Anda di halaman 1dari 6

BUPATI GIANYAR

PERATURAN BUPATI GIANYAR

NOMOR 30 TAHUN 2010

TENTANG

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA

UNIT PELAKSANA TEKNIS KESEHATAN MASYARAKAT (UPT KESMAS)

DI KABUPATEN GIANYAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI GIANYAR,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 ayat (6) Peraturan


Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Standar
Pelayanan Minimal (SPM) pada Unit Pelaksana Teknis Kesehatan
Masyarakat (UPT Kesmas) di Kabupaten Gianyar;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan


Daerah-daerah Tingkat II dalam wilayah Daerah-daerah Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);
2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok
Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999
Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3890) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43
Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999
Nomor 169);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara

1
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
5. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4389);
6. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
7. UndangUndang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4431);
8. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437),
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
9. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
10. UndangUndang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian
Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah
Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik

2
Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara
Rapublik Indonesia Nomor 4502);
13. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar
Akuntansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4503);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 140 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4578);
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007;

16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang


Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG STANDAR PELAYANAN


MINIMAL (SPM) PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS KESEHATAN
MASYARAKAT (UPT KESMAS) DI KABUPATEN GIANYAR.

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan :

1. Daerah adalah Kabupaten Gianyar.


2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Gianyar.
3. Bupati adalah Bupati Gianyar.
4. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar.
5. Dinas Pendapatan adalah Dinas Pendapatan Kabupaten Gianyar.
6. Unit Pelaksana Teknis Kesehatan Masyarakat selanjutnya disebut UPT Kesmas adalah UPT
Kesmas milik Pemerintah Kabupaten Gianyar yang dikelola dengan Pola Pengelolaan Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD).
7. Kepala UPT Kesmas adalah Kepala UPT Kesmas se Kabupaten Gianyar.
8. Perangkat Daerah adalah unsur pembantu kepala daerah dalam penyelenggaraan
pemerintahan daerah yang terdiri dari Sekretariat DPRD, Dinas Daerah, Lembaga Teknis
Daerah, Kecamatan dan Kelurahan.

3
9. Pelayanan kesehatan paripurna adalah pelayanan kesehatan yang meliputi promotif,
preventatif, kuratif, dan rehabilitatif.
10. Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah prognosa standar pelayanan minimum UPT
Kesmas di Kabupaten Gianyar yang memuat tentang pelayanan apa saja yang harus
dilakukan dan target serta indikator pencapaiannya.
11. SPM berpedoman pada peraturan perundang undangan dengan memenuhi persyaratan
(SMART) yang meliputi :
a. Fokus pada jenis pelayanan (Spesific);
b. Terukur (Measureable);
c. Relevan dan dapat diandalkan (Accessable);
d. Dapat dicapai (Realistic); dan
e. Tepat waktu (Time table).
12. Indikator kinerja adalah variabel yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keadaan atau
status dan memungkinkan dilakukan pengukuran terhadap perubahan yang terjadi dari waktu
ke waktu.
13. Dimensi kinerja adalah dimensi-dimensi yang digunakan sebagai dasar penyusunan standar
pelayanan minimal yang meliputi: akses, efektifitas, efisiensi, keselamatan/keamanan,
kenyamanan, kesinambungan pelayanan, kompetensi teknis, dan hubungan antar manusia.
14. Indikator adalah latar belakang/alasan mengapa suatu kinerja tersebut perlu diukur.
15. Definisi operasional dimaksudkan untuk menjelaskan pengertian dari indikator.
16. Frekuensi pengumpulan data adalah frekuensi pengambilan data dari sumber data untuk tiap
indikator tersedia.
17. Periode analisis adalah rentang waktu pelaksanaan kajian terhadap indikator kinerja yang
dikumpulkan.
18. Pembilang (numerator) adalah besaran sebagai nilai pembilang dalam rumus indikator
kinerja.
19. Penyebut (denominator) adalah besaran sebagai nilai pembagi dalam rumus indikator
kinerja.
20. Standar adalah ukuran pencapaian mutu/kinerja yang diharapkan bisa dicapai.
21. Sumber data adalah sumber bahan nyata/keterangan yang dapat dijadikan dasar kajian yang
berhubungan langsung dengan persoalan.

Pasal 2

Standar Pelayanan Minimal (SPM) UPT Kesmas di Kabupaten Gianyar disusun dengan
sistematika sebagai berikut :
I. Pendahuluan;
II. Standar Pelayanan Minimal UPT Kesmas;
III. Indikator dan Target SPM;
IV. Peranan Pemerintah Kabupaten Gianyar;
V. Uraian Standar Pelayanan Minimal Upaya Kesehatan Wajib;
VI. Uraian Standar Pelayanan Minimal Upaya Kesehatan Pengembangan;
VII. Uraian Standar Pelayanan Minimal Upaya Kesehatan Penunjang; dan
VIII. Penutup.

4
Pasal 3

Standar Pelayanan Minimal (SPM) UPT Kesmas di Kabupaten Gianyar sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2 adalah berfungsi sebagai spesifikasi teknis tentang tolak ukur layanan minimal
yang diberikan oleh UPT Kesmas di Kabupaten Gianyar kepada masyarakat.

Pasal 4

Susunan dan sistematika Standar Pelayanan Minimal (SPM) UPT Kesmas di Kabupaten Gianyar
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dirinci lebih lanjut sebagaimana tercantum dalam lampiran
yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

Pasal 5

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan
penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Gianyar.

Ditetapkan di Gianyar
pada tanggal 16 Oktober 2010

BUPATI GIANYAR,

TJOK OKA ARTHA ARDHANA SUKAWATI

Diundangkan di Gianyar
pada tanggal 16 Oktober 2010

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN GIANYAR,

5
COKORDA GDE PUTRA NINDIA

BERITA DAERAH KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2010 NOMOR 30