Anda di halaman 1dari 4

2

Serta pelayanan di tujukan juga untuk memantau tanda-tanda bahaya nifas serta

kemungkinan-kemungkinan tanda bahaya yang akan terjadi.3

Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012. Angka

Kematian Ibu (AKI) ( yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359

per 100.000 kelahiran hidup.4

Pelayanan kesehatan ibu nifas adalah pelayanan kesehatan sesuai standar pada ibu

mulai 6 jam sampai 42 hari pasca bersalin oleh tenaga kesehatan. Untuk deteksi dini

komplikasi pada ibu nifas diperlukan pemantauan pemeriksaan terhadap ibu nifas dengan

melakukan kunjungan nifas minimal sebanyak 3 kali dengan ketentuan waktu. Kunjungan

nifas pertama pada masa 6 jam sampai dengan 3 hari setelah persalinan. Kunjungan nifas ke

dua dalam waktu hari ke-4 sampai dengan hari ke-28 setelah persalinan. Kunjungan nifas ke

tiga dalam waktu hari ke-29 sampai dengan hari ke-42 setelah persalinan.

Pelayanan yang diberikan adalah :

1.Pemeriksaan tekanan darah, nadi, respirasi dan suhu.

2.Pemeriksaan tinggi fundus uteri (involusi uterus).

3.Pemeriksaan lokhia dan pengeluaran per vaginam lainnya.

4.Pemeriksaan payudara dan anjuran ASI eksklusif 6 bulan.

5.Pemberian kapsul Vitamin A 200.000 IU sebanyak dua kali , pertama segera setelah

melahirkan, kedua diberikan setelah 24 jam pemberian kapsul Vitamin A pertama.


3

6.Pelayanan KB pasca salin

Bidan harus dapat memberikan asuhan berkualitas kepada ibu dalam masa nifas.

Asuhan berkualitas yaitu asuhan yang diberikan kepada ibu sesuai dengan kebutuhan ibu dan

sesuai dengan wewenang bidan seperti memberikan promosi kesehatan tentang masa nifas,

deteksi dini serta penatalaksanaan yang akurat terhadap masalah dan penyakit yang timbul

pada masa nifas.3

Pelayanan masa nifas harus terselenggara untuk memenuhi kebutuhan ibu, yang

meliputi upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan komplikasi dan penyakit yang mungkin

terjadi, serta pelayanan pemberian ASI, cara menjarangkan kehamilan, imunisasi, dan nutrisi

bagi ibu.3

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan untuk menurunkan

Angka Kematian Ibu adalah peningkatan kualitas pelayanan kebidanan yang diberikan oleh

tenaga kesehatan, termasuk bidan. Bidan berperan penting dalam pemberian pelayanan pada

masa nifas untuk mendeteksi dini masalah yang mungkin terjadi sehingga dapat mencegah

komplikasi yang mungkin terjadi, seperti perdarahan dan infeksi. 6

Penulis mencoba untuk mengangkat kasus ini sebagai penerapan asuhan kebidanan

khususnya ibu nifas normal sehingga tidak ada masalah-masalah yang membahayakan ibu

nifas itu sendiri.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas maka dirumuskan masalah, yaitu :

Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Normal di RSUD Ahmad Mochtar Tahun 2017 .
C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Mampu Melakukan Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Normal Berdasarkan 7
4

langkah varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP.


2. Tujuan Khusus

a. Melakukan pengkajian data dasar pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar

Tahun 2017.

b. Menginterpretasi data diagnosis, masalah, dan kebutuhan dalam melakukan asuhan

kebidanan pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar Tahun 2017.

c. Mengidentifikasi diagnosa dan masalah potensial pada ibu nifas normal di RSUD

Ahmad Mochtar Tahun 2017.

d. Mengidentifikasi masalah yang memerlukan tindakan segera, kolaborasi dan rujukan

pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar Tahun 2017.

e. Merencanakan asuhan pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar Tahun 2017.

f. Melaksanakan asuhan sesuai rencana pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar

Tahun 2017.

g. Mengevaluasi pelaksanaan asuhan pada ibu nifas normal di RSUD Ahmad Mochtar

Tahun 2017.

h. Melakukan pendokumentasian dalam bentuk SOAP pada ibu nifas normal di RSUD

Ahmad Mochtar Tahun 2017.

D. Manfaat Penulisan
1.Bagi Penulis

Dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat selama perkuliahan pada


5

penanganan ibu nifas normal.

2.Bagi Lahan Praktek

Study kasus ini dapat dijadikan informasi serta pedoman untuk melaksanakan asuhan

kebidanan pada ibu nifas normal.

3.Bagi Institusi Pendidikan


Diharapkan hasil penelitian ini sebagai bahan referensi bagi peneliti selanjutnya.
E. Ruang Lingkup
Sehubungan dengan keterbatasan waktu, penulis hanya membatasi pelaksanaan

asuhan kebidanan pada ibu nifas normal yang dilaksanakan dari tanggal april s/d mei 2017 di

RSUD Ahmad Mochtar Tahun 2017.