Anda di halaman 1dari 14

INOVASI KEWIRAUSAHAAN DAN MARKETING

“Proposal Bisnis Rumput laut Bali”

INOVASI KEWIRAUSAHAAN DAN MARKETING “Proposal Bisnis Rumput laut Bali” OLEH: I Gede Winaya Adnyana (1304505094) JURUSAN

OLEH:

I Gede Winaya Adnyana

(1304505094)

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS UDAYANAN

2017

BAB I

Pendahuluan

Pada perkembangan zaman dan teknologi maka orang sekarang mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli minuman, karena pada masa kini banyak minuman yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Sebagian masyarakat kelas bawah, memilih minuman hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah. Dua hal inilah yang menjadi prioritas utama mereka dalam membeli minuman. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan yang terdapat dalam minuman tersebut. Untuk itulah kami bermaksud untuk membuat minuman yang memiliki rasa yang enak dengan harga yang cukup murah dan aman untuk dikonsumsi karna tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya, serta memiliki kandungan gizi yang cukup. Dari uraian diatas maka sangat potensial bila kami mengembangkan bisnis Rumput laut Bali ini, Rumput laut Bali ini merupakan inovasi dari minuman tradisional khas bali yang sering ditemukan diberbagai tempat kususnya di daerah bali. Bisnis ini dipilih karena kami ingin mengembangkan minuman khas bali agar dapat dikenal di kalangan umum seperti para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Rumput laut Bali atau lebih dikenal sebagai bulung merupakan jenis gel nabati yang mempunyai kandungan karbohidrat/serat tinggi, yang memiliki manfaat sebagai ‘penyejuk perut’, hal ini karena dalam bentuk gel rumput laut akan mudah dicerna sehingga mencegah perut kembung atau keadaan abdoment discomfort. Jadi selain segar diminum, manfaatnya juga nggak main- main. Setelah mengetahui manfaat dari rumput laut tentunya kami sangat ingin melakukan pengembangan dalam varian rasa yang dapat memanjakan lidah. Disamping sangat bermanfaat bagi kesehatan minuman ini pasti akan memiliki nilai jual tinggi untuk kedepannya karena kami percaya jika Rumput laut Bali dapat dijadikan sebagai minuman yang harus dicoba jika berada di Bali.

BAB II

Rencana Bisnis

Terdapat rencana bisnis pada usaha Rumput laut Bali yang diantaranya, dekripsi dari usaha, bidang usaha, jenis produk, kegunaan kunggulan dan keunikan, dan lokasi usaha.

2.1

Deskripsi Usaha

Rumput

laut

Bali

merupakan

nama dari bisnis penjualan minuman

tradisional khas Bali. Rumput laut Bali sendiri di buat dari bahan dasar rumput

laut dengan cara pembuatan cukup dibilang sederhana. Rumput laut Bali sendiri memiliki beberapa produk yang akan diperjual belikan yang diantaranya Rumput

laut Coklat, Rumput laut Putih Manis, Rumput laut Putih Susu, serta Rumput laut Hijau.

  • 2.1.1 Bidang Usaha Bidang usaha dari Rumput laut Bali ini merupakan bidang usaha yang

bergerak di bidang perdagangan. Secara garis besar perdagangan. Bidang usaha perdangangan dapat di bagi menjadi dua golongan yaitu: Pertama, perdagangan besar yaitu segala aktifitas menggerakkan barang-barang dari produsen kepada pedagang eceran atau lembaga marketing lainnya. Kedua, pedagang eceran yaitu mata rantai terakhir dalam penjualan barang ke konsumen. Hubungan mutualisme antara produsen dan pengecer akan menentukan berlangsungnya suatu komoditas produk.

  • 2.1.2 Jenis Produk

Berdasarkan bidang usaha maka kami dapat memaparkan jenis produk yang kami tawarkan. Jenis produk yang kami kembangkan merupakan jenis pruduk berupa minuman tradisional cepat saji.

  • 2.1.3 Kegunaan, Keunggulan, Keunikan

Kegunaan minuman Rumput laut Bali sebagai penghilang rasa haus yang dapat membuat segar di tenggorokan serta sebgai minuman yang dapat digunakan sebagai obat atau dapat juga di sebut sebagai minuman sehat. Kegunaan yang ditawarkan dari Rumput laut Bali yang berbahan dasar rumput laut, selain berguna untuk mengilangkan rasa haus dan membuat badan sehat minuman ini juga dapat menambah penghasilan. Setelah sebelumnya kita membahas mengenai kegunaan maka disini kami akan memamapakan keunggulan dari produk kami. Rumput laut merupakan minuman khas bali yang dulunya sangat laris di kalangan orang Bali pada khususnya, namun dengan pekembangan zaman minuman rumput laut ini mulai di tinggalkan. Zaman sekarang orang – orang lebih memilih untuk meminum, minuman seperti teh poci, chatime dll yang tentunya bukan minuman khas bali Maka dari itu kami ingin menganggkat kembali minuman yang seharusnya

menjadi minuman yang khas Bali. Rumput laut Bali sendiri memiliki produk yang baru dapat dikembangkan menjadi 4 minuman yang memiliki rasa berbeda. Minuman Rumput laut Bali memiliki keunggulan dari minuman lain karena minuman ini memiliki dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet yang dapat merusak kesehatan namun minuman ini dibuat dengan cara sederhana serta dengan menggunakan perasaan dalam pembuatannnya. Setelah membicarakan mengenai kegunaan serta keunggulan dari produk Rumput laut Bali ini maka penulis ingin memaparkan apa saja yang menjadikan keunikan dari produk ini. Keunikan dari produk ini berdasarkan tamoilnnya dapat dikatakan unik karena bentuk dari rumput laut ini mirip dengan lumut sehingga jika disajikan maka dalam gelas plastic maupun gelas biasa maka kita seolah – olah melihat bahwa yang akan kita makan tersebut merupakan lumut. Keunikan dari varian rasa tentunya dapat dikatakan unik karena rasanya yang begitu sulit untuk ditebak, rasa yang terkadang manis ataupun pahit, rasa dari Rumput laut Bali tersebut dikarenakan campuran karena rasa rumput laut yang netral dan rasa dari campurannya yang dapat merubah rasa dari Rumput laut Bali tersebut.

2.1.4

Lokasi Usaha

Lokasi usaha yang dipilih untuk memasarkan Rumput laut ini harus

memenuhi syarat berikut :

 
  • 1. Strategis

  • 2. Bersih

  • 3. Mudah Dijangkau

  • 4. Biaya sewa yang terjangkau / murah Lokasi dari usaha Rumput laut yang kami buat berada di JL. Dalung

Permai

  • 2.1.5 Waktu Waktu pemasaran dari usaha Rumput laut ini, yaitu akan buka mulai jam

10.00 WITA sampai 20.00 WITA.

  • 2.1.6 Pengaruh pada Lingkungan (Ekonomi, Sosial, dan Budaya)

Bisnis minuman Rumput laut Bali memiliki pengaruh terhadap lingkungan baik dalam aspek ekonomi, sosial dan budaya. Pada aspek ekonomi, bisnis Rumput laut Bali ini sangat besar kaitannya

dengan kemajuan ekonomi di daerah pedesaan. Pengaruh dengan adanya bisnis ini diharapkan para pembuat minuman rumput laut yang tinggal di pedesaan dapat

berkembang dengan adanya inovasi didalamnya sehingga penjual rumput laut yang dulunya hanya menjual produknya hanya ke orang – orang sekitaran desa sekarang dapat menjual produknya keluar areal desa dengan menjadi suppliyer di usaha Rumput laut Bali ini. Pada aspek sosial, pada aspek ekonomi sudah dijelaskan bahwa Rumput laut Bali dapat membuat eknomi pedesaan meningkat sehingga kehidupan sosial dari penduduk Desa dapat meningkat. Kehidupan sosial dari masyarat Desa ini dapat meningkat tidak lain karena dengan menjadi suppliyer dari bisnis Rumput laut.

Pada aspek budaya, pada aspek budaya pengaruh bisnis Rumput laut Bali ini sangatlah positif. Bisnis Rumput laut Bali ini dapat mempengaruhi budaya dengan cara menatapkan rumput laut menjadi minuman khas Bali, sehingga minuman ini dapat menambah keragaman minuman yang khas Bali.

  • 2.1.7 Risiko Bisnis

Risiko Bisnis secara sederhana dapat diartikan suatu keadaan atau faktor yang mungkin memiliki dampak negatif pada operasi atau profitabilitas suatu perusahaan. Kadang-kadang disebut sebagai risiko perusahaan, risiko bisnis dapat menjadi hasil dari kondisi internal, serta beberapa faktor eksternal yang mungkin

nyata dalam komunitas bisnis lebih luas. Adapun resiko bisnis pada bisnis Rumput laut Bali yang terdiri dari resiko

internal maupun external. Resiko bisnis internal:

  • 1. Kehilangan modal apabila piutang tidak terbayarkan oleh konsumen.

  • 2. Kehilangan dan kerusakan perangkat keras-lunak (hard-software) apabila memiliki karyawan yang tidak terampil dan kompeten

  • 3. Kehilangan karyawan / personil yang handal apabila tidak dapat menangani dengan baik dalam bidang upah, kesempatan berkarier, fasilitas kerja, wewenang, tanggung jawab, kebijakan, kesalahpahaman manajeman internal

  • 4. Kehilangan kepercayaan konsumen karena tidak mampu memberikan barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen.

  • 5. Kehilangan kepercayaan supliyer yaitu resiko usaha yang berakibat ditinggalkan oleh pihak luar perusahaan yang menjadi pemasok kebutuhan perusahaan.

  • 6. Resiko Penghentian Ijin Usaha yaitu resiko usaha yang diberikan oleh pemerintah dengan melakukan pencabutan ijin usaha.

  • 7. Resiko tidak diterima oleh masyarakat sekitar yaitu resiko usaha yang terjadi akibat dari ketidakterimaan masyarakat dengan adanya usaha yang dijalankan. Selain

terdapat

resiko

internal

yang

terdapat pada bisnis minuman

Dalaumanan terdapat pula resiko externalnya antara lain:

  • 1. Resiko Sosial dan Budaya Masyarakat yaitu resiko yang terjadi atas berdirinya sebuah usaha dan berdampak pada lingkungan sosial dan budaya masyarakat.

  • 2. Resiko Pengelolaan Limbah yaitu resiko bisnis yang timbul sebagai akibat dari limbah industri yang keluarkan dalam rangka memproduksi sebuah barang atau jasa.

  • 3. Resiko Perubahan Peraturan dan Kebijakan Pemerintah yaitu resiko usaha yang timbul dan berakibat kepada perubahan dan kebijakan pemerintah. Resiko ini terjadi karena kesalahan perusahaan dalam melakukan operasinya yang mengakibatkan suhu politik (baik lokal, nasional maupun internasional) dapat berakibat kurang baik. Kesalahan perusahaan dalam operasional yang berakibat pada sebuah bencana bagi masyarakat dan menuntut lahirnya sebuah peraturan dan kebijakan pemerintah yang baru.

    • 2.2 Rencana Pemasaran Rencana pemasaran yang kami lakukan yaitu menentukan target

konsumen, wilayah pemasaran, situasi pesaing, dan jumlah dan harga produk.

  • 2.2.1 Target Konsumen

Target konsumen merupakan salah satu faktor penting dalam melaksanakan pemasaran produk. Dengan menentukan target konsumen ata kita bisa lebih fokus dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Sekaligus ini mempermudah kita dalam menetapkan harga, agar tidak salah sasaran. Untuk menentukan segmentasi pasar konsumen dibagi berdasarkan usia, tingkat pendidikan, dan tingkat penghasilan. Berdasarkan usia, ada empat golongan yakni golongan anak-anak, remaja, dan dewasa. Berdasarkan tingkat penghasilan ada konsumen yang berpenghasilan rendah, menengah, dan tinggi. Demkian pula penggolongan konsumen menurut tingkat pendidikannya. Dalam hal ini, produk Rumput laut Bali Bali kepada semua kalangan masyarakat dari anak kecil, remaja, dan dewasa. Produk rumput laut ini dapat dikonsumsi semua kalangan karena

kandungan yang ada dalam produk sangat baik dan tidak membahayakan konsumen. Selain itu kami memang membuat produk yang dapat disukai danditujukan kepada semua kalangan masyarakat dari anak-anak, remaja dan dewasa. Produk Rumput laut Bali Bali ini memang sedikit berbeda dengan minuman lain karena minuman ini memiliki bahan dasar rumput laut yang sangat berkasiat untuk kesehatan.

  • 2.2.2 Wilayah Pemasaran

Wilayah pemasaran merupakan lingkungan yang digunakan untuk menentukan lokasi yang strategis untuk melakukan penjualan produk. Wilayah pemasaran ini penting di pertimbangkan karena wilayah pemasaran ini dapat menentukan tingkat penjualan produk Rumput laut Bali Bali. Wilayah pemasaran dari usaha bisnis kami terfokus pada wilayah yang berdekatan dengan lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah kami targetkan dapat meningkatkan pemasaran yang dilakukan karena informasi dari mulut ke mulut lebih ampuh digunakan sebagai media promosi.

  • 2.2.3 Situasi Persaingan

Terdapat banyak pesaing dari usaha ini, namun di sinilah kreatifitas kita bagaimana cara kita menarik konsumen agar dapat membeli produk kita tanpa membuat pesaing kita merasa tidak senang dengan tindakan kita. Namun kekeluargaan harus tetap selalu terjaga antara pesaing dan menciptakan persaingan yang sehat tanpa menjatuhkan pesaing. Dengan cara mentaati peraturan dan undang-undang pasar yang telah di tetapkan.

  • 2.2.4 Jumlah dan Harga Produk

Rencana jumlah dan harga produk yang kami tetapkan yaitu sebanyak 50 cup perhari yang akan kami kontribusikan ke setiap lapak dengan varian harga terjangkau dari setiap produk. Harga produk yang yang kami tawarkan dapat

dilihat pada Tabel 2.1.

Tabel 2.1 Harga Pokok Rumput laut

No

Nama Produk

Jumlah

Harga

1

Rumput laut Putih Manis

1

Rp 5000,-

  • 2 Rumput laut Putih Susu

1

Rp 5000,-

  • 3 Rumput laut Hijau

1

Rp 5000,-

  • 4 Rumput laut Coklat

1

Rp 5000,-

  • 5 Rumput laut Strwoberry

1

Rp 5000,-

Harga yang ditawarkan merupakan harga persatuan produk yang kita miliki, harga yang ditawakan dibuat dengan menekan biaya pengeluaran sehingga diharapkan harga yang dijual dapat terjangkau oleh konsumen.

  • 2.3 Rencana Produksi Terdapat rencana produksi dalam pembuatan usaha Rumput laut ini,

rencana produksi yang dimaksud diantaranya bahan baku dari usaha, alat atau teknologi yang digunakan dalam usaha, proses produksi dari usaha, dan kapasistas produksi dari usaha.

  • 2.3.1 Bahan Baku

Bahan baku merupakan salah satu unsur yang paling aktif didalam perusahaan yang secara terus-menerus diperoleh, diubah yang kemudian dijual kembali. Sebahagian besar dari sumber-sumber perusahaan-perusahaan juga sering dikaitkan dalam persediaan bahan baku yang akan digunakan dalam operasi perusahaan pabrik. Bahan baku yang akan diperlukan dalam pembuatan ussaha Rumput laut dapat dilihat pada Tabel 2.2.

Tabel 2.2 Bahan Baku

No.

Produk

Bahan Baku

 

1

Rumput laut rasa mocacinno

1.

Rumput laut

 

2.

Kopi

Good

Day

rasa

mocacinno

(perasa)

 

3.

Gula pasir

 

4.

Es batu

5.

Air mineral

 

2

Rumput laut rasa melon

1.

Rumput laut

 

2.

Sirup melon (perasa)

 

3.

Es batu

4.

Air mineral

 

3

Rumput laut rasa susu

1. Rumput laut

 
   
  • 2. Susu kental manis (perasa)

  • 3. Es batu

  • 4. Air mineral

4

Rumput laut rasa santen

  • 1. Rumput laut

  • 2. Santen kelapa (perasa)

  • 3. Daun pandan (perasa)

  • 4. Gula pasir

  • 5. Es batu

  • 6. Air mineral

Tabel 2.2 merupakan bahan baku yang di perlukan dalam pembuatan usaha Rumput laut, dimana dalam Tabel 2.2 sudah terdapat macam-macam bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat Rumput laut yang berbagai rasa.

  • 2.3.2 Alat dan Teknologi Alat dan teknologi yang dimaksud disini adalah alat dan teknologi yang

akan digunakan dalam pembuatan Rumput laut. Alat dan teknologi yang akan digunakan dalam pembuatan usaha Rumput laut ini dapat dilihat pada Tabel 2.3.

Tabel 2.3 Alat dan Teknologi

No

Nama Alat/Teknologi

Kegunaan

  • 1 Blender

1. Menghaluskan es batu

 
  • 2 Penyaring

Menyaring Daun The

 
 
  • 3 Baskom

Wadah

pengental

daun

rumput laut

  • 4 Sendok

Untuk mengatur takaran

 
 
  • 5 Gelas

Untuk mengatur takaran

 
  • 6 Sosial Media

Media promosi

 

Tabel 2.3 merupakan jenis-jenis alat atau teknologi serta kegunaan dari alat atau teknologi tersebut yang digunakan dalam pembuatan usaha Rumput laut.

  • 2.3.3 Proses Produksi

Proses produksi adalah urutan kegiatan yang harus dilaksanakan dalam usaha untuk menghasilkan barang maupun jasa. Agar proses produksi mencapai

titik optimal, maka diperlukan adanya peningkatan produktivitas dengan jalan

menambah faktor-faktor produksi. Adapun proses produksi dari usaha Rumput laut antaralain :

  • 1. Siapkan daun rumput laut seperlunya.

  • 2. Siapkan blender, lalu masukkan daun rumput laut seperlunya.

  • 3. Tambahkan air ke dalam blender seperlunya.

  • 4. Haluskan daun rumput laut (bisa menggunakan blender).

  • 5. Saring/pisahkan daun rumput laut yang sudah dihaluskan dari ampas- ampasnya, lalu tempatkan air dari rumput laut ke dalam baskom

  • 6. Diamkan beberapa menit sampai mengental.

  • 7. Siapkan wadah untuk menyajikan Rumput laut.

  • 8. Ambil rumput laut yang sudah mengental seperlunya.

  • 9. Tambahkan pemanis, dan perasa sesuai keinginan.

    • 2.3.4 Kapasitas Produksi

Kapasitas produksi dapat didefinisikan sebagai volume atau jumlah produk yang dapat dihasilkan oleh suatu fasilitas produksi atau perusahaan dalam periode waktu tertentu dengan menggunakan sumber daya yang tersedia saat itu. Rencana kapasitas produksi dari usaha Rumput laut ini dalam sehari akan membuat 20 Rumput laut per varian rasa, yang jadinya 80 Rumput laut diproduksi perhari. Kapasitas produksi ini bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan dari konsumen.

  • 2.4 Rencana Manajemen Dalam usaha Rumput laut ini juga terdapat rancana manajemen. Rancana

manajemen ini termasuk bentuk usaha, struktur organisasi, dan jumlah tenaga kerja.

  • 2.4.1 Bentuk Usaha

Bentuk usaha dari usaha Rumput laut ini yaitu usaha dagang. Usaha dagang yang dimaksud adalah usaha yang menjual Rumput laut ini ke konsumen secara langsung.

2.4.2

Stuktur Organisasi

Struktur organisasi pada Rumput laut kami meliputi manajer, produksi,

penjualan. Dimana ketiga entitas tersebut memiliki peran masing – masing yaitu:

  • 1. Manajer memiliki tugas yang penting dalam suatu usaha, seorang manajer harus bisa menjadi seorang pemimpin dari suatu usaha karena manajer merupakan penggerak dari suatu badan usaha. Tugas manajer di usaha Rumput laut ini yaitu mengawasi dan mengambil keputusan untuk memajukan usaha ini.

  • 2. Produksi, bagian produksi memiliki tugas dalam pembuatan produk – produk yang nantinya akan di pasarkan ke berbagai kalangan. Disamping bidang produksi membuat produk yang sudah ada bagian produksi juga biasanya membuat produk baru.

  • 3. Penjualan, bagian penjualan bertugas untuk memasarkan produk yang akan dijual serta melakukan promosi kepada pihak pelanggan atau konsumen. Bagian penjualan juga memiliki tugas untuk mengadakan surve harga bahan baku.

    • 2.4.3 Jumlah Tenaga Kerja

Jumlah tenaga kerja yang yang diperlukan tidak lah terlalu banyak karena usaha Rumput laut kami masih menargetkan untuk penjualan tingkat siswa sehingga ruang lingkup nya belum terlalu luas sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. Tenaga kerja yang kami butuhnya setidaknya 3 orang saja sudah cukup untuk membangun atau membuka usaha Rumput laut.

  • 2.5 Rencana Keuangan Terdapat rencana keuangan dari usaha Rumput laut. Rencana keuangan

yang dimaksud diantaranya kebutuhan investasi dan modal kerja, dan rinician laba/rugi dalam rencana pembuatan usaha Rumput laut.

  • 2.5.1 Kebutuhan Investasi dan Modal Kerja

Kebutuhan investasi merupakan biaya untuk membeli alat untuk produksi atau biaya sewa tempat. Kebutuhan investasi dari usaha Rumput laut ini dapat dilihat pada Tabel 2.4.

Tabel 2.4 Rincian Biaya Kebutuhan Investasi

 

INVESTASI

NO

Keterangan

Jumlah

Harga

Umur Ekonomis

  • 1 Blender

1 buah

280.000

5 tahun

  • 2 Sewa tempat jualan

 

200.000

30 hari

  • 3 Meja jualan

1 buah

2.000.000

5 tahun

  • 4 Baskom

1 buah

30.000

5 tahun

  • 5 Cooler

1 buah

250.000

5 tahun

  • 6 Saringan

1 buah

40.000

5 tahun

Jumlah

2.800.000

Sedangkan untuk rincian biaya modal kerja pada usaha Rumput laut ini dapat dilihat pada Tabel 2.5.

Tabel 2.5 Rincian Biaya Modal Kerja

 

MODAL KERJA

No.

Keterangan

Per Bulan

Per 6 Bulan

  • 1 Bahan Produksi

2.010.000

12.060.000

 
  • 2 ATK

10.000

60.000

  • 3 Listrik

100.000

600.000

  • 4 Air

200.000

300.000

  • 5 Transportasi

200.000

200.000

  • 6 Cup dan Tutup cup

462.000

2.772.000

Total Modal Kerja

1.982.000

11.892.000

  • 2.5.2 Rincian Laba/Rugi

Rincian laba/rugi rumput laut merupakan rincian keuntungan atau kerugian dari usaha Rumput laut. Pendapatan dari usaha Rumput laut per-bulan sebanyak 12.000.000 rupiah, yang didapat dari penjualan Rumput laut seharga 5.000 rupiah dikali 50 (produksi Rumput laut per-hari) yang mendapatkan hasil 250.000 dan dikali 30 (jumlah hari dalam sebulan).

5000 * 80 (jumlah produksi perhari)

*

30 (jumlah

hari dalam sebulan)

=

12000000

Dalam pembuatan usaha Rumput laut ini juga terdapat biaya produksi. Tabel 2.6 merupakan tabel perkiraan biaya produksi dari usaha Rumput laut untuk 1 bulannya.

Tabel 2.6 Biaya Produksi Usaha Rumput laut

No

Bahan

Harga (Rp)

Jumlah

Total (Rp)

Rumput laut

  • 1 12.000

5kg

60.000

Gula pasir

  • 2 10.000

15 Kg

150.000

  • 3 Sirup rasa melon

26.000

12 Botol

312.000

 
  • 4 Kopi

gooday

180.000

20

Bungkus

717.000

mocacinno

(600 sachet)

  • 5 Susu kental manis

13.000

12 Kaleng

156.000

Kelapa

  • 6 5.000

15 Buah

75.000

Gelas plastik

  • 7 250

1400 cup

350.000

 

Jumlah

2.010.000

Terdapat rincian laba rugi dari usaha Rumput laut ini yang dapat dilihat pada Tabel 2.6.

Tabel 2.6 Rincian Laba dan Rugi Usaha Rumput laut

 

Rencana Laba (Rugi)

 
 

Keterangan

Per Bulan

Per 6 Bulan

Pendapatan

12.000.000

72.000.000

Biaya-Biaya

 
 

Bahan Produksi

2.010.000

12.060.000

ATK

10.000

60.000

Listrik

100.000

600.000

Air

200.000

1.200.000

Tranportasi

200.000

1.200.000

Sewa tempat

200.000

1.200.000

Investasi Alat

500.000

3.000.000

Total Biaya

3.220.000

19.320.000

Laba (Rugi)

8.780.000

52.680.000

BAB III

Penutup

Dalam usaha Rumput laut ini, kami yakin Rumput laut ini akan laris dipasaran karena produk Rumput laut ini selain rasanya yang enak dan memiliki cita rasa yang khas, juga memiliki banyak varian rasa, dan juga harganya yang terjangkau yang akan menyebabkan laris baik di kalangan masyarakat menengah keatas maupun kalangan masyarakat menengah ke bawah. Banyaknya varian rasa pada Rumput laut akan membuat konsumen penasaran dan ingin mencoba, dan harganya yang murah juga akan mempengaruhi konsumen untuk tidak ragu mengeluarkan beberapa uang untuk membeli Rumput laut ini.

Kami sangat megharapkan produk Rumput laut ini akan bisa berkembang, dapat bersaing di pasaran dan tentunya kami mengharapkan Rumput laut ini laris di pasaran.

Lampiran: