Anda di halaman 1dari 7

Instalasi Driver Dan Aplikasi

1. Install DRIVER
Install driver-driver hardware komputer agar windows berjalan secara
maksimal, seperti driver vga, audio, chipset, network, bluetooth. Dalam
penginstalan driver ada dua cara yaitu mengunakan driver bawaan
motherboard dan dengan menggunakan driver universal seperti
DRIVERPACK.
2. Jenis-jenis Software Komputer dan Fungsinya
Adobe Photoshop adalah Aplikasi untuk editing gambar/foto atau untuk
mendisain website.
CorelDraw adalah Aplikasi aplikasi untuk mendesain gambar baner atau
spanduk.
Picasa adalah Aplikasi untuk editing foto.
Macromedia Flash adalah Aplikasi untuk membuat gambar animasi.
Adobe Reader adalah Aplikasi untuk membaca ebook digital berformat
Pdf.
Photoscape adalah Aplikasi untuk pengeditan foto.
Mozilla Firefox adalah Aplikasi untuk browser internet.
Google Crome adalah Aplikasi untuk browser internet.
Microsof Office 2003/2007 adalah Aplikasi untuk pengetikan data (ms
word), pengetikan dan membuat table (ms excel), membuat presentasi
slide sow (ms powerpoint), dll.
CCleaner adalah Aplikasi untuk membersihkan file-file yang tidak terpakai
yang sudah lama dihapus.
Nero adalah Aplikasi untuk burning CD/DVD.
Winrar adalah Aplikasi untuk membuka file rar.
Winamp adalah Aplikasi untuk memutar musik/lagu.
Adobe Flash Player adalah Aplikasi untuk menunjang pemutaran lagu atau
video
K-Lite Codec Pack adalah Aplikasi untuk memutar file video
IDM (Internet Download Manager) adalah Aplikasi untuk mempercepat
proses download.
Easy GIF Animator Pro adalah Aplikasi untuk membuat gambar
bergerak/animasi berformat gif.
ACDSee Photo Manager adalah Aplikasi untuk pengaturan foto digital.
Winzip adalah Aplikasi untuk kompres file.
PowerDVD adalah Aplikasi untuk memutar video.
AVIRA / SMADAV / AVAST adalah aplikasi antivirus.
PowerDVD adalah Aplikasi untuk memutar video.
Untuk penginstalan aplikasi hampir semua sama. Tinggal bagaimana
caranya membuat aplikasi tersebut menjadi FULL VERSION dan bukan TRIAL.

PERBAIKAN KOMPUTER
A. Komputer Tidak Mau Hidup cara mengatasi nya :
1. Memeriksa semua aliran listrik yang tersambung ke PC anda.
Periksa semua jaringan listrik. Apakah kabel power suply sudah
terpasang dengan baik.?
Jika Anda menggunakan UPS (Uniterruptable Power Supply) dan
stabilizer AVR (Automated Voltage Regulator), pastikan semua dalam
posisi ON dan dapat berfungsi dengan baik. Jika hal tersebut bukan
penyebabnya, kemungkinan berikutnya adalahpada PC Anda. Sekarang
lakukan pemeriksaan pada PC.
2. Pengecekan komponen PC.
Pastikan kabel power yang terpasang ke soket power pada
mainboard terpasang dengan baik.Coba Anda tekan-tekan konektor power
yang terpasang ke soket power suply.
Jika tidak mau hidup juga, pastikan semua kabel yang terhubung
ke tombol power pada casing telah terpasang dengan benar pada konektor
pinnya di motherboard.Pastikan power supply memang dalam keadaan
hidup, dengn melakukn pengetesan pada CPU lain.
Jika ternyata power supply dalam keadaan baik (melalui
pengetesan) dan semua kabel sudah benar, berarti yang perlu diperiksa
adalah motherboard dan prosesor. Coba pasangkan prosesor Anda pada
CPU lain yang sejenis dengan CPU Anda. Perhatikan, apakah CPU dapat
dihidupkan?Jika CPU tersebut dapat hidup, berarti kerusakan hanya pada
motherboard.Namun, jika memang tidak dapat hidup, berarti prosesor
mengalami kerusakan.
Biasanya hal seperti ini, diakibatkan oleh kerusakan pada
komponen pada motherboard, yang bersangkutan dengan catu daya.Untuk
permasalahan ini sebaiknya serahkan pada teknisi yang sudah ahli.
B. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting cara mengatasi
nya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep (suara yang keluar dari komputer) :
Beep 1 kali saja : Tanda bahwa kondisi komputer
baik.
Beep 1 kali panjang : Terdapat problem di memory.
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek : Kerusakan di VGA card.
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek : Kerusakan di DRAM parity.
Beep / bunyi terus menerus : Kerusakan dimodul memory atau memory
video.
Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC
mark04, PC mark05 dll.

C. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu Safe Mode ( F8 ) cara mengatasi


nya :
Restart kembali komputer anda.
jika masih trouble intall ulang windows anda.
jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah.
cek dengan : scan disk.
D. Komputer Sering Hang.
1. Komputer Hang karena CPU kepanasan (overheating)
Buka heatsing dan kipas processor secara hati hati
Bersihkan sirip-sirip pendingin dan fan processor dari debu, kalau fan
macet beri minyak pelumas sedikit pada bagian poros kalau perlu
ganti fan dengan yang baru.
Bersihkan thermal paste yang sudah kering yang menempel pada
processor dan heatsink, ganti dan oleskan thermal paste yang baru.
Masukan lagi processor, heatsink serta fan kedalam dudukannya
secara hati-hati. Perhatikan posisi heatsink (logam pendingin) dan
kipas Processor, pastikan kondisi Heatsing sudah terpasang secara
benar terutama untuk tipe Heatsing untuk Processor socket LGA,
perhatikan kondisi tiap-tiap sekrup yang terpasang.

2. Komputer hang karena Power Supply kekurangan daya.


Ada kalanya juga komputer hang karena Power Supply yang sudah
rusak, meskipun tidak menyebabkan mati total, kekurangan daya pada
power supply bisa menyebabkan kinerja komputer melambat bahkan
komputer menjadi hang dan beberapa peralatan USB tidak terdeteksi
atau tidak berfungsi.

3. Komputer hang karena masalah pada hardisk.


Kapasitas Hardisk Low Space.
Untuk mengatasinya kita jalankan dulu Disk CleanUp untuk
membersihkan hardisk dari file-file temporary atau file sampah. Cara
menjalankan Disk Cleanup : klik start run -ketik : cleanmgr.
Data pada Hardisk Terpragmentasi sehingga perlu di defrag.
Hardisk Bad Sector dimana setelah Windows booting semua
tampak berjalan normal, tetapi ketika membuka sebuah dokumen dan
mulai bekerja, tiba-tiba mouse dan keyboard diam, komputer menjadi
hang. lepaslah hardisk tersebut dan memasangkannya pada komputer
lain kemudian menjalankan program checkdisk untuk memeriksa dan
memperbaiki keruksakan pada hardisk tersebut. Setelah hardisk
selesai diperbaiki kemudian dipasangkan kembali pada komputer
sebelumnya.

4. Komputer hang karena VGA Card rusak.


Beberapa komputer juga mengalami hang karena terdapat keruksakan
pada katu VGA-nya. Hal ini juga pernah saya alami ketika seorang
teman mengeluhkan kondisi komputernya yang tiba-tiba aja menjadi
sering hang. Setelah saya cek ternyata heatsink pada kartu VGA terasa
panasnya tidak normal, untuk itu sayapun kemudian mengganti kartu
VGA tersebut dan ternyata setelah kartu VGA saya ganti kondisi
komputer menjadi normal kembali.

5. Komputer hang karena masalah Memori.


Memori (RAM) yang rusak atau kapasitas memori yang kurang sering
juga menjadi faktor komputer menjadi hang. Periksalah kembali
memori aktual yang terpasang dengan kapasitas memori yang terbaca
oleh komputer, sebab ada kalanya kita memasang beberapa keping
memori tetapi yang terbaca hanya satu keping saja. Beberapa memori
yang digunakan tetapi tidak identik (sama tipe dan kapasitasnya)
bukannya malah mempercepat komputer tetapi malah memperlambat
dan membuat hang komputer Anda.

6. Komputer hang karena driver yang tidak cocok.


Driver hardware yang tidak cocok dengan hardware yang terpasang
atau driver yang tidak cocok dengan sistem operasi yang digunakan
bisa menyebabkan komputer hang atau bahkan komputer bluescreen.
Untuk mengetahui driver yang harus diinstall kita bisa menggunakan
Driver Easy atau menggunakan DVD DriverPack Solution.

7. Kerusakan pada Hardware


Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius
karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat,
keahlian dan pengalaman yang menunjang. Berikut ini beberapa
contoh pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara
mengatasinya.
a. Kerusakan Pada Power Supply
Gejala: Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada
tampilan di monitor, tidak ada lampuindikator (led) yang menyala, kipas
power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor
Solusi: Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker
terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol
on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi
On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon
untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda
yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang
masuk, kerusakan ada pada kabel power.
b. Kerusakan Pada Mother Board
Gejala: Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu
indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor
berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada
suara beep di speaker.
Solusi: Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung
ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel
yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing.
Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-
komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang
terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam
pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang
menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang
menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa
Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang
lainnya apakah ada yang terbakar.
c. Kerusakan Pada Harddisk
Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses
Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak
langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada
pesan harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan press F1
to continou setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating
system dan muncul pesan Operating system not found.
Solusi: Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke
harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan
dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal,
jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.