Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi mesin yang semakin memudahkan manusia
untuk mengerjakan sesuatu menjadi lebih mudah dan cepat, mendorong dunia
usaha kecil menengah untuk mengembangkan usaha. Hal ini memberikan ide
untuk memperbaiki sistem kerja guna mendapatkan kesempurnaan sistem
produksi. Salah satu alternatif yang harus dilakukan ialah dengan
memperbaiki alat atau mesin yang digunakan sebelumnya, guna meningkatkan
produktivitas maupun keuntungan.
Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai potensi cukup besar
akan energi angin sehingga pengembangan pembangkit tenaga listrik akan
terdistribusi melalui turbin angin. Seperti yang telah dilakukan oleh Martinus
di tahun 2010, beliau melakukan manufacturing dan studi kelayakan ekonomi
prototipe turbin angin tipe heliks sebagai pengganti pembangkit perusahaan
listrik negara (PLN). Hal ini didasari oleh Kebijakan Umum Bidang Energi
(KUBE) 1980 serta Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi
No.996.K/43/MPE/1999 berisikan prioritas penggunaan bahan bakar
terbaharukan dalam menghasilkan listrik yang hendak dibeli PLN.
.

B. PERUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang dirumuskan adalah bagaimana merancang turbin
heliks dengan menggunakan transmisi roda gigi planet (planetary gear train)
agar dapat menghasilkan daya yang maksimal untuk dimanfaatkan sebagai
pasokan lisrik ?

C. TUJUAN
Tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah diperoleh
perancangan turbin heliks menggunakan transmisi roda gigi planet (planetary
gear train).
D. MANFAAT

Manfaat yang ingin dicapai dalam makalah ini, adalah :


1. Menghasilkan rancangan turbin heliks dengan tiga blade berbentuk
setengah lingkaran karena penyebaran tekanan lebih kecil sehingga
pemakaian turbin jauh lebih lama.
2. Menghasilkan rancangan turbin heliks dengan menggunakan transmisi
roda gigi planet (planetary gear train)
3. Dengan menggunakan sistem transmisi roda gigi planet diharapkan akan
dapat menghasilkan daya yang maksimal.

E. BATASAN MASALAH
Batasan masalah dari makalah mengenai perancangan turbin heliks
adalah sebagai berikut:
1. Turbin heliks hanya digunakan untuk kebutuhan listrik.
2. Turbin heliks menggunakan sistem transmisi roda gigi planet (planetary
gear train).
3. Turbin heliks yang dirancang :
Jumlah sudu : 3
Bentuk Sudu : Setengah Lingkaran

BAB II

PERANCANGAN MESIN
A. BAGIAN-BAGIAN TURBIN HELIKS (HELICAL TURBIN)
Gambar rancangan turbin heliks dibuat dengan menggunakan
software Inventor. Gambar rancangan dijelaskan melalui proyeksi tiga
dimensi sudu turbin, rangka, roda gigi planet, dan generator seperti terlihat
pada penjelasan dibawah ini :

1. BLADE TURBIN
Turbin mempunyai blade (sirip baling-baling) berbentuk
penampang sayap pesawat (aerofoil). Karena efisiensinya tinggi dan
menghasilkan perbedaan tekanan yang besar di antara kedua sisi blade
guna memutar blade dengan momen yang cukup besar pula. Airfoil adalah
suatu cakram berpenampang lengkung parabolik dengan bagian depan
cukup lurus dan bagian ujung meruncing. Ketika angin melewati airfoil
lebih cepat pada bagian atas dibandingkan dengan bagian bawahnya. Hal
ini disebabkan tekanan pada bagian bawah lebih besar dan mengakibatkan
terbentuknya gaya angkat.
Jenis-jenis turbin sangatlah banyak, tetapi secara garis besar
dapat dibedakan atas dua tipe yaitu :
1. HAWT (Horizontal Axis Wind Turbine)
Tipe turbin ini mempunyai sumbu putar yang sejajar terhadap
tanah dan paling banyak dikembangkan di berbagai negara karena
cocok dipakai untuk menghasilkan listrik.

2. VAWT (Vertical Axis Wind Turbine)


Turbin tipe vertikal mengartikan bahwa sumbunya berputar
secara vertikal terhadap tanah dan jarang digunakan secara komersial.
VAWT terdiri beberapa tipe yang paling umum ditemukan yaitu
Savonius Rotor, Darrieus Rotor, Giromill dan H-Rotor.

Adapun, karakteristik VAWT mempunyai berbagai keunggulan


yaitu :
1. Mempunyai desain dasar blade yang lebih sederhana
dibandingkan tipe VAWT lainnya.
2. Mampu mendayagunakan aliran angin dari segala arah
sehingga tidak dibutuhkan yaw mechanism seperti yang
terdapat pada HAWT
3. Konstruksi lebih sederhana dan biaya manufaktur juga
lebih terjangkau dibandingkan HAWT karena VAWT tidak
memerlukan yaw mechanism. Di samping itu, generator,
gearbox, komponen-komponen mekanik maupun elektronik
dapat diletakkan di atas permukaan tanah dan tidak harus
diletakkan di atas menara (tower) .
4. Proses perawatan lebih mudah karena konstruksi yang
sederhana dan sejumlah komponen yang berada di atas
permukaan tanah
5. Mampu melakukan self start pada kecepatan angin yang
relatif rendah
6. Mampu menghasilkan torsi yang lebih tinggi dari kisaran
kecepatan angin yang rendah hingga kecepatan angin yang
tinggi.

Ada dua tipe rotor turbin tipe helix, Perbedaan dari kedua jenis rotor
tersebut adalah bentuk blade penampang dari rotor. Bentuk blade penampang
tersebut adalah persegi panjang dan setengah lingkaran.

Gambar 1. Blade lurus Gambar 2. Blade 1/2 lingkaran

Bentuk blade yang dipilih pada rancangan ini adalah bentuk blade
helix setengah lingkaran dengan tiga buah blade. Hal ini didasarkan pada
sebuah penelitian yang dilakukan oleh Martinus, S.T., M. Sc., M. Dyan Susila
E.S., S.T., M.Eng., dan Martinus Budiyono, S.T. dari Fakultas Teknik Jurusan
Teknik Mesin Universitas Lampung 2011 yang membahas fenomena
turbulensi angin dan penyebaran tekanan pada penampang alir vertical axis
wind turbine (VAWT) tipe helix terhadap kecepatan angin sebagai
pembangkit listrik alternatif berskala rumah tangga dengan kecepatan aliran
udara bervariasi yaitu 4 m/s, 8 m/s, 12 m/s memanfaatkan software GAMBIT
2.2.3 dan FLUENT 6.3.26.
Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa bentuk blade 1/2 lingkaran
adalah bentuk blade terbaik, baik dari turbulensi angin maupun penyebaran
tekanan sebagai pembangkit listrik. Dimana penyebaran tekanan yang lebih
kecil sehingga pergerakan turbin terhadap kecepatan udara yang diinputkan
akan lebih stabil dan umur pemakaian turbin jauh lebih lama dibandingkan
blade lurus.

2. RANGKA
Perancangan yang harus dilakukan adalah pembuatan kerangka
karena kerangka adalah tempat penumpu setiap komponen yang akan
dipasang. Rangka turbin heliks dibuat berbentuk tiga buah penopang yang
ditengah nya terdapat poros yang akan memutar blade turbin.

3. RODA GIGI
Roda gigi merupakan suatu jenis elemen transmisi yang penting
untuk suatu sistem transmisi antara penggerak dengan yang digerakkan.
Suatu konstruksi hubungan roda gigi digunakan pula untk sistem pengatur
pada pemindah putaran, atau untuk merubah gerak lurus menjadi gerak
putar dan sebaliknya.
Jenis roda gigi yang digunakan pada rancangan turbin heliks ini
adalah roda gigi planet (planetary gear train) yang akan dijelaskan pada
pembahasan selanjutnya.

4. GENERATOR
Generator adalah sebuah mesin yang mengubah energi gerak
(mekanik) menjadi energi listrik sehingga bisa digunakan untk berbagai
keperluan. Generator yang digunakan dalam rangcangan turbin heliks ini
berguna untuk menghasilkan listrik yang diperoleh dari putaran sistem
transmisi turbin yaitu roda gigi planet.
B. SISTEM TRANSMISI PADA TURBIN HELIKS (RODA GIGI
PLANET/PLANETARY GEAR TRAIN).
a. Pengertian Roda Gigi Planet
b. Alasan Mengapa Memilih Roda Gigi Planet Sebagai Sistem
Transmisi pada Turbin Heliks
Umumnya, turbin angin menghasilkan putaran yang rendah pada
poros kincirnya, sedangkan putaran yang diperlukan untuk
menggerakkan poros pada generator harus lebih tinggi. Selain itu daya
yang dihasilkan generator tidak akan maksimal karena kemungkinan
terjadinya losses pada saat pengperasiannya. Maka dari itu dibutuhkan
suatu sistem transmisi untuk menghubungkan kedua poros tersebut.
Yaitu untuk mengubah kecepatan putaran poros turbin yang rendah
tersebut menjadi lebih tinggi.
Pertimbangan lainnya adalah roda gigi planet memiliki beberapa
keuntungan, diantaranya :
1) Susunan roda gigi (gear box) kompak.
2) Ringan.
3) Membutuhkan sedikit maintenance (require little maintenance).
4) Memiliki speed ratio sampai 100:1 (input:output).

C. PRINSIP KERJA TURBIN HELIKS


Prinsip kerja turbin heliks adalah :
1. Udara masuk ke blade turbin.
2. Udara akan menyebar pada penampang blade turbin.
3. Putaran blade akan memutar poros turbin.
4. Poros turbin memutar generator dengan sistem transmisi roda gigi
planet.
.

D. GAMBARAN MESIN SECARA KESELURUHAN


Gambar 4. Rancangan Turbin Heliks dengan Sistem Transmisi Roda
Gigi Planet (Planetary Gear Train)

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1.
DAFTAR PUSTAKA

http://Saw56.blogspot.co.id