Anda di halaman 1dari 50

BAB I

PENDAHULUAN

A. Visi Misi Sekolah

Visi : Mengembangkan sekolah efektif dengan berorientasi pada dimensi


akademis dan keterampilan hidup yang berwawasan lingkungan, IPTEK
dan IMTAQ
Misi :
1. Mewujudkan sistem manajemen partisipatif, transparansi, dan akuntabilitas.
2. Mewujudkan sistem pendidikan yang berkualiatas,efisien dan relevan sesuai standar
nasional pendidikan.
3. Mewujudkan sikap intelektual yang berwawasan lingkungan, ilmu pengetahuan dan
teknologi serta seni.
4. Mengembangkan keunggulan yang dimiliki peserta didik secara optimal
5. Mewujudkan program kemitraan baik dalam pembiayaan maupun dalam mengembangkan
mutu.
6. Mengintegrasikan nilai-nilai agama dan budaya dalam aktivitas di sekolah.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, Visi misi sekolah yang tertera di atas,
terpampang tepat di depan kantor, dan terlihat apabila telah memasuki gerbang sekolah. Selain
itu terdapat di dalam kantor, dan ruang laboratorium.

Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah, visi dan misi sekolah disusun oleh
kepala sekolah bersama guru dan komite sekolah. namun, yang mengetahui garis besar rumusan
dan memahami rumusan visi dan misi sekolah hanya kepala sekolah dan sebagian guru yang
tahu rumusan dan memmahami rumusan visi dan misi sekolah.

Profil Sekolah

pos Ruang IX VIII A VIII B VIII C Kantin


TA
kepela A LT2 LT2 LT2 lt 1
NG
VII A VII B VII C
sekolah GA
LT.
2 VII VIII
R.wakil
kepsek IX D D1
B

LT.
2
Ruang VII VIII
TU IX
E E
Ruang C
BK
LT. UK VII
2 S/ I
TANGGA
P AK
M LT.
Ruang IX W W
guru D C
C
LT. W W
wc 2 C C

PRAMUK IX E LT IX F LT VII I IX
VII F KA
A 2 2 AK
VII G VII H NT
IN
Lt 1 lab. VII VII
ipa J K

Lt.2 lab.
Bahasa tangga

RUANG RUANG RUANG


Kantin
KOMPUTER KETERAMPILA PERPUSTAKAA
N N

1. Kualifikasi Guru

NO NAMA PEGAWAI NIP GOLONGA


N
1 DRS. H SAREA M.Pd 19590312 197903 IV.C
1 007

2
19601019 198110
2 DRA SITI HALIMA 2 001 IV.A
19601231 198603
3 DRA.HJ.A SADERIAH 2 073 IV.A
19561102 197711
4 DRA.HJ HASNAH NARANG 2 003 IV.A
19590305 198303
5 DRA.HJ.ST ROSTIAH 2 008 IV.A
19610807 198301
6 DRA.HJ SUJIATI.M 2 007 IV.A
19561231 198303
7 DRS. RASIL 1 167 IV.A
19631231 198411
8 NASARULLAH, S.Pd.,M.Pd 1 023 IV.A
19550828 197903
9 MUCHTAR K.INO, S.Pd 1 008 IV.A
19621231 199003
10 DRA.HJ NURSIAH.T 2 033 IV.A
19610816 188303
11 DRA. ASTIAH 2 016 IV.A
19620406 198403
12 DRA. MARYATUN 2 010 IV.A
HJ.NASRAH RIDWAN, 19630519 198512
13 S.Pd 2 002 IV.A
19550310 197903
14 ABD KADIR 1 008 IV.A
19630114 198411
15 HJ. MARDIATI, S.Pd 2 010 IV.A
19660213 198903
16 HASIAH, S.Pd 2 010 IV.A
19561002 198110
17 ABD HAKIM, S.Pd 1 002 IV.A
19581025 198303
18 HASMAWATI, S.Pd 2 009 IV.A
MUHAMMAD NATSIR, 19670312 199512
19 S.Pd 1 006 IV.A
19630610 198601
20 HJ. MURNIATY, S.Pd 2 006 IV.A
19651218 198803
21 ABD HAKIM, S.Pd 1 011 IV.A
19610418 1981112
22 HJ. MUKMINATI, S.Pd 002 IV.A
19631114 198501
23 HJ. AMBARWATI, S.Pd 2 001 IV.A
19660216 199512
24 DRA.HJ YOHANA.M 2 003 IV.A
3
19690108 199503
25 DRA HAMSINI 3 003 IV.A
19640713 198111
26 NUR ASIA, S.Pd 2 004 IV.A
DRA. HJ ASLIA MADJID, 19541122 198003
27 M.Pd 2 004 IV.A
19610829 198903
28 HJ.HAMIDA HAMID, S.Pd 2 002 IV.A
19620727 198602
29 HJ. RASMIAH, S.Pd 2 005 IV A
19680520 199512
30 HJ. SARWANA M, S.Pd 2 001 IV A
DRS. MUHAMMAD RUSLI, 19690103 199702
31 M.Si 1 002 IV A
19680420 198903
32 HJ. HASBIAH,S.Pd 2 011 IV A
19690217 199803
33 QARYAWATI GANI, S.Pd 2 004 IV A
19700224 199802
34 HERMIATI, S.Pd 2 006 IV A
10600402 199103
35 ARNIATI AH, S.Pd 2 012 IV A
19671110 199003
36 INDRIATY M, S.Pd 2 018 IV A
19730204 199803
37 ANDI. SOMPAWALI, S.Pd 2 008 IV A
19681205 199103
38 ARIFIN, S.Pd 1 005 III D
19680530 199203
39 DJUMARNIAH. A,Md 2 006 III D
19720828 199802
40 RAKHMATIAH, S.Pd 2 003 III D
19680730 199503
41 SUPARMAN, S.Pd 1 002 III D
19670925 198604
42 SURIATI USMAN, S.Ag 2 001 III D
19760621 200012
43 GUSNAWATI, S.Pd 2 006 III D
19651026 199802
44 DRA. ROSMANIAR RAZAK 2 002 III C
19760415 200502
45 ZAINUDDIN, S.Pd 1 007 III C
19750717 200604
46 ANDI PALALANGI, S.Pd 1 017 III B
19770530 200604
47 MUH. IRWAN.S, S.Pd 1 016 III B
4
19701203 200701
48 HADRAT HENRA, S.Pd 2 018 III B
19820405 201001
49 MUH. SYAHRIR, S.Pd 1 038 III A
19691111 200604
50 HASAN BAMBENG, S.Pd 1 012 III A
51 ARNI. SS
52 HUSNAWATI, SH., S.Pd
53 ANDAYANI, S.Pd
SYAHRIANI SAHABUDDIN
54 S.Pd
55 SYAHRI FITRIA, S.Pd
56 SYAFARUDDIN, S.Pd
19811030 201101
57 UMMIYATI UMAR, S.Pd 2 003
58 MULIANA LATIF, S.Pd
59 RAHMAT SALEH, S.Pd
60 MARIYATI, S.Pd
61 HASRIYANTI, S.Pd
62 NUR TRI SUSANTI, S.Pd
19581231 198203
63 MASUD ADAM, B.Sc 1 184 III C
19631231 199403
64 FAISAL, SE 2 028 III D
19581103 198203
65 HJ. SUHARNI SDUL 2 007 III B
19630412 198602
66 M. NUR. M 1 010 III B
19681001 198803
67 HATIJAH 2 008 III A
19660131 198603
68 SUHARTI. S 2 007 III A
19620814 198603
69 AMELIC KUHU 2 014 II C
19631104 199103
70 HUSNIATI 2 004 II C
19720206 199412
71 DARWIS 1 001 II C
19580707 198603
72 SYARIFUDDIN 1 028 II B
73 AGUS
74 ADI NARTA FRANTA
75 BASO. L
76 DG. BANI
5
77 DG. LIWANG
78 RUSTAM
79 ABUSTAM

2. Jumlah guru
Total jumlah guru adalah 79 staff pengajar yaitu 21 PNS, 15 guru PNS (Dipekerjakan), 14
staff Tata Usaha dan pegawai sekolah lainnya.
Siswa-siswa di SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA memiliki beberapa kegiatan-
kegiatan ekstrakurikuler. Selain menggeluti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), terdapat
pula kegiatan-kegiatan lainnya seperti Olahraga sesuai dengan bakat masing-masing,
Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Basketball, Vollyball dan ektrakulikuler lainnya.
Adapun kegiatan-kegiatan yang di lakukan, untuk Osis biasanya mengadakan acara
peringatan Isra Miraj, acara perpisahan bagi siswa-siswa yang akan tamat, PORSENI antar
siswa sekolah tersebut. Sedangkan Pramuka telah beberapa kali mengikuti kegiatan-kegiatan
yang menghasilkan beberapa penghargaan terbaik dan Persami baik itu yang di laksanakan
khusus di sekolah, di kecamatan, maupun di kabupaten. Untuk kegiatan PMR sama halnya
dengan pramuka yang rutin mengadakan latihan-latihan yang biasanya dilaksanakan pada
sore hari di sekolah, dan mengikuti apabila ada kegiatan-kegiatan PMR yang dilaksanakan,
demikian pula dengan ektrakulikuler yang lainnya sering mendapat predikat terbaik sehingga
SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA menjadi sekolah favorit di kota setempat bahkan sudah
banyak lulusan yang sampai ketingkat nasional.

3. Sarana dan Prasarana


a. Laboratorium
Di SMP Negeri 1 Sungguminasa terdapat 3 laboratorium yaitu: laboratorium
bahasa, laboratorium ipa, dan laboratorium komputer. Laboratorium bahasa masih
sangat berfungsi dengan baik, masih digunakan sebagai media pembelajaran.
Walaupun beberapa peralatan ada yang rusak namun masih dalam keadaan
mencukupi. Laboratorium ipa digunakan sebagai ruang kelas oleh kelas VII L
yang dimana peralatan didalamnya itu tersusun rapi namut tidak sesuai fungsinya.
Sedangkan laboratorium komputer masih dalam tahap perbaikan (renovasi)

6
b. Kantor
SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA memiliki Kantor yang didalamnya terbagi-
bagi menjadi 5 ruang yaitu ruang kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, ruang BK,
tata usaha, ruang perawatan (UKS).

c. Fasilitas belajar
SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA mmiliki 23 ruang kelas dimana terdapat 6
ruang kelas IX, 6 ruang kelas VIII dan 12 ruang kelas VII namun salah satu laboratorium
digunakan sebagai kelas karena banyaknya siswa tidak memenuhi ruang kelas. Didalam
ruang kelas terdapat meja dan kursi, papan tulis, alat kebersihan seperti sapu, kain pel dan
ember dan masing-ma
sing disepan ruang kelas terdapat bak sampah. Dan beberapa kelas-kelas tertentu
memiliki lemari buku bacaan yaitu pada ruang kelas akselerasi yang terdiri atas dua kelas
saja.
Toilet untuk siswa banyak tersedia, yang terletak dilantai 2 ada 2 toilet, lantai 1
ada 6 toilet terbagi, 3 didepan dan 3 didalam sekolah dan ada pula di bawah tangga dekat
kantin sekolah. Didalam ruang guru terdapat pula 1 tiolet. Toilet tersebut dalam keadaan
baik. Dan dalam keadaan layak pakai karena memiliki sumber air dan bersih.
Terdapat beberapa fasilitas pendukung pembelajaran yaitu 1 ruang aula yang di
dalam ruang aula adalah gabungan dari 3 ruang kelas sementara karena sekolah dalam
masa pembangunan. Laboratorium komputer di sekolah ini masih tahap pembangunan.
Terdapat pula laboratorium bahasa, laboratorium ipa namun laboratorium ipa tidak
berfungsi baik karena hanya digunakan sebagai ruang kelas.
Sekolah ini juga memiliki ruang perpustakaan yang terdapat beberapa orang staf
yang menja, ga musholah yang terletak di samping laboratorium ipa, yang digunakan oleh
para warga sekolah untuk beribadah terurtama pada waktu dhuhur siswa diwajibkan untuk
shalat dhuhur bagi yang melaksanakanSekolah ini juga memilki tempat Parkir yang cukup
bagus yang tidak mengganggu aktivitas pembelajaran.
Jika diamati, letak bangunan sekolah ini tidak terlalu jauh dari bibir jalan utama.
Nah, hal tersebut tentunya memiliki dampak positif. Dampak positifnya yaitu letak
bangunan yang tidak terlalu jauh dari bibir jalan membuat anak-anak menjadi lebih

7
mandiri karena mereka rata-rata hanya menggunakan transportasi umum (Angkutan). Hal
ini mengejarkan sikap mandiri siswa dari berangkat hingga pulang sekolah

d. Lapangan sekolah
SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA memiliki beberapa fasilitas olahraga yaitu
lapangan sepakbola, lapangan volly, lapangan basket yang bisa digunakan untuk waktu
olahraga dan kegiatan-kegiatan tertentu. Letak lapangan tersebut berada pada posisi
tengah sekolah. Lapangan ini biasa juga digunakan untuk upacara bendera dan
ektrakulikuler lainnya.
.
e. Perlengkapan sekolah lainnya
Adapun ruangan untuk organisasi-organisasi sekolah ini dibangun dengan tujuan
agar peralatan-peralatan yang digunakan itu bisa tertata rapi dan berada dalam
pengawasan agar tidak terjadi kehilangan ataupun kekurangan peralatan latihan.
Sampah selalu menjadi masalah bagi setiap sekolah untuk itu pihak sekolah
menyediakan bak sampah yang tedapat di setiap depan ruangan-ruangan disekolah. Pihak
sekolah sudah memisahkan antara sampah organik dan non-organik namun hanya
beberapa bak saja. bak sampah tersedia dan berfungsi baik tapi kebersihannya masih
kurang terawat, hanya sebagian besar (80%-90%) warga sekolah yang membuang sampah
pada tempatnya.
Kantin terdapat di area sekolah sehingga siswa mudah untuk berbelanja makanan
ringan. Kebersihan cukup bagus tetapi kantin tidak berbentuk bangunan atau ruangan
melainkan penjual luar yang masuk untuk berjualan.

8
BAB II
PROSEDUR PELAKSANAAN
A. Jumlah siswa, tempat, dan waktu pelaksanaan Magang 1
1. Jumlah siswa

Jumlah siswa
Kelas
Jumlah siswa Jumlah rombel
VII 530 13
VIII 569 15 2. Tempat
IX 420 11 Tempat magang 1 dilaksanakan di
:
Jumlah 1519 39 Nama Sekolah : SMP Negeri
1 Sungguminasa
Desa/kecamatan : Sungguminasa / Somba Opu
Kab/Kota : Gowa
Provinsi : Sulawesi Selatan

3. Waktu pelaksanaan magang 1


Waktu Kegiatan magang 1 di SMP Negeri 2 Pakue dilaksanakan selama 1 bulan yaitu tanggal
02 s.d 30 Agustus 2014.

B. Langkah-langkah melakukan pengamatan


1. Senin s/d rabu, 4 s/d 6 Agustus 2014
Kegiatan : Membawa surat permohonan izin magang 1 ke sekolah, dilanjutkan dengan
wawancara dengan kepala sekolah.
Narasumber : DRS. H. SAREA, M.Pd. (Kepala Sekolah)

2. Kamis, 07 Agustus 2014


Kegiatan : Pengamatan langsung terhadap lingkungan sekolah dan fasilitas sekolah.
Narasumber : Abd. Hakim, S.Pd
3. Jumat, 8 Agustus 2014
Kegiatan : pengamatan kultur sekolah dan wawancara komite.
9
Narasumber : Dra. Siti Halimah
4. Rabu, 13 Agustus 2014
Kegiatan : Wawancara dengan guru dan siswa.
Narasumber : Muh. Natsir, S.Pd.
5. Kamis, 14 Agustus 2014
Kegiatan : Wawancara dengan guru dan pengamatan dalam kelas
Narasumber : Arifin, S.Pd.
6. Jumat, 15 Agustus 2014
Kegiatan : Wawancara dengan staff tata usaha
Narasumber : Syarifuddin.
7. Selasa, 19 Agustus 2014
Kegiatan : Wawancara dengan guru dan pengamatan lapangan
Narasumber : Muh. Irwan S.Pd.
8. Rabu, 21 Agustus 2014
Kegiatan : Wawancara dengan guru.
Narasumber: Nur Tri Susanti Am, S.Pd.

BAB III

HASIL PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Pelaksanaan
A.1. Deskripsi hasil pengamatan langsung kultur sekolah

A. Program kerja

10
Kepala sekolah bersama pemangku sekolah merumuskan, menetapkan dan
mengembangkan visi misi sekolah. Kepala sekolah menyiapkan, mengarahkan agar
para guru dan staf dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan visi dan misi sekolah.
Kepala sekolah membuat Program Kerja sekolah bersama pemangku sekolah.
Program kerja yang telah disusun tertuang secara terperinci dalam Rencana Kerja
Sekolah (RKS) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang sistematis dan
diperbaharui setiap tahunnya karena Rencana kerja sekolah disusun untuk program
kerja persemester dan program kerja pertahun, Program kerja tersebut memuat :

1. Rencana Pengembangan Kompetensi Lulusan, meliputi :


1.1 Pemantapan persiapan ujian ( pembelajaran tuntas )
1.2 Uji coba pelaksanaan UN (Try Out sebanyak 2 kali)
2. Rencana Pengembangan Standar Isi
2.1 Penyusunan pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran
2.2 Penyusunan program tahunan
2.3 Penyusunan program semester
2.4 Penyusunan perangkat pembelajaran berkarakter untuk dokumen
3. Rencana Pengembangan Standar Proses
3.1 Kegiatan pengelolaan kegiatan belajar mengajar:
3.1.1 Pengadaan sarana penunjang KBM (ATK KBM)
3.1.2 Pengadaan alat pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR)
3.1.3 Pelaksanaan bimbingan dan lomba kegiatan OSN, O2SN &
FLS2N
3.1.4 Mengikuti lomba akademik
3.1.5 Pengadaan buku teks pengajaran
3.1.6 Penyelenggaraan program kelas akselerasi
3.1.7 Melaksanakan pembelajaran / kegiatan pendidikan karakter dan
anti korupsi
3.2 Program kesiswaan
3.2.1 Penyusunan program kesiswaan
3.2.2 Pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB)
3.2.3 Pelaksanaan MOS peserta didik baru
3.2.4 Pelaksanaan kegiatan keagamaan, misalnya: pesantren ramadhan
3.2.5 Pelaksanaan PORSENI
3.2.6 Pelaksanaan lomba kebersihan antar kelas
3.2.7 Pelaksanaan peringatan hari-hari nasional
3.3 Program ektrakulikuler
3.3.1 Penyusunan program ekstrakulikuler
3.3.2 Pelaksanaan ektrakulikuler pramuka
11
3.3.3 Pelaksanaan ektrakulikuler ke-PMR-an (UKS)
3.3.4 Mengikuti lomba kegiatan ekstrakulikuler
4. Pengambagan pendidik dan tenaga kependidikan
4.1 Peningkatan kualitas guru
4.2 Peningkatan kompetensi kepala sekolah di MKKS
4.3 Penyediaan tenaga pendidik (guru) honorer
4.4 Penyediaan tenaga kepedidikan (pegawai kebersihan) honorer
4.5 Kegiatan lomba / pelatihan / workshop / sosialisasi / seminar bagi guru
5. Pengembangan sarana dan prasarana sekolah
5.1 Pengadaan, pemeliharaan dan perawatan alat kantor / inventaris sekolah:
5.1.1 Pemeliharaan dan perawatan komputer dan AC
5.1.2 Pengadaan dan pemeliharaan printer dan hardisk eksternal
5.2 Pemeliharaan dan perbaikan gedung:
5.2.1 Ruang kepala sekolah
5.2.2 Ruang belajar dan lab bahasa
5.3 Pengadaan dan perawatan meubelair
5.3.1 Meja dan kursi peserta didik
5.3.2 Meja dan kursi pendidik
5.3.3 Pengadaan lemari dokumen
5.4 Pengadaan dan perawatan WC pendidik dan siswa
5.5 Pemeliharaan dan perawatan taman sekolah
5.6 Pemeliharaan dan perawatan pagar sekolah
5.7 Pengadaan pengharum ruangan
5.8 Pengadaan gudang penyimpanan barang PMR
5.9 Penataan tempat parkir
5.10 Pengadaan ruangan bendahara sekolah
5.11 Pengadaan dan pemeliharaan instalasi air
5.12 Pemeliharaan dan perwatan lapangan olahraga
6. Pengembangan standar pengelolaan
6.1 kegiatan pengembangan manajemen sekolah
6.1.1 Penyusunan Visi dan Misi sebagai sekolah piloting karakter
6.1.2 Penyusunan profil sekolah sebagai sekolah piloting karakter
6.1.3 Penyusunan RKAS tahun anggaran 2013
6.1.4 Penyusunan kurikulum sekolah sesuai kurikulum tahun 2013
6.1.5 Penusunan laporan pelaksaan program pelaksaan program
pendidikan karakter dan anti korupsi
6.2 Kegiatan pengelolaan perkantoran
6.2.1 Penyusunan dan pelaksanaan program ketatausahaan
6.3 Kegiatan supervisi, monitoring dan evaluasi
6.3.1 Penyusunan program supervisi, monitoring dan evaluasi
6.3.2 Supervisi akademik
6.4 Pengadaan buku saku tata krama dan tata tertib peserta didik
6.5 Penggandaan dan fotocopy dokumen sekolah
12
6.6 Kegiatan hubungan masyarakat
6.6.1 Pengembangan sistem informasi manajemen
6.6.2 Pengadaan papan dan spanduk informasi program sekolah.
7. Pengembangan standar pembiayaan
7.1 Kegiatan rumah tangga sekolah, daya dan jasa
7.1.1 Konsumsi harian/rapat bulanan guru dan pegawai
7.1.2 Konsumsi tamu
7.1.3 Penyedian jasa fotografer (untuk peserta UN)
7.1.4 Listrik, telepon dan internet
7.1.5 Langganan koran/majalah
7.1.6 Pembuatan palang ruang komplit dan akrilit untuk tiap ruangan
7.1.7 Pendataan data pokok pendidikan
7.1.8 Pembuatan stempel sekolah dan subra
7.1.9 Pengadaan perlengkapan upacara bendera tiap hari senin
7.1.10 Pengadaan alat untuk kebersihan lingkungan sekolah
8. Pengembangan dan implementasi sistem penilaian
8.1 Pelaksanaan ulangan harian
8.2 Pelaksanaan analisis, remedial, dan pengayaan
8.3 Pelaksanaan ulangan tengah semester
8.4 Pelaksanaan ulangan akhir semester
8.5 Pelaksanaan ujian sekolah/semester
8.6 Penulisan buku rapor
8.7 Pengadaan buku rapor peserta didik
8.8 Pengadaan buku induk peserta didik
8.9 Penyusunan buku rapor peserta didik
8.10 Pelaksanaan pelatihan penilaian
8.11 Penyusunan buku induk peserta didik
8.12 Penyusunan dan penulisan blanko ijasah

B. Sistem pengelolaan keuangan


a. Sumber keuangan sekolah
Berdasarkan hasil wawancara, Sumber Keuangan Sekolah berasal dari Bantuan
Operasional Sekolah (BOS). Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah
bantuan dana yang berasal dari realokasi/kompensai pengurangan subsidi BBM
dibidang pendidikan sebagai salah satu layanan pendidikan yang diberikan oleh
pemerintah kepada sekolah setingkat SD dan SMP baik negeri maupun swasta di
seluruh Indonesia. Program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat
terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu.

13
Penggunaan Dana BOS harus berpedoman pada panduan pelaksanaan program BOS
yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

b. Penggunaan keuangan sekolah


Penggunaan uang sekolah di implementasikan ke dalam RKAS (Rencana Kerja dan
Anggaran Sekolah). RKAS adalah rancangan terpadu penerimaan dan penggunaan
serta pengelolaan dana selama 1 tahun pelajaran. RKAS merupakan bentuk kegiatan
yang harus dilakukan oleh kepala sekolah, disusun dan direncanakan secara bersama-
sama dengan pemangku sekolah. Adapun RKAS SMP Negeri 1 Sungguminasa yaitu :
1. Rencana Pengembangan Kompetensi Lulusan, meliputi :
1.1 Pemantapan persiapan ujian ( pembelajaran tuntas )
1.2 Uji coba pelaksanaan UN (Try Out sebanyak 2 kali)
2. Rencana Pengembangan Standar Isi
2.1 Penyusunan pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran
2.2 Penyusunan program tahunan
2.3 Penyusunan program semester
2.4 Penyusunan perangkat pembelajaran berkarakter untuk dokumen
3. Rencana Pengembangan Standar Proses
3.1 Kegiatan pengelolaan kegiatan belajar mengajar:
3.1.1 Pengadaan sarana penunjang KBM (ATK KBM)
3.1.2 Pengadaan alat pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR)
3.1.3 Pelaksanaan bimbingan dan lomba kegiatan OSN, O2SN & FLS2N
3.1.4 Mengikuti lomba akademik
3.1.5 Pengadaan buku teks pengajaran
3.1.6 Penyelenggaraan program kelas akselerasi
3.1.7 Melaksanakan pembelajaran / kegiatan pendidikan karakter dan anti
korupsi
3.2 Program kesiswaan
3.2.1 Penyusunan program kesiswaan
3.2.2 Pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB)
3.2.3 Pelaksanaan MOS peserta didik baru
3.2.4 Pelaksanaan kegiatan keagamaan, misalnya: pesantren ramadhan
3.2.5 Pelaksanaan PORSENI
3.2.6 Pelaksanaan lomba kebersihan antar kelas
3.2.7 Pelaksanaan peringatan hari-hari nasional
3.3 Program ektrakulikuler
3.3.1 Penyusunan program ekstrakulikuler
3.3.2 Pelaksanaan ektrakulikuler pramuka
3.3.3 Pelaksanaan ektrakulikuler ke-PMR-an (UKS)
3.3.4 Mengikuti lomba kegiatan ekstrakulikuler
14
4. Pengambagan pendidik dan tenaga kependidikan
4.1 Peningkatan kualitas guru
4.2 Peningkatan kompetensi kepala sekolah di MKKS
4.3 Penyediaan tenaga pendidik (guru) honorer
4.4 Penyediaan tenaga kepedidikan (pegawai kebersihan) honorer
4.5 Kegiatan lomba / pelatihan / workshop / sosialisasi / seminar bagi guru
5. Pengembangan sarana dan prasarana sekolah
5.1 Pengadaan, pemeliharaan dan perawatan alat kantor / inventaris sekolah:
5.1.1 Pemeliharaan dan perawatan komputer dan AC
5.1.2 Pengadaan dan pemeliharaan printer dan hardisk eksternal
5.2 Pemeliharaan dan perbaikan gedung:
5.2.1 Ruang kepala sekolah
5.2.2 Ruang belajar dan lab bahasa
5.3 Pengadaan dan perawatan meubelair
5.3.1 Meja dan kursi peserta didik
5.3.2 Meja dan kursi pendidik
5.3.3 Pengadaan lemari dokumen
5.4 Pengadaan dan perawatan WC pendidik dan siswa
5.5 Pemeliharaan dan perawatan taman sekolah
5.6 Pemeliharaan dan perawatan pagar sekolah
5.7 Pengadaan pengharum ruangan
5.8 Pengadaan gudang penyimpanan barang PMR
5.9 Penataan tempat parkir
5.10 Pengadaan ruangan bendahara sekolah
5.11 Pengadaan dan pemeliharaan instalasi air
5.12 Pemeliharaan dan perwatan lapangan olahraga
6. Pengembangan standar pengelolaan
6.1 kegiatan pengembangan manajemen sekolah
6.1.1 Penyusunan Visi dan Misi sebagai sekolah piloting karakter
6.1.2 Penyusunan profil sekolah sebagai sekolah piloting karakter
6.1.3 Penyusunan RKAS tahun anggaran 2013
6.1.4 Penyusunan kurikulum sekolah sesuai kurikulum tahun 2013
6.1.5 Penusunan laporan pelaksaan program pelaksaan program
pendidikan karakter dan anti korupsi
6.2 Kegiatan pengelolaan perkantoran
6.2.1 Penyusunan dan pelaksanaan program ketatausahaan
6.3 Kegiatan supervisi, monitoring dan evaluasi
6.3.1 Penyusunan program supervisi, monitoring dan evaluasi
6.3.2 Supervisi akademik
6.4 Pengadaan buku saku tata krama dan tata tertib peserta didik
6.5 Penggandaan dan fotocopy dokumen sekolah
6.6 Kegiatan hubungan masyarakat
6.6.1 Pengembangan sistem informasi manajemen
15
6.6.2 Pengadaan papan dan spanduk informasi program sekolah.
7. Pengembangan standar pembiayaan
7.1 Kegiatan rumah tangga sekolah, daya dan jasa
7.1.1 Konsumsi harian/rapat bulanan guru dan pegawai
7.1.2 Konsumsi tamu
7.1.3 Penyedian jasa fotografer (untuk peserta UN)
7.1.4 Listrik, telepon dan internet
7.1.5 Langganan koran/majalah
7.1.6 Pembuatan palang ruang komplit dan akrilit untuk tiap ruangan
7.1.7 Pendataan data pokok pendidikan
7.1.8 Pembuatan stempel sekolah dan subra
7.1.9 Pengadaan perlengkapan upacara bendera tiap hari senin
7.1.10 Pengadaan alat untuk kebersihan lingkungan sekolah
8. Pengembangan dan implementasi sistem penilaian
8.1 Pelaksanaan ulangan harian
8.2 Pelaksanaan analisis, remedial, dan pengayaan
8.3 Pelaksanaan ulangan tengah semester
8.4 Pelaksanaan ulangan akhir semester
8.5 Pelaksanaan ujian sekolah/semester
8.6 Penulisan buku rapor
8.7 Pengadaan buku rapor peserta didik
8.8 Pengadaan buku induk peserta didik
8.9 Penyusunan buku rapor peserta didik
8.10 Pelaksanaan pelatihan penilaian
8.11 Penyusunan buku induk peserta didik
8.12 Penyusunan dan penulisan blanko ijasah

Berdasarkan wawancara yang dilaksanakan, ketercapaian RKAS mencapai 75%-


90%.Berdasarkan hasil wawancara, laporan pertanggungjawaban dana BOS di
SMP Negeri 1 sungguminasa dibuat dalam bentuk Laporan Pertanggung Jawaban
(LPJ) yang dilaporkan setiap triwulan yaitu setiap dana BOS dialokasikan ke
sekolah. Ada dua pelaporan LPJ yaitu dilaporkan ke diknaspora dan pelaporan
Online yang diketahui oleh Kepala sekolah, Bendahara dan Komite sekolah.

C. Sistem pembelajaran
Sistem pembelajaran disekolah Sesuai dengan Rencana Kegiatan Sekolah
(RKS) Menyusun Kurikulum, kalender pendidikan, dan kegiatan pembelajaran.

16
Kurikulum yang digunakan disekolah ini, untuk kelas 9 masih menggunakan
KTSP, sedangkan untuk kelas 7 dan 8 menggunakan kurikulum terbaru yaitu
kurikulum 2013.
Kalender pendidikan sesuai dengan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh
pemerintah.
Kegiatan pembelajaran Sesuai dengan salah-satu Misi sekolah yaitu
Melaksanakan sistem menejemen partisipatif, traspransi, dan akuntabilitas dengan
berorientasi pada dimensi akademis, dan keterampilan hidup yang berwawasan
lingkungan, IPTEK dan IMTAQ yang berkesinambungan. Para staf guru melaksanakan
pembelajaran dengan menggunakan metode tersebut. Guru telah memiliki program
semester pembelajaran. Seluruh program semester pembelajaran ini digunakan dalam
pelaksanaan pembelajaran di kelas. Silabus pembelajaran tersedia untuk setiap
semester, guru hanya harus membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dan
guru disekolah ini telah membuat dan memiliki RPP semua kelas dan sesuai mata
pelajaran yang di ajarkan.

D. Partisipasi masyarakat terhadap sekolah (komite)


Komite sekolah mempunyai beberapa peran yaitu:
a. pemberi pertimbangan, memberikan masukan dan pertimbangan dalam
penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah; memberikan masukan dan
pertimbangan dalam urusan sarana dan prasarana, memberikan masukan dalam
penyusunan RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah.
b. pendukung dilakukan dengan memotivasi wali murid untuk turut berperan dalam
kegiatan yang ada di sekolah, memberikan dukungan kepada guru untuk
meningkatkan profesionalisme dan kinerja kepala sekolah, guru, dan staff.
c. pengontrol memonitor pelaksanaan rehab gedung dan memantau keamanan
lingkungan sekolah.
d. penghubung (mediator) menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan
masyarakat sekitar sekolah dan wali murid.

Proses pemilihan pengurus komite sekolah SMP Negeri 1 sungguminasa


dilakukan oleh kepala sekolah dan guru. Pengurus komite sebagian besar memahami

17
tugas pokok dan fungsinya meski begitu, partisipasi para pengurus menurut hasil
wawancara masih kurang. Pengurus komite sekolah ini belum efektif menjalankan
fungsinya sebagai pendukung, pengontrol, dan penghubung (mediator). Hal ini
disebabkan karena kesibukan pribadi dari para pengurus, kurangnya partisipasi dari
pengurus berimbas pada ketercapaian program komite yang tidak mencapai target
hanya (75%-90%) padahal program komite ini disusun bersama-sama tetapi
pengaplikasiannya kurang karena adanya Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada kepala sekolah untuk


mampu membina dan menjaga hubungan yang harmonis dengan komite sekolah dan
masyarakat, bagi pengurus komite sekolah diharapkan agar lebih berperan dalam
meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Sungguminasa, bagi masyarakat
untuk meningkatkan partisipasi dalam membantu melaksanakan program yang ada di
sekolah dan senantiasa menjalankan peran sesuai dengan tugasnya masing- masing,
serta meningkatkan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan penyelenggara
pendidikan sehingga dapat mencapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan.

A.2. Deskripsi hasil pengamatan untuk membangun kompetensi dasar pedagogik, kepribadian,
dan sosial.

1. Kompetensi dasar pedagogik


a. Mengamati guru dalam mengetahui karakteristik peserta didik dari segala aspek.
Berdasarkan pengamatan dan wawancara Aspek fisik, fisik siswa dalam
suatu kelas bervariasi ada yang gemuk, ada yang kurus, ada yang tinggi, ada yang
pendek, ada yang hitam, dan ada yang putih.
Dalam aspek intelektual juga berbeda-beda ada yang daya serapnya cepat,
ada yang sedang dan ada juga yang daya serapnya lambat. Sedangkan Sosial-
emosional, dalam hubungan dengan teman-teman yang lain ada siswa yang cepat
marah, egonya masih ada, ada yang sabar, rasa ingin memiliki sesuatu sangat tinggi.
Moral, tingkah laku peserta didik ada yang disiplin tepat waktu, disiplin dalam
18
berpakaian, disiplin dalam kebersihan lingkungan dan ada juga yang tidak. Untuk
kegiatan Spritual disekolah ini terlihat sudah diterapkan meski belum sepenuhnya,
contoh kegiatan spiritualnya dapat terlihat dengan membiasakan siswa berdoa
sebelum dan sesudah pelajaran, sekolah telah menyediakan mushollah untuk shalat.
Menjalankan jumat ibadah yaitu diwajibkannya masing-masing siswa untuk
berceramah di depan siswa. Latar belakang Sosial-budaya, latar belakang sosial
siswa berbeda-beda ada yang orangtuanya Nelayan, PNS, Polri, Buruh, dan ada juga
Pedagang. Tetapi hubungan pergaulan mereka tidak ada rasa perbedaan dengan latar
belakang sosial-budaya.
b. Mengamati guru apakah menguasai teori-teori belajar dan prinsip-prinsip
pembelajaran yang mendidik.
Berdasarkan hasil wawancara sudah sebagian besar guru menguasai teori-teori
belajar dan prinsip-prinsip yang mendidik dan telah melaksanakannya dikelas.
c. Mengamati guru Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran
yang diampu.
Guru tidak hanya berpegang pada satu sumber buku saja, melainkan menggunakan
3-4 buku dalam pembelajaran. Hal ini dilakukan agar pelajaran berkembang yaitu
saling melengkapi materi antara buku yang satu dengan yang lainnya.
d. Mengamati guru apakah mampu menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
Kegiatan Pembelajaran yang mendidik di Kelas, di Laboratorium, dan di
lapangan. Dalam pembelajaran di kelas berjalan dengan aman dan lancar karena
sarana dan prasarana yang memadai sehingga siswa dapat mengikuti proses
pembelajaran berjalan dengan baik. Guru mampu menyampaikan materi dengan
jelas dan mudah dimengerti oleh siswa. Guru mampu mengaktifkan para siswa,
meski tidak semua siswa namun sudah sebagian besar aktif dalam proses
pembelajaran. Kegiatan di Laboratorium untuk pelajaran bahasa inggris sudah mulai
cukup efektif karena sarana laboratorium bahas yang tersedia di sekolah. Namun,
kegiatan pembelajaran lebih banyak dilakukan dikelas. Untuk mata pelajaran bahasa
inggris, kadang menggunakan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran.
e. Mengamati guru dalam memfasilitasi pengembangan peserta didik untuk
mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

19
Fasilitas-fasilitas disekolah ini tentu disediakan agar siswa dapat
mengaktualisasikan potensi mereka baik itu di bidang akademik maupun non
akademik, meski fasilitas belum sepenuhnya lengkap tapi jika fasilitas yang ada
digunakan secara optimal maka akan membuahkan hasil yang baik.
f. Mengamati komunikasi guru dengan peserta didik apakah dilakukan secara efektif,
empatik, dan santun.
Hubungan guru dengan peserta didik terlihat sangat akrab, namun
keakraban itu tidak membuat siswa kurang menghargai gurunya, justru siswa
terlihat tidak malu dalam bertanya jika ada yang tidak di mengerti selama proses
pembelajaran. Ini tentu sangat berpengaruh positif dalam pemahaman siswa
terhadap materi pelajaran. Komunikasi yang dilakukan guru dengan peserta didik
menggunakan bahasa indonesia baik itu didalam kelas maupun diluar kelas.
g. Mengamati guru dalam menyelenggarakan penilaian
Penilaian dilakukan guru melalui pemberian tugas dikelas, dan tugas di
rumah (PR), sikap peserta didik juga berpengaruh dalam proses penilaian, guru juga
menilai bagi siswa yang aktif bertanya dan menjawab kuis atau pertanyaan yang
diberikan. Jadi, penilaian dilakukan dengan melihat kognitif, afektif, kreatif siswa.
h. Mengamati guru bagaimana memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk
kepentingan pembelajaran.
Setelah menyelenggarakan penilaian guru sudah mengenal mana siswa yang
daya serapnya cepat dan sebaliknya. Siswa yang selalu aktif baik itu dalam
bertanya, menjawab pertanyaan, selalu mengerjakan tugas dengan baik tentu akan
mendapatkan nilai yang baik sedangkan siswa yang malas diberikan kesempatan
untuk memperbaiki nilai dengan kegiatan remedial.
i. Mengamati tindakan reflektif guru untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Untuk merefleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan, guru
memberikan latihan soal, kemudian guru mengevaluasi agar terlihat mana siswa
yang sudah mengerti dan siswa yang belum mengerti dari latihan soal yang telah
diberikan. Lalu guru menganalisis jawaban yang dibuat oleh siswa, disini terlihat
soal apa yang banyak salah. Berarti guru harus menjelaskan kembali materi yang
belum dipahami oleh siswa.

20
2. Kompetensi Kepribadian
1. Mengamati sikap dan perilaku warga sekolah terhadap norma hukum, agama,
sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
Dalam norma agama disekolah guru sudah membiasakan siswa berdoa
sebelum memulai pelajaran maupun sesudah pelajaran, bila waktu shalat tiba
semua warga muslim sekolah melaksnakan shalat di mushollah. Untuk norma
hukum, sekolah telah mempunyai aturan-aturan atau tata tertib yang harus dipatuhi,
ditaati dan dilaksanakan oleh warga sekolah. Misalnya pada hari senin warga
sekolah harus datang sebelum upacara bendera dimulai dan harus mengikutinya.
Siapa yang telat datang berdiri diluar lapangan upacara sampai upacara bendera
selesai. Apabila melanggar aturan-aturan sekolah lainnya akan diberikan poin. Dan
jika poin tersebut mencapai target yang ditetapkan, maka siswa tersebut akan
dikeluarkan Setelah itu semua warga sekolah tidak diperkenankan pulang sebelum
jam efektif belajar selesai. Untuk norma sosial, dalam bergaul siswa tidak pernah
membedakan kaya atau miskin. Mereka bermain bersama tanpa adanya rasa
perbedaan masing-masing individu. Jika ada siswa yang mempunyai masalah,
misalnya nakal, malas mengerjakan tugas, suka bolos dan sering terlambat. Maka
anak itu dipanggil dengan orangtuanya untuk menghadap wali kelas dan guru
Bimbingan Konselin (BK) kemudian guru bersama orang tua membina anak
tersebut agar dia bisa merubah tingkah-laku dan sikapnya.
2. Mengamati guru apakah mampu menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur,
berakhlak mulia, dan teladan.
Ketegasan dari pemimpin membawa kedisiplinan kesemua warga sekolah, dapat
terlihat contohnya dari disiplin waktu yang dilakukan oleh guru, masuk kelas dan
keluar tepat waktu. Guru di sekolah ini sebagian besar sudah memiliki sikap
tersebut, guru masuk tepat jam pelajaran dan keluar setelah bel berbunyi serta
berakhlak mulia.
3. Mengamati guru apakah mampu menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap,
stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.

21
Tingkah laku dan sikap yang dewasa dan bijaksana, penampilan yang rapi,
cara berkomunikasi yang santun mencerminkan guru yang mantap, stabil, dewasa
dan berwibawa.
4. Mengamati guru apakah dapat menunjukkan etos kerja yang tinggi, rasa bangga
menjadi guru, dan rasa percaya diri.
Disiplin waktu, semangat dalam melakukan pembelajaran menunjukkan
tingginya etos kerja guru di sekolah ini.
5. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Bertindak dan bersikap sesuai norma hukum dan agama. Hal itulah yang
dilakukan guru di sekolah ini demi menjaga profesi keguruannya.
3. Kompetensi Sosial
1. Mengamati sikap inklusif guru, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis
kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial
ekonomi.
Sikap inklusif salah satunya dapat terlihat Jika ada siswa mengalami
kesulitan atau masalah, guru memanggil orangtuanya untuk mencari solusi dan
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh siswa tersebut. Guru terhadap
teman sejawat, jika seorang guru mempunyai kesulitan maka guru yang lainnya
selalu memberikan masukan atau memberikan pikiran untuk mencari solusi dari
masalah tersebut. Guru sama-sama saling mengisi kekurangan yang ada pada diri
mereka masing-masing. Misalnya seorang guru mempunyai kesulitan dalam
pembelajaran di kelas, maka guru yang lain saling mengisi dan memberikan
masukan agar guru tersebut dapat menjalani pembelajaran yang lebih baik lagi
pada siswanya.
2. Mengamati komunikasi guru dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang
tua, dan masyarakat apakah dilakukan secara efektif, empatik, dan santun.
Dalam berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah tentunya
guru menggunakan bahasa yang santun dan bahasa yang mudah di mengerti.
3. Mengamati guru dalam beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah RI yang
memiliki keragaman sosial budaya.
Guru beradaptasi dengan baik, bukan hanya di tempat bertugas melainkan
terjalin juga hubungan yang baik di sekolah-sekolah lain, dan masyarakat pada
umumnya.
22
4. Mengamati komunikasi guru dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lainnya
apakah dilakukan secara lisan, tulisan, dan lain-lain.
Komunikasi guru dilakukan secara lisan, tulisan, melalui sosial media, dan
lain-lain. Namun, tetap dengan bahasa yang santun.

A.3. Deskripsi hasil pengamatan untuk memperkuat pemahaman peserta didik

1. Proses Bertanya kepada siswa


Qestioning (bertanya) merupakan strategi utama pembelajaran yang sesuai
dengan Visi dan Misi sekolah. Pada proses pembelajaran bertanya diterapkan antar
peserta didik, antara guru dengan peserta didik, antara peserta didik dengan orang
lain yang datang ke kelas tersebut. Maka salah satu hal yang dilakukan guru untuk
penguatan pemahaman peserta didik adalah bertanya.
Guru bertanya kepada siswa diawal pembelajaran menyangkut materi
pertemuan sebelumnya agar siswa mengingat materi sebelumnya karena materi
yang akan dipelajari berkaitan dengan materi sebelumnya. Setelah itu guru juga
bertanya setelah menjelaskan materi pelajaran. Proses bertanya yang dilakukan guru
kepada peserta didik ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman
peserta didik terhadap materi yang diajarkan.

2. Pemberian motivasi dengan pujian dan penghargaan kepada siswa


Peserta didik yang telah mengerjakan tugas dari pertemuan sebelumnya
dengan baik guru merespon dengan mengucapkan bagus... seperti inilah sebaiknya
siswa yang patut diteladani. Guru melakukan hal yang sama kepada siswa yang
menjawab pertanyaan guru dengan benar. Penghargaan yang diberikan guru kepada
siswa memberi metivasi bagi siswa itu sendiri maupun siswa lainnya untuk
mengerjakan tugas selanjutnya dengan baik dan menjawab pertanyaan guru dengan
benar..

A.4. Deskripsi hasil pengamatan langsung proses pembelajaran di kelas.

A. Proses pembelajaran
1. Proses pembelajaran dikelas VIII Akselerasi

23
Dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah ini metode pembelajaran yang
bervariasi yaitu metode penjelasan singkat bacaan, tanya jawab dan diskusi. Ketiga
metode diatas digunakan secara bersamaan dalam proses pembelajaran. Untuk
menggabungkan ketiga metode diatas, guru mempunyai cara tersendiri. Langkah-
langkah kegiatan pembelajaran yang diterapkan guru, yaitu:
a) Kegiatan Awal
Guru memasuki kelas dan menyapa dengan salam. Kemudian peserta didik
memberikan salam kepada guru dan membaca doa sebelum memulai proses
pembelajaran, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran siswa.
b) Kegiatan Inti
Guru menjelaskan materi pelajaran
Guru mengawali materi pelajaran dengan menjelaskan dan
mengadakan tanya jawab tentang materi sebelumnya yang berkaitan dengan
materi yang akan dipelajari. Kemudian guru menjelaskan materi dengan
metode ceramah yang diselingi proses tanya jawab kepada siswa yang
berkaitan pada materi. Proses tanya jawab ini memancing siswa untuk
berpikir dan mengajukan pertanyaan. Hal ini membuat siswa sebagian besar
aktif terutama siswa perempuan cenderung lebih aktif dibanding siswa laki-
laki.
Setelah menjelaskan dan tanya jawab tentang materi sebelumnya
Guru mulai menjelaskan materi selanjutnya dengan metode ceramah lalu
guru memberikan 2-3 contoh. Contoh yang diberikan memancing siswa
untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari. Contoh tersebut
kemudian dijawab bersama untuk mengetahui kebenaran jawaban.
Kemudian guru mengajukan beberapa soal dan menunjuk siswa
yang harus menjawab. Guru tidak lagi menunjuk siswa, namun siswa sendiri
yang mengajukan diri untuk menjawab pertanyaan. Siswa pun berani dan
langsung menjelaskan jawabannya dan apabila kurang mengerti siswa akan
langsung bertanya kepada gurunya. Setelah siswa selesai menjawab soal,
kemudian soal dijawab bersama untuk mengetahui kebenaran jawaban. Jadi
terjadi interaksi dua arah antara guru-siswa secara seimbang.

24
Guru menjelaskan sedikit materi kepada semua peserta didik
Pada pertemuan ini guru memberikan pembelajaran dengan media
LCD, kemudian memberikan siswa sebuah bacaan. Setelah semua siswa
mengamati bacaan tersebut, guru memberi beberapa pertanyaan yang bisa
memberi pancingan kepada siswa untuk berbicara, pada minggu sebelumnya
guru telah menghimbau kepada siswa untuk belajar dirumah materi yang
telah dipelajari dan membawa pulang sebuah pekerjaan rumah.
c) Kegiatan Akhir
Diakhir pelajaran, guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali
materi pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya guna merefleksi siapa yang
telah dipelajari.
Guru Menutup proses pembelajaran dengan mengingatkan kembali
kepada peserta didik bahwa dipertemuan berikutnya akan diadakan latihan
dengan pemberian soal satu persatu. Kemudian bersama-sama menutup pelajaran
dengan berdoa dan memberikan salam.

B. Penilaian
Berdasarkan hasil wawancara, penilaian dilakukan dengan melihat Nilai
tugas, Keaktifan siswa dikelas, dan sikap siswa terhadap guru. Guru menggunakan
penilaian proses dan hasil, serta memanfaatkannya untuk kegiatan tindak lanjut.
Guru juga menggunakan penilaian proses dan hasil untuk memantau kemajuan
belajar siswa, seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi.
Menurut hasil wawancara selain tugas dan keaktifan siswa dikelas, guru juga
memantau kemajuan belajar siswa dengan mengadakan ulangan harian setelah
materi selesai, disitu guru dapat melihat siswa yang memahami materi dengan baik
dan sebaliknya. Guru memberikan nilai yang baik pada siswa yang menjawab soal
dengan benar. Dan untuk siswa yang belum tepat menjawab soal, guru memberikan
kesempatan untuk remedial. Berdasarkan nilai tugas, hasil ulangan harian, mid
semster dan semester, berdasarkan hasil wawancara guru menyimpulkan untuk mata
pelajaran Bahasa Inggris ada beberapa siswa yang melampaui Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) yang ditetapkan.
25
A.5. Refleksi hasil pengamatan proses pembelajaran

1. Kegiatan guru saat memulai pembelajaran

Setelah mengamati proses pembelajaran kegiatan guru sebelum memulai


pelajaran sudah berhasil. Dimana guru sudah mengkondisikan siswa untuk siap belajar,
berdoa sebelum memulai pelajaran, mengecek kehadiran siswa, memberikan
pertanyaan-pertanyaan untuk merangsang ingatan siswa mengenai materi yang akan
dijelaskan dengan mengaitkan materi yang sebelumnya.

2. Saat melakukan kegiatan inti pembelajaran

Berdasarkan pengamatan guru mengadakan tanya jawab dilanjutkan dengan


pemberian tugas. Guru tidak melakukan diskusi karena materi yang dibahas pada saat
itu tidak untuk didiskusikan. Materi perlu dijelaskan oleh guru namun diselingi dengan
tanya jawab untuk mengaitkan materi sebelumnya agar siswa lebih mudah memahami
materi yang diajarkan.

3. Saat guru mengakhiri pembelajaran

Sebelum guru mengakhiri pembelajaran, peserta didik menjawab pertanyaan


yang diberikan. Agar pemahaman peserta didik bertambah guru memberi PR bagi siswa
untuk belajar karena soal akan diberikan untuk setiap siswa dipertemuan selanjutnya.
Hal ini diharapkan agar siswa tetap belajar di rumah dan mengulang materi yang
diajarkan. Guru bersama siswa menyimpulkan apa yang telah dipelajari lalu sesudah
menutup pelajaran, dengan menyuruh ketua kelas untuk memimpin teman-temannya
membaca doa dan mempersiapkan diri untuk pulang.

26
B. Pembahasan

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, Visi misi sekolah terpampang tepat di depan
kantor, dan terlihat apabila telah memasuki gerbang sekolah. Selain itu terdapat di dalam kantor. Visi
dan misi sekolah disusun tim pengembang sekolah. Namun, yang mengetahui garis besar rumusan dan
memahami rumusan visi dan misi sekolah hanya kepala sekolah dan sebagian besar guru

Total jumlah guru adalah 50 staff pengajar yaitu 21 PNS, 15 guru PNS(Dipekerjakan) dan 14
staff Tata Usaha. SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA memiliki 23 ruang kelas dimana terdapat 6
ruang kelas IX, 6 ruang kelas VIII dan 12 ruang kelas VII namun salah satu laboratorium digunakan
sebagai kelas karena banyaknya siswa tidak memenuhi ruang kelas. Didalam ruang kelas terdapat meja
dan kursi, papan tulis, alat kebersihan seperti sapu, kain pel dan ember dan masing-masing disepan
ruang kelas terdapat bak sampah

Siswa-siswa di SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA memiliki beberapa kegiatan-kegiatan


ekstrakurikuler. Selain menggeluti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), terdapat pula kegiatan-
kegiatan lainnya seperti Olahraga sesuai dengan bakat masing-masing, Pramuka, Palang Merah Remaja
(PMR), Basketball, Vollyball dan ektrakulikuler lainnya

Sistem pembelajaran disekolah Sesuai dengan Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) Menyusun
Kurikulum, kalender pendidikan, dan kegiatan pembelajaran. Kurikulum yang digunakan disekolah ini,
untuk kelas 9 masih menggunakan KTSP, sedangkan untuk kelas 7 dan 8 menggunakan kurikulum
terbaru yaitu kurikulum 2013.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007
Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, adapun macam-macam kompetensi yang
harus dimiliki oleh tenaga guru antara lain: kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial
yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Berdasarkan pengamatan kompetensi dasar pedagogik,
kepribadian, dan sosial yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru telah memenuhi
kompetensi-kompetensi tersebut, 1) kompetensi pedagogik meliputi pemahaman guru terhadap peserta
didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta
didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya; 2) kompetensi kepribadian
27
kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan
berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia; 3) Kompetensi sosial meliputi
kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama
pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

Untuk memperkuat pemahaman peserta didik, guru melakukan :

Guru bertanya kepada siswa diawal pembelajaran menyangkut materi pertemuan sebelumnya agar
siswa mengingat materi sebelumnya karena materi yang akan dipelajari berkaitan dengan materi
sebelumnya. Setelah itu guru juga bertanya setelah menjelaskan materi pelajaran. Proses bertanya yang
dilakukan guru kepada peserta didik ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman
peserta didik terhadap materi yang diajarkan.

Peserta didik yang telah mengerjakan tugas dari pertemuan sebelumnya dengan baik guru
merespon dengan mengucapkan bagus... seperti inilah sebaiknya siswa yang patut diteladani. Guru
melakukan hal yang sama kepada siswa yang menjawab pertanyaan guru dengan benar. Penghargaan
yang diberikan guru kepada siswa memberi metivasi bagi siswa itu sendiri maupun siswa lainnya untuk
mengerjakan tugas selanjutnya dengan baik dan menjawab pertanyaan guru dengan benar.

BAB IV

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Perencanaan kerja sekolah disusun oleh tim pengembang sekolah, menyusun Visi dan Misi
sekolah, membuat Rencana kegiatan sekolah yang memuat program kerja sekolah persemester dan
pertahun yang meliputi rencana pengembangan kompetensi lulusan, rencana pengembangan standar isi,
28
rencana pengembangan standar proses, rencana pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan,
rencana pengembangan sarana dan prasarana sekolah, rencana pengembangan standar pengelolaan,
rencana pengembangan standar pembiayaan, dan rencana pengembangan dan implementasi sistem
penilaian. Program kerja yang telah disusun tertuang secara terperinci dalam Rencana Kegiatan
Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Sistem keuangan meliputi sumber keuangan yang berasal dari dana Bantuan Operasional
Sekolah (BOS) setiap 4 kali setahun, adapun penggunaan keuangan sekolah terangkum dalam RKAS
yang diperbaharui setiap tahun, LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) merupakan kewajiban sekolah
setelah penerimaan dana dari pemerintah sebagai pertanggungjawaban dari dana yang diterima.

kurikulum yang digunakan adalah kurikulum KTSP untuk kelas IX, dan kurikulum 2013 untuk
kelas VIII dan VII.

Pemilihan komite hanya dilakukan oleh kepala sekolah dan guru. Komite sekolah disekolah ini
belum menjalankan perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan penghubung
secara efektif. Hal ini sebabkan karena kesibukan dari para pengurus komite.

Berdasarkan pengamatan kompetensi dasar pedagogik, kepribadian, dan sosial yang dilakukan
dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru telah memenuhi kompetensi-kompetensi tersebut.

Penguatan pemahaman peserta didik dilakukan dengan bertanya kepada peserta didik dan
pemberian motivasi dengan pujian dan penghargaan kepada peserta didik.

Pengamatan proses pembelajaran dilakukan di kelas, proses pembelajaran diawali dan diakhiri
dengan berdoaa, guru menggunakan metode ceramah dan diskusi, metode ceramah diselingi dengan
proses tanya jawab kepada peserta didik, sedangkan metode diskusi dilakukan setelah guru
menjelaskan materi.

Saran

29
Diharapkan kepada kepala sekolah bersama-sama warga sekolah selalu menyusun dan merevisi
visi, misi dan tujuan sekolah berdasarkan profil sekolah dan merencanakan program pengembangan
sekolah dalam bentuk rencana kerja sekolah (RKS) untuk persemester dan pertahun yang memuat
tentang rencana pengembangan kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, pendidik dan tenaga
kependidikan serta pengembangan sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan
pengembangan dan implementasi sistem penilaian yang dinyatakan dalam Rencana Kerja Sekolah
(RKS) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS).
Diharapkan kepada guru dapat menyusun dan merevisi perangkat pembelajaran berupa silabus
dan rencana pelaksanaan pembelajaran, dan membuat lembar kerja siswa. melakukan inovasi pada
kegiatan pembelajaran, dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar serta melaksanakan
pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada kepala sekolah untuk mampu membina dan
menjaga hubungan yang harmonis dengan komite sekolah dan masyarakat, bagi pengurus komite
sekolah diharapkan agar lebih berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1
sungguminasa, bagi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam membantu melaksanakan
program yang ada di sekolah dan senantiasa menjalankan peran sesuai dengan tugasnya masing-
masing, serta meningkatkan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan penyelenggara pendidikan
sehingga dapat mencapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan.
Diharapkan kepada para siswa agar selalu meningkatkan keefektifannya dalam belajar, agar apa
yang ditelah dipelajari disekolah dapat bermanfaat bagi siswa.

30
DAFTAR PUSTAKA

jurnal-Pak-Husainil.diunduh: pmp-aceh.com/download/download.php?fileId=51.18 Agustus 2014

2013. diunduh: http://www.pengertianahli.com/2013/09/pengertian-kurikulum-menurut-para-ahli.html.


20 agustus 2014

2013. diunduh: http://brobahanmuda.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-tujuan-bantuan.html.


21agustus 2014

bsnp-indonesia.org

2012. diunduh: http://feribarca.blogspot.com/2012/03/download-permendiknas-no-1213-dan-


17.html.22agustus 2014

31
LAPORAN
KEGIATAN MAGANG 1

32
SMP NEGERI 1 SUNGGUMINASA

OLEH

Nama : Bitalia Dwi Astuti Sugiarto Syam

Nim : 10535552413

BAHASA INGGRIS

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INGGRIS

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Agustus,2014

DAFTAR ISI

Halaman Judul......................................................................................................... i
Lembar Pengesahan................................................................................................. ii
Lembar Penilaian..................................................................................................... iii
Kata Pengantar......................................................................................................... iv
Daftar Isi.................................................................................................................. . vi
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................... 1
A. Visi Misi Sekolah................................................................................. 1
B. Profil Sekolah........................................................................................ 2
BAB II PROSEDUR PELAKSANAAN............................................................... 9
A. Jumlah Siswa, Tempat, dan Waktu Pelaksanaan Magang 1.................. 9
B. Langkah-Langkah Melakukan Pengangamatan.................................... 9
BAB III HASIL PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN................................. 11
A. Hasil Pelaksanaan.................................................................................. 11

33
A.1 Deskripsi hasil pengamatan langsung kultur sekolah................... 11
A.2 Deskripsi hasil pengamatan untuk membangun kompetensi
dasar pedagonik, kepribadian, dan sosial..................................... 23
A.3 Deskripsi hasil pengamatan untuk memperkuat pemahaman
Peserta didik................................................................................. 29
A.4 Deskripsi hasil pengamatan langsung proses pembelajaran
di kelas.......................................................................................... 30
A.5 Refleksi hasil pengamatan proses pembelajaran........................... 33
B. Pembahasan ......................................................................................... 34
BAB IV SIMPULAN DAN SARAN....................................................................... 36
A. Simpulan .............................................................................................. 36
B. Saran..................................................................................................... 37
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 39
LAMPIRAN

RUBRIK PENILAIAN

LAPORAN KEGIATAN MAGANG 1

Nama Mahasiswa : Bitalia Dwi Astuti Sugiarto Syam

NIM : 10535552413

Jurusan/Prodi : Bahasa dan Sastra Inggris

Skala
Bab Komponen Kriteria Penilaian
1 2 3 4
1 pendahuluan
Visi Misi Sekolah

Profil Sekolah

34
2 Prosedur
Jelas jumlah siswa,tempat,dan
Pelaksanaan
waktu pelaksanaan P2K

Langkah-langkh melakukan
pengamatan
3 Hasil Pelaksanaan Deskripsi hasil pengamatan
dan Pembahasan langsung kultur sekolah

Deskripsi hasil pengamatan


untuk membangun kompetensi
dasar Pedagogik, Kepribadian,
dan Sosial

Deskripsi hasil pengamatan


untuk memperkuat pemahaman
peserta didik

Deskripsi hasil pengamatan


langsung proses pembelajaran
di kelas.

35
Skala Penilaian
Bab Komponen Kriteria
1 2 3 4
Refleksi hasil pengamatan
proses pembelajaran
4 Simpulan dan Menyajikan simpulan hasil
Saran pelaksanaan
Saran tindak lanjut diberikan
berdasarkan temuan dan
pembahasan hasil pelaksanaan
pembelajaran inovatif di kelas
5 Daftar Pustaka Daftar Pustaka relevan dan
penulisannya sesuai ketentuan
Jumlah

Keterangan

Nilai: 1 kurang sekali; 2 Kurang; 3 Baik; 4 Baik Sekali


Penentuan Nilai Akhir (NA) Magang 1
NA = (Jumlah Nilai Guru Pembimbing + Jumlah Nilai Dosen Pembimbig)/2
Interval Nilai

Makasssar, September 2014

Dosen Pengampu,

(Sulfasyah, S.Pd., MA., Ph.D)


NBM.970635

36
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat dan hidayah-Nya
penulis dapat menyelesaikan tugas laporan Magang 1. Penulisan ini disusun untuk memenuhi tugas
mata kuliah magang 1.

Penulis menyadari bahwa dalam penyelesaian laporan Magang 1 ini tidak terwujud tanpa bantuan
dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada:

1. Bapak Drs. H Sarea M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Sungguminasa yang bersedia menerima
peserta Magang 1 dari Universitas Muhammadiyah Makassar, khususnya Jurusan Pendidikan
bahasa inggris.

2. Ibu Sulfasyah, S.Pd., MA., Ph.D selaku dosen pengampu yang telah membimbing, memberikan
petunjuk, saran-saran dan ilmunya serta mengarahkan penulis selama proses pelaksanaan
Magang 1.

3. Arifin S.Pd selaku guru yang telah membantu dalam pengamatan langsung proses pembelajaran
didalam kelas.

4. Orang tua tercinta terima kasih atas kasih sayang dan dorongan yang telah diberikan dalam
memenuhi segala kebutuhan sejak pertama kuliah.

5. Bapak/Ibu guru beserta staf tata usaha SMP Negeri 1 Sungguminasa yang juga turut membantu
dalam perolehan data yang dibutuhkan selama kegiatan Magang 1.

6. Rekan-rekan mahasiswa Magang 1, terima kasih atas kerja samanya.

7. Adik-adik tercinta siswa-siswi SMP Negeri 1 Sungguminasa, khususnya kelas VIII Akselerasi,
yang telah menjalin kerjasama yang baik selama pelaksanaan Magang 1.

8. Serta seluruh pihak yang tidak sempat penulis sebutkan satu persatu.

37
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini, masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun senantiasa penyusun harapkan sebagai bahan
masukan demi perbaikan selanjutnya.

Dan akhirnya kepada Sang Khalik jualah penyusun panjatkan doa semoga amal bakti
Bapak/Ibu,saudara (i) mendapat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya. Harapan penyusun semoga
laporan ini memberikan manfaat bagi semua pihak yang membantu dalam pelaksanaan Magang 1 ini.
Aamiin,..!!!

Makassar, Agustus 2014

Penulis

38
39
40
HALAMAN DEPAN

41
VISI DAN MISI SEKOLAH

42
43
MUSHOLLAH

LAPANGAN

44
PROSES BELAJAR MENGAJAR

45
46
KEKOMPAKAN GURU-GURU MENYAMBUT KEGIATAN DALAM RANGKA
HARI KEMERDEKAAN

47
DENAH SEKOLAH

48
49