Anda di halaman 1dari 6

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN KOMITE PPI

No Kegiatan Rincian Kegiatan Juli Agu Sept Okt Nov Des Ket
st
1. Penerapan Pelaksanaan
Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi dan Kewaspadaan
Isolasi (Kewaspadaan standar
dan transmisi)
a. Melakukan Kebersihan - Membuat kebijakan, panduan dan SPO tentang kebersihan tangan
tangan

- Melakukan pemantauan awal sarana dan fasilitas kebersihan tangan.

- Membuat rekomendasi kepada manajemen RS tentang pemenuhan


sarana kebersihan tangan seperti pengadaan handrub, perbaikan
wastafel dan kran rusak, pembelian sabun cuci tangan dan tissu.

- Membuat petunjuk/leaflet/poster cuci tangan di setiap fasilitas baik


handrub maupun wastafel
- Mengusulkan penyediaan handrub di setiap unit pelayanan dan kamar
pasien
- Mengusulkan penyedian sarana dan fasilitas kebersihan tangan di area
pengunjung
- Memberikan edukasi kepada petugas, pasien dan keluarga pasien serta
pengunjung di RS tentang cara melakukan kebersihan tangan sesuai
dengan 6 langkah WHO dan 5 saat melakukan kebersihan tangan
- Melakukan audit setiap bulan tentang kepatuhan melakukan kebersihan
tangan
- Memonitoring kepatuhan petugas dalam melakukan kebersihan tangan
sesuai dengan 6 langkah WHO dan 5 saat melakukan kebersihan
tangan
- Melakukan audit sarana dan fasilitas kebersihan tangan tiap 6 bulan.
f. Penggunaan Alat Pelindung - Membuat kebijakan, panduan dan SPO tentang penggunaan alat
Diri pelindung diri (APD)
- Berkoordinasi dengan bagian farmasi tentang pemenuhan APD seperti
apron, googles, dan sepatu boot
- Membuat petunjuk cara pemakaian APD yang benar.
- Melakukan audit tiap 3 bulan tentang kepatuhan menggunakan APD
- Memberikan edukasi kepada petugas, pasien dan keluarga pasien serta
pengunjung di RS tentang cara menggunakan APD yang benar
- Memonitoring kepatuhan petugas dalam menggunakan APD
- Melakukan audit ketersedian APD di RSUD Bangka Tengah tiap 6 bulan
g. Pengelolaan Peralatan, - Membuat kebijakan, panduan dan SPO tentang pengelolaan peralatan
Dekontaminasi peralatan perawatan
kesehatan - Membuat rekomendasi kepada manajeman RS tentang penyediaan
ruang sterilisasi terpusat (mini CSSD)
- Berkoordinasi dengan bagian farmasi tentang pemenuhan cairan
dekontaminasi peralatan
- Berkoordinasi dengan diklat tentang pemenuhan tenaga khusus
pengawasan pengelolaan peralatan.
- Memberikan edukasi kepada petugas di RS tentang cara melakukan
pembersihan, dekontaminasi dan sterilisasi peralatan perawatan
- Memonitoring kegiatan yang dilakukan di unit steriliasi
- Melakukan audit tiap 3 bulan tentang pengelolaan peralatan perawatan
pasien.
h. Penyuntikan yang aman - Membuat kebijakan, panduan dan SPO tentang penyuntikan yang aman
- Membuat ICRA layanan penyediaan tempat jarum suntik bekas pakai
sesuai standar PPI
- Memberikan edukasi kepada petugas tentang penyuntikan yang aman
seperti menggunakan spuit sekali pakai, tidak melakukan re capping,
dan dibuang oleh orang yang melakukan penyuntikan
i. Pengelolaan limbah dan - Membuat kebijakan, panduan dan SPO tentang pengelolaan limbah dan
benda tajam benda tajam
- Membuat ICRA tempat sampah yang digunakan oleh RS
- Berkoordinasi dengan instalasi sanitasi tentang penyediaan tempah
sampah infeksius, non infeksius dan benda tajam sesuai dengan
standar PPI
- Membuat petunjuk pembuangan sampah pada setiap kotak sampah
- Memberikan edukasi kepada petugas tentang pemilahan sampah dan
pengelolaan limbah RS.
- Memonitoring kepatuhan petugas dalam pemilahan sampah.
- Melakukan audit tiap 3 bulan tentang pemilahan sampah.
j. Etika batuk - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang etika batuk
- Berkoordinasi dengan bagian humas tentang pembuatan poster/leaflet
etika batuk
- Memberikan edukasi kepada petugas, pasien dan keluarga pasien serta
pengunjung tentang etika batuk
k. Kesehatan Karyawan - Berkoordinasi dengan K3RS untuk membuat kebijakan dan SPO
tentang pemeriksaan kesehatan
karyawan dan luka terpajan cairan tubuh dan luka tertusuk jarum
- Berkoordinasi dengan K3RS dan bagian manajemen RS untuk
penyediaan anggaran pemeriksaan MCU (medical Check Up) bagi
petugas yang berisiko tinggi serta petugas dapur.
- Memonitoring dan melakukan pencatatan, serta follow up pada petugas JIKA TERJADI KEJADIAN LUKA TERPAJAN
yang luka terpajan cairan tubuh dan luka tertusuk jarum. CAIRAN TUBUH DAN TERTUSUK JARUM
l. Penatalaksanaan linen - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang penatalaksanaan linen
- Membuat ICRA unit pelayanan laundry terhadap penyediaan sarana dan
sarana pendukung penatalaksanaan linen
- Berkoordinasi dengan instalasi sanitasi dan laundry dalam penyediaan
sarana dan sarana pendukung penatalaksanaan linen
- Memberikan edukasi kepada petugas laundry tentang penatalaksanaan
linen baik infeksius dan non infeksius
- Melakukan monitoring pelayanan linen dan laundry
- Mealakukan audit setiap 3 bulan tentang pelayanan linen dan laundry
\ m. Penempatan pasien - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang penempatan pasien
berdasarkan kewaspadaan transmisi (airbone, droplet dan kontak)
- Membuat ICRA unit pelayanan ruang perawatan khusus kasus
- transmisi (airbone, droplet dan kontak)
- Berkoordinasi dengan sanitasi dan manajemen RS dalam penyediaan
ruangan khusus bagi kasus airbone, kontak dan droplet
- Memberikan edukasi kepada petugas, pasien dan keluarga serta
pengunjung tentang penggunaan APD yang harus digunakan selama
berada di ruangan perawatan khusus.
- Melakukan audit setiap 3 bulan terhadap penyediaan APD dan standar
ruangan sesuai standar PPI
n. Praktek Lumbal Fungsi - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang praktek lumbal fungsi
- Memberikan edukasi kepada petugas tentang praktek lumbal fungsi
- Memonitoring penggunaan APD yang digunakan dalam melakukan JIKA ADA PRAKTEK LUMBAL PUNGSI
lumbal fungsi sesuai dengan standar yang telah dibuat.
o. Pengendalian Lingkungan - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang pengendalian
lingkungan RSUD Bangka Tengah
- Memberikan edukasi kepada cleaning servise dan petugas kesehatan
tentang pengendalian lingkungan RSUD Bangka Tengah
- Melakukan monitoring kebersihan lingkungan setiap unit layanan
- Melakukan audit tiap 3 bulan terhadap kebersihan lingkungan setiap unit
layanan perawatan.

p. Pengelolaan komponen - Berkoordinasi dengan bagian UTD RS tentang kebijakan,panduan dan


darah SPO pengelolaan komponen darah
- Memonitoring pengelolaan komponen darah
q. Pemulasaran jenazah RS - Membuat kebijakan, panduan dan SPO pemulasaran jenazah
- Melakukan ICRA unit layanan tentang kamar jenazah
- Berkoordinasi dengan bagian manajemen RS untuk penyediaan kamar
jenazah sesuai standar dan penyediaan sarana pendukung termasuk
APD dan petugas khusus kamar jenazah yang bersertifikasi.
- Membuat rekomendasi pengusulan tenaga khusus kamar jenazah
r. Peralatan re used dan single - Membuat kebijakan dan SPO tentang peralatan yang single dan reused
used
- Berkoordinasi dengan bagian farmasi untuk kajian peralatan reused
- Memberikan edukasi tentang penggunaan alat reused dan
dekontaminasi alat reused
- Memonitoring penggunana alat reused
2. Melakukan surveilans infeksi - Membuat kebijakan panduan dan SPO tentang surveilans infeksi dan
sistem investigasi outbreak di RSUD Bangka Tengah
- Membuat form pelaporan surveilans baik harian, bulanan dan rekam
medik pasien
- Melakukan sosialisasi kepada petugas di setiap unit layanan
tentang cara pengisian form surveilans infeksi
- Membuat laporan dan pencatatan form surveilans infeksi.
- Memonitoring pengisian form surveilans infeksi di setiap rekam medik
pasien di setiap unit layanan
- Memonitoring pelaporan surveilans harian dan bulanan masing masing
unit layanan.
3. Pendidikan dan Pelatihan - Membuat program tentang pendidikan dan pelatihan terkait PPI dengan
berkoordinasi dengan bagian Diklat RSUD Bangka Tengah
- Memberikan pendidikan dan pelatihan bagi petugas kesehatan tentang
penerapan PPI terutama kewaspadaan isolasi di RSUD Bangka
Tengah berupa sosialisasi.
- Memberikan sosialiasi bagi tenaga baru, dokter intership, mahasiswa DISESUAIKAN WAKTU DENGAN KEGIATAN
magang, praktikan tentang PPI terutama kewaspadaan isolasi MAGANG
- Memberikan informasi PPI bagi seluruh petugas dan pengunjung untuk
meningkatkan kesadaran tentang PPI RS terutama kewaspadaan isolasi
terutama cuci tangan , etika batuk dan pemilahan sampah
- Memberikan penyuluhan kepada pasien, keluarga pasien dan
pengunjung tentang topik infeksi yang sedang berkembang di
masyarakat
- Memberikan sosialisasi kepada pasien, keluarga pasien dan
pengunjung tentang PPI (cuci
tangan dan etika batuk)
4. Pencegahan Infeksi dengan - Membuat SPO penerapan pencegahan infeksi (Bundles HAIs)
menerapkan bundle HAIs
- Memonitoring penerapan bundles HAIs (bundles ISK, IADP, VAP, ILO)
- Melakukan audit terhadap penerapan bundles dan pelaksaanaan PPI
5. Penerapan penggunaan - Berkoordinasi dengan bagian farmasi tentang kebijakan penggunaan
antimikroba yang rasional antimikroba yang rasional
- Menonitoring pemberian antimikroba sesuai standar yang telah dibuat
oleh Farmasi RSUD Bangka Tengah

6. Rapat Rutin Komite PPI - Rapat Rutin Komite PPI


AGENDA
1. SK KOMITE
IPCN/IPCLN
2.