Anda di halaman 1dari 5

NAMA : RUSDIANTO

NIM : 32.14.1689
TUGAS : TEORI AKUNTANSI

PT UNILEVER INDONESIA Tbk


SUSTAINABILITY REPORT (TATA KELOLA LAPORAN BERKELANJUTAN)
LAPORAN TAHUN 2015

Manajemen Risiko

Direksi bertanggungjawab untuk mengidentifikasi dan menilai risiko yang dihadapi


Perseroan dan memastikan bahwa risiko-risiko tersebut dikelola secara efektif. Dalam
menjalankan fungsi ini, Direksi dibantu oleh Tim Manajemen Risiko Korporasi, yang mengatur
desain dan implementasi sistem manajemen risiko Perseroan, termasuk matriks risiko, dan
menjamin bahwa hal tersebut akan terus diperbarui secara teratur dan sejalan dengan kondisi
ekonomi dan pertumbuhan bisnis yang sedang berlangsung. Tim ini terdiri dari Kepala Audit
Internal, Financial Controller, Commercial Manager, Business System Manager dan Sekretaris
Perusahaan, yang diketuai oleh Chief Financial Officer.

Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Risiko

Manajemen risiko yang efektif merupakan hal mendasar untuk pengelolaan bisnis yang
baik, dan keberhasilan Unilever Indonesia sebagai organisasi bergantung pada kemampuan untuk
mengidentifikasi dan mengeksploitasi berbagai risiko utama dan peluang untuk bisnis kami.
Unilever mengelola risiko dan peluang tersebut dengan cara yang dipertimbangkan matang-
matang, terstruktur, terkontrol dan efektif. Pendekatan manajemen risiko kami tertanam dalam
kegiatan usaha sehari-hari.

Kami telah menempatkan jaminan internal dan pemantauan kepatuhan untuk meninjau
pengaturan risiko strategi kami. Jaminan internal yang independen (audit internal dan audit
perusahaan) dan jaminan eksternal memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa risiko
operasional dan risiko pelaksanaan bisnis benar-benar diperhatikan dan dikelola. Di 2015,
matriks risiko bisnis Perseroan telah ditinjau dan dibahas dengan Direksi. Kami tidak mencatat
adanya perubahan signifikan dalam lingkungan risiko yang baru dan Direksi yang bersangkutan
telah ditugaskan untuk mengelola risiko di dalam area mereka masing-masing. Kami
menguraikan beberapa risiko utama sebagai berikut:

1. Keuangan
Penjelasan Risiko :
- Perubahan nilai mata uang dapat berfluktuasi secara tajam dan berdampak secara
signifikan pada kinerja bisnis. Nilai tukar yang tidak stabil juga dapat mengakibatkan
naik turunnya harga bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi produk-produk
kami.

Pengendalian atau Mitigasi Risiko :


Kami mengelola eksposur terhadap mata uang dalam batas yang ditentukan dan dengan
menggunakan kontrak valuta berjangka. Selain kontrak tersebut, kami juga melakukan
lindung nilai beberapa eksposur kami melalui penggunaan pinjaman mata uang asing atau
kontrak berjangka.

2. Pilihan Brand

Penjelasan Risiko :
- Selera dan perilaku konsumen senantiasa berubah. Kami harus mampu mengantisipasi
dan menyikapi perubahan ini dengan terus membuat brand dan produk kami unik dan
berbeda dengan yang lain. Kami mengandalkan kemampuan kami dalam menciptakan
produk-produk inovatif yang memenuhi kebutuhan konsumen kami.

Pengendalian dan Mitigasi Risiko :


- Kami terus memantau tren pasar eksternal dan mengumpulkan masukan dari para
konsumen, pelanggan dan pembelanja kami untuk mengembangkan kategori dan strategi
brand yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
- Divisi Riset dan Pengembangan kami secara aktif mencari cara untuk menerjemahkan
preferensi dan selera konsumen menjadi teknologi baru untuk menciptakan produk-
produk kami di masa mendatang.

3. Ekonomi Eksternal

Penjelasan Risiko :
- Kondisi ekonomi yang terus berubah dapat mengakibatkan menurunnya permintaan
konsumen untuk produk kami, yang dapat mempengaruhi satu atau lebih negara di dalam
satu kawasan, atau bahkan secara global.
- Langkah pemerintah, seperti stimulus fiskal, perubahan perpajakan, dan kontrol harga
dapat mempengaruhi pertumbuhan dan profitabilitas operasi lokal kami.

Pengendalian dan Mitigasi Risiko :


- Beragamnya portofolio Unilever dan model bisnis yang fleksibel membantu kami untuk
menyesuaikan portofolio dan cepat merespon dengan menciptakan inovasi baru untuk
memenuhi kebutuhan konsumen dan pelanggan yang berubah saat ekonomi melemah.
- Kami secara teratur memperbarui perkiraan hasil bisnis dan arus kas dan, jika perlu,
menyeimbangkan prioritas investasi kami.

4. Aspek Hukum dan Peraturan

Penjelasan Risiko :
- Unilever patuh terhadap hukum dan peraturan lokal, regional, dan global yang berlaku di
berbagai bidang seperti keamanan produk, klaim produk, merek dagang, hak cipta, paten,
persaingan, kesehatan dan keselamatan kerja, lingkungan, tata kelola perusahaan,
keterbukaan informasi, ketenagakerjaan, serta pajak.
- Kegagalan untuk mematuhi peraturan yang berlaku dapat mengakibatkan adanya tuntutan
perdata dan/atau pidana yang menyebabkan kerusakan, denda dan sanksi. Hal ini dapat
mempengaruhi reputasi Perseroan, dan membebani biaya kami dalam berbisnis.

Pengendalian dan Mitigasi Risiko


- Unilever berkomitmen untuk mematuhi undang-undang dan peraturan yang berlaku di
Indonesia. Pada area-area khusus, tim yang relevan di tingkat global, regional atau lokal
bertanggung jawab untuk menetapkan standar terperinci dan memastikan bahwa semua
karyawan memahami dan mematuhi peraturan dan undang-undang yang spesifik dan
relevan dengan peran mereka.
- Spesialis hukum dan peraturan kami sangat terlibat dalam memantau dan meninjau
praktek kami untuk memberikan jaminan yang memadai bahwa kami tetap memahami
dan sejalan dengan seluruh peraturan dan kewajiban hukum terkait.

5. Hubungan Industri

Penjelasan Risiko :
- Dengan peraturan ketenagakerjaan yang terus berubah-ubah,, kami wajib menjalin
hubungan yang baik dengan para karyawan dan serikat pekerja kami. Gangguan terhadap
hubungan industrial dapat mempengaruhi kegiatan operasional, biaya, dan reputasi kami.

Pengendalian atau Mitigasi Risiko :


- Untuk mengurangi risiko ini, kami senantiasa memantau perubahan peraturan
ketenagakerjaan dan menjalin komunikasi yang baik dengan serikat pekerja kami. Kami
melakukan diskusi secara rutin untuk lebih memahami setiap kepentingan dan menjaga
keharmonisan diantara para pemangku kepentingan industri kami.

6. Karyawan dan Talenta

Penjelasan Risiko :
- Penting bagi kami untuk dapat menarik, mengembangkan, dan mempertahankan orang-
orang yang berkualitas dalam jumlah yang tepat untuk dapat bersaing dan berkembang
secara efektif.
- Di negara berkembang, memungkinkan terjadinya persaingan yang ketat untuk
mendapatkan talenta-talenta berbakat yang jumlahnya terbatas. Lepasnya talenta pada
posisi manajemen atau posisi inti lainnya, atau ketidakmampuan untuk mengidentifikasi,
menarik atau mempertahankan karyawan yang berkualitas, akan mempersulit
pengelolaan bisnis dan mempengaruhi operasi dan hasil keuangan.

Pengendalian atau Mitigasi Risiko :


- Kami telah membentuk dan menerapkan komite sumber daya manusia di seluruh lini
bisnis kami. Komite ini memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi jenis-jenis
keterampilan dan kemampuan yang diperlukan di masa mendatang, mengembangkan
jalur karir dan mengidentifikasi talenta utama dan pemimpin di masa depan.
- Kami memiliki proses pengembangan manajemen terpadu yang meliputi penilaian
kinerja rutin yang ditopang oleh seperangkat perilaku kepemimpinan, keterampilan dan
kompetensi. Selain itu, kami juga telah menerapkan program yang ditargetkan untuk
menarik dan mempertahankan talenta terbaik dan kami secara aktif memantau kinerja
dalam mempertahankan talenta dalam Unilever.

7. Sistem dan Informasi

Penjelasan Risiko :
- Karena kami berinteraksi secara elektronik dengan para pelanggan, pemasok, dan
konsumen, kami sangat membutuhkan sistem dan inftrastruktur TI yang aman dan dapat
diandalkan.
- Gangguan dalam sistem TI kami dapat menghambat operasi bisnis di berbagai area,
termasuk menghambat penjualan, produksi, dan siklus arus kas kami.
Pembatasan akses ke informasi rahasia serta pemisahan tugas juga berada dalam prioritas
tertinggi kami.

Pengendalian atau Mitigasi Risiko :


- Piranti keras ( hardware ) yang menjalankan dan mengelola data operasional inti kami
didukung sepenuhnya oleh sistem kontingensi terpisah untuk menyediakan operasi
cadangan secara real time jika terjadi kondisi darurat.
- Kami menggunakan sistem global untuk mengontrol dan melaporkan akses ke sistem TI
kami yang vital. Hal ini didukung oleh program pengujian kontrol akses yang
dilaksanakan setiap tahun.
- Kami memiliki kebijakan yang meliputi perlindungan untuk bisnis maupun informasi
pribadi, serta kebijakan penggunaan sistem TI dan aplikasi oleh karyawan kami, di mana
mereka telah terlatih untuk memahami berbagai kebijakan tersebut.
- Kami telah menstandarisasi cara pemuatan informasi di situs publik kami dan memiliki
sistem untuk memantau kepatuhan terhadap kebijakan kami sendiri dan hukum serta
peraturan mengenai privasi yang berlaku.
8. Produk yang Aman dan Berkualitas Tinggi

Penjelasan Risiko :
- Pada proses manufaktur Unilever Indonesia, juga terdapat risiko bahan terkontaminasi
secara tidak sengaja ataupun terkontaminasi oleh bahan berbahaya; atau cacat produk
lainnya. Risiko ini dapat disebabkan oleh kesalahan manusia, kegagalan peralatan atau
faktor lainnya.

Pengendalian atau Mitigasi Risiko :


- Kami memiliki proses dan kontrol kualitas produk yang komprehensif, dari hulu sampai
hilir, mulai dari produk dirancang sampai produk tersebut ada di rak toko. Kami
memverifikasi proses dan kontrol tersebut setiap tahun, dan secara teratur memantau
melalui indikator kinerja yang mendorong kegiatan perbaikan terus-menerus. Pemasok
utama kami telah bersertifikat secara eksternal dan kami memantau kualitas bahan yang
diterima secara teratur untuk memastikan bahwa kami memenuhi standar kualitas tinggi
yang diperlukan oleh produk kami.
- Jika terjadi insiden yang berkaitan dengan keselamatan konsumen atau kualitas produk,
kami mengaktifkan tim manajemen insiden di bawah arahan mereka yang berkompeten
dalam hal kualitas produk, sains dan komunikasi , untuk memastikan kami melakukan
tindakan yang tepat dan efektif.

Mengelola Risiko

Kami mengambil langkah-langkah utama dalam mengelola risiko sebagai berikut:

1. Mengidentifikasi/menetapkan risiko utama yang dihadapi bisnis


2. Menetapkan Kontrol Utama yang harus beroperasi untuk memastikan bahwa risiko bisnis
yang utama dapat dikelola secara efektif, sehingga Perseroan memiliki kesempatan
terbaik untuk mencapai tujuan dan mempertahankan reputasinya.
3. Mengidentifikasi tim/individu yang bertanggung jawab untuk memastikan Kontrol Utama
beroperasi seperti yang diperlukan
4. Menyediakan sarana yang dapat mencerminkan Risiko Bisnis Utama dan Kontrol Utama
dan menilai apakah mereka tetap relevan, efektif dan efisien.