Anda di halaman 1dari 2

1.

Strategi Pembelajaran Kontekstual merupakan pembelajaran yang memusatkan pada


proses, hasil dan keaktifan peserta didik.
Langkah-langkah :
a. Pengaktifan pengetahuan yang sudah ada atau telah dimiliki peserta didik. Misalkan
tujuan pembelajarannya adalah siswa dapat mencari dan menentukan luas trapesium.
Pada tahap ini guru mengingatkan siswa terlebih dahulu mengenai rumus luas persegi
panjang, karena pencarian luas trapesium sama dengan mencari luas persegi panjang.
b. Perolehan pengetahuan baru dengan cara mempelajari secara keseluruhan. Pada tahap
ini guru menjelaskan kepada siswa tentang cara memperoleh atau cara mencari luas
trapesium.
c. Integrasi pengetahuan baru kedalam pengetahuan yang sudah ada. Pada tahap ini
siswa mengintegrasikan atau menghubungkan konsep luas trapesium dan luas persegi
panjang.
d. Merumuskan konsep untuk menghasilkan pengetahuan. Pada tahap ini siswa akhirnya
dapat menyadari bahwa sebenarnya cara mencari luas trapesium itu sama dengan
mencari luas persegi panjang.
e. Mempraktikkan pengetahuan yang telah dipahami dalam berbagai konteks. Pada
tahap ini siswa mengimplementasikan pengetahuannya tentang luas trapesium dalam
menyelesaikan permasalahan terkait luas trapesium.

Sumber : Agus Suprijono, Cooperative Learning Teori & Aplikasi Paikem, (Yogyakarta : Pustaka
Pelajar, 2012)

2. Strategi pembelajaran berbasis kelompok, merupakan strategi pembelajaran yang


menekankan sikap dan perilaku bersama yang terencana dan terpadu dengan melibatkan
dua orang atau lebih. (Dr. E. Kosasih, M.Pd, Strategi Belajar dan Pembelajaran
Implementasi Kurikulum 2013 (Bandung : Yrama Widya, 2014)
3. Strategi pembelajaran quantum, merupakan strategi pembelajaran yang prinsipnya
membuat siswa senang senang belajar jauh lebih penting daripada menuntut siswa untuk
mau belajar supaya menjadi juara atau mencapai prestasi tertentu. (Dr. E. Kosasih, M.Pd,
Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013 (Bandung : Yrama
Widya, 2014)
4. Strategi pembelajaran langsung (direct instruction), merupakan strategi yang kadar
berpusat pada gurunya paling tinggi, dan paling sering digunakan. (Abdul Majid,
Pembelajaran Tematik Terpadu (Bandung : PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2014)
5. Strategi pembelajaran tidak langsung (indirect instruction) merupakan metode yang
memberikan kesempatan siswa untuk terlibat, dan jika memungkinkan memberikan
umpan balik kepada siswa ketika mereka melakukan inkuiri. (Abdul Majid, Pembelajaran
Tematik Terpadu (Bandung : PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2014)
6. Strategi pembelajaran aktif, strategi pembelajaran yang merujuk kepada bentuk diskusi
dan saling berbagi diantara peserta didik. (Abdul Majid, Pembelajaran Tematik Terpadu
(Bandung : PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2014)
7. Strategi belajar melalui pengalaman, merupakan strategi belajar melalui pengalaman
menggunakan bentuk sekuens induktif, berpusat pada siswa, dan berorientasi pada
aktifitas. (Abdul Majid, Pembelajaran Tematik Terpadu (Bandung : PT. REMAJA
ROSDAKARYA, 2014)
8. Strategi pembelajaran mandiri, merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk
membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri. (Abdul Majid,
Pembelajaran Tematik Terpadu (Bandung : PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2014)
9. Strategi inkuiri, merupakan strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses
mencari dan menemukan. (Abdul Majid, Pembelajaran Tematik Terpadu (Bandung : PT.
REMAJA ROSDAKARYA, 2014)

Langkah-langkah :

a. Orientasi, langkah untuk membina suasana atau iklim pembelajaran yang responsive.pada
langkah ini guru mengkondisikan agar siswa siap melaksanakan proses pembelajaran.
Guru merangsang dan mengajak siswa untuk berpikir memecahkan masalah.
b. Merumuskan masalah merupakan langkah membawa siswa pada suatu persoalan yang
mengandung teka-teki.
c. Merumuskan hipotesis.
d. Mengumpulkan data adalah aktivitas menjaring informasi yang dibutuhkan untuk
menguji hipotesis yang diajukan.
e. Menguji hipotesis adalah proses menentukan jawaban yang dianggap diterima sesuai
dengan data atau informasi yang diperoleh berdasarkan pengumpulan data.
f. Merumuskan kesimpulan.

(Abdul Majid, Pembelajaran Tematik Terpadu (Bandung : PT. REMAJA ROSDAKARYA, 2014)

10. Strategi pembelajaran ekspositori merupakan strategi berbentuk penguraian, baik berupa
bahan tertulis maupun penjelasan atau penyajian verbal.
11. 7r