Anda di halaman 1dari 2

Apa Hebatnya Sholat Subuh?

Mengapa hebat, ya karena kedahsyatan, keindahan, keagungan dan manfaat dari apa yang
dinamakan subuh. Barangkali memang bagi kita yang muslim waktu subuh adalah saat
dimana kita diperintahkan oleh Sang Pencipta untuk beribadah kepada-Nya. Apakah itu
sebuah perintah? jawabnya ya,..itu adalah perintah dari Sang Pencipta kita. Perintah bisa
dimaknai sebuah ajakan yang bersifat memaksa agar kita melaksanakan sesuatu. Lalu
bagaimana dengan subuh? Sekali lagi marilah kita memikirkan sejenak tentang subuh.
Jika kita perhatikan didalam ajakan untuk sholat subuh (baca: adzan) ada satu kalimat yang
berbeda dari adzan yang lain. Apakah itu,.asholatu khoirun minna naum yang artinya
adalah sholat lebih baik dari pada tidur.

Jika kita cermati yang namanya tidur adalah rutinitas yang harus kita jalani sehari-hari. Tapi
mengapa Sang Pencipta kita sampai memerintahkan kepada kita untuk sholat pada saat kita
sedang lelap tertidur? Coba kita buka lagi AlQuran atau manual book bagi manusia,
kenapa bisa dikatakan manual book? Dimanapun yang namanya ciptaan pasti ada buku
petunjuk yang disertakan juga, nah kita diciptakan oleh Alloh Sang Pencipta tentunya tidak
mungkin jika dibiarkan begitu saja atau jika memang demikian niscaya hancurlah kita
sebelum ajal kita datang,..naudzubillah.

Al Quran surat Al Israa ayat 78 , Alloh berfirman : Dirikanlah sholat dari sesudah
matahari tergelincir hingga gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) subuh. Sesungguhnya
sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

Lantas apakah sholat-sholat yang lain tidak disaksikan? Inilah yang menjadi rahasianya
mengapa sholat subuh itu begitu agung. Untuk menjawab ini marilah kita simak hadits
nabi SAW,

Dari Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang firman Alloh
SWT , Wa Quranal fajri inna Quranal fajri kaana masyhuda: disaksikan malaikat malam
dan malaikat siang (HR Tirmidzi dengan derajat hasan shahih).

Jadi disini kita bisa menilai kenapa sholat subuh itu disaksikan oleh malaikat yang banyak,
karena waktu subuh itulah berkumpulnya malaikat malam dan malaikat siang. Jika kita
sholat malam maka yang menyaksikan hanyalah satu rombongan malaikat malam sedangkan
jika kita melaksanakan sholat siang maka yang menyaksikan hanyalah satu rombongan
malaikat siang.

Lalu ketika kita membaca hadits yang lain kita akan bertanya-tanya ada apa sebenarnya
dengan sholat subuh? Mari kita lihat hadits yang lain.

Dari Abu Hurairah ra berkata Rasulullah SAW bersabda: tidak ada sholat yang lebih berat
bagi kaum munafik daripada sholat subuh dan isya, dan andaikan mereka mengetahui
pahalanya tentu mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak (HR Bukhori wa
Muslim).
Rasulullah SAW bersabda : barangsiapa yang sholat isya dengan berjamaah maka seakan-
akan ia mengerjakan sholat setengah malam, dan barangsiapa yang mengerjakan sholat
subuh berjamaah maka seolah-olah ia mengerjakan sholat semalam penuh (HR Muslim wa
Turmudzi dari Utsman ra)

Subhanallah, maha suci Allah yang tidak menampakkan dosa-dosa dan keburukan kepada
kita. Bagaimana seandainya kebaikan dan keburukan itu dinampakkan kepada kita? Misal
jika kita berbuat keburukan timbul daging atau noktah-hitam pada tubuh kita, niscaya
tidak mampu kita akan memikulnya, atau jika kebaikan itu nampak maka yang terjadi adalah
berusaha berebut pahala kebaikan sebagaimana digambarkan dalam hadits diatas hingga
seseorang akan rela walaupun harus merangkak untuk menggapainya.

Itu hanya sebagian dari kehebatan sholat subuh, jika ingin mengetahui lebih banyak silahkan
search tentang kehebatan sholat subuh yang lain. Masih banyak manfaat yang kita dapatkan
dari sholat subuh ini baik dari segi agama, kesehatan, dan hubungan sosial , tentunya jika
dilaksanakan berjamaah di masjid.

Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah
2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).
Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan
waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :

Termasuk hal yang makruh bagi mereka yaitu orang shalih adalah tidur antara shalat
shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga
sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu
tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang
malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit.
Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya
rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan
mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka
seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa (Madaarijus-
Saalikiin 1/459).