Anda di halaman 1dari 7

INDIKATOR INTERNASIONAL LIBRARY OF MEASURE

1. Stroke

I Stroke -10 : Ischemic or hemorraghic stroke


Standar patients who were assessed for rehabilitation services

Pasien Stroke yang diperiksa untuk mendapatkan


Judul
pelayanan rehabilitasi
Rehabilitasi stroke harus dilaksanakan sesegera
mungkin setelah diagnosis stroke ditegakkan dan
masalah-masalah yang mengancam kehidupan dapat
ditentukan. Diantara sekian banyak prioritas utama
untuk pasien stroke yang harus dikerjakan adalah
memindahkan pasien dan menegakkan tindakan
Alasan pemilihan perawatan sesegera mungkin. Berbagai bukti medis
telah membuktikan bahwa pasien yang menderita
stroke akan memperoleh perkembangan medis yang
lebih baik apabila mereka dirawat dengan pelayanan
yang terkordinir, diberikan oleh multi disiplin ilmu
yang berhubungan dengan stroke dan dievaluasi
secara tepat.
Ruang Lingkup Unit perawatan interna dan ICU
Dimensi Mutu Safety
Tipe Indikator Proses dan Out come
Tergambarnya kegiatan pelayanan kepada pasien
Tujuan dengan stroke skemik dan stroke hemoragik untuk
memberian pelayanan rehabilitasi
Setiaptahunnya 10% penduduk dunia mengalami
stroke yang berulang. Diperkirakan dua pertiga dari
orang-orang ini bertahan dan memerlukan
rehabilitasi. Stroke adalah penyebab utama
disabilitas/kecacatan jangka panjang di
Defenisi Operasional
semuanegara. Banyak pasien-pasien stroke menjadi
cacat fungsional sedang dan beberapa cacat parah.
Lebih dari sebagian pasien yang pernah mengalami
stroke atau cedera serius belum pernah menerima
rehabilitasi.
Pasien-pasien dengan stroke iskemik atau hemoragik
Numerator yang diperiksa untuk atau yang pernah menerima
rehabilitasi
Pasien pasien dengan stroke iskemik atau stroke
Denominator
hemoragik yang berusia 18 tahun
Cara Perhitungan
N/D x 100%
(Rumus)
Pasien pasien dengan stroke iskemik atau stroke
Kriteria Inklusi
hemoragik yang berusia 18 tahun.
1. Pasien yang berusia kurang dari 18 tahun
2. Pasien yang kondisinya tidak stabil
Kriteria Eksklusi
(hemodinamik, nyeri tidak terkontrol)
3. Pasien terminal
Metodologi
Total Sampling
Pengumpulan Data
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisis Setiap bulan
Sumber Data Unit Rekam Medik
Standar 100%
Penanggung Jawab
Rohana Umar,S.ST
Pengumpul Data

2. Childens Asthma Care (CAC)

I CAC -2 : Systemic Cortecostereoids for Children In


Standar Patient Asthma

Pemberian Kortikosteroid untuk Pasien Asma Anak


Judul
yang dirawat di rumah sakit
Asma adalah penyakit kronis yang paling sering
ditemukan pada anak-anak dan merupakan
komponen utama dari angka kesakitan dan penyebab
meningkatnya pembiayaan kesehatan secara
nasional. Bagi anak-anak, asma adalah salah satu
dari penyebab utama dirawat inap di rumah sakit.
Penanganan asma yang tidak sesuai standar
dianggap menjadi penyebab utama tingginya angka
morbiditas dan mortalitas karena asma. Panduan-
Alasan pemilihan
panduan klinis untuk diagnosis dan manajemen
asma pada anak-anak menyarankan penggunaan
kortikosteroid sistemik untuk memperoleh kendali
terhadap penyebaran asma akut dan mengurangi
tingkat keparahan penyakitnya secepat mungkin,
dengan pengurangan pengobatan menjadi
pengobatan yang seminimal mungkin yang
diperlukan untuk menjaga kendali terhadap situasi
dimaksud.
Ruang Lingkup Unit perawatan Anak
Dimensi Mutu Safety
Tipe Indikator Out come
Tujuan Tergambarnya kualitas pelayanan keperawatan di
rumah sakit terhadap perawatan pasien asma anak
yang mendapatkan kortokosteroid

Penggunaan kortikosteroid sistemik untuk pasien-


Defenisi Operasional pasien pediatric yang menjadi pasien rawat inap
dengan penyakit asma
Pasien anak-anak dengan penyakit asma yang
Numerator menerima kortikosteroid sistemik selama dirawat
inap di rumah sakit
Pasien pediatrik dengan asma (usia 2 tahun sampai
Denominator 17 tahun) yang keluar rumah sakit dengan diagnosis
utama asma
Cara Perhitungan
N/D x 100%
(Rumus)
Pasien pediatrik dengan asma (usia 2 tahun sampai
Kriteria Inklusi 17 tahun) yang keluar rumah sakit dengan diagnosis
utama asma
1. Pasien yang berusia lebih dari 17 tahun
2. Pasien yang kondisinya tidak stabil
Kriteria Eksklusi
(hemodinamik, nyeri tidak terkontrol)

Metodologi
Total Sampling
Pengumpulan Data
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisis Setiap bulan
Sumber Data Unit Rekam Medik
Standar 100%
Penanggung Jawab
Ruaidah,S.Kep
Pengumpul Data

3. Perinatal care

I PC 02 : Nulliparous women with a term, singleton


Standar baby in a vertex position delivered by cesarean section

Wanita dengan kondisi nullipara yang mengandung


Judul satu bayi dalam kondisi vertex yang dilahirkan
dengan operasi seksio
Alasan pemilihan Beragam penelitian telah menunjukkan bahwa lebih
dari 60% variasi antar rumah sakit dapat
dihubungkan dengan proses induksi melahirkan
pertama dan rata-rata admisi terhadap pasien
melahirkan dini pada kehamilan pertama. Penelitian
klinis telah menunjukkan jika ibu yang melahirkan
dipaksa saat rahimnya belum siap, hasilnya akan
lebih buruk. Penelitian juga telah membuktikan
bahwa penggunaan panduan melahikan bagi ibu
hamil dapat memberikan hasil yang berbeda dalam
hasil persalinan
Ruang Lingkup Ruang PONEK
Dimensi Mutu Safety
Tipe Indikator Out come
Tergambarnya kualitas pelayanan kebidanan dan
Tujuan kandungan di rumah sakit terhadap asuhan
perinatal khususnya tindakan operasi seksio
Pasien-pasien selama kehamilan pertama yang
mengandung satu janin dalam posisi normal (posisi
Defenisi Operasional vertex) yang dilahirkan dengan operasi seksio setelah
melewati masa kehamilan selama 37 minggu atau
lebih
Pasien-pasien selama kehamilan pertama yang
mengandung satu janin dalam posisi normal (posisi
Numerator vertex) yang dilahirkan dengan operasi seksio setelah
melewati masa kehamilan selama 37 minggu atau
lebih
Patien nullipara yang melahirkan bayi tunggal dalam
Denominator
posisi vertex
Cara Perhitungan
N/D x 100%
(Rumus)

Kriteria Inklusi Pasian-pasien dengan tindakan seksio


1. Pasien yang kondisinya tidak stabil
Kriteria Eksklusi 2. Pasien Multipara

Metodologi
Total Sampling
Pengumpulan Data
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisis Setiap bulan
Sumber Data Unit Rekam Medik
Standar 0%
Penanggung Jawab
Andi Sri Imayanti,Amd.Keb
Pengumpul Data

4. Pneumoni

Standar I PN 04 : Adult smoking cessation


advice/counseling given to patients who smoke
cigarettes and who are hospitalized for pneumonia

Pemberian edukasi berhenti merokok pada pasien


Judul
pneumonia dewasa yang perokok
Merokok dapat mempengaruhi sistem kekebalan
tubuh karena sering mengundang infeksi saluran
pernapasan. Bersamaan dengan melemahnya
Alasan pemilihan bronkus dan paru-paru, gangguan imunitas
(kekebalan) ini mempermudah bakteri atau virus
pneumonia untuk bertahan dan merusak jaringan
paru-paru.
Ruang Lingkup Perawatan Penyakit Dalam
Dimensi Mutu Safety
Tipe Indikator Out come
Tergambarnya kualitas pelayanan kebidanan dan
Tujuan kandungan di rumah sakit terhadap asuhan
perinatal khususnya tindakan operasi seksio

Pasien dewasa perokok (usia diatas 17 tahun) yang


Defenisi Operasional
dirawat dengan pneumonia

Pasian dewasa perokok yang dirawat dengan


Numerator
pneumonia yang diberikan edukasi berhenti merokok
Jumlah seluruh pasien pneumonia dewasa yang
Denominator
merokok
Cara Perhitungan
N/D x 100%
(Rumus)

Kriteria Inklusi Pasien pneumonia dewasa yang merokok


1. Pasien Pneumonia yang tidak merokok
Kriteria Eksklusi
2. Pasien pneumonia di bawah 17 tahun
Metodologi
Total Sampling
Pengumpulan Data
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisis Setiap bulan
Sumber Data Unit Rekam Medik dan Perawatan Penyakit Dalam
Standar 100%
Penanggung Jawab
Raja Indah Marzuki,S.Kep,Ns
Pengumpul Data

5. Nursing Care

PMKP 3.1 Klinik 10 : Pencegahan dan Pengendalian


Standar
Infeksi, Surveilance dan Pelaporan
Judul Angka kejadian infeksi luka operasi (ILO)

Infeksi luka operasi merupakan salah satu jenis


infeksi nosokomial yang menunjukkan mutu
keperawatan/pelayanan bedah. Angka kejadian
Alasan Pemilihan infeksi luka operasi merupakan salah satu indikator
mutu rumah sakit yang ditetapkan oleh kementrian
kesehatan untuk dilakukan pencatatan dan
pelaporan secara berkala.
Perawatan Bedah, Kebidanan dan Kandungan, Kamar
Ruang Lingkup
Operasi, Rawat Jalan
Dimensi Mutu Safety
Tipe Indikator Output

Tujuan Tergambarnya mutu pelayanan bedah

Adanya infeksi nosokomial pada semua katagori luka

sayatan operasi elektif yang dilaksanakan dirumah

sakit ditandai dengan rasa panas, kemerahan,

Defenisi Operasional pengerasan dan keluarnya pus dalam waktu 7 Hari

sampai 90 hari setelah pembedahan .

Operasi Elektif yang dimaksud disini adalah operasi

yang dipersiapkan lebih dahulu.


Jumlah pasien yang infeksi luka operasi dalam satu
Numerator
bulan
Jumlah seluruh operasi bersih pada periode bulan
Denominator
tersebut
Cara Perhitungan
N/D x 100%
(Rumus)

Kriteria Inklusi Seluruh pasien dengan operasi elektif


Kriteria Eksklusi -
Metode sampel acak dengan jumlah sampel 64.
Metodologi
(berdasarkan tabel Krecjie bahwa total populasi 64
Pengumpulan Data
319 maka jumlah sampel yang diambil 64
Frekuensi
Setiap bulan
Pengumpulan Data
Periode Analisis Setiap triwulan
Unit perawatan bedah, unit perawatan kebidanan dan
Sumber Data
kandungan dan Unit Kamar Operasi
Standar 0%
Penanggung Jawab
Saiful Sain A.Md.Kep
Pengumpul Data