafira Nofiyanti
Perlengkpan : Windy rahmat Effendy
Acara : Arif Kurniawan

B. Program Kerja Tambahan


a. Belajar Tari Tradisional Minangkabau
Sasaran dari kegiatan ini adalah sisw-siswi SD dan SMP yang ada di
korong Bisati, Nagari Sungai Sariak. Kegiatan ini saya lakukan terhadap
siswa-siswi agar mereka mengetehui tarian tradisional minangkabau terutama
tari pasambahan yaitu tari penyambutan tamu dalam setiap acara di
Minangkabau. Luaran dari kegiatan ini adalah agar masih terlestarikannya
budaya Minangkabau terutama tarian tradisional.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 40


Kegiatan ini juga dilatar belakangi dengan hobby anak-anak di sini yaitu
menari. Mereka sangat antusias dan tampak bersemangat untuk mempelajari
tarian tersebut. Saya juga sangat bahagia dalam proses kegiatan ini siswa-siswi
sangat lincar dan pandai sekali dalam melakukan gerakan-gerakan tarian. Saya
sangat berharap sekali kepada pemerintah dan pihak sekolah untuk
membimbing dan memprioritaskan kegiatan-kegiatan bertema kesenian.
Terutama kesenian tradisional daerah Minangkabau.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 18 peserta. Dan kegiatan
ini berlangsung pada hari Selasa, 28 Juni 2016 dari pukul 13.00-16.00 WIB di
Puskesmas Sungai Sariak
Panitia dalam kegiatan ini ialah:
Ketua : Ersi Felina
Sekretaris : Ayu Saputri
Dokumentasi : Syafira Nofiyanti
Perlengkapan : Aditya Al Fajri
Acara : Arif Kurniawan

5. Arif Kurniawan
1210923024
Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Sipil
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Bill Of Quantity Irigasi
Sasaran kegiatan BILL OF QUANTITY ini adalah Masyarakat secara
umum. Masyarakat Korong Bisati Nagari Sungai Sariak terlebih dahulu
menghitung rincian anggaran biaya sebuah proyek agar lebih efesien.

Secara keseluruhan tampak bahwa masyarakat belum mengenal ilmu


perhitungan anggaran biaya ini. Disarankan kepada masyarakat korong Bisati
untuk terlebih dahulu menghitung dan merencakan seluruh kegiatan
pembuatan fasilitas umum seperti irigasi agar lebih gampang dalam
pengerjaan dan lebih efisien dalam harga maupun durasi.

Jumlah peserta dalam pembangunan irigasi ini ada beberapa tukang dan
masyarakat yang membantu dalam pengerjaannya. Jumlah biaya dalam
pembuatan irigasi ini sebesar Rp 66.500.000,- yang digunakan untuk membeli
material dan gaji tukang. Dana diperoleh dari pemda setempat.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 41


Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu :

Ketua : Arif Kurniawan

Anggota : Aditya Alfajri, Windy Rahmat Efendi, Fajar Akbar, Ayu Saputri.

b. Penempelan Rumah Anti Gempa

Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat, tukang dan pemilik toko


bangunan korong Bisati. Saya Bertujuan memilih penempelan poster rumah
anti gempa ini di toko bangunan karena saya merasa ditoko bangunanlah
masyarakat dapat mempertimbangkan material dan metode apa yang akan
mereka gunakan untuk pembangunan rumah mereka

Menimbang daerah Sungai Sariak merupakan daerah rawan gempa, saya


merasa masyarakat disana harus mengetahui material apa dan metode apa yang
harus mereka gunakan untuk membangun rumah mereka agar aman dari
bencana alam gempa bumi.

Penitia dalam kegiatan ini berjumlah 4 orang, yaitu :


Ketua : Arif Kurniawan
Anggota : Aditya Alfajri, Fajar Akbar dan Windy Rahmat Efendi
c. Sosialisasi Gempa
Sasaran sosialisasi ini adalah siswa-siswi SD N Sungai Sariak, tujuan
saya memilih siswa-siswi SD ini adalah karena anak SD masih minim
pengetahuan tentang gempa sedangkan tempat tinggal mereka adalah daerah
rawan gempa.
Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap siswa-siswi SD ini lebih
mengerti apa itu gempa, kenapa terjadinya gempa dan apa yang harus
dilakukan jika terjadi gempa.
Jumlah peserta sosialisasi ini sejumlah 1 kelas atau sekitar 19 orang.
Tidak dibutuhkan biaya dalam sosialisasi ini, karena hanya membutuhkan
laptop dan satu buah proyektor yang dipinjam dari sekolah itu sendiri.

Panitia dalam sosialisasi ini ;


Ketua : Arif Kurniawan
Anggota : Syafira Novianti, Rahmi Alkhairi, Fajar Akbar, dan Aditya
B. Program Kerja Tambahan ( B )
a. Motivasi Pendidikan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 42


Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP N 4 VII koto. Sasaran
peserta ini saya pilih karena siswa-siswi SMP N 4 VII koto ini sangat minim
minat untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Alasan mereka tidak
ingin melanjutkan pendidikan sebagian besar karena alasan ekonomi. Saran
saya agar mereka lebih banyak mencari tahu tentang beasiswa. Karena ada
banyak beasiswa yang menunggu di jenjang pendidikan yang lebih tinggi
Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah sebanyak 20 orang. Tidak ada
jumlah biaya yang dibutuhkan karena hanya menggunakan laptop dan
proyektor yang dipinjam dari sekolah itu sendiri.
Panitia dalam kegiatan ini, yaitu :
Ketua : Arif Kurniawan
Anggota : Rahmi Alkhairi, Fajar Akbar, Ersi Felina, dan Aditya Alfajri

6. Ayu Saputri
1311211116
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat )

Mengingat anak-anak adalah aset bangsa dimasa yang akan datang,


maka sasaran kegiatan ini adalah siswa/i yang berada diluar sekolah disekitar
Korong Bisati dan Limpato. Dimana luaran dari kegiatan ini adalah untuk
menambah pengetahuan siswa/i mengenai bagaimana cara hidup bersih dan
sehat. Dengan demikian siswa/i dapat secara mandiri menjaga dan
meningkatkan kesehatan serta kebersihan diri, keluarga, masyarakat, dan
lingkungannya.

Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 11 orang. Kegiatan ini


berlangsung selama satu hari yaitu pada tanggal 25 Juni 2016 di kantor
Korong Bisati yang dibantu oleh 4 orang panitia lainnya. Selama kegiatan
berlangsung, siswa/i tampak antusias menerima ilmu baru yang mereka
dapatkan. Hal ini terlihat dari adanya keinginan mereka untuk bertanya terkait
materi yang diberikan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih hati-hati


dalam menjaga kesehatanya sendiri maupun keluarganya. Dan diharapkan juga
kegiatan ini tidak hanya berhenti disini, disarankan pada guru-guru dan orang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 43


tua agar memperkenalkan cara hidup bersih dan sehat kepada anak-anak sejak
dini.

Panitia Pelaksana :

Ketua : Ayu Saputri


Humas : Rahmi Alkhairi
Dokumentasi : Arif Kurniawan
Perlengkapan : Ersi Felina dan Aditya Al Fajri

b. Praktek Cuci Tangan pakai Sabun

Banyak masyarakat yang tidak mengetahui bagaimana cara cuci tangan


yang benar. Untuk itu dirasa perlu adanya penyuluhan tentang bagaimana cara
mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal
19 Juni dan 25 Juni 2016 dikantor Korong Bisati ini mempunyai sasaran
siswa/i diluar sekolah. Sama halnya dengan pengenalan PHBS, diharapkan
dengan adanya penyuluhan ini siswa/i generasi penerus bisa menjaga
kesehatannya terutama dalam hal-hal kecil seperti cuci tangan. Alasan
mengapa sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i adalah karna mereka
merupakan salah satu kelompok rentan terhadap penyakit yang disebabkan
oleh kuman dan bakteri yang didapatkan saat mereka bermain.

Kegiatan ini dilaksanakan sejalan dengan penyuluhan PHBS karna cuci


tangan pakai sabun adalah salah satu langkah PHBS. Luaran dari kegiatan ini
adalah memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya siswa/siswi
diluar sekolah bagaimana cara mencuci tangan pakai sabun dalam rangka
perilaku hidup bersih dan sehat. Langkah kegiatan adalah penyuluh
menjelaskan apa pentingnya cuci tangan, kapan harus cuci tangan dan
dilanjutkan dengan contoh bagaimana cara mencuci tangan yang benar.
Selanjutnya masing-masing anak diminta mempraktekan cara CTPS yang
benar. Selama kegiatan terlihat bahwa pemahaman anak-anak tentang cara
mencuci tangan yang benar masih tergolong rendah. Banyak dari mereka yang
menganggap bahwa mencuci tangan itu hanya berupa kegiatan menyiram
tangan dengan air, membasahi tangan, dan mencelupkan tangan ke dalam air.
Padahal cuci tangan yang benar mempunyai beberapa ketentuan
pelaksanaannya.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 44


Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 8 orang (tanggal 19 Juni 2016) dan
11 orang (25 Juni 2016). Jumlah biaya yang digunakan sebesar Rp. 3.500,-.
Kegiatan dibantu oleh 4 orang panitia lainnya. Diharapkan dengan adanya
kegiatan ini masyarakat bisa merubah kebiasaan mencuci tangan yang tidak
benar menjadi cara yang lebih baik.

Panitia Pelaksana :

Ketua : Ayu Saputri


Humas : Rahmi Alkhairi
Dokumentasi : Syafira Noviyanti
Perlengkapan : Ersi Felina dan Fajar Akbar

c. Penyuluhan DBD

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i SMPN 04 VII Koto. Luaran
dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi
mengenai DBD serta penyebabnya dan membekali siswa/siswi tentang cara
memberantas nyamuk penyebab DBD. Diharapkan dengan adanya penyuluhan
ini, angka kesakitan DBD bisa dikurangi.
Kegiatan ini dapat mempertajam pengetahuan siswa/i tentang
karakteristik nyamuk dan habitatnya, sehingga siswa/i bisa membedakan
vektor penyebab penyakit tersebut. Saat kegiatan berlangsung siswa/i antusias
untuk bediskusi dan tanya jawab. Hal ini membuat kegiatan berjalan lancar
dan tidak monoton.
Jumlah peserta penyuluhan adalah sebanyak lebih kurang 50 orang.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 19 Juli 2016 yang diadakan diruang
laboratorium SMPN 04 VII Koto. Disarankan suoaya upaya ini tidak berhenti
disini. Diharapkan siswa/i lebih aktif lagi belajar sendiri tentang DBD dan
pengendaliannya.
Panitia Pelaksana :
Ketua : Ayu Saputri
Sekretaris : Rahmi Alkhairi
Dokumentasi : Syafira Novriani
Perlengkapan : Fajar Akbar dan Windy Rahmat Effendi
d. Penyuluhan Pentingnya Sarapan Sebelum Jam 9 Pagi

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 45


Sasaran kegiatan ini adalah siswa/i SDN 08 Sungai Sariak dengan
jumlah peserta sebanyak 24 orang. Kegiatan dilakukan pada tanggal 20 Juli
2016 yang bertempat di SDN 08 Sungai Sariak.

Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa/siswi


mengenai pentingnya sarapan sebelum jam 9 pagi sehingga siswa/siswi akan
lebih mudah menjalani proses belajar mengajar. Diharapkan kegiatan ini dapat
membuat siswa/siswi lebih rajin untuk sarapan sebelum beraktivitas dipagi
hari.

Panitia Pelaksana :

Ketua : Ayu Saputri


Sekretaris : Ersi Felina
Dokumentasi : Aditya Alfajri
Perlengkapan : Windy Rahmat Effendy dan Fajar Akbar

B. Program Kerja Tambahan ( B )


a. Melatih Keseimbangan Otak dan Konsentrasi Sejak Dini

Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD dan SMP di Korong Bisati yang
berada diluar sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2016 yang
diikuti oleh 11 orang peserta. Tempat pelaksanaan kegiatan adalah kantor
Korong Bisati.
Kegiatan ini berguna untuk melatih keseimbangan antara otak kiri dan
otak kanan anak. Dimana dengan semakin seringnya dilakukan latihan
terhadap otak, maka perkembangan dan pertumbuhan otak anak akan semakin
cepat dan seimbang. Dengan demikian anak akan mempunyai banyak
kemampuan dan lebih kreatif untuk melakukan hal-hal baru dalam
kesehariannya. Luaran dari kegiatan ini adalah menjaga keseimbangan otak
sejak dini sehingga otak mengalami pertumbuhan yang maksimal sesuai
perkembangan usia.
Kegiatan ini berjalan lancar dan tampak adanya antusias siwa/i untuk
melakukan latihan otak. Hal ini juga sekaligus menjadi sarana refresing
terhadap otak yang mungkin setiap harinya digunakan untuk belajar disekolah.
Disarankan kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin, karna mudah dilakukan
tapi banyak mamfaatnya.
Panitia Pelaksana :

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 46


Ketua : Ayu Saputri
Sekretaris : Ersi Felina
Humas : Arif Kurniawan
Dokumentasi : Windy Rahmat Effendi
Perlengkapan : Fajar Akbar

7. Syafira Novianti

1310732031

Fakultas Ilmu Budaya

Prodi Sastra Inggris

A. Program Kerja Utama


a. English Through Childrens Song
Sasaran kegiatan dari program ini adalah anak-anak atau siswa-siswi SD
yang betempat tinggal disekitar Korong Bisati dan Limpato. Dikarenakan oleh
waktu libur sekolah, waktu dan tempat disesuaikan, yaitu pada sore hari di
kantor korong Bisati, nagari Sungai Sariak. Luaran dari program ini adalah
mengenalkan dasar-dasar bahasa Inggris, yang pada zaman sekarang sangat
penting untuk dipahami dan dipelajari, seperti, pengenalan abjad dengan lagu
ABC, dan pengenalan anggota tubuh dengan lagu Head, Shoulders, Knees, and
Toes. Kegiatan ini juga dapat menarik perhatian dan memotivasi anak-anak
untuk mempelajari bahasa asing ini lebih lanjut.
Secara keseluruhan, tampak bahwa anak-anak atau siswa-siswi SD VII
Koto nagari Sungai Sariak belum mendapatkan pendidikan bahasa Inggris
yang layak. Dari hasil pembelajaran banyak anak-anak yang terlihat antusias
dalam mempelajari bahasa Inggris, namun dari sekolah mereka sendiri
pelajaran tersebut belum diajarkan. Dari anak-anak yang hadir, rata-rata belum
mendapatkan pelajaran bahasa Inggris disekolahnya, tetapi mereka tertarik
untuk belajar.
Jumlah peserta program ini adalah 19 orang peserta. Jumalh biaya yang
dibutukan dalam kegiatan ini adalah Rp. 10.000,- yang digunakan untuk
membeli hadiah berupa pulpen bagi anak-anak yang bisa maju ke depan untuk
mempraktekan yang sudah diajarkan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 18
Juni 2016 pukul 14.00-15.00 yang bertempat di posko KKN, dan hari Jumat,
24 Juni 2016 pukul 14.30-16.00 yang bertempat di kantor wali korong Bisati.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu:
Ketua : Syafira Noviyanti

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 47


Sekretaris : Rahmi Alkhairi
Dokumentasi : Arif Kurniawan
Perlengkapan : Fajar Akbar dan Aditya Al Fajri

b. Have Fun With English


Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SD kelas 5 SDN 08 Sungai
Sariak. Luaran dari kegiatan ini adlaah untuk membangkitkan semangat dan
keingintahuan akan bahasa Inggris, yang telah menjadi bahasa internasional,
sejak dini. Pengenalan bahasa Inggris seperti greetings dan self-introductory
adalah dua dasar bahasa Inggris yang diajarkan dalam kegiatan ini. Dengan
dua dasar tersebut diharapkan siswa-siswi dapat memahami dan mengerti
bahwa belajar bahasa Inggris adalah satu hal yang menyenangkan dan
mengasyikan.
Siswa-siswi SDN 08 Sungai Sarik belum menerima pelajaran bahasa
Inggirs. Hanya ada beberapa murid yng sudah mempelajari pelajaran ini di
taman kanak-kanak. Karena ini merupakan hal baru bagi kebanyakan murid,
terlihat antusias dam semangat siswa0siswi dalam berkenalan dengan bahasa
Inggris. Bahkan beberapa dari siswa-siswi sudah ada yang memberanikan diri
untuk maju kedepan untuk mempraktekan apa yang sudah saya dan teman-
teman KKN ajarkan.
Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah 21 siswa. Jumlah biaya yang
dibutukan dalam kegiatan ini adalah Rp. 10.000,- yang digunakan untuk
membeli reward untuk anak-anak yang maju kedepan. Kegiatan ini
berlangsung pada 20 Juli 2016 pada pukul 10.00-12.00 di SDN 08 Sungai
Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu:
Ketua : Syafira Noviyanti
Sekretaris : Ersi Felina
Dokumentasi : Fajar Akbar
Perlengkapan : Rahmi Alhkairi dan Aditya Al Fajri

B. Program Kerja tambahan


a. Pengenalan theater

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SMPN 4 VII Koto. Luaran
dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan dan minat teater
sebagai salah satu cabang seni yang cukup dikenal di Indonesia. Pengenalan
teknik-teknik dasar teater seperti, blocking dan reading, dan contoh-contoh

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 48


drama yang dipentaskan menjadi pertunjukan teater terkenal di Amerika,
seperti Long Days Journey into Night dan Streetcar Named Desire.

Kegiatan ini dapat membangkitkan rasa keingintahuan siswa-siswi untuk


mencoba terjun ke duania drama atau teater dan menjadikan teater sebagai
salah satu car auntuk mengekspresikan diri mereka sendiri. Siswa-siswi
terlihat cukup antusias dan tertarik selama pemberian materi.

Jumlah peserta sebanyak 12 orang. Kegaiatan ini berlangsung pada


tanggal 19 Juli 2016 pukul 09.00-12.00 di SMPN 4 VII Koto.

Panitia dalam kegiatan ini berjulmah 5 orang, yaitu:

Ketua : Syafira Noviyanti


Sekretaris : Rahmi Alkhairi
Dokumentasi : WIndy Rahmat Effendi
Peralatan : Arif Kurniawan dan Aditya Al Fajri

8. Fajar Akbar
1310212083
Fakultas Pertanian
Prodi Agroekoteknologi
A. Program Kerja Utama
a. Penyuluhan Sistem Tanam Menggunakan Media Hidrogel

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas 8 SMPN 4


Sungai Sariak, mengingat bahwa kurangnya keiginan anak-anak untuk
bercocok tanam, maka dari itu diajarkan kepada anak-anak tenang tang
penerapan pertanian pada usia dini. Salah saqtunya memanfaatkan hidrogel
sebagai media tanam tanman hias. Luaran dari penyuluhan ini adalah
peningkatan pengetahuan siswa-siswi dalam hal bercocok tanam. Kegiatan ini
juga dapat memotivasi siswa siswi agar dapat berkreativitas.
Secara keseluruhan tampak bahwasanya siswa-siswi kelas 8 SMPN 4
Sungai Sariak hanya mengetahui hidrogel biasanya digunakan untuk bermain
anak-anak, padahal hidrogel juga bisa dimanfaat kan sebagai media tanam
tanaman hias. Supaya anak-anak sekarang bisa memanfaatkan hidrogel
sebagai media tanam.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah kurang lebih sebanyak 50 peserta.
Jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 8000,- yang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 49


digunakan untuk membeli hidrogel sedangkan alat yang lain menggunakan
barang bekas. Selasa, 19 Juli 2016 dari jam 08.00-10.00 di lapangan Upacara
SMPN 4 SUNGAI SARIAK..

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 4 orang, yaitu :

Ketua : Fajar Akbar

Sekretaris : Windy Rahmat Effendy

Seksi Perlengkapan : Rahmi Alkhairi

Seksi Dokumentasi : Arif Kurniawan

Seksi Dokumentasi : Syafira Noviyanti

b. Penyuluhan sistem tanam tanaman Pepaya


Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah Peani dan pengusaha tani yang
berada di korong Ambung Kapur. Luaran dari penyuluhan ini adalah
pemberian informasi mengenai cara bercocok tanam pepaya yang benar serta
memberkan informasi kepada petani tentang cara mengatasi hama dan
penyakit pada tanaman pepaya.
Dengan adanya penyuluhan mengenai Sistem tanam tanaman pepaya ini
dapat memberikan informasi yang jelas mengenai cara bercocok tanam pepaya
yang baik sehingga akhirnya mendapatkan hasil panen yang baik juga. Para
peserta sangat anntusias dengan penyuluhan ini dapat dilihat dari beberapa
petani yang bertanya. Saran saya dalam kegiatan ini adalah agar petani
merapkan beberapa cara bercocok tanam yang telah saya berikan dan kepada
pemerintah saya harapkan adanya tenaga penyuluh yang datang ke korong ini
dkarenakan sangat jarang sekali diadakannya penyuluhan pertanian di korong
ini.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 7 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada
hari Kamis, 14 Juli 2016 dari jam 11.00-12.00 WIB di lahan Pepaya di korong
Ambung Kapur.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu :
Ketua : Fajar Akbar

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 50


Sekretaris : Ersi Felina
Seksi Perlengkapan : Arif Kurniawan
Seksi Acara : windy rahmat effendy
Seksi Dokumentasi : Aditya Alfajri
c. Penyuluhan sistem pertanian organik

Sasaran dari kegiatan ini adalah petani-petani yang ada di Jorong Lareh
nan panjang. Luaran dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pentingnya
menerapkan pertanian organik pada saat ini.
Kegiatan ini juga dapat melatih keterampilan petani dalam manajemen
pertaniannyaak. Banyak diantara mereka yang masih menggunakan pestisida
dan bahan bahan kimia yang berbhaya bagi lingkungan untuk membasmi
hama dan penyakit, maka dari itu saya memberikan penyulhan tentang sistem
pertanian organik agar petani dapat menerapkan sistem pertanian yang ramah
lingkungan. Saya juga sangat bahagia dalam proses kegiatan petani sangat
antusias. Saya sangat berharap sekali kepada pemerintah agar mendatangkan
tenaga penyuluh yang kompeten ke korong ini. Karena sangat jarang sekali
penyuluh datang ke korong ini.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 15 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada
Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 11.00-13.00 WIB, di korong Lareh Nan Panjang
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 5 orang, yaitu :
Ketua : Fajar Akbar
Sekretaris : Ayu Saputri
Seksi Perlengkapan : Arif Kurniawan
Seksi Dokumentasi : Rahmi Alkhairi
Seksi Dokumentasi : Ersi Felina

B. Program Kerja tambahan


a. Pengenalan dan Pelatihan Komputer

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SD/SMP Di Sekitar Korong


Bisati. Sasaran peserta saya pilih dari SD/SMP karena di Nagari Sungai Sariak
ini sangat minim pengetahuan tentang komputer. Luaran dari kegiatan ini

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 51


adalah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dari siswa-siswi
SD/SMP di sekitar korong Bisati.
Kegiatan ini juga bermanfaat untuk memberi keterampilan tentang
komputer. Karena dengan kegiatan penunjang ini dapat menjadikan siswa-
siswi di sekolah dasar mengetahui sedikit banyaknya tentang komputer. Saran
saya adalah agar pemerintah memberikan fasilitas yang memadai untuk siswa
siswi dapat belajar komputer. Karena dengan menguasai keterampilan
menggunakan komputer maka siswa siswi dapat mengembangkan diri.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 10 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 20.000,- yang digunakan
untuk mengprint. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 18 Juni 2016 dari
jam 15.00-17.00 di kantor wali jorong Bisati.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 4 orang, dengan data sbb:
Ketua : Fajar Akbar
Seksi Perlengkapan : Rahmi Alkhairi
Seksi Acara : Arif Kurniawan
Seksi Dokumentasi : Ayu Saputri

3.1.6. Program Kerja Mahasiswa Korong Kampung Bendang & Ambung kapur
1. Anggun Sulistiwati
1310111181
Fakultas Hukum
Prodi Ilmu Hukum
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan makna Pancasila
Pancasila adalah dasar filsafat negara Republik Indonesia yang secara
resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum dalam
Pembukaan UUD 1945, diundangkan dalam Berita Republik Indonesia tahun
II No.7 bersama-sama dengan batang tubuh UUD 1945.
Pancasila dirumuskan dengan tujuan menjadi dasar negara Indonesia
merdeka digali dan berasal dari pandangan hidup masyarakat Indonesia
dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dituangkan
dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara atau dasar negara.
Sasaran kegiatan ini adalah Anak sekolah dasar . Adapun kegiatan yang
dilaksanakan berupa penyuluhan tentang makna pancasila.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 52


Jumlah peserta penyuluhan makna pancasila tersebut lebih kurang 20
orang siswa. Biaya yang dikeluarkan tidak ada. Kegiatan ini berlangsung 1
hari yaitu pada tanggal 21 Juli 2016 di SDN 10 VII Koto Sungai Sariak jam
10.00 sampai selesai Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Anggun Sulistiwati
Perlengkapan : Yovyta Neli Gustin
Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

b. Pengenalan Korupsi Pada Anak Usia Dini


Korupsi dalam arti hukum, adalah tingkah laku yang menguntungkan
diri sendiri dengan merugikan orang lain, yang dilakukan oleh penjabat
pemerintah yang langsung melanggar batas-batas hukum. Menurut Johnson
(dalam Suryono, Hassan : 2013) mendefinisikan korupsi sebagai
penyalahgunaan peran-peran, jabatan-jabatan publik atau sumber-sumber
untuk kepentingan pribadi.

Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi kelas III,IV,V,IV SDN 10 Ambung


Kapur. Secara umum masih banyak anak-anak belum memahami apa itu
perbuatan yang tidak baik seperti mencontek itu merupakan bagian dari contoh
kecil korupsi. Disarankan kepada orang tua dan guru agar mengajarkan apa itu
budaya anti korupsi diperkenalkan sejak dini kepada para siswa dalam
kehidupan sehari-hari.
Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 12 orang. Kegiatan
ini tidak memakan biaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal,20 Juli 2016
bertempat di SDN 10 Ambung Kapur pada jam 10.30-12.00 wib.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Anggun Sulistiawati
Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Dokumentasi : Rafiki Putra Rendi

B. Program Kerja Tambahan ( B )


a. Pengenalan Pengaruh Gesekan Udara Terhadap Sayap Pesawat Kertas
Dari kecil kita diajarkan permainan anak-anak dengan menggunakan
kertas yaitu pesawat kertas. Pesawat kertas sangat mudah dibuat oleh anak-
anak yang peminatnya yaitu kaum laki-laki.Namun dari permainan tersebut
ternyata ada hal yang berhubungan dengan ilmu engineering yaitu pada

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 53


pesawat kertas ternyata dihubungkan adanya gesekan udara pada sayap
pesawat kertas seperti pada pesawat terbang.
Sasaran kegiatan adalah Anak Sekolah Dasar dan Anak-anak lingkungan
posko Kampung Bendang. Disarankan kepada orang tua agar mengenalkan
permainan tradisional kepada anak-anak.
Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 12 orang. Kegiatan
ini tidak memakan biaya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari yaitu pada
tanggal,22 Juni 2016 bertempat di Posko Kampung Bendang.
Panitia berjumlah 3 orang :
Ketua : Anggun Sulistiawati
Perlengkapan : Yovyta Neli Gustin
Dokumentasi : Nora Rezita

2. Randi Fersnandi
1210313074
Fakultas Kedokteran
Prodi Pendidikan Dokter

A. Program Kerja Utama


a. Pemeriksaan Tekanan Darah
Menurut World Health Organization (WHO), badan lembaga kesehatan
dari PBB, penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab kematian
terbesar di dunia, terdapat hampir sekitar 17 juta orang meninggal dunia akibat
penyakit degeneratif setiap tahun (Depkes RI, 2005).
Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dibutuhkan
empat gerakan yang harus saling bersinergi yakni : promotif, preventif, kuratif,
dan rehabilitatif. Namun, yang terpenting dari empat ranah itu haruslah
promotif dan preventif karena kuratif dan rehabilitatif telah menimbulkan
morbiditas dan mortalitas yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat.
Agar upaya promosi dan advokasi berjalan dengan efektif, maka dibutuhkan
suatu data yang valid perihal masalah kesehatan.
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat Korong Kampung
Bendang dan Ambung Kapur secara umum. Adapun kegiatan yang
dilaksanakan berupa pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi tentang
masalah penyakit ini.
Jumlah peserta pemeriksaan tekanan darah sebanyak 21 orang. Biaya
yang dikeluarkan tidak ada berhubung pemeriksa memiliki peralatan sendiri.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari yaitu pada hari Selasa, 21 Juni 2016 di Korong

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 54


Kampung Bendang dan Rabu, 13 Juli 2016 di Korong Ambung Kapur dari jam
10.00-12.00 wib menyesuaikan jadwal posyandu.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Randi Fersnandy
Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

b. Penyuluhan Hipertensi dan Pembagian Brosur


Menurut World Health Organization (WHO), badan lembaga kesehatan
dari PBB, penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab kematian
terbesar di dunia, terdapat hampir sekitar 17 juta orang meninggal dunia akibat
penyakit degeneratif setiap tahun (Depkes RI, 2005).
Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dibutuhkan
empat gerakan yang harus saling bersinergi yakni : promotif, preventif, kuratif,
dan rehabilitatif. Namun, yang terpenting dari empat ranah itu haruslah
promotif dan preventif karena kuratif dan rehabilitatif telah menimbulkan
morbiditas dan mortalitas yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat.
Agar upaya promosi dan advokasi berjalan dengan efektif, maka dibutuhkan
suatu data yang valid perihal masalah kesehatan.
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat Korong Ambung Kapur.
Bentuk kegiatan berupa pemberian penyuluhan perorangan tentang bahaya
hipertensi serta pembagian brosur hipertensi kepada warga.
Jumlah peserta penyuluhansebanyak 9 orang dan membagikan brosur
hipertensi sebanyak 50 buah. Biaya yang dikeluarkan Rp.50.000,- untuk
mencetak brosur. Kegiatan ini berlangsung 1 hari yaitu pada hari Rabu, 13 Juli
2016 di Korong Ambung Kapur dari jam 10.00-12.00 wib menyesuaikan
jadwal posyandu.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Randi Fersnandy
Perlengkapan : Anggun Sulistiawati
Dokumentasi : Yovyta Nely Gustin

c. Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat


Hidup bersih dan sehat sangat penting terutama untuk anak usia sekolah.
Dengan mengetahui perilaku ini diharapkan mereka bisa mencegah terkena
penyakit pada dirinya. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan
pemahaman tentang hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 55


Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi kelas III,IV,V,IV SDN 10 Ambung
Kapur. Secara umum masih banyak anak-anak belum memahami bagaimana
perilaku hidup bersih dan sehat yang benar. Disarankan kepada orang tua dan
guru agar mengajarkan budaya hidup bersih dan sehat ini baik dilingkung
sekolah maupun rumah tangga.
Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 12 orang. Kegiatan
ini tidak memakan biaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis,21 Juli
2016 bertempat di SDN 10 Ambung Kapur pada jam 10.30-12.00 wib.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Randi Fersnandy
Perlengkapan : Yovyta Nely Gustin
Dokumentasi : Nora Rezita
B. Program Kerja Tambahan ( B )
a. Pengenalan Komputer dan Pelatihan Microsoft Word
Pendidikan dan pengetahuan tentang bahasa dunia (universal) sangatlah
penting demi menunjang komunikasi dan menambah pengetahuan. Selain itu,
sebelum memasuki SMP sangat penting rasanya siswa dibekali Pendidikan
Komputer dasar. Kegiatan ini bertujuan membekali dan meningkatkan
pengetahuan komputer siswa didik serta mengajarkan cara mengetik
menggunakan microsoft word.
Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi kelas III,IV,V,IV SDN 10 Ambung
Kapur. Secara umum masih banyak anak-anak yang belum paham dengan
komputer dan masih belum bisa mengoperasikan komputer. Disarankan
kepada orang tua yang mampu dan guru agar memfasilitasi kemajuan
teknologi ini agar anak-anak tidak jauh tertinggal terhadap kemajuan IPTEK.
Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 9 orang. Kegiatan
ini tidak memakan biaya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari yaitu pada
hari Jumat,22 Juli 2016 bertempat di SDN 10 Ambung Kapur pada jam
14.00-16.00 wib.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Randi Fersnandy
Perlengkapan : Dini Lianti Azhari
Dokumentasi : Anggun Sulistiawati

b. Belajar Mengaji
Alquran adalah petunjuk bagi umat manusia khususnya umat islam.
Untuk itu alquran harus dipelajari sejak dini sehingga generasi muda mampu

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 56


membaca dan memaknai apa yang terkandung didalamnya sehingga dapat
diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan pemahaman baca alquran terhadap peserta didik. Materi yang
disampaikan berupa pengenalan bacaan alquran dan tajwid.
Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi TPA pasa juha, Kampung
Bendang. Secara umum anak-anak sudah memahami al-quran dan tajwidnya.
Disarankan kepada orang tua dirumah maupun guru agar memperdalam
pelajaran al-qurannya terutama irama dan hafalan quran nya.
Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 9 orang. Kegiatan
ini tidak memakan biaya karena peserta didik diminta membawa al-quran
perorangan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari yaitu pada hari Jumat,24
Juni 2016 bertempat di TPA Pasa Juha, Kampung Bendang pada jam 14.00-
16.00 wib.
Panitia berjumlah 3 orang:

Ketua : Randi Fersnandy

Perlengkapan : Rycho Vernando Putra

Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

3. Dini Lianti Azhari


1311011072
Fakultas Farmasi
Prodi Farmasi
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan DAGUSIBU
Sasaran/ peserta dari kegiatan ini adalah masyarakat umum yang ada di
Jorong Kampung bendang , Nagari sungai sariak kecamatan VIII Koto,
Luaran dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat tentang
cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang baik
dan benar sehingga meminimalkan efek samping dan efek toksik dari obat.
Penyuluhan dilakukan di posko posyandu jorong kampong bendang dengan
peserta umumnya ibu-ibu. Pada saat penyuluhan banyak pertanyaan dari ibu-
ibu mengenai materi yang diberikan dan mereka antusias untuk mendengarkan
penyuluhan yang disampaikan. Dan program dapat berjalan dengan lancar dan
sukses walaupun ada sedikit kendala yaitu masyarakat yang datang tidak
terlalu ramai.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 57


Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 12 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 30.000,- yang digunakan
untuk pembuatan dan memperbanyak pamlet dan leaflet. Kegiatan ini
berlangsung pada hari Selasa, 21 Juni 2016 dari jam 10.00-12.00 WIB.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Dini Lianti Azhari
Seksi Perlengkapan : Yovyta Neli Gustin
Seksi Dokumentasi : Anggun Sulistiawati
b. Pelatihan Apoteker Cilik

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa kelas 5 SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak. Apoteker cilik adalah peserta didik (siswa sekolah) yang memenuhi
kriteria dan telah dilatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha
pemeliharaan, pelayanan, dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri,
teman, keluarga dan lingkungannya terutama dalam hal pengobatan seperti
memberikan informasi obat dan penyediaan obat yang sederhana. Pada
kegiatan pelatihan apoteker cilik ini diberikan materi tentang profesi apoteker,
sedikit pengenalan tentang obat-obatan, pengenalan obat tradisional, TOGA,
serta perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Di Akhir materi diberikan suatu post
test dimana peserta pelatihan diberikan soal-soal terkait materi untuk menguji
kepahaman tentang materi yang diberikan. Secara umum program yang
dilaksanakan berjalan dengan lancar dan terpilih 1 orang apoteker cilik atas
nama Benny Saputra , ini bertujuan untuk Melahirkan apoteker cilik (Apocil)
yang memiliki pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam hal obat,
obat tradisional dan makanan dan minuman yang higienis, yang dapat
bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitarnya.
Panitia Pelaksana dan siswa SD Ambung Kapur sangat antusias dalam
pelatihan ini. Hal ini dapat saya simpulkan dengan melihat keinginan siswa
untuk belajar tentang obat obatan dan dunia farmasi.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 10 peserta. biaya yang
dikeluarkan untuk pelatihan ini Rp. 40.000. Kegiatan ini berlangsung 1 hari
(tanggal 21 Juli) 2016 jam 10.00-12.00 WIB di SDN 10 ambung kapur .
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Dini Lianti Azhari
Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Dokumentasi : Rafiki Putra Rendi

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 58


B. Program Kerja Tambahan ( B )
a. Pelatihan JARIMATIKA
Sasaran/peserta kegiatan Siswa kelas 3 atau 4 SDN di jorong kampung
bendang , Nagari sungai sariak VIII Koto, Kec. VII koto , Kab. Padang
pariaman.

Sekarang ini banyak anak-anak sekolah dasar yang kesulitan dalam


belajar matematika, sehingga mereka membenci matematika, untuk itu di
rancanglah pebelajaran matematika menggunakan jari dan sangat mudah daan
menarik bagi anak anak. Sehingga matematika tidak lagi pelajaran yang sulit,
Luaran dari kegiatan ini yaitu peningkatan kemampuan, kelihaian dan
kecepatan siswa SD dalam pelajran matematika hanya dengan menggunakan
jari tangan. Pelatihan jarimatika untuk anak sekolah dasar cukup menimbulkan
antusiasme karena ini merupakan solusi agar pelajaran matematika lebi seru
dan menyenangkan . Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak
lebih mudah memahami matematika dan membuat matematika jadi
menyenangkan.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 12 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 5.000,- yang digunakan untuk
membeli spidol . Kegiatan ini berlangsung pada hari jumat, 24 Juni 2016 dari
jam 13.00-15.00 di Posko KKN Kampung Bendang.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan data sbb:
Ketua : Dini Lianti Azhari
Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Dokumentasi : Randi fersnandy

4. Dini Alvionita
1310751003
Fakultas Ilmu Budaya
Prodi Sastra Jepang
A. Program Kerja Utama
a. Jikoshokai & Aisatsu ( Perkenalan & salam dalam bahasa jepang )
Bahasa Jepang sudah mulai diminati oleh kalangan pelajar. Banyak
sekolah-sekolah yang menjadikan bahasa Jepang sebagai pembelajaran wajib
maupun ekstrakulikuler. Untuk itu perkenalan dalam bahasa Jepang di anggap
sangat penting agar anak-anak tidak bingung atau merasa canggung saat
bertemu dengan pelajaran bahasa asing.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 59


Selain itu banyak hal yang patut ditiru oleh pelajar indonesia terhadap
pelajar Jepang. sehingga sangatlah penting untuk mempelajari bahasa Jepang
dari hal yang paling kecil. Dimulai dari perkenalan dalam bahasa jepang. serta
tak lupa pula salam salam yang perlu dihapal jika kita bertemu dengan orang
Jepang.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Dini Alvionita
Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Dokumentasi : Anggun Sulistiawati

b. Nihon no Shibai ( Seni Pertunjukan Jepang )


Bahasa Jepang sudah mulai diminati oleh kalangan pelajar. Banyak
sekolah-sekolah yang menjadikan bahasa Jepang sebagai pembelajaran wajib
maupun ekstrakulikuler. Untuk itu perkenalan dalam bahasa Jepang di anggap
sangat penting agar anak-anak tidak bingung atau merasa canggung saat
bertemu dengan pelajaran bahasa asing.
Selain itu banyak hal yang patut ditiru oleh pelajar indonesia terhadap
pelajar Jepang. sehingga sangatlah penting untuk mempelajari bahasa Jepang
dari hal yang paling kecil. Dimulai dari perkenalan dalam bahasa jepang. serta
tak lupa pula salam salam yang perlu dihapal jika kita bertemu dengan orang
Jepang.
Bahasa Jepang sudah mulai diminati oleh kalangan pelajar. Banyak
sekolah-sekolah yang menjadikan bahasa Jepang sebagai pembelajaran wajib
maupun ekstrakulikuler. Untuk itu perkenalan kebudayaan mengenai Jepang di
anggap sangat penting agar anak-anak dapat menambah wawasannya
mengenai Negara lain khususnya Jepang. Kebudayaan Jepang khususnya seni
pertunjukkan atau teater sangat dikenal di dunia. Terlebih pertunjukkan
tersebut menampilkan tentang masalah yang ada di masyarakat.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Dini Alvionita
Perlengkapan : Randi Fresnandi
Dokumentasi : Dini lianti azhari

c. Sakura dan Origami


Bahasa Jepang sudah mulai diminati oleh kalangan pelajar. Banyak
sekolah-sekolah yang menjadikan bahasa Jepang sebagai pembelajaran wajib

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 60


maupun ekstrakulikuler. Untuk itu perkenalan kebudayaan mengenai Jepang di
anggap sangat penting agar anak-anak dapat menambah wawasannya
mengenai Negara lain khususnya Jepang. Kebudayaan Jepang khususnya seni
pertunjukkan atau teater sangat dikenal di dunia. Seni melipat kertas juga
sangat terkenal di khalayak umum.
Maka dari itu kita harus mengenal baik apapun seni yang ada dalam seni
Jepang. diantaranya yang paling populer adalah seni melipat kertas atau
origami dan seni bunga sakura yang dibuat menggunakan kertas crep.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Dini ALvionita
Perlengkapan :
Dokumentasi : Nora Rezita

B. Program Kerja Tambahan


a. Gerakan Pintar Dengan Membaca
Kegiatan membaca di kalangan pelajar indonesia yang masih sangat
minim khususnya di kalangan pelajar. Salah satu faktor majunya sebuah
negara adalah dengan pintar dan kreatifnya generasi muda di dalamnya. Salah
satunya negara maju yaitu Jepang. Negara Jepang memiliki kebijakan yaitu
kegiatan membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar
mengajar di sekolah. Hal ini tentu berbeda dan belum di lakukan di Indonesia.
Kreatifitas generasi muda dilihat dari seberapa banyak buku yang ia baca.
Hal ini dilakukan untuk Meningkatkan minat baca dan melek ilmu
pengetahuan.
Panitia berjumlah 3 orang:
Ketua : Dini Alvionita
Perlengkapan : anggun sulistiawati
Dokumentasi : yovyta neli gustin

b. Menulis Kreatif
Kegiatan membaca di kalangan pelajar indonesia yang masih sangat
minim khususnya di kalangan pelajar. Salah satu faktor majunya sebuah
negara adalah dengan pintar dan kreatifnya generasi muda di dalamnya. Salah
satunya negara maju yaitu Jepang. Negara Jepang memiliki kebijakan yaitu
kegiatan membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar
mengajar di sekolah. Hal ini tentu berbeda dan belum di lakukan di Indonesia.
Kreatifitas generasi muda dilihat dari seberapa banyak buku yang ia baca.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 61


Hal ini dilakukan untuk Meningkatkan minat baca dan melek ilmu
pengetahuan. Kegiatan menulis di kalangan pelajar Indonesia yang masih
sangat minim khususnya di kalangan pelajar. Salah satu faktor majunya sebuah
negara adalah dengan pintar dan kreatifnya generasi muda di dalamnya.
Menulis melatih seseorang untuk berpikir kreatif dan maju. Oleh karena itu
generasi muda harus peka terhadap masalah yang dihadapinya. Salah satu cara
untuk kepekaan tersebut adalah dengan menulis.
Panitia berjumlah 3 orang:

Ketua : Dini Alvionita

Perlengkapan : Dini lianti azhari

Dokumentasi : yovyta neli gustin

c. Teknik public speaking bagi siswa/I SMA


Public speaking sangat penting untuk diketahui bagi siapa saja yang akan
menghadapi dunia kerja. Teknik public speaking didapat etelah banyaknya
pengalaman yang di emban oleh masing-masing individu. Maka dari itu,
perlunya pembelajaran teknik public speaking bagi siswa SMA.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri
untuk menempuh jenjang dunia kerja ataupun kuliah.
Panitia berjumlah 3 orang:

Ketua : Dini Alvionita

Perlengkapan : rycho vernando

Dokumentasi : rafiki putra rendi

5. Rafiki Putra Rendi


1310621012
Fakultas Peternakan
Jurusan Ilmu Teknologi Ternak
A. Program Kerja Utama ( A )
a. Penyuluhan Hasil Peternakan ( Telur Unggas )
Telur adalah salah satu sumber proten hewani yang memiliki rasa yang
lezat, mudah dicerna dan bergizi tinggi khusunya kandungan protein selain itu
telur mudah diperoleh dan harganya murah. Kesadaran anak-anak untuk
mengkonsumsi telur sangatlah kurang sehingga perlu dilakukan penyuluhan
karena telur unggas banyak manfaat bagi tubuh manusia. Di zaman sekarang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 62


anak-anak kurang mengetahui tentang manfaat telur dan kandungan yang
terdapat dalam telur tersebut, karena di setiap kuningan telur tersebut memiliki
manfaat-manfaat yang baik untuk tubuh manusia.

Sasaran dalam kegiatan atau penyuluhan ini adalah anak-anak yang


berada di jorong kampung bendang. Mahasiswa mengumpulkan anak-anak SD
di dalam satu ruangan, kegiatan ini berlangsung ketika bulan ramadhan.
Luaran (output) kegiatan ini adalah Diharapkan dengan adanya penyuluhan
ini, pengetahuan anak SD tentang penting nya makan telur, manfaat dari telur
dan juga perspektif tentang peternakan di mata anak berubah menjadi lebih
baik.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai proses penyebaran informasi yang
mendidik dan sebagai media untuk berbagi ilmu, Sebagai sarana untuk
mengajak dalam menjaga kesehatan anak-anak, Sebagai sarana pengetahuan
untuk mengetahui yang baik dan buruk.
Jumlah peserta 12 orang , Jumlah biaya Rp.20.000, Lama kegiatan 1
Hari, 19 juni 2016, Jumlah panitia (ketua 1 dan anggota 2)
Ketua : Rafiki putra rendi
Anggota : Rycho vernando putra, Yovyta neli gustin

b. Gemar Minum Susu Sapi

Sapi perah merupakan salah satu hewan ternak penghasil susu yang
sangat baik dibandingkan hewan lainnya, manfaat susu sapi yang pertama
adalah untuk meningkatkan pertumbuhan. Rendahnya kesadaran anak-anak
untuk mengkonsumsi susu,sehingga perlu di sosialisasikan karena susu
mempunyai banyak manfaat bagi tubuh manusia. Kesadaran anak-anak akan
manfaat dan kandungan dari susu sapi masih kurang, dan masih kurangnya
untuk gemar minum susus karena susu banyak manfaat untuk kesehatan dan
pertumbuhan di masa anak-anak tersebut.
Sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak SD N 10 Ambung kapur. Di
dalam kegiatan ini dilakukan kepada anak kelas 6 SD dan waktu kegiatan
dilakukan pada jam setelah istirahat pertama. Luaran kegiatan Diharapkan
dengan adanya penyuluhan ini, anak-anak SD tersebut lebih mengetahui

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 63


tentang manfaat-manfaat dari susu sapi tersebut dan juga lebi semangat untuk
meminum susu di setiap harinya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai proses penyebaran informasi
yang mendidik dan sebagai media untuk berbagi ilmu, Sebagai sarana untuk
mengajak dalam menjaga kesehatan anak-anak, Sebagai sarana pengetahuan
untuk mengetahui manfaat dan kandungan pada produk hasil peternakan
tersebut.
Jumlah peserta 12 orang , Jumlah biaya Rp.25.000, Lama kegiatan 1
Hari, 20 juli 2016, Jumlah panitia (ketua 1 dan anggota 2)
Ketua : Rafiki putra rendi
Anggota : Dini alvionita, Nora rezita

c. Management Perkandangan Ternak Sapi Potong dan Ayam Broiler

Kandang ternak berfungsi sebagai rumah bagi ternak untuk melakukan


segala aktivtas fisik maupun biologis. Kandang sapi selama pemeliharaan
perlu mendapat tempat yang nyaman hal ini berkaitan dengan kesehatan dan
optimalisasi produksi. kandang ternak sangat penting untuk pertumbuhan dan
produksi dari ternak-ternak tersebut, yang mana kandang yang baik harus di
bersihkan setiap harinya karena kandang sangat penting perannya di dalam
dunia peternakan.
Sasaran dari kegiatan ini adalah warga / masyarakat Ambung kapur yang
memiliki kandang ternak. Kegiatan ini dilakukan pada siang hari, dan tempat
pelaksanaan kegiatan dilakukan di kandang-kandang ternak warga ambung
kapur tersebut. Luaran kegiatan ini diharapkan dengan adanya sosialisasi ini,
warga setempat dapat mengetahui tentang perkandangan ternak yang lebih
efektif dan efisien.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai proses penyebaran informasi
yang mendidik dan sebagai media untuk berbagi ilmu, Sebagai sarana untuk
membantu ternak-ternak warga., Sebagai sarana informasiuntuk masyarakat.
Jumlah peserta 12 orang , Jumlah biaya Rp.25.000, Lama kegiatan 1
Hari, 14 juli 2016, Jumlah panitia (ketua 1 dan anggota 2)
Ketua : Rafiki putra rendi
Anggota : Anggun sulistiawati Dini lianti azhari
B. Program Kerja Tambahan ( B )

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 64


a. Pelatihan Komputer dan Pengenalan Software Komputer
Di zaman sekarang ini teknologi informasi berkembang semakin pesat.
Salah satu perangkat teknologi informasi yang sangat berkembang dan
dibutuhkan adalah komputer. Pentingnya pelatihan komputer dan pengenalan
software komputer kepada anak-anak sangat dibutuhkan untuk dapat
mengikuti perkembangan teknologi yang berkembang pesat saat ini.
Kemampuan anak-anak untuk mengakses dan mengetahui tentang fungsi
komputer masih kurang. Karena di zaman sekarang teknologi sudah maju dan
di harapkan dengan adanya pelatihan ini membuat anak-anak tersebut sudah
mengetahui sedikit banyaknya tentang komputer tersebut.
Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah anak-anak jorong kampung
bendang. Mahasiswa mengumpulkan anak-anak SD di dalam satu ruangan,
kegiatan ini berlangsung ketika bulan ramadhan.luar kegiatan ini diharapkan
dengan adanya kegiatan ini anak anak SD sudah mengenal banyak sedikitnya
tenteng komputer dan dapat di praktekan langsung, dan sangat bermanfaat
untuk anak-anak tersebut di masa mendatang.
Tujuan dari kegiatan ini adalah : Pelatihan sebagai proses penyebaran
informasi yang mendidik dan sebagai media untuk berbagi ilmu.Sebagai
sarana pengetahuan untuk mengetahui tentang komputer . Jumlah peserta 12
orang, Jumlah biaya Rp.10.000, Lama kegiatan 1 Hari, 22 juni 2016, Jumlah
panitia 3 0rang
Ketua : Rafiki putra rendi
Anggota : Randi fersnandy,Dini alvionita

6. Rycho Vernando Putra


1311512029
Sistem Komputer
Fakultas Teknoogi Informasi
A. Program Kerja Utama
a. Pelatihan Komputer Sebagai Media Pengenalan dan Pembelajaran
teknologi Informasi
Saat sekarang ini teknologi informasi berkembang semakin pesat. Salah
satu perangkat teknologi informasi yang sangat berkembang dan dibutuhkan
saat sekarang ini adalah komputer.Pentingnya pengenalan dan proses pelatihan
komputer kepada anak anak di daerah Sungai Sariak sangat dibutuhkan agar
anak anak di daerah tersebut dapat mengikuti perkembangan teknologi yang
berkembang pesat sekarang ini. Sasaran dari kegiatan ini adalah Anak-anak
jorong Kampung Bendang. Kegiatan ini telah berhasil membuat anak-anak

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 65


mengetahui apaitu komputer, bagian bagian komputer, cara membuat folder,
menghidupkan komputer serta mematikannya

Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 11 peserta.tidak ada jumlah


biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini. Kegiatan ini berlangsung pada 20
Juni 2016 di posko KKN Kampung Bendang. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 3 orang, diantaranya,
Ketua : RychoVernando Putra
Pelengkapan : Dini Alvionita
Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

b. Pengenalan dan Pelatihan Ms. Word


Saat sekarang ini teknologi informasi berkembang semakin pesat. Salah
satu perangkat teknologi informasi yang sangat berkembang dan dibutuhkan
saat sekarang ini adalah komputer. Mulai dari perkantoran hingga perusahaan-
perusahaan besar menggunakan komputer sebagai alat pengolah informasinya.
Komputer memiliki aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan sesuai
kebutuhan. Microsoft Word salah satunya. Paket aplikasi ini sudah banyak
digunakan, baik itu di perkantoran, perusahaan, maupun di sekolah-sekolah.
Saat ini dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi anak-anak di
beberapa tempat sudah menggunakannya. Dengan demikian, mereka akan
mampu terus mengikuti perkembangan dan menggunakan teknologi pada
beberapa tahun selanjutnya.
Oleh karena itu,pengetahuan mengenai komputer dan penggunaan
beberapa aplikasinya sudah sepatutnya dikenalkan mulai dari usia dini agar
mampu bersaing kedepannya. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/I SD N
10 Ambung Kapur. Kegiatan ini dilakukan dengan mengenalkan ruang
lingkup Ms. Office terutama Ms. Word dan kemudian diberikan pelatihan
langsung kepada siswa/i di dalam kelas. Kegiatan ini berlangsung dengan
lancar dan dilalui dengan sangat antusias oleh siswa/siswi SDN 10 Ambung
Kapur.
Jumlah peserta adalah sebanyak 9 peserta. Tidak ada jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini.Kegiatan ini berlangsung pada21 Juli 2016di

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 66


SD N 10 Ambung Kapur. Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang,
diantaranya,
Ketua : RychoVernando Putra
Pelengkapan : Rafiki Putra Rendi
Dokumentasi : AnggunSulistiawati
c. Pelatihan Mengetik menggunakan Typing Master

Mengetik dengan sepuluh jari merupakan suatu keterampilan yang


sangat dibutuhkan dalam aktifitas belajar maupun bekerja. Dengan
kemampuan ini setiap orang akan memperoleh manfaat yang sangat banyak
sekali, salah satunya adalah efisiensi. Efisiensi merupakan manfaat yang
sangat nyata terlihat dari keahlian mengetik sepuluh jari. Efisiensi waktu,
tenaga dan banyak hal lainnya.
Seorang pekerja maupun pelajar membutuhkan kemampuan ini untuk
mempersingkat waktu kerja maupaun belajar serta menghemat penggunaan
fungsi mata maupun organ tubuh lainnya. Sasaran dari kegiatan ini adalah
Anak-Anak dilingkungan jorong Kampung Bendang. Kegiatan ini dilakukan
dengan mengenalkan teknik dasar mengetik dengan metode yang
menyenangkan terutamabagi anak-anak. Peserta terlihat sangat antusias dan
bersemangat latihan. Diakhir setiap latihan, peserta akan memperoleh hasil
printout penilaian latihan mereka.
Jumlah peserta adalah sebanyak 12 peserta. Tidak ada jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini.Kegiatan ini berlangsung pada 22 Juni 2016 di
posko KKN Kampung Bendang. Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang,
diantaranya,
Ketua : RychoVernando Putra
Pelengkapan : Randi Fersnandy
Dokumentasi : Yovyta Neli Gustin

B. Progran Kerja Tambahan


a. Belajar Bahasa Inggris

Pendidikan merupakan bimbingan yang diberikan oleh orang dewasa


kepada anak atau siswa untuk mencapai tujuan yaitu kecerdasan dan
kedewasaan. Dalam batasan tersebut terdapat beberapa aspek yang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 67


berhubungan dengan usaha pendidikan yaitu bimbingan sebagai suatu proses
orang dewasa sebagai pendidik anak dan tujuan belajar. Bimbingan
mempunyai peranan yang sangat penting dalam pendidikan yaitu membantu
siswa agar berkembang secara optimal. Dengan demikian, hasil pendidik
sesungguhnya akan tercermin pada pribadi anak didik yang berkembang baik
secara akademik, psikologis maupun sosial. Sasaran dari kegiatan ini adalah
Siswa/I SDN 10 Ambung Kapur. Kegiatan ini dilakukan dengan menjelaskan
sedikit tentang bahasa inggris, serta mengajarkan percakapan tentang
perkenalan dan angka 1 sampai 20 dalam bahasa inggris, kemudian diberikan
pelatihan langsung kepada siswa/i didalam kelas. Dan siswa/I telah berhasil
memahami materi tersebut.
Jumlah pesertadalam kegiatan ini adalah sebanyak 13 orang. Tidak ada
jumlah biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini.Kegiatan ini berlangsung
pada22 Juli 2016, di SDN 10AmbungKapur. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 3 orang, diantaranya,
Ketua : RychoVernando Putra
Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

7. Yovyta Neli Gustin


1310531058
Fakultas Ekonomi
Prodi Akuntansi
A. Program Kerja Utama
a. Buku Tabungan Sederhana
Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa-siswi kelas VI SDN 10
VII Koto Sungai Sariak untuk memberi pengetahuan pada siswa tentang buku
tabungan sederhana, karena biasanya siswa menabung melalui celengan tanpa
mencatat berapa yang ditabung sehingga tidak bisa memprediksi berapa
tabungan mereka dan hanya mempercayai tabungan sudah banyak jika
celengan telah penuh. Melalui pengenalan buku tabungan sederhana ini, siswa
diharapkan dapat merancang sendiri tabungan mereka, sehingga bisa
mengetahui jumlah tabungan mereka dan menargetkan berapa yang
seharusnya mereka tabung per bulan jika mereka ingin tabungannya banyak.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 68


Secara keseluruhan tampak bahwasanya siswa-siswi kelas VI SDN 10
VII Koto Sungai Sariak, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana
cara mengelola tabungan mereka dengan baik dan benar.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 12 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 50.000,- yang digunakan
untuk membeli celengan dan hadiah lainnya untuk games selama pemberian
materi. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 21 Juli 2016 dari jam
10.00-12.00 WIB.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Yovyta Neli Gustin
Seksi Perlengkapan : Anggun Sulistiawati
Seksi Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

b. Laporan Keuangan Sederhana Turnament Sepak Bola

Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah Panitia Pelaksana Kegiatan dan


Masyarakat. Saya bertujuan untuk membantu panitia pelaksana kegiatan dan
masyarakat sekitar dalam mengatur (mengelola) keuangan acara tournament
sepak bola yang diadakan rutin setiap tahunnya. Bagaimana sebaiknya laporan
keuangan yang dapat dengan mudah dimengerti oleh panitia dan masyarakat
dibuat sesederhana dan sebagus mungkin.
Panitia Pelaksana dan Masyarakat Ambung Kapur sangat antusias
dalam pelatihan ini. Hal ini dapat saya simpulkan dengan melihat keinginan
masyarakat untuk belajar lebih lagi mengenai laporan keuangan sederhana.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 8 peserta. Tidak terdapat
biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung pada hari
Senin, 11 Juli 2011 sampai Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 16.00-18.00 WIB di
Lapangan Sepak Bola Ambung Kapur.

Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 4 orang, yaitu :


Ketua : Yovyta Neli Gustin
Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Seksi Dokumentasi : Anggun Sulistiawati
B. Program Kerja Tambahan
a. Membuat Plastisin Sederhana

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 69


Sasaran dari kegiatan ini adalah Anak-anak lingkungan tempat tinggal
Posko KKN Kampung Bendang. Luaran dari kegiatan ini adalah untuk
menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dari anak-anak lingkungan sekitar
agar mereka bisa mengembangkan kreativitas mereka dengan belajar sambil
bermain.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak lebih
mengutamakan kemandirian dalam membuat sesuatu seperti plastisin daripada
mereka harus membeli. Juga mengajarkan kepada anak-anak untuk dapat
mengusahakan sendiri apa yang mereka inginkan.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 12 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini sebesar Rp 100.000,- yang digunakan
untuk membeli konsumsi kegiatan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu,
22 Juni 2016 dari jam 13.00-15.00 di Posko KKN Kampung Bendang.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan data sbb:
Ketua : Yovyta Neli Gustin
Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Dokumentasi : Dini Alvionita

b. Pelatihan Komputer

Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan dari siswa-siswi agar mereka bisa mengetahui tentang komputer
yang merupakan suatu teknologi yang sudah menjadi teman manusia dalam
melakukan pekerjaan. Mengenal apa saja elemen-elemen komputer dan
kegunaannnya.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak lebih mengetahui
apa saja teknologi yang berkembang saat ini dan bagaimana cara mengenal
teknologi dan memanfaatkan teknologi.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 10 peserta. Tidak
terdapat biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung
pada hari Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 14.00-15.00 di SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan data sbb:
Ketua : Yovyta Neli Gustin

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 70


Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Dokumentasi : Randi Fersnandy
8. Nora Rezita
1310421036
Fakultas MIPA
Prodi Biologi
A. Program Kerja Utama
a. Pengenalan Biologi dan Makhluk Hidup
Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah anak-anak lingkungan tempat
tinggal di Posko Kampung Bendang. Luaran dari kegiatan ini adalah memberi
pengetahuan pada siswa tentang ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan
dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar
biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis, sistematis dan kreatif
dalam menyelesaikan masalah lingkungan dan makhluk hidup di sekitar kita.
Secara keseluruhan tampak bahwasanya anak-anak lingkungan tempat
tinggal di Posko Kampung Bendang, masih banyak yang belum mengetahui
pelajaran apa itu biologi dan makhluk hidup dengan benar.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 10 peserta. Terdapat
biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.24.000 untuk membeli hadiah. Kegiatan ini
berlangsung pada hari Rabu, 29 Juni 2016 dari jam 14.00-16.00 WIB.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Randy Fersnandy
Seksi Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

b. Pengenalan Nama Latin Tumbuh-tumbuhan

Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah anak anak SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah memberi pengetahuan pada
siswa tentang tumbuhan dan nama-nama latin tumbuh-tumbuhan yang belum
pernah di pelajari. Serta bagaimana cara menghafal nama latin tumbuh-
tumbuhan.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak belajar dan
mengetahui tentang tumbuh-tumbuhan dan mengenal nama latin tumbuh-
tumbuhan yang ada di sekitar sekolah.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 10 peserta. Tidak terdapat
biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung pada
Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 10.00-12.00 WIB di SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 71


Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Seksi Dokumentasi : Rycho Vernando Putra

c. Pengenalan Hewan dan Jenis makanannya


Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah anak anak SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah memberi pengetahuan
mengenal hewan-hewan dan jenis makananya.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak belajar dan
mengetahui tentang hewan-hewan pengelompokkan berdasarkan jenis
makanannya.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 10 peserta. Tidak terdapat
biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung pada
Jumat, 22 Juli 2016 dari jam 14.00-16.00 WIB di SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :
Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Dini Alvionita
Seksi Dokumentasi : Anggun Sulistiawati

d. Pengenalan rangka tubuh manusia

Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah anak anak SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak. Luaran dari kegiatan ini yaitu memberi pengetahuan pada siswa
untuk mengenalkan rangka tubuh manusia dan bagian-bagian nya serta fungsi
rangka masing-masing.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak belajar dan
mengetahui tentang rangka tubuh manusia, bagian-bagiannya serta fungsi
masing-masing.
Jumlah peserta pelatihan ini adalah sebanyak 10 peserta. Tidak terdapat
biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung pada
Jumat, 22 Juli 2016 dari jam 14.00-16.00 WIB di SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, yaitu :

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 72


Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Rycho Vernando Putra
Seksi Dokumentasi : Dini Lianti Azhari
B. Program Kerja Tambahan
a. Nyanyi Lagu Wajib Nasional

Sasaran dari kegiatan ini adalah Anak-anak SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah memberi pengetahuan kepada anak-anak
SD tentang lagu-lagu mengenai perjuangan dan nasionalisme bangsa, yang wajib
untuk dihapalkan oleh peserta didik. Lagu-lagu perjuangan disebut sebagai lagu
wajib, diajarkan mulai tingkat pendidikan dasar.
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak memiliki rasa rela
mengorbankan jiwa dan raga demi kelangsungan hidup bangsa, serta
mengajarkan siswa untuk menanamkan sikap cinta tanah air dan bangsa.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 1o peserta. Tidak
terdapat biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini . Kegiatan ini berlangsung
pada hari Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 10.00-12.00 di SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan data sbb:
Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Seksi Dokumentasi : Anggun Sulistiawati

b. Matematika dasar
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SDN 10 VII Koto Sungai
Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah siswa bisa belajar menghitung dari
dasar dan mempunyai kemampuan untuk berpikir rasional kritis dan kreatif .
Kegiatan penunjang ini dapat menjadikan anak-anak mengetahui
tentang belajar menghitung, Agar para siswa dapat berpikir logis, kritis, dan
praktis serta bersikap positif dan berjiwa kreatif.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 10 peserta. Tidak
terdapat biaya yang dikeluarkan untuk pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung
pada hari Kamis, 21 Juli 2016 dari jam 10.00-12.00 di SDN 10 VII Koto
Sungai Sariak.
Panitia dalam kegiatan ini berjumlah 3 orang, dengan data sbb:

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 73


Ketua : Nora Rezita
Seksi Perlengkapan : Rafiki Putra Rendi
Seksi Dokumentasi : Dini Lianti Azhari

3.1.7. Program Kerja Mahasiswa Korong Lareh Nan Panjang & Sungai Ibur1

1. Yuli Marlina

1310521057

Fakultas Ekonomi

Prodi Manajemen

A. Program Kerja Utama

a. Penyuluhan Kewirausahaan

Semakin tidak menentunya kondisi ekonomi, semakin rendahnya


kemampuan negara dalam mengayomi masyarakatnya, masyarakat harus
mampu untuk mandiri, harus mampu berfikir kreatif, tidak hanya mampu
untuk melihat peluang tapi juga mampu untuk menciptkan peluang.
Memanfaatkan apa yang ada didekat mereka dan membuatnya menghasilkan
uang dengan cara yang beretika. Untuk itu kami hadir memberikan sedikit
ilmu yang kami punya mengenai kewirausahaan. Sasaran dari kegiatan ini
adalah Masyarakat Sungai Ibur 1. Masyarakat diberikan kesadaran bahwa
berwirausaha merupakan salah satu pilihan dalam menentukan masa depan.
Banyak manfaat yang akan di dapatkan jika berwirausaha, seperti membantu
dan memberikan lowongan pekerjaan kepada masyarakat, membanggakan
bangsa, memberikan kehidupan yang lebih baik, dan lain-lain. Memberikan
kesadaran bahwa berwirausaha bisa dilakukan sejak dini.
Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 10 peserta. Jumlah biaya
yang dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada
27 Juni 2016 di salah satu rumah warga sungai Ibur 1. Panitia dalam kegiatan
ini berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Sarifhatul Aini dan Hadi Defri
Pelengkapan : Fendi Asnanda
Dokumentasi : Wenny purnama Y

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 74


b. Praktek Kewirausahaan

Banyak masyarakat yang menguasai materi tetapi tidak paham dan


tidak mengerti bagaimana menjalankan program yang telah mereka buat. Bisa
jadi karena malu dan tidak mau berkembang. Apalagi praktek kewirausahaan
sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik perbaikan ekonomi maupun
perbaikan mental masyarakatnya. Sasaran dari kegiatan ini adalah Masyarakat
Sungai Ibur 1. Masyarakat diberikan kesadaran bahwa berwirausaha
merupakan salah satu pilihan dalam menentukan masa depan. Yang dapat
dimulai dari kesadaran untuk memulainya. Jika ada salah satu orang yang mau
memulai, maka daerah tersebut akan maju.
Jumlah peserta adalah sebanyak 10 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini Rp 20.000. Kegiatan ini berlangsung pada 27
Juni 2016 di salah satu rumah warga sungai Ibur 1. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Asraf khairun Nisa dan Divo Septian Zarwin
Pelengkapan : Laddy Efriyanita
Dokumentasi : Agung L Wijaksana

c. Sosialisasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah dan Cara Memperlakukan


Uang

Untuk mengamankan uang rupiah, maka dalam rangka melakukan


pemberantasan terhadap peredaran uang rupiah palsu, masyarakat secara
langsung perlu dilibatkan untuk turut berperan aktif dalam menanggulanginya.
Agar keberadaan uang di suatu negara, khususnya Indonesia tetap selalu dalam
fungsinya sesuai dengan tujuannya, maka pencegahan uang palsu
perludiupayakan baik secara preventif maupun represif. Sasaran dari kegiatan
ini adalah Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak. Siswa sekolah dasar
diberikan kesadaran bahwa menjaga uang rupiah adalah tanggung jawab
bersama. Dimana dimulai dari usia dini, karena tangung jawab terhdap
kejahatan pemalsuan Uang Rupiah tentu saja bukan tugas dari Bank Indonesia
dan pihak kepolisian semata, melainkan tugas dari seluruh lapisan masyarakat
untuk secara bersama memerangi kejahtan tersebut.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 75


Jumlah peserta adalah sebanyak 36 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung pada 19
Juli 2016 di salah satu rumah warga sungai Ibur 1. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Asraf khairun Nisa dan Divo Septian Zarwin
Pelengkapan : Laddy Efriyanita
Dokumentasi : Agung L Wijaksana

d. Penyuluhan Pengelolaan Keuangan bagi Murid SD

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia menggunakan uang dalam


melakukan aktivitasnya. Pengenalan tentang uang telah dilakukan sejak kecil.
Sehingga, pengelolaan keuangan adalah hal yang penting. Pengelolaan
keuangan dengan cara yang tepat sangat bermanfaat dalam kehidupan. Oleh
karena itu, cara pengelolaan uang yang tepat sebaiknya diajarkan sejak dini.
Bagaimana uang yang didapatkan oleh mereka (anak-anak) dibelanjakan
sesuai kebutuhan dasar mereka dan mengelola sisanya, baik dengan menabung
ataupun dengan berdagang kecil-kecilan. Kemudian, membelanjakan uang
tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka nantinya.
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SDN 35 VII Koto Sungai
Sariak. Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi SDN 35 VII Koto Sungai Sariak
dengan antusias dibuktikan dengan aktifnya mereka dalam tanya jawab
bagaimana agar tidak merepotkan orang tua dalam memenuhi kebutuhan
sehari-hari mereka
Jumlah peserta adalah sebanyak 36 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini Rp 20.000. Kegiatan ini berlangsung pada 19
Juli 2016 di salah satu rumah warga sungai Ibur 1. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Wenny Purnama dan Sarifhatul aini
Pelengkapan : Fendi Asnanda
Dokumentasi : Hadi Defri

e. Pengenalan Koperasi

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 76


Koperasi merupakan bentuk dari sistem ekonomi Indonesia, berdasarkan
prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Sebagai suatu
badan usaha, koperasi telah terbukti dapat bertahan dalam berbagai kondisi
yang terjadi di Indonesia. Koperasi diharapkan dapat menjadikan kondisi
sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung
dengan koperasi..Sehingga, pengenalan koperasi sebaiknya dilakukan sejak
dini. Murid-murid di sekolah, diharapkan memahami konsep dasar koperasi,
sehingga mereka dapat mengerti dan mengaplikasikan ilmu tentang koperasi
kedepannya. Dimulai dengan usaha kecil-kecilan tanpa harus benar-benar
mendirikan koperasi, dengan anggota yang belum banyak. Kemudian secara
bertahap akan terus berkembang, dengan tujuan akhir membantu
meningkatkan taraf hidup.
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SDN 35 VII Koto Sungai
Sariak. Kegiatan diikuti oleh SDN 35 VII Koto Sungai Sariak dengan antusias
dibuktikan dengan aktifnya mereka dalam tanya jawab terkait koperasi dan
bagaimana cara berkoperasi.
Jumlah peserta adalah sebanyak 36 peserta. Jumlah biaya yang
dibutuhkan dalam kegiatan ini Rp 20.000. Kegiatan ini berlangsung pada 19
Juli 2016 di salah satu rumah warga sungai Ibur 1. Panitia dalam kegiatan ini
berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Wenny Purnama dan Sarifhatul aini
Pelengkapan : Agung L. Wijaksana
Dokumentasi : Asraf Khairun nisa

B. Program Kerja Tambahan

a. Pelatihan Komputer

Komputer adalah benda zaman kini yang diperlukan untuk membuat


negara bergerak maju. Fungsinya yang memudahkan pekerjaan menjadikan
komputer sebagai peralatan canggih yang kian menjadi kebutuhan. Dalam
pengoperasiannya, diperlukan latihan agar terbiasa. Pelajaran komputer di
sekolah tidak akan berjalan baik jika hanya ada teori dan sedikit praktek.
Untuk itu diperlukan pelatihan komputer. Kegiatan ini telah berhasil membuat

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 77


anak-anak mengetahui apa itu komputer, bagian komputer dan mematikannya.
Sasaran dari kegiatan ini adalah Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak.
Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 36 orang. Jumlah
biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan ini tidak ada. Kegiatan ini berlangsung
pada 19 Juli 2016, di SDN 35 VII Koto Sungai Sariak. Panitia dalam kegiatan
ini berjumlah 5 orang, diantaranya,
Ketua : Yuli Marlina
Acara : Hadi Defri dan Laddy Efriyanita
Perlengkapan : Fendi Asnanda
Dokumentasi : Divo Septian Zarwin

2. Asraf Khairunnisa

13

Fakultas Teknologi Pertanian

Prodi Teknologi Hasil Pertanian

A. Program Kerja Utama ( A )

a. Penyuluhan Pangan Halal dan Pengenalan Logo Halal

Pangan halal bagi kaum muslim merupakan hal yang sangat penting
dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi, mengkonsumsi pangan halal
akan mempengaruhi kesehatan tubuh dan kesehatan jiwa. Pangan halal tidak
hanya dianjurkan kepada kaum muslim namun bagi orang non muslim juga
dianjurkan untuk mengkonsumsi pangan halal dimana dengan mengkonsumsi
yang halal maka akan mempengaruhi perilaku orang tersebut. Pengetahuan
masyarakat terhadap pangan halal masih sangat minim, halal masih belum
menjadi aspek penting atau syarat dalam membeli suatu produk pangan
maupun non pangan. Alasan utama nya karena minim nya pengetahuan
terhadap logo halal dan kurang kesadaran untuk mengkonsumsi produk halal.
Masih banyak masyarakat yang belum mengenal logo halal dan manfaat
mengkonsumsi pangan halal serta masyarakat masih belum begitu tau cara
membedakan produk halal dengan produk haram.
Memiliki tujuan utama yaitu untuk memberikan pengetahuan terhadap
pangan halal serta logo halal sehingga masyarakat lebih mengenal pangan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 78


halal dan logo halal serta dapat membedakan antara produk halal dan haram
dipasaran
Peserta yang mengikuti penyuluhan pangan halal dan pengenalan logo
halal merupakan Siswa/i kelas 4 SD N 35 VII Koto Sungai Sariak, Kab.
Padang Pariaman. Kegiatan ini akan memberikan informasi terhadap anak -
anak akan pentingnya mengenal pangan halal dan logo halal pada pangan
olahan, serta mengetahui logo halal dari berbagai macam negara sehingga
mereka dapat mengetahui produk pangan tersebut merupakan produk luar dan
mereka dapat lebih selektif dalam memilih pangan kemasan yang
komposisinya tidak diketahui dengan melihat ada atau tidak nya logo halal
pada pangan olahan tersebut.

b. Penyuluhan Keamanan Pangan Terhadap Bahan Tambahan Makanan

Bahan tambahan makanan adalah bahan yang ditambahkan dengan


sengaja kedalam makanan dalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk
memperbaiki penampakan, cita rasa, tekstur, flavor dan memperpanjang daya
simpan. Selain itu dapat meningkatkan nilai gizi, bahan tambahan makanan
ada dua yaitu yang sintetis dan yang buatan. Saat sekarang ini penggunaan
bahan tambahan makanan sintetis sangat marak dijumpai dipasaran, bahkan
sangat susah membedakan mana yang alami dan mana yang sintetis.
Masyarakat juga masih banyak yang belum dapat membedakan makanan yang
menggunakan BTM sintetsis dan yang menggunakan BTM alami.
Memiliki tujuan utama yaitu untuk memberikan pengetahuan terhadap
bahaya mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan makanan
(BTM) sintetis, serta memberikan pengetahuan bagaimana cara membedakan
makanan yang mengandung BTM sintetis dengan makanan yang mengandung
BTM alami.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan keamanan pangan terhadap bahan
tambahan makanan (BTM) merupakan Siswa/i kelas 4 SD N 35 VII Koto
Sungai Sariak. Kegiatan ini menjadi sangat bermanfaat bagi siswa/i SD N 35
VII Koto Sungai Sariak, mereka jadi mengerti cara membedakan BTM sintetis
dan BTM alami sehingga dapat menghindari konsumsi jajan yang
sembarangan, serta peserta sangat antusias untuk mengetahui macam-macam
BTM sintetis yang membahayakan tubuh.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 79


c. Penyuluhan Pangan Fungsional

Pangan fungsional merupakan makanan yang selain bergizi juga


mempunyai pengaruh positif terhadap kesehatan seseorang, karena di dalam
makanan tersebut terkandung komponen atau zat-zat tertentu yang mempunyai
aktifitas fisiologis yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. bahan pangan yang
berpengaruh positif terhadap kesehatan seseorang, penampilan jasmani dan
rohani selain kandungan gizi dan cita-rasa yang dimilikinya.
Memiliki tujuan utama yaitu untuk memberikan informasi dan
pengetahuan kepada siswa/i SD tentang apa itu pangan fungsional, contoh
pangan fungsional serta manfaat dari mengkonsumsi pangan fungsional.
sehingga peserta tidak hanya mengkonsumsi makanan hanya sekedar untuk
mengenyangkan melainkan mengetahui kandungan dari makanan yang
dikonsumsi serta manfaat dari kandungan tersebut.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan tentang pangan fungsional
merupakan Siswa/i kelas 4 SD N 35 VII Koto Sungai Sariak, Padang
Pariaman. Kegiatan ini menjadi sangat bermanfaat bagi siswa/i SD N 35 VII
Koto Sungai Sariak, mereka jadi mengerti tentang pangan fungsional sehingga
mereka tidak hanya mengkonsumsi makanan hanya sekedar untuk
mengenyangkan melainkan mengetahui kandungan dari makanan yang
dikonsumsi serta manfaat dari kandungan tersebut.

B. Program Kerja Tambahan

a. Permainan Origami

Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari jepang. Bahan yang
digunakan adalah kertas dan hasilnya merupakan suatu hasil kerja tangan yang
sangat teliti dan halus pada pandangan. Tujuan diadakannya kegiatan ini
adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik anak, menekan kertas
dengan ujung jari adalah latihan efektif untuk melatih motorik anak. Selain itu
juga meningkatkan dan memahami pentingnya akurasi. Sasaran dari program
ini adalah siswa/i SD N 35 VII Koto Sungai Sariak. Kegiatan ini memberikan
pengetahuan, pelatihan serta pemahaman tentang kreatifitas, serta dapat
melatih imajinasi anak anak dalam suatu bentuk permainan kertas.

3. Hadi defri

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 80


1310422007

Fakultas MIPA

Prodi Kimia

A. Program Kerja Utama ( A )

a. Penyuluhan Mengenai Sampah Organik dan Anorganik ke Masyarakat

Mata pencarian sebagian besar penduduk merupakan berpetani yang


memebutuhkan pupuk kimia dalam jumlah yang cukup besar walaupun ada
sebagian kecil penduduk yang beberapa kali menggunakan pupuk organik
untuk tanamannya. Kurangnya kemampuan masyarakat dalam mengolah
sampah membuat korong Sungai Ibur 1 membuat sampah dengan berbagai
jenis bertebaran dimana-mana, Maka dari itu diberikan penyuluhan mengenai
sampah organik dan anorganik agar masyarakat dapat memisahkan sampah
sesuai dengan jenisnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat
mengenal zat berbahaya dalam sampah serta agar masyarakat menyadari pola
hidup bersih dan sehat.

Sasaran dari kegiatan ini merupakan masyarakat korong Sungai Ibur 1.


Hal ini karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat Korong Sungai Ibur
pembagian sampah, ini dapat dilihat dari masih bercampurnya jenis sampah
organikdan anorganik ditempat pembuangan sampah. Kegiatan ini diharapkan
dapat Memberikan informasi mengenai zat zat kimia dalam sampah organic
anorganikdanmemperkenalkandampakdari zat kimia tersebut bagi kesehatan
kepada masyarakat. Dari kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa
pemberian penyuluhan mengenai sampah organic dan anorganik ini, dapat
menambah sedikit pengetahuan bagi masyarakat khusunya ibu rumah tangga
mengenai zat kimia dalam makanan sampah tersebut dan bahaya zat tersebut
bagi kesehatan. Sehingga masyarakat dapat memisahkan jenis sampah sesuai
dengan kandungan kimianya untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

b. Penyuluhan Mengenai Sampah Organik dan Anorganik ke Sekolah

Mata pencarian sebagian besar penduduk merupakan berpetani yang


memebutuhkan pupuk kimia dalam jumlah yang cukup besar walaupun ada
sebagian kecil penduduk yang beberapa kali menggunakan pupuk orgnaik

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 81


untuk tanamannya. Kurangnya pengetahuan dan pemberian informasi
mengenai sampahSiswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak membuat sampah
dengan berbagai jenis bertebaran dimana-mana, Maka dari itu diberikan
penyuluhan mengenai sampah organik dan anorganik agar Siswa/i SDN 35
VII Koto Sungai Sariak memiliki ilmu dasar mengenai hal ini dan diharapkan
kelak akan berguna di masa depan.

Tujuan kegiatan ini agar Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak
mengenal zat berbahaya dalam sampah serta agar Siswa/i SDN 35 VII Koto
Sungai Sariak menyadari pola hidup bersih dan sehat. Sasaran dari kegiatan ini
merupakan Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak. Hal ini karena masih
kurangnya pengetahuan Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak terhadap
sampah, ini dapat dilihat dari masih bercampur dan menumpuknya jenis
sampah organik dan anorganik dibelakang sekolah. Dari kegiatan yang
dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian penyuluhan mengenai sampah
organic dan anorganik ini, dapat menambah sedikit pengetahuan bagi Siswa/i
SDN 35 VII Koto Sungai Sariak mengenai zat kimia dalam makanan sampah
tersebut dan bahaya zat tersebut bagi kesehatan. Sehingga Siswa/i SDN 35
VII Koto Sungai Sariak dapat memisahkan jenis sampah sesuai dengan
kandungan kimianya untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

c. Penyuluhan Mengenai Bahaya Plastik

Minuman yang menggunakan botol plastik pada saat ini merupak suatu
tren tersendiri dikalngan masyarakat. Minuman ini murah dan mudah dibawa
kemana-mana. Rasa yang lezat membuat masyarakat khusunya siswa/i untuk
dengan mudahnya membeli minuman yang menggunakan botol plastik ini.
Kurangnya pengetahuan dan pemberian informasi mengenai botol minuman
ini, botol mana saja yang hanya boleh digunakan satu kali dan yang bisa sering
digunakan berulnag-ulang bagiSiswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak
membuat siswa/i menjadi sembarangan dalam penggunaannya, maka dari itu
diberikan penyuluhan mengenai bahaya berbagai jenis plastik ini agar Siswa/i
SDN 35 VII Koto Sungai Sariak memiliki ilmu dasar mengenai hal ini dan
diharapkan kelak akan berguna di masa depan. Sasaran dari kegiatan ini
merupakan Siswa/siswi SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak Nagari Sungai

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 82


Sariak korong Sungai Ibur 1. Hal ini bungkus plastic berbahaya banyak
digunakan sebagai pembungkus makanan jajanan bagi anak anak di sekitar
sekolah. Dari kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian
penyuluhan mengenai zat kimia dalam pembungkus berjenis atau berbahan
plastik, dapat menambah sedikit pengetahuan bagi SDN 35 Koto Sungai
Sariak mengenai zat kimia dalam pembungkus plastik tersebut dan bahaya zat
tersebut bagi kesehatan. Sehingga dapat menurunkan tingginya konsumsi
makanan berbungkus plastik berbahaya untuk menciptakan generasi yang
lebih baik.

d. Penyuluhan mengenai pemanfaatan limbah sampah ke Masyarakat

Mata pencarian sebagian besar penduduk merupakan berpetani yang


membutuhkan pupuk kimia dalam jumlah yang cukup besar walaupun ada
sebagian kecil penduduk yang beberapa kali menggunakan pupuk orgnaik
untuk tanamannya. Kurangnya pengetahuan dan pemberian informasi
mengenai sampahterhadap masyarakat Korong Sungai Ibur 1 Nagari Sungai
Sariak membuat sampah dengan berbagai jenis bertebaran dimana-mana,
Maka dari itu diberikan penyuluhan mengenai bahaya limbah dan pemanfaatan
limbah agar masyarakat memiliki ilmu dasar mengenai hal ini dan diharapkan
dapat memanfaatkan limbah sampah ini menjadei sesuatu yang berguna.
Tujuan kegiatan ini agar masyarakat Korong Sungai Ibur 1 mengenal zat
berbahaya dalam sampah, agar masyarakat Korong Sungai Ibur 1 menyadari
pola hidup bersih dan sehat, serta agar masyarakat dapat mengolah limbah
menjadi sesuatu yang berguna.
Sasaran dari kegiatan ini merupakan masyarakat korong Sungai Ibur 1. Hal ini
karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat Korong Sungai Ibur
mengenai pengolahan pupuk kompos, ini dapat dilihat dari dibiarkannya
begitu saja sampah membusuk dimana-mana sementara sumber pupuk kompos
di korong tersebut cukup banyak terdia mengingat masyarakat tersebut pada
umumnya bertani. Dari kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa
pemberian penyuluhan bahaya dan pengelolaan sampah ini, dapat menambah
sedikit pengetahuan bagi masyarakat korong Sungai Ibur 1 Nagari Sungai
Sariak mengenai zat kimia dalam sampah tersebut dan bahaya zat tersebut bagi
kesehatan. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 83


pada masyarakat korong Sungai Ibur 1 untuk menciptakan generasi yang lebih
baik.

e. Penyuluhan Mengenai Pemanfaatan Limbah Sampah Ke Masyarakat

Mata pencarian sebagian besar penduduk merupakan berpetani yang


membutuhkan pupuk kimia dalam jumlah yang cukup besar walaupun ada
sebagian kecil penduduk yang beberapa kali menggunakan pupuk orgnaik
untuk tanamannya. Kurangnya pengetahuan dan pemberian informasi
mengenai sampahterhadap Siswa/iSDN 35 VII Koto Sungai Sariak membuat
sampah dengan berbagai jenis bertebaran dimana-mana, Maka dari itu
diberikan penyuluhan mengenai bahaya limbah dan pemanfaatan limbah agar
Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak memiliki ilmu dasar mengenai hal ini
dan diharapkan dapat memanfaatkan limbah sampah ini menjadei sesuatu yang
berguna demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Tujuan kegiatan
ini agara Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak mengenal zat berbahaya
dalam sampah, agar Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak menyadari pola
hidup bersih dan sehat, agar Siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai Sariak dapat
mengolah limbah menjadi sesuatu yang berguna.
Sasaran dari kegiatan ini merupakan Siswa/siswi SD yaitu SDN 35
Koto Sungai Sariak. Hal ini karena masih kurangnya pengetahuan Siswa/siswi
SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak mengenai pengolahan pupuk kompos.
Kegiatan ini diharapkan dapat Memberikan informasi mengenai zat - zat kimia
dalam sampah dan memperkenalkan dampak sampah tersebut bagi kesehatan
kepada Siswa/siswi SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak sehingga
Siswa/siswi SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak memiliki pengetahuan
dasar mengenai hal ini yang semoga bermanfaat dikemudian hari. Dari
kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian penyuluhan
bahaya dan pengelolaan sampah ini, dapat menambah sedikit pengetahuan
bagi Siswa/siswi SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak Nagari Sungai Sariak
mengenai zat kimia dalam sampah tersebut dan bahaya zat tersebut bagi
kesehatan. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah
pada Siswa/siswi SD yaitu SDN 35 Koto Sungai Sariak untuk menciptakan
generasi yang lebih baik.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 84


B. Program Kerja Tambahan ( B )

a. Mengenalkan Kehidupan Kampus

Melanjutkan kuliah ke universitas merupakan mimpi setiap insan.


Perubahan yang begitu hebat antara kehidupan sekolah dengan kehidupan di
kampus adalah sesuatu yang perlu dirasakan oleh setiap pemimpi hebat.
Siswa/iSMP N 1 VII Koto Sungai Sariak adalah salah satu dari pemimpi yang
bermimpi untuk kuliah di universitas. Informasi dan penyuluhan mengenai
kampus dan kuliah ini diharapkan mampu menambah semangt Siswa/iSMP N
1 VII Koto Sungai Sariak sehingga menambah semangat belajar untuk meraih
mimpi tersebut. Tujuan kegiatan ini agar Siswa/I SMP N 1 VII Koto Sungai
Sariak mengenal kehidupan kampus dan agar Siswa/I SMP N 1 VII Koto
Sungai Sariak memiliki masa depan yang hebat.
Sasaran dari kegiatan ini merupakan Siswa/siswi SMP N 1 VII Koto
Sungai Sariak. Hal ini karena masih kurangnya pengetahuan Siswa/siswi SMP
N 1 VII Koto Sungai Sariak dan tingginya keinginan Siswa/i tersebut untuk
melanjutkan studi ke universitas. Dari kegiatan yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa pemberian penyuluhan Mengenalkan kehidupan kampus
ini, dapat menambah sedikit pengetahuan bagi SMP N 1 VII Koto Sungai
Sariak mengenai kehidupan di kampus dan dampak apabila mereka tidak
melanjutkan studi hingga ke universitas. Sehingga dapat meningkatkan
kesadaran untuk belajar sejak dini dan bagaimana seorang siswa harus
memiliki mimpi yang tinggi pada Siswa/siswi SMP N 1 VII Koto Sungai
Sariak untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

b. Pelatihan Ceramah

Adanya pondok pesantren Al-Munawwarah di korong Lareh Nan


Panjang sebagai sarana untuk meningkatkan ilmu agama. Kurangnya minat
masyarakat Korong Lareh Nan Panjang untuk meningkatkan ilmu agama
mereka ini dapat dilihat dari sedikitnya siswa yang benar-benar berasal dari
korong tersebut, sebagiaan besar berasal dari luar daerah. Kekhawatiran akan
kurangnya kreativitas putra daerah berbuat untuk kampung halaman sendiri
menjadi perhatian sendiri untuk meningkatkan kemampuan mereka belajar
ilmu agama. Pelatihan ceramah ini diharapkan mampu meningkatkan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 85


semangat mereka untuk balajar ceramah dengan tetap belajar di ponpes
tersebut dengan ustad yang mengajar di sana sehingga memberikan sesuatu
yang bermanfaat untuk masa depan yang lebih baik. Tujuan kegiatan ini agar
Adik- adik Korong Lareh Nan Panjang berani tampil di depan umum, serta
agar Adik-adik Korong Lareh Nan Panjang dapat berkarya untuk kampung
halaman sendiri.
Sasaran dari kegiatan ini merupakan adik-adik Korong Lareh Nan
Panjang Nagari Sungai Sariak. Hal ini karena masih kurangnya kemauan dan
keberaian adik-adik Korong Lareh Nan Panjang untuk berani tampil
menyampaikan sesuatu didepan umum. Dari kegiatan yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa pemberian pelatihan mengenai bagaimnana berceramah di
depan umum. Pelatihan ceramah ini, dapat menambah sedikit pengetahuan
bagi masyarakat Korong Lareh Nan Panjang Nagari Sungai Sariak mengenai
ceramah dan dampak apabila sejak dini mereka tidak dilatih untuk berbicara di
depan umum. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran untuk terus belajar dan
membaca agar apa yang disampaikan semakin baik dan padat pada adik-adik
Korong Lareh Nan Panjang Nagari Sungai Sariak untuk menciptakan generasi
yang lebih baik.

4. Divo Septian Zarwin

1210342044

Fakultas Kedokteran Gigi

Prodi Kedokteran gigi

A. Program Kerja Utama

a. Penyuluhan tentang Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar

Perilaku mengosok gigi yang baik dan benar adalah hal yang simpel di
lakukan. Banyak masyarakat melupakan cara mengosok gigi yang baik dan
benar. Dari data di ketahui bahwa banyak masalah kesehatan gigi dan mulut
yang dihadapi dan beberapa faktor yang menyebab kan hal tersebut adanya
kuranya fasilatas air bersih yang memadai. Oleh sebab itu, dengan kegiatan ini
dapat mengubah kebiasaan buruk dalam mengosok gigi sejak dini. Tujuan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 86


kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada siswa tentang Cara
gosok gigi yang benar di sekolah. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/siswi
SDN 35 VII Koto Sungai Sariak . Pada saat pelaksanaan kegiatan siswa/siswi
SDN 35 VII Koto Sungai Sariak sangat bersemangat dan mampu dalam
kegiatan untuk mempratekkan cara menyikat gigi yang baik dan benar.

b. Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut

Diawali kesadaran masyarakat yang kurang menyadari dan


memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, seperti efek penyakit dan gigi
mulut, kebiasaan buruk dalam menyikat gigi, pengetahuan tentang bahaya
penyakit dan mulut dan lain-lain. Akan menyebabkan banyaknya timbul
penyakit gigi dan mulut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan
pemeriksaan dini penyakit gigi dan mulut dan upaya pencegahannya berupa
edukasi kepada masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat
Sungai Ibur I VII Koto Sungai Sariak . Pada saat pelaksanaan kegiatan warga
sangat antusias dan semangat dalam memeriksakan kesehatan gigi dan mulut
dan banyak ditemukan penyakit gigi dan mulut.

c. Penyuluhan tentang Penyakit Gigi dan Mulut pada Masa anak-anak

Dengan ditemukan banyaknya penyakit gigi dan mulut yang berbahaya


bisa berakibat fatal seperti kematian apabila tidak dilakukan pencegahan dan
pengenalan sejak dini. Dengan kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal resiko
dan efek apabila kesehatan gigi dan mulut tidak dijaga dengan baik. Tujuan di
adakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada siswa agar
mengetahui perbedaan berbagai penyakit gigi dan mulut dan upaya
pencegahannya. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/siswi SDN 35 VII Koto
Sungai Sariak. Luaran dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan
dan pelatihan kepada anak-anak sekarang bahwa bahaya dan pencegahan
dalam penyakit gigi dan mulut. Pada saat pelaksanaan kegiatan siswa/siswi
SDN 35 VII Koto Sungai Sariak mampu membedakan penyakit gigi dan mulut
yang tergolong berbahaya dan tidak berbahaya serta pencegahannya.

B. Program Kerja Tambahan

a. Mengasah Keseimbangan Otak Kiri dan Kanan anak-anak

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 87


Seiring dengan perkembangan usia anak-anak, perkembangan otak anak
pun berkembangan dengan pesat. Otak manusia terbagi atas 2, Otak kiri dan
otak kanan yang mana kedua perkembangan otak tersebut harus diasah melalui
permainan dan belajar sesuai dominasi di masing-masing anak-anak. Sehingga
akan menciptakan kreatifitas dan daya analisis anak-anak menjadi lebih baik
sesuai dengan usianya. Tujuan kegiatan sekaligus permainan ini adalah untuk
megasah daya ketrampilan otak kiri dan kanan anak-anak. Sasaran dari
kegiatan ini kepada Siswa SD N 35 Sungai Sariak. Mereka sangat antusias
mengikuti permainan ini dan banyak sedikitnya mereka bisa mempraktekkan
dirumah dan bermain bersama teman temannya.

5. Fendy Asnanda

1310952022

Fakultas Teknik

Prodi Teknik Elektro

A. Program Kerja Utama

a. Mengajarkan Rangkaian Listrik seri dan parallel

Perkembangan zaman dan teknologi sekarang sangat memerlukan listrik


sebagai sumber daya teganggan. Dalam kelistrikan memiliki suatu rangkaian
listrik sebagai dasar rangkaiannya. Rangkaian dasar listrik tersebut terdiri dari
rangkaian seri dan paralel. Oleh karena itu kami memberikan pengetahuan
perbedaan dan penerapan tehadap rangkaian listrik tersebut terhadap anak
sekolahan khususnya siswa SD. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
membentuk generasi muda khususnya siswa SD yang paham akan perbedaan
rangkaian listrik seperti rangkaian seri dan paralel, Melatih ketertarikan Siswa
SD dalam dunia kelistrikan, serta memberikan pengetahuan terhadap
penerapan rangkaian seri dan paralel.
Peserta yang mengikuti kegiatan praktek tentang rangkaian seri dan
paralel merupakan siswa/i tingkat SD di sungai Ibur 1 Sungai Sariak, Kab.
Padang Pariaman. Kegiatan ini akan mengajarkan terhadap anak-anak tersebut
tentang rangkaian listrik terutama rangkaian seri dan rangkaian parallel.
Mengetahui perbedaan antara rangkaian seri dan rangkaian parallel. Serta

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 88


pengaplikasian dari rangkaian seri dan rangkaian parallel pada rumah mereka
masing-masing.

b. Aplikasi Rangkaian Listrik menjadi suatu kerajinan

Perkembangan zaman dan teknologi sekarang sangat memerlukan listrik


sebagai sumber daya teganggan. Dalam kelistrikan memiliki suatu rangkaian
listrik sebagai dasar rangkaiannya. Rangkaian dasar listrik tersebut terdiri dari
rangkaian seri dan parallel. Oleh karena itu kami memberikan pengetahuan
perbedaan dan penerapan tehadap rangkaian listrik tersebut terhadap anak
sekolahan khususnya siswa SD. Serta mengajarkan kepada anak anak SD
bekreatifitas dengan rangkaian listrik sehingga menghasilkan suatu kerajinan
lampu tidur.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk generasi muda
khususnya siswa SD yang paham akan perbedaan rangkaian listrik khususnya
rangkaian seri dan paralel, melatih ketertarikan Siswa SD dalam dunia
kelistrikan, memberikan pengetahuan terhadap penerapan rangkaian listrik,
serta dapat mengembangkan pengetahuan tersebut menjadi suatu kerajinan.
Peserta yang mengikuti kegiatan praktek tentang rangkaian seri dan parallel
merupakan siswa/i tingkat SD di sungai Ibur 1 Sungai Sariak, Kab. Padang
Pariaman.
Kegiatan ini akan mengajarkan terhadap anak-anak tersebut tentang
rangkaian listrik terutama rangkaian seri dan rangkaian parallel. Serta
pengaplikasian dari rangkaian listrik pada rumah mereka masing-masing, dan
dapak mengembangkan ilmu tersebut menjadi sebuah kerajinan yang
bermanfaat seperti membuat lampu tidur dari ilmu yang telah dipelaari
tersebut.

c. Membuat magnet dan Induksi magnet Menggunakan batrai

Magnet adalah gaya yang dihasilkan oleh benda benda magnetic. Magnet
juga dapat dibuat mengunakan arus listrik yang mengalir pada lilitan kawan
yang dibalutkan kepermukaan logan. Magnet memiliki medan magnet yang
jaraknya tergan tung dari kuat lemahnya gaya mangnet yang dihasilkan benda
magnetic. Mangnet juga dapat menginduksi kumparan sehingga kumparan
tersebut dapat berputar. Pada kali ini saya mengajarkan cara membuat magnet

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 89


dari arus listrik dan induksi dari mangnet. Tujuan dari kegiatan ini adalah
untuk mengajarkan cara membuat magnet dan cara membuat induksi magnet.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan tentang pangan fungsional
merupakan Siswa/i kelas 5 SD N 35 VII Koto Sungai Sariak, Padang
Pariaman. Kegiatan ini mengajarkan kepada anak-anak siswa/I Sd N 35 VII
Koto Sungai Sariak tentang membuat magnet static, dan membuat suatu benda
menjadi magnet dari arus listrrikk yang mengalir pada logam dan bagaimana
medan mangnet tersebut menghasilkan induksi magnetic terhadap suatu
kumparan yang mengakibatkan kumparan tersebut berputar.

B. Program Kerja Tambahan


a. Membuat Ice Cream

Ice cream adalah suatu makanan yang sangat diminati semua orang. Ice
cream dapat dibuat sendiri ataupun dibeli. Pada kali ini saya mengajarkan
kepada anak-anak tingkat SD bagaimana cara membuat suatu ice cream dari
bahan bahan yang sederhana dan mudah didapatkan. Tujuannya adalah
mengajarkan cara ice cream, mengajarkan bagaimana cara membuat suatu
yang baru dari bahan yang sederhana (menggunakan garam + es), dan
mengajarkan titik beku air sehingga menjadi ice cream. Sasaran dari program
ini adalah siswa/i SD N 35VII Koto Sungai Sariak. Luaran yang diharapkan
dari kegiatan ini adalahuntuk memberikan pengetahuan kepada siswa/i SD
tentang teknik membuat suatu ice cream mengunakan ice batu dan garam.
Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada anak anak tesebut cara
membuat suatu ice cream dari bahan yang mudah didapatkan.

6. Sarifhatul Aini

1311311080

Fakultas Keperawatan

Prodi Ilmu Keperawatan

A. Program Kerja Utama ( A )

a. Pemeriksaan Tekanan Darah sebagai Deteksi Dini penyakit Hipertensi

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 90


Menurut World Health Organization (WHO), badan lembaga kesehatan
dari PBB, penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab kematian
terbesar di dunia, terdapat hampir sekitar 17 juta orang meninggal dunia akibat
penyakit degeneratif setiap tahun (Depkes RI, 2005).
Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dibutuhkan
empat gerakan yang harus saling bersinergi yakni : promotif, preventif, kuratif,
dan rehabilitatif. Namun, yang terpenting dari empat ranah itu haruslah
promotif dan preventif karena kuratif dan rehabilitatif telah menimbulkan
morbiditas dan mortalitas yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat.
Agar upaya promosi dan advokasi berjalan dengan efektif, maka dibutuhkan
suatu data yang valid perihal masalah kesehatan.
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat Korong Lareh Nan
Panjang serta Sungai Ibur 1 secara umum dan lebih di khususkam kepada
Masyarakat Dewasa Muda hingga lansia. Adapun kegiatan yang dilaksanakan
berupa pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi tentang masalah penyakit
ini.
Jumlah peserta pemeriksaan tekanan darah sebanyak 21 orang. Biaya
yang dikeluarkan tidak ada berhubung pemeriksa memiliki peralatan sendiri.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari yaitu pada tanggal 27 Juni di Korong Sungai
Ibur1 dan Rabu, 17 Juli 2016 di Korong Lareh Nan Panjang .
Panitia berjumlah 5 orang:
Ketua : Sarifhatul Aini
Perlengkapan : Agung Litari & Fendi Asnanda
Dokumentasi : Asraf Khairunnisa & Yuli Marlina

b. Pembagian Leaflet tentang Hipertensi

Hipertensi adalah suatu kelainan dengan tingginya nilai dari tekanan


darah manusia. Hal ini dapat berefek pada kesehatannya secara keseluruhan
karna dapat menjadi pemicu dari beberapa penyakit lainnya serta dapat
mengancam sewaktu-waktu jika tidak ditangani secara tepat. Faktanya banyak
masyarakat yang tidak tau cara menanganinya. Apalagi untuk masyarakat yang
bertempat tinggal di daerah yang jauh dari perkotaan . Untuk itu perlu rasanya
diadakan kegiatan penyuluhan serta pemeriksaan tekanan darah gratis untuk
mendeteksi hipertensi pada masyarakat secara dini.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 91


Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, mayarakat
perlu mengetahui berbagai hal mengenai hipertensi, baik penyebab,
pencegahan, pengaturan pola makan jika sudah terkena hipertensi, dan lain
sebagainya. Oleh karna itu, di bagikanlah informasi kepada masyarakat dalam
bentuk pembagian leaflet. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh masyarakat
Korong Sungai Ibur1 dan Lareh Nan Panjang khusus nya usia dewasa muda
hingga Lansia. Bentuk kegiatan berupa pemberian penyuluhan perorangan
tentang bahaya hipertensi serta pembagian brosur hipertensi kepada warga.
Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 50 orang dan membagikan brosur
hipertensi sebanyak 50 buah. Biaya yang dikeluarkan Rp.50.000,- untuk
mencetak brosur. Kegiatan ini berlangsung 2 hari yaitu pada tanggal 27 juni &
17 Juli di Lareh nan Panjang dan Korong Sungai ibur setelah kegiatan
pemeriksaan tekanan darah. Panitia berjumlah 5 orang:
Ketua : Sarifhatul aini
Perlengkapan : Hadi Defri & Laddy Efriyanita
Dokumentasi : yuli marlina & Divo Septian zarwin

c. Penyuluhan tentang PHBS

Mengingat anak-anak adalah aset bangsa dimasa yang akan datang,


maka sasaran kegiatan ini adalah siswa/i SD kelas 1-3 . Dimana luaran dari
kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan siswa/i mengenai
bagaimana cara hidup bersih dan sehat. Dengan demikian siswa/i dapat secara
mandiri menjaga dan meningkatkan kesehatan serta kebersihan diri, keluarga,
masyarakat, dan lingkungannya.

Jumlah peserta penyuluhan ini adalah sebanyak 25 orang. Kegiatan ini


berlangsung selama satu hari yaitu pada tanggal Juli 2016 di SDN 35 Sungai
Sariak yang dibantu oleh 4 orang panitia lainnya. Selama kegiatan
berlangsung, siswa/i tampak antusias menerima ilmu baru yang mereka
dapatkan. Hal ini terlihat dari adanya keinginan mereka untuk bertanya terkait
materi yang diberikan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih hati-hati


dalam menjaga kesehatanya sendiri maupun keluarganya. Dan diharapkan juga
kegiatan ini tidak hanya berhenti disini, disarankan pada guru-guru dan orang

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 92


tua agar memperkenalkan cara hidup bersih dan sehat kepada anak-anak sejak
dini.

Panitia Pelaksana :

Ketua : Sarifhatul Aini


Dokumentasi : Agung Litari & Asraf Khairunnisa
Perlengkapan : Yuli Marlina & Divo Septian Zarwin

d. Praktek Cuci Tangan pakai sabun yang benar

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah seluruh anak-anak dan siswa-


siswi SD yang ada di Korong Sungai Ibur1 dan Jorong Lareh Nan Panjang
mengingat bahwa perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari usia dini.
Kesehatan merupakan salah satu syarat untuk terciptanya generasi yang
produktif, karena tanpa kehidupan yang sehat seseorang tidak mampu
melakukan aktivitas secara optimal. Sehingga dalam upaya meningkatkan
kesehatan diperlukan adanya kesadaran perorangan untuk berperilaku hidup
bersih dan sehat dalam kegiatan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan dimulai setelah pemberian materi PHBS kepada


anak-anak tersebut, karna cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu
bentuk nyata dr PHBS. Setelah pemberian materi, anak-anak diajak untuk
menonton video animasi singkat yang memperlihatkan cara mencuci tangan
yang benar yaitu dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Dalam
video tersebut juga diceritakan mengenai bahaya jika kita tidak mencuci
tangan dengan benar. Pada akhir acara, anak-anak diarahkan untuk melakukan
praktik mencuci tangan yang baik dan benar dengan menghafal gerakkan
tersebut menggunakan nyanyian Langkah-Langkah Cuci Tangan. Mereka
sangat antusias dalam mempraktekan kegiatan tersebut. Setelah itu kepada
anak-anak yang berani mencontohkan cara mencuci tangan yang benar,
diberikan hadiah berupa sabun. Hasil akhir yang diharapkan adalah anak-anak
mengetahui manfaat dan menyadari bahwa mencuci tangan merupakan salah
satu pilar berperilaku hidup bersih dan sehat.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 25 orang di SDN 35


Sungai Sariak. Biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 93


biaya pembelian hadiah sabun sebesar Rp. 16.000,-. Dalam pelaksanaannya,
panitia yang dibutuhkan terdiri dari 5 orang yaitu:

1. Ketua : Sarifhatul Aini

2. Seksi Perlengkapan : Hadi Defri & Divo Septian zarwin

3. Seksi Dokumentasi : Lady Efriyanita & Weny Purnama Y

e. Pemeriksaan Kadar Gula Darah Gratis

Penyakit Diabetes merupakan penyakit yang banyak ditakuti oleh warga


karna nantinya akan membawa komplikasi pada penyakit lainnya jika tidak
segera di ketahui. Mahalnya biaya untuk mengecek kadar gula darah ke
puskesmas/apotek serta jauhnya akses kesehatan membuat masyarakat enggan
untuk melaksanakan pengecekan kdar gula darah, sehingga masyarakat yang
sudah terkena penyakit diabetes baru menyadari penyakitnya setelah timbul
komplikasi yang lain. Dari masalah di atas, saya berinisiatif untuk melakukan
pengecekan kadar gula darah kepada masyarakat dewasa muda hingga lansia
di Korong sungai ibur1 dan Korong lareh nan panjang.

Sambutan masyarakat dalam kegiatan ini sangat baik, dilihat dari


banyaknya lansia yang datang ke pos kesehatan untuk memeriksakan kadar
gula darah mereka. Kegiatan di mulai dengan pemeriksaan tekanan darah,
kemudian di lanjutkan dengan pemeriksaan kadar gula darah bagi yang ingin.
Jumlah peserta yang ikut pemeriksaan 20 orang. Biaya yang di perlukan
untuk program ini Rp. 120.000,- untuk pembelian strip glucose tes dan
jarum.

Kegiatan ini di bantu oleh 4 orang panitia lain :

Ketua : Sarifhatul aini

Dokumentasi : Hadi Defr & Divo Septian zawin

Perlengkapan : Lady efriyanita & Yuli Marlina

B. Program Kerja Tambahan ( B )

a. Permainan Origami

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 94


Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari jepang. Bahan yang
digunakan adalah kertas dan hasilnya merupakan suatu hasil kerja tangan yang
sangat teliti dan halus pada pandangan. Tujuan diadakannya kegiatan ini
adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik anak, menekan kertas
dengan ujung jari adalah latihan efektif untuk melatih motorik anak. Selain itu
juga meningkatkan dan memahami pentingnya akurasi. Sasaran dari program
ini adalah siswa/i SD N 35 VII Koto Sungai Sariak. Kegiatan ini memberikan
pengetahuan, pelatihan serta pemahaman tentang kreatifitas, serta dapat
melatih imajinasi anak anak dalam suatu bentuk permainan kertas.

Panitia dalam kegiatan ini :

Ketua : Sarifhatul Aini

Perlengkapan : Asraf khairunnisa & agung Litari

Dokumentasi : divo septian zarwin & purnama yantje

7. Lady Efriyanita

1310231025

Fakultas Pertanian

Prodi Ilmu Tanah

A. Program Kerja Utama

a. Penyuluhan dan Pembuatan Kompos

Sebagian besar penduduk yang merupakan petani membuat


pengaplikasian pupuk kimia diigunakan dalam jumlah yan cukup besar. Pupuk
kimia memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar dalam jangka
yang panjang, yaitu tercemarnya tanah dan air. Maka dari itu dilakasanakan
pengenalan pembuatan kompos demi mengurangi penggunaan pupuk kimia
secara berlebihan. Pengenalan pupuk organik (kompos) pada masyarakat serta
cara pembuatan pupuk kompos.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan pemanfaatan sampah menjadi
kompos merupakan warga yang tinggal di jorong Sungai ibur 1 Nagari VII
Koto Sungai Sariak Kecamatan Padang Pariaman. Luaran (output) dari
kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kelebihan

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 95


kompos, pembuatan kompos sederhana dan sekaligus menjadi upaya untuk
menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesuburan tanah.
Kegiatan ini tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan yang
direncanakan tetapi Penyuluhan ini dihadiri oleh beberapa warga dan Para
warga sangat antusias sehingga program dapat terlaksana dengan baik.

b. Penyuluhan Pembuatan Bioaktivator Sederhana untuk Pengomposan

Sebagian besar penduduk belum mengetahui apa itu bioaktivator, dan


ternyata bioaktivator dapat dibuat dengan mudah dirumah masing-masing
dengan bahan yang mudah didapat dan terjangkau seperti tempe, nasi basi, dan
gula Pasir. kebanyakan dari petani modern hanya mengetahui tentang
biaoaktivator praktis seperti EM4 yang dapat dibeli ditoko bahan pertanian
yang terkadang berada jauh dari lokasi tempat tinggal mereka, Sehingga petani
merasa enggan untuk membuat kompos karena keterbatasan bahan. Maka dari
itu dilaksanakan pengenalan pembuatan Bioaktivator dari tempe agar
masyarakat lebih mudah dalam mengolah sampah menjadi pupuk kompos.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan Pembuatan Bioaktivator Untuk
Pengomposan ini merupakan warga yang tinggal di jorong Sungai ibur 1
Nagari VII Koto Sungai Sariak Kecamatan Padang Pariaman. Luaran yang
diharapkan dari kegiatan ini adalah untuk mememberikan informasi dan
pengetahuan Masyarakat Tentang apa itu bioaktivator, meningkatkan
keterampilan masyarakat untuk membuat sendiri bioaktivator sederhana
dengan bahan yang mudah didapat sehingga meningkatkan minat masyarakat
untuk membuat kompos secara mandiri. Kegiatan ini tidak sepenuhnya
berjalan sesuai menjadi sangat bermanfaat bagi masyarakat karena
bioaktivator sulit didapatkan didaerah pedesaan, sehingga warga enggan untuk
membuat kompos tanpa bioaktivator. Pembuatan bioaktivator pengomposan
ini disampaikan dengan praktek secara langsung dan masyarakat sangat
antusias sehingga Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

c. Penyuluhan Pembudidayaan Jamur Kancing

Sebagian besar penduduk belum mengenal Jmur kancing.Jamur kancing


dikenal juga dengan nama champignon, termasuk jenis jamur saprofit, yaitu
jamur yang tumbuh pada substrat organik yang telah mengalami proses
pengomposan. Di negeri asalnya Prancis, (mulai dibudidayakan pada abad ke-

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 96


17) jamur ini tumbuh ideal pada suhu 15 - 17 C. Karena suhu alami Nagari
Sungai Sariak sekitar 30 C maka diperlukan upaya untuk menurunkan suhu
dan perlakuan yang tepat untuk keberhasilan pembudidayaan jamur ini.
Rasanya yang nikmat seperti daging menjadikan jamur kancing ini digemari
banyak konsumen dan dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Saat ini tidak
hanya industri - industri besar saja yang tertarik membudidayakan jamur
kancing, banyak juga pelaku industri rumahan yang mulai membudidayakan
jamur kancing dengan skala kecil.
Peserta yang mengikuti Penyuluhan pembudidayaan jamur kancing
merupakan warga yang tinggal di jorong Sungai ibur 1 Nagari VII Koto
Sungai Sariak Kecamatan Padang Pariaman. Luaran (output) dari kegiatan ini
adalah meningkatnya peberdayaan masyarakat mengenai budidaya jamur
kancing, jamur kancing merupakan jenis jamur paling laris saat ini, menambah
wawasan masyarakat mengenai tata cara persiapan media jamur, pembibitan,
pemeliharaan dan juga pemanenan jamur. Penyuluhan ini dihadiri oleh
beberapa warga dan Para warga sangat antusias sehingga program dapat
terlaksana dengan baik. Penyuluhan ini tidak disertai dengan praktek
dikarenakan oleh beberapa kendala seperti biaya pembuatan kubung,
pengadaan bibit dan lainnya.

d. Penyuluhan Tata Olah Tanah Pertanian

Peserta yang mengikuti Penyuluhan tentangTata Olah Tanah Pertanian


ini adalah warga yang tinggal di jorong Sungai ibur 1 Nagari VII Koto Sungai
Sariak Kecamatan Padang Pariaman. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini
adalah masyarakat dapat memahami tentang beberapa cara dalam pengolahan
tanah, kelebihan dan kekurangan masing-masing cara tersebut dan masyarakat
dapat memilih sendiri cara pengolahan yang baik dan berbasis konservasi
untuk keberlangsungan kesuburan tanah.
Kegiatan ini menjadi sangat bermanfaat warga yang mengikuti
penyuluhan ini, dengan menyampaikan kepada warga tentang bagaimana
mengolah tanah secara konservasi karena tata olah tanah yang telah
diterapkan oleh masyarakat selama ini dapat menurunkan produktivitas tanah
karena mengolah secara intensif dan terus menerus. Warga yang mengikuti

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 97


penyuluhan ini terlihat bersemangat dan antusias sehingga program dapat
terlaksana dengan baik.

e. Penyuluhan Tentang Cara Menjaga Keasrian Lingkungan

Peserta yang mengikuti Penyuluhan Siswa dan Siswi yang tergabung


dalam organisasi Pramuka di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak. Luaran yang
diharapkan dari kegiatan ini adalah siswa memahami tata cara menjaga
lingkungan, sehingga terbentuknya siswa yang memiliki kesadaran terhadap
pentingnya menjaga ingkungan dan menghindari perbuatan yang dapat
merusak lingkungan. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Semua
siswa antusias dalam mendengarkan dan mengikuti instruksi dari materi yang
disampaikan.

B. Program Kerja Tambahan

a. Gemar Bereksperimen dan menciptakan karya dalam Bidang SAINS

Sains merupakan cabang ilmu pengetahuan yang lekat dengan kehidupan


sehari-hari. Hakikat sains yaitu proses penemuan, sedangkan output dari
proses tersebut adalah sebagai berikut :
1) Proses, Dalam proses pembelajaran Sains kemampuan siswa untuk
mengamati, mengumpulkan data, mengolah data dan mengambil
kesimpulan semakin terasah.
2) Produk, Hasil yang diperoleh berdasarkan proses penemuan yang telah
dilakukan adalah berupa konsep, dalil, hukum, teori, dan prinsip
3) Sikap, Terbentuk siswa yang berpengalaman dengan pemahaman
mendasar mengenai Sains yang disampaikan melalui berbagai praktek
langsung.
Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan
pengetahuan kepada siswa/i SD tentang kemudahan mempelajari SAINS
melaui berbagai Eksperimen yang mudah dan menyenangkan. Sasaran dari
program ini adalah siswa/i kelas 5 dan 6 SD N 35 VII Koto Sungai Sariak.
Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan
pengetahuan kepada siswa/i SD tentang berbagai eksperimen menyenangkan
dan bermanfaat dalam bidang Sains. Kegiatan ini memberikan pengetahuan,
pelatihan serta pemahaman tentang kreatifitas, serta dapat melatih imajinasi
anak anak dalam bidang ilmu pengetahuan Alam atau SAINS.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 98


8. Wenny Purnama Yantje

1310112012

Fakultas Hukum

Prodi Ilmu Hukum

A. Program Kerja Utama

a. Roadshow Anti korupsi

Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah siswa/i SDN 35 VII Koto


Sungai Sariak, SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak dan SMA 1 VII Koto Sungai
Sariak. Pelajar dipilih sebagai target dari Program Kerja Utama ini karena para
pelajarlah yang akan menjadi penerus dan pemimpin di Negeri ini kelak. Para
koruptor yang menggerogoti uang rakyat saat ini dapat kita cegah agar tidak
muncul di masa depan dengan memberikan penyuluhan dan pembelajaran
sehingga para pelajar paham akan bahaya laten yang ditimbulkan dari tindak
pidana korupsi. Tindakan perilaku korupi ini sebenarnya tanda-tandanya sudah
dapat kita lihat sedari dini. Misalnya perilaku yang suka mencontek, mencuri,
berpirilaku tidak jujur adalah sebagian kecil cikal bakal lahirnya perilaku
korupsi. Sehingga untuk itu perlu bagi kita semua untuk memahami jenis-jenis
korupsi, akibat yang ditimbulkan serta cara mencegahnya.

Setelah melakukan sosialisasi dan pemahaman tentang korupsi kepada


siswa/i SDN 35 VII Koto, secara keseluruhan masih banyak dari siswa/i SDN
kelas 2 dan kelas 3 masih kurang mengetahui apa-apa saja yang tergolong
kepada perbuatan korupsi. Tetapi walaupun demikian, ada beberapa siswa
yang mampu menjawab dengan baik dan benar makna korupsi dan jenis-jenis
korupsi serta cara mencegahnya. Hal ini tentu selayaknya menjadi pelajaran
bagi kita semua bahwasanya korupsi maknanya masih jauh dari anak-anak
yang seharusnya dimulai dari merekalah cara kita mencegah tindakan yang
tergolong kejahatan yang luar biasa ini (extra ordinary crime). Namun, pada
pelajar SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak banyak yang mengetahui tentang
tindakan korupsi. Begitu juga bagi pelajar SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak
mengetahui dengan baik tindakan tindak pidana korupsi tersebut.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 99


Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 25 orang siswa/i
Sekolah Dasar, 20 orang Sekolah Menengah Pertama dan 25 orang siswa/i
Sekolah Menengah Atas. . Dalam kegiatan penyuluhan ini tidak membutuhkan
biaya yang banyak dalam pelaksanaannya. Hanya membutuhkan biaya lebih
kurang sebesar Rp.2000 untk memperbanyak daftar hadir. Namun biaya ini
tidak menjadi hambatan untuk pelaksanaan pemberantasan korupsi dengan
sosialisai kepada siswa/i ini.

Panitian dalam kegiatan ini adalah:

Sosialisasi di SDN 35 VII Koto Sungai Sariak:


1. Divo Septian Zarwin (Acara)
2. Fendy Asnanda Yusuf (Perlengkapan)
3. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)
4. Asraf Khairunnisa (Dokumentasi)

Sosialisasi di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak:


1. Fendy Asnanada Yusuf (Acara)
2. Yuli Marlina (Perlengkapan)
3. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)
4. Divo Septian Zarwin (Dokumentasi)

Panitian di SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak :


1. Divo Septian Zarwin (Acara)
2. Fendy Asnanda Yusuf (Perlengkapan)
3. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)
4. Asraf Khairunnisa (Dokumentasi)

b. Sosialisasi Pancasila

Sasaran dari sosialisai ini adalah siswa/i SDN 35 VII Koto Sungai
Sariak, SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak dan SMAN 1 VII Koto Sungai
Sariak. Pelaksanaan sosialisasi Pancasila ini berjalan dengan lancar. Siswa/i
sekolah ini dipilih karena makna dari Pancasila lebih mudah dipahami dan
lebih dekat dengan pelajar. Apalagi setiap hari Senin para pelejar ini selalu
membaca Pancasila setiap Upacara Bendera. Peserta dari kegiatan ini ada
sebanyak 25-30 orang di masing-masing sekolah.

Antusias pelajar ini dapat di apresiasi dan perlu untuk ditingkatkan.


Namun dari pelaksanaan ini tampak bahwa siswa/i baik itu Sekolah Dasar,

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 100


Sekolah Menengah Pertema maupun Sekolah Menengah Atas ada yang masih
belum hafal dengan Pancasila bahkan tidak memahami sama sekali. Hal ini
tentu harus menjadi poin penting bagi guru di sekolah agar lebih meningkatkan
rasa cinta negara dan bela negara, yang salah satunya adalah dengan paham
akan nilai-nilai Pancasila. Hal ini tentu perlu dibarengi dengan keinginan dan
dorongan dari orangtua masing-masing siswa. Untuk kedepannya diharapkan
pihak sekolah dapat lebih meningkatkan pengetahuan siswa/i terkait dengan
Pancasila. Karena banyak kasus anak muda pada zaman sekarang sudah jauh
dari rasa kebangsaan bahkan tidak tau akan Pancasila.

Panitia dalam kegiatan ini adalah :

Sosialisasi di SDN 35 VII Koto Sungai Sariak:


1. Yuli Marlina (Acara)
2. Agung L. Wijaksana (Perlengkapan)
3. Lady Efriyanita (Dokumentasi)
4. Hadi Defri (Dokumentasi)

Sosialisasi di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak:


1. Hadi Defri (Acara)
2. Divo Septian Zarwin (Perlengkapan)
3. Asraf Khairnnisa (Dokumentasi)
4. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)

Sosialisasi di SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak:


1. Yuli Marlina (Acara)
2. Agung L. Wijaksana (Perlengkapan)
3. Lady Efriyanita (Dokumentasi)
4. Hadi Defri (Dokumentasi)

c. Sosialisasi tentang undang-undang dasar 1945

Peserta dalam kegiatan ini adalah SDN 35 VII Koto Sungai Sariak,
SMPN1, SMAN 1 VII koto Sungai Sariak. Pelajar ini dipilih karena siswa/i ini
dalam tahap pembelajaran dan pengenalan rasa cinta tanah air dan bela negara.
Dalam UUD 1945 dijelaskan bahwa Negara Indonesia adalah Negara Hukum,
dan didalamnya juga tercantum hak-hak dan kewajiban sebagai warga Negara
Indonesia.sehingga setiap warga Negara Indonesia sudah selayaknya
mengetahui akan hak-hak dan kewajinbannya agar dapat menjadi warga
negara yang baik. Siswa/i ini dipilih karena mereka nantinya yang akan
menjadi penerus perjuangan dari Sang proklamator.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 101


Jumlah pelajar yang hadir dalam kegiatan iniadalah sebanyak 20-30
orang permasing-masing sekolah. Dalam kegiatan ini masih terdapat kurang
antusias dari mereka. Hal ini diakibatkan karena daya tarik dari UUD 1945
yang sudah mulai memudar. Tentu hal ini menjadi pekerjaan rumah yang
sangat penting bagi guru-guru di sekolah agar meningkatkan kmbali sadar
akan hak asasi, cinta negara, bela negara dengan salah satunya mengenal,
memahami dannmengamalkan Undang-Undang Dasar1945 (UUD 1945) yang
sebagai saksi berkembangnya Negara Indonesia.

Panitia dalam kegiatan ini adalah :

Sosialisasi di SDN 35 VII Koto Sungai Sariak:


1. Agung L. Wijaksana (Acara)
2. Hadi Defri (Perlengkapan)
3. Lady Efriyanita (Dokumentasi)
4. Yuli Marlina (Dokumentasi)

Sosialisasi di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak:


1. Sarifhatul Aini Hadi Defri (Acara)
2. Agung L. Wijaksana (Perlengkapan)
3. Fendy Asnanda Yusuf (Dokumentasi)
4. Hadi Defri (Dokumentasi)

Sosialisasi di SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak:


1. Agung L. Wijaksana
(Acara)
2. Hadi Defri
(Perlengkapan)
3. Lady Efriyanita
(Dokumentasi)
4. Yuli Marlina
(Dokumentasi)

B. Program Kerja Tambahan

a. Panduan Belajar Bahasa Inggris

Bahasa adalah menjadi salsh satu alat komunikasi agar dapat


berlangsungnya suatu aktifitas. Dalam kehidupan sehari-hari bahasa menjadi
alat komunikasi untuk mempermudah penggunanya. Saat sekarang ini bahasa
Inggris menjadi salah satu bahasa Internasional yang harus dipahami jika
berkeinginan dapat bekomunikasi dengan dunia Internasional. Salah satu

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 102


tujuan dipilihnya siswa/i yang ada di Jorong Lareh Nan Panjang, karena saat
sekarang ini mereka mengalami sedikit keterbatasan dalam belajar Bahasa
Inggris. Karena kurikulum dari Sekolah mereka masing-masing sudah tidak
mengajarkan Bahasa Inggris lagi terutama Bahasa Inggris dasar bagi siswa/i.
Tentu hal ini sangat menyulitkan mereka nantinya untuk dapat berbahsas
Inggris yang baik dan benar.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini beragam, tidak tetap. Setiap harinya
jumlah peserta berkisar antara 10-20 orang. Antusias dari mereka patut untuk
di apresiasi, namun saran kepada dinas pendidikan ataupun pihak sekolah agar
kembali memasukkan kurikulum belajar bahasa inggris ke dalam salah satu
kurikulum wajib disekolah massing-masing. Karena nampak keterbatasan dari
adik-adik untuk mengenal bahasa inggrid dasar.

Panitia dalam kegiatan ini adalah :

1. Agung L. Wijaksana (Acara)


2. Fendy Asnanda Yusuf (Perlengkapan)
3. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)
4. Divo Septian Zarwin (Dokumentasi)

b. Panduan Belajar daI Cilik

Tujuan dilaksanakannya program ini adalah agar menumbuhkan rasa


percaya diri dan penguasaan panggung kepada adik-adik yang berada di
Jorong Lareh Nan Panjang. Peserta sangat antusias dengan kegiatan ini. Hal ini
karena sebelumnya juga pernah diadakan pelajaran tentang dakwah cilik yang
diperlombakan di Pondok Pesantren Al-Munawwarah. Selama proses
pembelajaran tidak ada kendala yang dihadapi karena mereka sudah
mengetahui dasar-dasar dalam berdakwah. Hal ini tentunya nanti diharapkan
dapat membantu keberanian adik-adik dalam menyampaikan dakwah yang
dimulai dengan mengingatkan akan diri sendiri, keluarga, teman dan di depan
umum.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini ada sebanyak 10-15 orang yang
kesemuanya masih sedikit malu dan keberanian mereka yang agak kurang.
Sehingga untuk kedepannya agar siswa/i lebih meningkatkan kepercayaan diri
dengan sering berlatih lagi.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 103


Panitia dalam kegiatan ini adalah :

1. Hadi Defri (Acara)


2. Yuli Marlina (Perlengkapan)
3. Lady Efriyanita (Dokumentasi)
4. Divo Septian Zarwin (Dokumentasi)

c. Panduan Belajar baca tulis Al-Quran

Pelaksanaan kegiatan belajar baca tulis Alquran diikuti oleh adik-adik


yang berada di Jorong Lareh Nan Panjang yang dilaksanakan di Pondok
Pesantren Al-Munawwarah. Kegiatan ini dibantu oleh panitia untuk
menghandel adik-adik. Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan panduan
belajar baca tulis Alquran ini adalah rasa bosan dari anak-anak yang mudah
timbul. Namun terkait dengan hafalan Alquran antusias mereka mulai timbul
kembali. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 10-15 orang.
Saran untuk kedepannya agar belajar baca tulis Alquran ini ditingkatkan
dirumah masing-masing. Tentunya perlu diawasi dari orangtua agar
pelaksanaannya dapat berlangsung dengan baik.

Panitia dalam kegiatan ini adalah :

1. Asraf Khairunnisa (Acara)


2. Hadi Defri (Perlengkapan)
3. Fendy Asnanda Yusuf (Dokumentasi)
4. Sarifhatul Aini (Dokumentasi)

9. Agung Litari Wijaksana

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 104


BAB IV
KESIMPULAN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Unand merupakan program yang


dirancang oleh Universitas Andalas untuk membantu daerah menggali potensi dan
memecahkan semua permasalahan yang ada di nagari secara bersama-sama. Sebagaimana
yang diketahui bahwa nagari memiliki berbagai potensi dan memiliki hak dan kewajiban

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 105


untuk mengembangkan potensinya. Dengan kata lain maju mundurnya sebuah nagari
tergantung oleh nagari tersebut yaitu semua elemen yang ada dalam nagari. Dibutuhkan
usaha bahu membahu dalam upaya mengatasi permasalahan nagari dan pengembangan
potensi nagari di berbagai bidang.

Program nagari KKN PPM Unand 2016 di Nagari Sungai Sariak pada umumnya
berjalan dengan lancar. Semua golongan masyarakat menyambut baik kedatangan
mahasiswa KKN di Sungai Sariak. Begitu juga dengan program-program nagari yang
sebelumnya telah dirancang dalam penyusunan Rencana Kerja juga terealiasasi dengan
baik.

Semua program nagari yang bertujuan menjawab permasalahan nagari baik


direalisasikan dalam bentuk program nagari, jorong, dan individu dapat terlaksana
dengan baik.

Selain mengurangi permasalahan yang dihadapi Nagari, mahasiswa KKN PPM


Unand 2016 tentu harus menjalin keakraban dan silahturahmi terlebih dahulu kepada
warga. Memasuki awal masa KKN, mahasiswa KKN PPM Unand 2016 melakukan
explore Nagari yang tujuannya yaitu perkenalan awal kepada warga, mengetahui keadaan
Nagari, serta mulai menjalin silahturahmi dengan warga Nagari Sungai Sariak. Dan
selama masa KKN, mahasiswa KKN PPM Unand 2016 tetap menjaga hubungan baik
dengan warga Nagari Sungai Sariak. Secara umum semua program juga berjalan dengan
sukses dan disambut baik oleh warga.

BAB V
SARAN

Kami mengharapkan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk


memperhatikan pendidikan di beberapa Korong di Nagari Sungai Sariak. Hal ini perlu
ditekankan karena perkembangan zaman yang begitu cepat dan mobilitas teknologi
yang selalu berubah ke arah yang sifatnya instant.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 106


Kami menyarankan agar wali nagari, wali jorong, dan pemuka adat untuk
mengembangkan potensi alam yang ada, hal ini merupakan suatu hal yang mampu
mengekspose Nagari Sungai Sariak untuk menjadi nagari yang lebih maju.

Kami sangat mengharapkan peran aktif wali nagari dan ketua jorong untuk
meneruskan kegiatan yang telah kami lakukan. Baik yang bersifat jangka pendek
ataupun jangka panjang.

KKN-PPM-SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN 2016 107