Anda di halaman 1dari 8

1.

REALITA

Dalam Rangka kegiatan Lomba Keterampilan Siswa


(LKS) tingkat Provinsi Banten serta munculnya kebijakan
pemerintah yang kurang kondusif dalam rangka perbaikan
kondisi perekonomian rakyat (salah satunya kebijakan
kenaikan harga Bahan Bakar Minyak/BBM), semakin
membuat perekonomian dan penderitaan masyarakat
Indonesia menjadi semakin buruk.
Objek yang paling terkena imbas kenaikan BBM adalah
kendaraan bermotor sebagai salah satu pengguna langsung
BBM. Termasuk juga sepeda motor sebagai alat transportasi
yang paling banyak dimiliki dan digunakan oleh masyarakat
kecil dan berpenghasilan rendah. Kenaikan BBM telah ikut
menaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat. Demikian
juga dengan harga spare part kendaraan bermotor yang
digunakan sebagai pengganti peralatan yang rusak,
misalnya oli yang digunakan sebagai cairan pelumas
merangkak naik dibandingkan dengan harga sebelumnya.
Akibatnya, masyarakat memilih menunda melakukan
perawatan kendaraan (sepeda motor) yang mungkin akan
mengeluarkan biaya yang cukup besar menurut mereka
dibandingkan dengan pemenuhan kebutuhan tersier yang
lain. Penundaan perawatan tersebut bukan merupakan
suatu pemecahan masalah, tetapi sebaliknya akan membuat
permasalahan tambahan, yaitu akan memperparah
kerusakan kendaraan. Bagian-bagian yang rusak dan harus
diganti akan mengalami keausan yang berlebihan dan
mempengaruhi kerja komponen yang lainnya. Dengan
demikian biaya perbaikan dan perawatan akan semakin
bertambah.
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan
dalam memberdayakan sumberdaya manusia, SMK
Walisongo Menes mencetak siswa-siswa yang memiliki skill
yang sesuai dengan tuntutan dunia industri dan dunia
usaha. Tentunya bukan hanya di bidang teoritisnya saja,
namun juga dalam praktik sehari-hari. Dengan keberadaan
masyarakat Indonesia yang terus terhimpit perekonomian
yang semakin sulit, SMK Walisongo Menes merasa tergerak
untuk ikut andil dalam meringankan beban masyarakat.
Melalui kegiatan yang bersifat sukarela dan non profit SMK
Walisongo Menesakan melakukan kegiatan servis gratis
dengan melibatkan siswa-siswa sebagai tenaga sukarelawan
dan teknisi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk
kepedulian sekolah sebagai bagian dari masyarakat untuk
ikut meringankan beban pengguna sepeda motor.

2. MAKSUD DAN TUJUAN

Internal
Perwujutan kepedulian SMK Walisongo Menesterhadap
masyarakat sekitar
Menggalang tali persaudaraan antar sesama guru, siswa
dan masyarakat sekitar
Memberikan input kepada sekolah tentang
perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat
sebagai bahan perbandingan terhadap disiplin ilmu yang
diajarkan.
Meningkatkan profesionalitas siswa dalam menguasai
dan menerapkan ilmu dalam bidang otomotif.

External
Sebagai salah satu bentuk direct promotion (promosi
langsung) pada masyarakat
Menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap SMK
Walisongo Menessebagai pencetak tenaga kerja yang
professional.
Memberikan layanan kepada masyarakat Banten,
khususnya Pandeglang Menes dan sekitarnya
Memberikan stimulus kepada pelajar, siswa dan
masyarakat Pandeglang Menes pada umumnya untuk
lebih berkreasi depan dalam dunia industri khususnya
bidang otomotif.
Menumbuh-kembangkan gairah kerja dan partnership
antar dunia usaha dan dunia industri dengan pihak
sekolah khususnya SMK Walisongo Menes dalam bidang
rekayasa teknologi otomotif dan teknologi perindustrian
pada umumnya.

3. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Waktu Pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan pada


tanggal ... April 2017 bertempat di SMKN 2 Pandeglang.
Penetapan lokasi kegiatan dilakukan melalui
beberapa pertimbangan, diantaranya :

Pertimbangan Kelayakan Teknis


Lokasi berada pada jalur utama dengan tingkat
transportasi ramai dan lancar.
Aktivitas masyarakat sekitar lokasi memiliki mobilitas
yang cukup tinggi dengan alat transportasi (sepeda
motor).

Pertimbangan Kelayakan Ekonomis

Lokasi kegiatan servis berada jauh dari bengkel resmi


(main dealer) perusahaan sepeda motor
Lokasi berada di luar kota atau diperkirakan
mendapatkan dampak yang cukup signifikan akibat krisis
moneter dan kebijakan pemerintah (kenaikan BBM).
Belum adanya bengkel-bengkel profesional yang mampu
memperbaiki sepeda motor dengan kualitas tinggi
(standar perusahaan).

Pertimbangan Kelayakan Educative

Di sekitar lokasi belum terdapat lembaga pendidikan


teknik khususnya bidang Teknik Sepeda Motor.
Jumlah penduduk yang sangat besar dengan tingkat
pendidikan, kesejahteraan dan perekonomian, berada
pada tingkat menengah kebawah yang majemuk

4. BENTUK PENAWARAN KERJASAMA


Memberi Kesempatan kepada Mitra SMK Walisongo
Menes dalam hal ini PT. Astra Honda Motor yang diwakili
oleh Mitra Sendang Kemakmuran Serang untuk mengadakan
Pruduct promotion antara lain :
a. Service bersama Honda Class SMK Walisongo
Pandeglang Menes
b. Test Ride New Pruduct
c. Penjualan Pruduct
d. Pemasangan umbul umbul.
e. Free style
Tempat promosi disediakan oleh SMK Walisongo
Menes Pandeglang Menes .

5. PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat, semoga dapat dijadikan
bahan acuan dan pertimbangan. Sebelum dan sesudahnya
kami sampaikan terima kasih
LEMBAR PENGESAHAN

PROPOSAL PROGRAM
GEBYAR LKS DAN PROMOSI SMK WALISONGO

(Program Kegiatan Sosial Kemasyarakatan untuk


Memberikan Servis Sepeda Motor Ringan Bagi Masyarakat
Pandeglang)

Oleh :

SMK Walisongo Menes


Jurusan Teknik Sepeda Motor

Pandeglang, 04 April 2017

Kepala Sekolah, Kajur Teknik Sepeda Motor,

Dr. Ir. H. Enci Zarkasih, M. Moch. Azizi Hakim, ST.,


Pd., MT. MT
PROPOSAL

PROGRAM SERVIS OTOMOTIF

( Program Kegiatan Sosial Kemasyarakatan untuk


Memberikan Servis Sepeda Motor Gratis di Pandeglang
Menes dan Sekitarnya)
DINAS PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
UNIT PELAKSANA TEKNIS
SMK WALISONGO MENES
Jl. Raya Labuan Km. 11 Komp.
Ciputri Menes
BANTEN 2017