Anda di halaman 1dari 3

PENYULUHAN KUSTA DI

MASYARAKAT
No Dokumen : KAK/ /02

KERANGKA No. Revisi : 00


ACUAN Tanggal Terbit: 10/04/2016
Halaman : 1 /3

dr. Herwidhiyah Shidayatri


UPT Puskesmas Mantup
NIP. 19720920 200212 2 002

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)


PENYULUHAN KUSTA DI MASYARAKAT

I. Pendahuluan
Penyakit kusta pada umumnya terdapat di negara-negara yang sedang
berkembang sebagai akibat keterbatasan kemampuan negara tersebut dalam memberikan
pelayanan yang memadai dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial
ekonomi pada masyarakat.
Beberapa kabupaten di jawa timur masih mempunyai angka prevalence rate
yang tinggi dengan angka kecacarapa kabupaten di jawa timur masih mempunyai angka
prevalensi rate yang tinggi dengan angka kecacatan yang juga masih tinggi,ini berarti
bahwa di daerah tersebut masih terdapat kasus- kasus tersembunyi, juga perlu di ingat
penyakit KUSTA sampai saat ini masih ditakuti oleh masyarakat, keluarga, termasuk
sebagian petugas kesehatan, hal ini masih disebabkan oleh kurangnya pengetahuan atau
pengertian dan anggapan yang keliru terhadap penyakit kusta dan kecacatan yang
ditimbulkannya. Untuk itu perlu dilakukan penyuluhan tentang penyakit Kusta di
masyarakat.
Penyuluhan Kusta di Masyarakat adalah suatu kegiatan penyampaian informasi
untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kusta.

II. Latar Belakang


Penyakit Morbus Hansen/Kusta/Lepra adalah salah satu penyakit menular yang
sifatnya kronik dan dapat menimbulkan masalah yang sangat kompleks. Masalah yang
dimaksud bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampai masalah sosial, ekonomi,
budaya, keamanan dan ketahanan nasional.
Kuman kusta (Morbus Hansen) biasanya menyerang saraf tepi kulit dan jaringan
tubuh lainnya. Penyebab penyakit Morbus Hansen ialah suatu kuman yang disebut
Mycobaterium leprae. Sumber penularan penyakit ini adalah penderita kusta Multi
Basiler (MB) atau kusta basah.
Penyakit Morbus Hansen sampai saat ini masih ditakuti masyarakat, keluarga
termasuk sebagian petugas kesehatan. Hal ini disebabkan masih kurangnya pengetahuan,
kepercayaan yang keliru terhadap kusta dan cacat yang ditimbulkannya.

1
PENYULUHAN KUSTA DI
MASYARAKAT
No Dokumen : KAK/KIA/02
dr. Herwidhiyah Shidayatri
UPT Puskesmas Mantup
No. Revisi : 00 NIP. 19720920 200212 2 002
KERANGKA
ACUAN Tanggal Terbit: 10/04/2016
Halaman : 2 /3

Dengan teratasinya penyakit Morbus Hansen ini seharusnya tidak lagi menjadi
masalah kesehatan masyarakat. Tetapi sampai saat ini penyakit Morbus Hansen masih
menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan oleh pihak yang terkait,
karena mengingat kompleksnya masalah penyakit ini, maka diperlukan program
penanggulangan secara terpadu dan menyeluruh dalam hal pemberantasan, rehabilitasi
medis, rehabilitasi sosial ekonomi dan permasyarakatan dari bekas penderita Morbus
Hansen.
Suatu penyataan bahwa sebagian besar penderita Morbus Hansen adalah dari
golongan ekonomi lemah. Perkembangan penyakit pada diri penderita apabila tidak
ditangani secara cermat dapat menimbulkan cacat dan keadaan ini menjadi halangan bagi
penderita Morbus Hansen dalam kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan
sosial ekonomi mereka, juga tidak dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa dan
negara. (drh. Hiswani, 2001)

III. Tujuan
Tujuan umum :
Masyarakat diharapkan dapat mengetahui dan memahami tentang penyakit
kusta yaitu pengertian, gejala, penularan, pengobatan dan pencegahannya.
Tujuan khusus :
a. Masyarakat diharapkan mampu mendefinisikan penyakit kusta, gejala-gejala penyakit
kusta, cara penularan, cara pengobatan, cara - cara pencegahan penyakit kusta.
b. Masyarakat tidak lagi fobia/takut terhadap penderita penyakit kusta
c. Perubahan stigma dari masyarakat tentang penyakit kusta

IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan pokok yang dilaksanakan adalah : Sosialisasi dan Penyuluhan Kusta Pada
Masyarakat

V. Cara Melaksanakan Kegiatan


Kegiatan dilaksanakan dengan cara pertemuan dan tatap muka meliputi kegiatan:
- Ceramah
- Diskusi / Tanya jawab

2
PENYULUHAN KUSTA DI
MASYARAKAT
No Dokumen : KAK/KIA/02
dr. Herwidhiyah Shidayatri
UPT Puskesmas Mantup
No. Revisi : 00 NIP. 19720920 200212 2 002
KERANGKA
ACUAN Tanggal Terbit: 10/04/2016
Halaman : 3 /3

VI. Sasaran
Sasaran kegiatan ini adalah kelompok masyarakat resiko tinggi kusta yaitu anak remaja,
usila, ibu hamil, kelompok resti, PUS.

VII. Peserta
Peserta dalam satu kali kegiatan ini sebanyak 22 orang.

VIII. Jadwal dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret, April, Juli, September, Oktober, dan Nopember
2016.
Tempat kegiatan di Desa Sumberbendo, Tunggunjagir, Sukobendu, Sukosari, Mojosari
dan Rumpuk.

IX. Susunan Acara Kegiatan


Susunan acara kegiatan sebagai berikut:

PELAKSANA/
JAM ACARA
PENANGGUNG JAWAB
11.00 WIB-11.15 WIB REGISTRASI Bidan Desa
11.15 WIB-11.30 WIB PEMBUKAAN Bidan Desa
11.30 WIB-12.15 WIB MATERI KUSTA PJ. P2 Kusta
12.15 WIB-12.30 WIB DISKUSI DAN TANYA JAWAB PJ. P2 Kusta
12.30 WIB-12.45 WIB PENUTUP Bidan Desa

X. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


Evaluasi kegiatan dilaksanakan setelah acara dilaksanakan kemudian dilaporkan kepada
Kepala Puskesmas.

XI. PEMBIAYAAN
Kegiatan dibiayai dari dana BOK Tahun 2016 Puskesmas Mantup.

Mengetahui, Lamongan, 10 April 2016


Kepala UPT Puskesmas Mantup PJ. Program Promosi KESEHATAN

dr. HERWIDHIYAH SHIDAYATRI NARTI, Amd. Kep


NIP. 19720920 200212 2 002 NIP. 19871029 201101 2 019