Anda di halaman 1dari 9

1. Gradien

BAB IV PERSAMAAN GARIS LURUS

– Gradien (m) disebut juga kemiringan garis. – Bentuk umum persamaan garis lurus y = mx+c , dg m(gradien) – Sedangkan pada persamaan garis : ax+by+c = 0 maka gradiennya :

by = -ax – c y = -a/bx – c/b m(gradient) = -a/b

Contoh soal : tentukan gradien persamaan garis 2x+4y+5 = 0 4y = -2x-5 y = -2/4 x – 5/4 maka m = -2/4 = -1/2

cara cepat = -a/b = -2/4

Macam-macam gradien :

  • a) Gradien bernilai positif

Bila m (+)

contoh : 6x – 2 y – 9 = 0

m = – (6/-2) = 3 (positif)

  • b) Gradien bernilai negative

Bila m (-) Contoh : 6x + 3y – 9 = 0

  • m = – (6/3) = -2 (negative)

    • c) Gradien garis melalui pangkal koordinat

Garis l melalui pangkal koordinat (0,0) maka : m = y/x

contoh : Gradient Garis yang melalui titik (0,0) dan (2,-3) adalah :

  • m = y/x = -3/2

    • d) Gradien garis melalui dua titik (x1,y1) dan (x2,y2)

sebuah garis lurus dapat diperoleh dengan cara menguhubungkan dua titik sembarang misal titik P (x1 y1) dan Q (x2 Y2) , Gradien garis PQ = m = delta y / delta x = (y2-y1)/(x2-x1)

contoh : Gradien melalui titik (-4,5) dan (2,-3)

  • m = (y2-y1)/(x2-x1) = (-3-5)/(2+4) = -8/6 = -4/3

2. Hubungan 2 Garis Lurus :

Bila diketahui garis k : y = m1 x + c dan garis l : y = m2 x + d maka berlaku gradien :

1) m1 = m2 jika garis k sejajar garis l

contoh : gradien sebuah garis yang sejajar dengan 3x + 6y = 8

a = 3 , b = 6

  • m = -a/b = -3/6 = -1/2 dua garis yg sejajar : m1=m2 , maka m2 = -1/2

2) m1 . m2 = -1 jika garis k tegak lurus

garis l contoh : gradien sebuah garis yang tegak lurus dengan 3x + 6y = 8

3. Persamaan Garis Lurus

a) Garis dengan gradien m dan melalui 1 titik

Persamaan garis dengan gradien m dan melalui sebuah titik (x1,y1), adalah :

y – y1 = m (x – x1)

Contoh 1 :

Tentukanlah persamaan garis melalui titik A(-3,4) dan bergradien -2.

jawab :

Titik A(-3,4), berarti x1 = -3 , y1 = 4 dan bergradien -2, berarti m = -2

Persamaan garis dengan gradient m dan melalui sebuah titik (x1,y1) adalah :

y – y1 = m ( x – x1 )

y – 4 = -2 {x – (-3)}

y – 4 = -2 (x + 3 )

y – 4 = -2 x – 6

y = -2x – 6 + 4

y = -2x – 2

Contoh 2 :

Tentukanlah persamaan garis melalui titik B(6,2) dan sejajar dengan garis yang melalui titik P(2,-5) dan Q(-6, 3)

jawab :

Garis yang melalui titik P(2,-5) dan (-6, 3)

P(2,-5) berarti x1 = 2 , y1 = -5

Gradien yang melaui titik P(2,-5) dan Q(-6, 3) adalah

m (PQ) Misal mPQ = (y2-y1)/(x2-x1) = (3+5)/(-6-2) = 8/-8 = -1 maka m1 = m2 = -1 ( dua garis sejajar )

Titik B(6, 2), berarti x1 = 6 , y1 = 2

Persamaan garis dengan gradien -1 dan melalui titik (6, 2) adalah :

y – y1 = m ( x – x1 )

y – 2 = -1 (x – 6)

y – 2 = -x + 6

y = -x + 6 + 2

y = -x + 8

b) Persamaan garis yang melalui dua titik

Gradien garis yang melalui titik (x1, y1) dan (x2, y2) yaitu :

dengan menggunakan rumus persamaan garis dengan gradient m dan melalui sebuah titik (x1 , y1),

yaitu y – y1 = m ( x – x1 ) dapat diperoleh rumus berikut :

y – y1 = m ( x – x1 )

y – y1 = [(y2-y1)/(x2-x1)] (x – x1)

(y – y1)/(y2-y1) = (x-x1)/(x2-x1)

Kesimpulan :

Persamaan garis yang melalui titik (x1, y1) dan (x2, y2) yaitu : (y – y1)/(y2-y1) = (x-x1)/(x2-

x1)

contoh :

Tentukan persamaan garis yang melalui titik A(3,4) dan titik B(5,8)

jawab : Garis l melalui titik A(3,4) dan titik B(5,8).

A(3,4) berarti x1 = 3 , y1 = 4

B(5,8) berarti x2 = 5 , y2 = 8

Persamaan garis yang melalui titik A(3,4) dan titik B(5,8) adalah :

(y – y1)/(y2-y1) = (x-x1)/(x2-x1)

(y-4) / (8-4) = (x-3) / (5-3)

(y-4) / 4 = (x-3) / 2

2(y – 4) = 4(x – 3)

2y – 8 = 4x – 12

2y – 4x = 8 – 12

2y – 4x = -4

y – 2x = -2

4. Hubungan 2 garis lurus

Persamaan garis yang saling sejajar

1) Tentukan persamaan garis yang melalui titik (2,3) dan sejajar dengan garis y = 2x – 5

jawab : y = 2x – 5

maka m = 2 m1 = m2 = 2 (karna sejajar)

maka :

y – y1 = m (x-x1)

y – 3 = 2 (x-2)

y = 2x-4+3

Persamaan garis yang tegak lurus

1) Tentukan persamaan garis yang melalui titik (2,3) dan tegak lurus dengan garis y = 2x – 5

jawab : y = 2x – 5

maka m = 2 , karna tegak lurus : m1.m2 = -1 m2 = -1/2

maka persamaan garisnya :

y – y1 = m (x-x1)

y – 3 = -1/2 (x-2)

y = -1/2 x + 1 + 3

y = -1/2 x + 4

kali 2

2y = -x + 4

2y + x – 4 = 0

Persamaan garis yang berhimpit

Garis-garis dengan persamaan y = m1x + c1 dan y = m2x + c2 berimpit, jika dan hanya jika m1 = m2 dan c1 = c2 dan secara umum garis dengan persamaan ax+by+c = 0 akan berhimpit dengan garis px+qy+r = 0 , jika p,q,r masing” merupakan kelipatan dari a, b, c…

Persamaan garis yang berpotongan

Dua garis akan berpotongan jika memiliki gradien yang tidak sama atau koefisien dari x , y, dan konstantanya bukan merupakan kelipatan dari koefisien x, y dan konstanta persamaan garis lainnya.

Gambar di atas merupakan grafik garis lurus dengan persamaan y = (-3/5)x + 3 . Secara

Gambar di atas merupakan grafik garis lurus dengan persamaan y = (-3/5)x + 3. Secara umum persamaan suatu garis lurus dinyatakan dalam dua bentuk umum yaitu:

Gambar di atas merupakan grafik garis lurus dengan persamaan y = (-3/5)x + 3 . Secara

Untuk menentukan persamaan suatu garis lurus, kita akan gunakan betuk umum persamaan garis lurus yang pertama yaitu y = mx + c. Setiap persamaan pasti dapat dibentuk menjadi bentuk y = mx + c. Bentuk umum ini terdiri dari dua bagian yaitu:

Gambar di atas merupakan grafik garis lurus dengan persamaan y = (-3/5)x + 3 . Secara

Artinya, untuk menentukan persamaan suatu garis lurus yang diperlukan hanyalah gradien dan konstanta. Bagaimana cara mendapatkan nilai gradien dan konstanta suatu garis lurus? Untuk menentukan gradien suatu garis lurus dapat dicari dengan membagi delta y dengan delta x (Baca artikel sebelumnya tentang gradien). Sedangkan untuk mencari konstanta dapat dilakukan dengan mensubstitusikan salah satu titik yang dilewati.

Jadi ada dua langkah yang harus dilakukan untuk menentukan persamaan suatu garis lurus yaitu:

  • 1. Menentukan gradien dengan cara membagi delta y dengan delta x

  • 2. Menentukan konstanta dengan cara mensubstitusikan salah satu titik yang dilewati

Contoh soal 1:

Tentukan persamaan garis lurus yang mempunyai gradien 3 dan melewati titik (6, 9)! Jawab:

Misalkan persamaan garisnya y = mx + c,

1.

Menentukan

gradien. Karena

garisnya menjadi

Gambar di atas merupakan grafik garis lurus dengan persamaan y = (-3/5)x + 3 . Secara

gradien

telah

diketahui yaitu m = 3 maka persamaan

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2.

Menentukan Konstanta (c): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka

2.

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:

Contoh soal 2:

Tentukan persamaan garis yang melalui titik (-3, 2) dan (5, -1)! Jawab:

Misal persamaan garisnya adalah y = mx + c.

  • 1. Menentukan gradien (m)

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:

Jadi persamaan garisnya menjadi y = -(3/8)x + c

  • 2. Menentukan konstanta (c): Garis melewati titik (-3, 2) sehingga:

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:

Jadi persamaan garisnya adalah

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:

Contoh soal 3:

Tentukan persamaan garis lurus yang tegak lurus garis y = 3x + 5 dan melewati titik (3, 4)! Jawab:

Misal persamaan garisnya adalah y = m 1 x + c

  • 1. Menentukan gradien (m 1 ) Karena garis tersebut tegak lurus dengan garis y = 3x + 5 maka

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:
  • 2. Menentukan konstanta (c) Garis tersebut melewati titik (3, 4), sehingga

Menentukan Konstanta ( c ): Garis tersebut melewati titik (6, 9) maka 2. Contoh soal 2:

Jadi persamaan garis tersebut adalah