Anda di halaman 1dari 3

Nama : Moh.

Dedy Indra Setiawan

NIM : 160514610063

OFFERING : E2

PRODI : S1-Teknik Mesin


TOLERANSI ANTARA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA
MERPATI PUTIH UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Kami melakukan pengamatan terhadap toleransi yang ada pada


salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) beladiri Merpati Putih. UKM
Merpati Putih melakukan latihan rutin dua kali dalam seminggu yaitu pada
hari selasa dan jumat. Kami memutuskan untuk melakukan observasi
pada hari selasa ketika banyak anggota yang datang latihan. Pada
awalnya terkesan normal dan biasa saja akan tetapi setelah kami cermati
dan berbincang-bincang dengan beberapa anggotanya ternyata kami
mendapati bahwa anggota Perguruan silat yang datang latihan tidak
hanya mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Malang tetapi juga
ada yang berasal dari universitas lain dan bahkan ada yang sudah
bekerja. Beberapa yang datang adalah mahasiswa dari STT yang ikut
bergabung latihan bersama di Universitas Negeri Malang. Menurut ketua
umum UKM Merpati Putih sebut saja Mas Manu bahwasannya tidak
hanya STT tetapi UB juga terkadang datang untuk ikut latihan bersama
maupun berdiskusi. Hal ini benar-benar tidak terpikirkan sama sekali
karena biasanya mahasiswa tiap universitas memiliki gengsinya sendiri
tetapi para anggota Merpati Putih ini bisa berbaur dan bergaul satu sama
lain tanpa memperdulikan perbedaan yang ada diantara mereka. Tidak
hanya perbedaan universitas, dalam UKM ini juga terdapat perbedaan
agama. Salah satunya adalah Mas Macrus yang beragama Budha. Ketika
kami tanya ternyata Mas Macrus selama berlatih bersama anggota lain
yang mayoritas beragama Islam ternyata mengaku tidak pernah
mengalami diskriminasi apapun dan tidak pernah dipandang rendah oleh
anggota yang lain. Dari hasil pengamatan kami ini kami menyimpulkan
bahwa para anggota UKM Merpati Putih memiliki tingkat toleransi dan
kekeluargaan yang tinggi.

Toleransi ini dapat tercapai dikarenakan beberapa sebab, seperti


sifat kekeluargaan yang memang ditekankan dalam perguruan silat
tersebut. Sifat kekeluargaan inilah yang menjadikan para anggota UKM
Merpati Putih dapat berbaur layaknya sebuah keluarga besar meskipun
pada dasarnya berasal dari berbagai daerah berbeda yang tentunya
memiliki ciri khas dan budayanya sendiri-sendiri. Selain itu juga kesadaran
dari masing-masing anggota akan pentingnya toleransi juga memegang
peranan penting dalam terciptanya toleransi dan demokrasi yang ideal
dalam unit kegiatan mahasiswa ini. Faktor ketiga yang membuat toleransi
ini dapat tercipta ialah karena rasa saling menghormati sesama anggota
UKM Merpati Putih. Dengan menerapkan sikap saling menghormati antar
sesama anggota, membuat para anggota Merpati Putih, antara anggota
yang satu dengan anggota yang lain dapat menghindari konflik yang
mungkin terjadi karena adanya perbedaan diantara mereka. Sehingga
sikap saling menghormati ini memang sangat diperlukan untuk
mewujudkan toleransi sesama anggota. Selain itu kami juga mengamati
bahwa setiap anggota UKM Merpati Putih juga menerapkan sikap saling
menghargai satu sama lain.

Dampak yang terjadi ketika sikap dan nilai-nilai toleransi ini dapat
diterapkan sebagaimana mestinya ialah :

1. Terciptanya keharmonisan dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Merpati


Putih
2. Terhindarnya konflik internal sesama anggota Unit Kegiatan
Mahasiswa Merpati Putih