Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MENGATASI BALITA SUSAH MAKAN

Oleh :

BETTY NUR KHOLIDAH


NIM : 120703007

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


STIKES PEMKAB JOMBANG
D3 KEBIDANAN
2013/2014
LEMBAR PENGESAHAN

Satuan acara penyuluhan tentang mengatasi balita susah makan di Desa


jatirejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Disahkan pada :

Hari :
Tanggal :

Mahasiswa

Mengetahui

Pembimbing Pendidikan Pembimbing Klinik

RINI HAYU L, SST. M.Kes

NIK : 031982180720061215 NIP : 198004012008012009

SATUAN ACARA PENYULUHAN


(SAP)

Hari/Tanggal : Selasa, 30 october 2014


Pokok Bahasan : Mengatasi balita susah makan
Sasaran : Balita
Penyuluhan : Kelompok
Tempat : ruang SERUNI RSUD JOMBANG

I. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan ibu dapat mengerti tentang cara
mengatasi balita susah makan.

II. Tujuan Khusus


Terselenggaranya kegiatan penyuluhan tentang cara mengatasi balita susah
makan.

III. Garis-Garis Besar Materi


1. Prinsip dasar gizi balita
2. Gizi gizi untuk balita

3. Ragam masalah dalam pemberian makanan pada balita


4. Tips tips menangani balita susah makan

IV. Metode
a. Caramah
b. Tanya Jawab

V. Media
a. Leflet

VI. Proses Kegiatan Penyuluhan

No Kegiatan Respon Waktu

1 Pendahuluan
5 menit
a. Menyampaikan salam a. Membalas salam
b. Menjelaskan tujuan b. Mendengarkan
c. Kontrak waktu c. Memberi respon
2 Inti
1. Prinsip dasar gizi balita Mendengarkan 15 menit
2. Gizi gizi untuk balita

3. Ragam masalah dalam pemberian


makanan pada balita
4. Tips tips menangani balita
susah makan

3 Penutup a. Menanyakan 10 menit


yang belum jelas
a. Tanya jawab
b. Aktif bersama
b. Menyimpulkan hasil penyuluhan
menyimpulkan
c. Memberi salam penutup
c. Membalas salam
VI. Evaluasi
Observasi
1. Respon/tingkah laku pendengar atau audience saat diberikan
pertanyaan, apakah diam/menjawab (benar/salah)
2. Pendengar atau audience antusias/tidak.
3. Pendengar atau audience mengajukan pertanyaan/tidak.

VII. Lampiran
Materi dalam penyuluhan ini adalah :
1. PRINSIP DASAR GIZI BALITA
a) Untuk kekebalan tubuh
b) Untuk tumbuh kembang
c) Untuk kecerdasan

2. GIZI GIZI UNTUK BALITA


a) Karbohidrat
Nasi , Gandum , Jagung, Roti
b) Vitamin
Buah , susu
c) Mineral
Sayur berwarna hijau, Susu
d) Protein
Alpukat, Keju, Gandum, Susu, Kacang kacangan, Kelapa, Telur
e) Lemak
Banyak terdapat pada lauk pauk, Susu
f) Air
3. RAGAM MASALAH DALAM PEMBERIAN MAKANAN PADA
BALITA
a) Suka mengemut makanan
Makan diemut menunjukkan si balita belum berhasil
melewati masa transisi dari makanan cair ke padat.
b) Makan lama dan berantakan
Seringkali anak hanya mengaduk-ngaduk makanan dalam
piringnya hingga meja jadi berantakan.Aktivitas makannya
pun jadi sangat lama.
c) Mogok makan
Adakalanya tiba-tiba anak emoh makan sama sekali.
Semakin dipaksa, semakin dia tak mau makan. Bahkan tak
jarang disertai dengan gejala tantrum alias mengamuk.
d) Tak mau duduk
Anak juga seringkali tak mau duduk atau diam di suatu
tempat ketika makan.
e) Mengemut makanan
Kebiasaan mengemut umumnya dimulai saat anak
mengenal makanan padat, yaitu sekitar usia 8 bulan hingga
usia 2-3 tahun. Penyebabnya, anak belum berhasil menjalani
proses pembelajaran mengenai bagaimana caranya
mengunyah.
f) Tak mau buka mulut
Aksi tutup mulut juga merupakan perilaku sulit makan yang
besar kemungkinan dipicu hal-hal berikut:
1. Mungkin ada sariawan atau infeksi pada gigi-geliginya.
2. Boleh jadi anak merasa masih kenyang atau sebaliknya sudah kenyang
duluan.Entah karena porsi makanan yang diberikan sudah melampaui
batas kemampuannya atau karena ia sudah makan banyak camilan
sebelum jam makannya tiba.
3. Suasana yang serba terburu-buru juga sering membuat anak emoh
buka mulut.
4. Kemungkinan lain, anak tidak menyukai makanan yang disodorkan
padanya meskipun makanan tersebut sangat bergizi.

4. TIPS TIPS MENANGANI BALITA SUSAH MAKAN


Untuk membuat saat makan menjadi lebih mudah & memaksimalkan
kemungkinan anak akan mau makan dapat dilakukan hal berikut ini:
a. Makan selesai Jangan memaksa anak untuk
makan jika dia menolak. Memaksa anak biasanya akan membuat anak
semakin menolak untuk makan
b. Susun jadwal untuk makan besar dan snack
yaitu 3 kali makan besar dan 2-3 snack yang terbuat dari makanan
tinggi kalori.
c. Ijinkan anak untuk makan sendiri, terutama
untuk finger food.
d. Berikan minuman, misalnya jus, hanya setelah
makan.
e. Berikanlah makanan anak sesuai dengan usia
dan perkembangannya.
f. Variasikan menu, perubahan rasa , keragaman
dan penyajian yang menarik diperlukan agar anak tidak cepat bosan.
g. Lebih baik memberi makanan yang padat gizi
dan berenergi tinggi dalam porsi kecil dari pada cemilan yang akan
mengganggu timbulnya rasa lapar , sehingga kecukupan energi dan
nutrisi anak terpenuhi.
h. Biasakan makan teratur dan beri makanan pada
anak sewaktu merasa lapar.
i. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan
buatlah acara makan menjadi saat yang menggembirakan buat anak.
j. Jika diperlukan suplementasi vitamin dan
mineral
k. Kenali dan atasi segera, konsultasikan dengan
dokter anda jika timbul masalah sulit makan pada anak untuk mencari
dan mengatasi penyebabnya.
l. Konsultasikan dampak yang terjadi pada anak
akan kemungkinan malnutrisi / kekurangan nutrisi atau zat tertentu
dalam tubuh dengan dokter anda.