Anda di halaman 1dari 2

LUKA BAKAR DERAJAT I DAN II

No. Kode : 440/ /VII/PKMS/2014 Ditetapkan Oleh Kepala


Puskesmas
SPO Terbitan :01

No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku : 15 Juli 2014


PUSKESMAS REVA LINDA, S.Kep
SEMERAP Halaman : 1/2 Nip19830314 200502 2 002

1. Pengertian Luka bakar (burn injury) adalah kerusakan kulit yg disebabkan kontak dengan
sumber panas seperti api, air panas, bahan kimia, listrik dan radiasi.
Luka bakar derajat I, kerusakan terbatas pada lapisan epidermis (superficial),
kulit hiperemi berupa eritema, perabaan hangat, tidak dijumpai bulla, terasa
nyeri karena ujung-ujung saraf sensorik teriritasi.
Luka bakar derajat II
Kerusakan meliputi epidermis dan sebagian dermis, berupa reaksi inflamasi
disertai proses eksudasi. Terdapat bullae dan nyeri karena ujung-ujung saraf
sensorik yang teriritasi.

2. Tujuan Sebagai Pedoman kerja Petugas dalam pelayanan pada pasien dalam
penatalaksanaan kasus luka bakar derajat I dan II.

3. Kebijakan 1. Keputusan Kepala Puskesmas No: 440/ /VI/PKMS/2015 jenis pelayanan


yang ada di puskesmas semerap.
2. Keputusan Kepala Puskesmas No: 440/ /VI/PKMS/2015 tentang aturan
perilaku dalam pelayanan.
3. Keputusan Kepala Puskesmas No: 440/ /VI/PKMS/2015 tentang
kebijakan pelayanan klinis.
4. Referensi 1. Permenkes no 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas
2. Permenpan no 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survei Kepuasaan
Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik
3. Pedoman penyusunan bahan akreditasi FKTP
4. Pedoman pelayanan di tingkat Puskesmas
5. Alat dan Bahan
6. Prosedur 1. Dokter menegakkan diagnosa berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik
Anamnesa
Keluhan
-Pada luka bakar derajat I paling sering disebabkan sinar matahari. Pasien hanya
mengeluh kulit teras nyeri dan kemerahan.
-Pada luka bakar derajat II timbul nyeri dan bulae
Pemeriksaan Fisik
a.Pada luka bakar derajat I kulit hanya tampak eritema dengan perabaan hangat,
tidak dijumpai adanya bula. Pada daerah badan dan lengan kanan, luka bakar
jenis ini biasanya memucat dengan penekanan
b.Pada luka bakar derajat II timbul nyeri, timbul gelembung atau bula berisi
cairan eksudat

1. dokter memberikan penatalaksanaan


-Luka bakar derajat1
LUKA BAKAR DERAJAT I DAN II
No. Kode : 440/ /VII/PKMS/2014 Ditetapkan Oleh Kepala
Puskesmas
SPO Terbitan :01

No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku : 15 Juli 2014


PUSKESMAS REVA LINDA, S.Kep
SEMERAP Halaman : 1/2 Nip19830314 200502 2 002

penyembuhan terjadi secara spontan tanpa pengobatan khusus.


-luka bakar derajat II tergantung luas luka bakar.
Pada kenyataannya, perhitungan cairan harus tetap disesuaikan dengan respon
penderita. Untuk itu selalu perlu dilakukan pengawasan kondisi penderita
seperti keadaan umum, tanda vital
-Pemberian antibiotik spektrum luas pada luka bakar sedang dan berat

2. dokter dan perawat memberikan konseling dan edukasi


Pasien dan keluarga menjaga higiene dari luka dan untuk mempercepat
penyembuhan, jangan sering terkena air.

7. Unit Terkait UGD


Loket obat
Loket pembayaran
8. Dokumen Terkait Buku Register UGD
Laporan UGD