Anda di halaman 1dari 1

DESAIN INSTALASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH

( IPAL )
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PONTIANAK.
ABSTRAK
Nama: Zulkifli, A.md KL

Penanganan limbah merupakan tanggung jawab bagi semua orang khususnya untuk
kegiatan yang memiliki potensi pencemar lingkungan. Khususnya limbah cair yang
berasal dari layanan kesehatan /rumah sakit berdasarkan kualitas dan kuantitasnya
berfotensi mengeluarkan potensial hazard terhadap lingkungan dikarenakan adanya
bahan berbahaya dan beracun (B3) yang terkandung di dalamnya.
Tujuan penelitian ini ingin menurunkan atau menghilangkan zat yang terkandung di
dalam limbah cair yang dapat mebahayakan lingkungan masyarakat disekitar rumah
sakit, dengan metoda ABR, Aerob, saringan batu krikil pasir yang ada dilingkungan
pantai. Adapun yang di turunkan kandungan dalam air limbah adalah BOD, COD,
Phosphat, TSS, Koliform dan Amoniak.
Penelitian ini diawali dengan merancang alat yang akan dipergunakan modelnya,
yang sesuai untuk menurunkan kandungan BOD,COD,Phosphat, TSS, Koliform dan
Amoniak, bahan yang dipergunakan sebagai koagulan adalah kaporit, tawas dan blower.
Limbah cair yang dihasilkan diuji dalam skala kecil dengan memberikan larutan tawas
dan kaporit. Selanjutnya setelah didapatkan hasilnya dihitung keperluan volume limbah
yang akan diolah.
Hasil setelah dilakukan pengelolaan limbah cair BOD 7,15 mg/L, COD 37,1 mg/L,
TSS 44,7 mg/L, Phospat 0,003 mg/L, Amoniak 0,003 mg/L, dan koliform < 3 dari hasil
pengelolaan tersebut dapat diturunkan kandungannya, limbah cairnya, sehingga
memenuhi persyaratan Kepmeneg LH No.58/MENLH/10/1995 tentang Baku mutu
limbah cair bagi kegiatan Rumah Sakit.

Kata kunci : Kaporit,Tawas,Blower, ABR, Batu kali dan pasir

iii