Anda di halaman 1dari 5

BAB I

AKUNTANSI BIAYA DAN PENGERTIAN BIAYA

Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen

Persamaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen


1. Merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan
2. Berfungsi sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat bagi seseorang untuk
pengembilan keputusan.

Perbedaan Akuntansi Keuangan dengan Akuntansi Manajemen


No Akuntansi Keuangan Akuntansi Manajemen
1. Pemakai utama Para manajer puncak dan pihak luar Para manajer dari berbagai jenjang
perusahaan organisasi

2. Lingkup informasi Perusahaan secara keseluruhan Bagian dari perusahaan

3. Fokus informasi Berorientasi pada masa lalu Berorientasi pada masa yad

4. Rentang Waktu Kurang fleksibel. Biasanya Fleksibel, bervariasi dari harian,


mencakup jangka waktu kuartalan, mingguan, bulanan bahkan dapat
tengah tahunan, tahunan. mencakup periode 10 tahun

5. Kriteria bagi Dibatasi oleh prinsip akuntansi Tak ada batasan, kecuali manfaat yang
Informasi Akuntansi yang lazim dapat diperoleh oleh manajemen dari
informasi dibandingkan dengan
pengorbanan untuk memperoleh
informasi tersebut

6. Disiplin Sumber Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi dan psikologi sosial

7. Isi Laporan Laporan berupa ringkasan Laporan bersifat rinci mengenai bagian
mengenai perusahaan sebagau dari perusahaan
keseluruhan

8. Sifat Informasi Ketepatan informasi merupakan hal Unsur taksiran dalam informasi adalah
yang penting besar

Akuntansi Biaya Bagian dari Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan
dan penjualan produk atau jasa, dengan cara-cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Obyek
kegiatan akuntansi biaya adalah biaya.

Akuntansi biaya mrp bagian dari akuntansi keuangan; proses akuntansi biaya dapat ditujukan
memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan dengan memperhatikan karakteristik akuntansi
keuangan.
Akuntansi mrp bagian dari akuntansi manajemen; proses akuntansi biaya dapat pula ditujukan
memenuhi kebutuhan pemakai dalam perusahaan dengan memperhatikan karakteristik akuntansi
manajemen.

Tiga tujuan pokok akuntansi biaya:


(1) penentuan harga pokok produk;
Untuk memenuhi tujuan ini akuntansi biaya mencatat, menggolongkan dan meringkas biaya-
biaya pembuatan produk atau penyerahan jasa (historis).
Umumnya akt. Biaya ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan pihak luar perusahaan yang
tunduk pada prinsip-prinsip akuntansi yang lazim.
Penentuan harga pokok produk untuk memenuhi kebutuhan manajemen dilayani oleh akt.
Manajemen yg tidak selalu terikat pada prinsip akt. yg lazim.
(2) pengendalian biaya;
Akt. Biaya bertugas memantau dan menganalisis apakah pengeluaran biaya yg sesungguhnya
sesuai dengan yg seharusnya dan menyajikan informasi penyebab penyimpangannya.
Akt. Biaya ini lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak dalam perusahaan, dgn
demikian hal ini mrp bagian dari akt. manajemen.
(3) pengambilan keputusan khusus;
Akt. Biaya ini selalu menyajikan informasi biaya masa yang akan datang (future costs).
Keputusan khusus mrp sebagian besar kegiatan manajemen perush., shg laporan akt. biaya ini
bagian dari akuntansi manajemen.
Untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam pengambilan keputusan, akt. biaya
mengembangkan konsep informasi biaya, seperti opportunity cost, hypothetical cost,
incremental cost, avoidable cost, dan forgone revenue.

Biaya
Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yg telah terjadi atau
yg kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Empat unsur pokok dalam definisi tersebut:


1. Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi,
2. Diukur dalam satuan uang,
3. Yang telah terjadi atau yg secara potensial akan terjadi,
4. Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu.

Biaya dalam arti sempit yg dikenal dg istilah harga pokok adalah pengorbanan sumber ekonomi
untuk memperoleh aktiva.

Mengapa Informasi Biaya Diperlukan?


Perusahaan dapat dipandang sebagai suatu sistem yg memproses masukan untuk menghasilkan
keluaran

Perusahaan akan memiliki kemampuan untuk berkembang dan tetap mampu mempertahankan
eksistensinya sebagai suatu sistem dimasa yad, bila manajemen berusaha agar nilai keluaran lebih
tinggi dari nilai masukan yg dikorbankan untuk menghasilkan keluaran tersebut. Dgn demikian
kegiatan organisasi dapat menghailkan laba (untuk perusahaan bermotif laba) atau sisa hasil usaha
(untuk perusahaan yg tidak bermotif laba).
Informasi biaya diperlukan untuk:
1. Mengukur pengorbanan nilai masukan guna menghasilkan informasi bagi manajemen, spt.
untuk mengukur apakah kegiatan usaha menghasilkan laba atau SHU
2. Merencanakan alokasi sumber ekonomi yang dikorbankan untuk menghasilkan keluaran.

Struktur Organisasi dan Proses produksi Suatu Perusahaan Manufaktur

Akt. biaya pd perush. Manufaktur lebih kompleks daripd perush. Jasa. Perusahaan manufaktur
adalah perush. yg kegiatan pokoknya mengolah BB menjadi produk jadi dan memasarkan hasil
produksinya tersebut.

Tiga fungsi pokok dlm perush manufaktur yg mjd dasar pengelompokkan biaya mjd
1. Biaya Produksi; mrp biaya-biaya yg tjd untuk mengolah BB mjd produk jadi yg siap untuk
dijual.
2. Biaya Pemasaran; mrp biaya-biaya yg tjd untuk melaksanakan kegiatan pemasan produk
3. Biaya Administrasi & Umum; mrp biaya-biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan
pemasaran produk.

Cara Penggolongan Biaya


Umumnya penggolongan biaya ditentukan atas dasar tujuan yg hendak dicapai dg penggolongan
tersebut (different costs for different purposes).

Biaya dpt digolongkan menurut:


1. Obyek pengeluaran
2. Fungsi pokok dlm perusahaan
3. Hubungan biaya dg sesuatu yg dibiayai
4. Perilaku biaya dlm hubungannya dg perubahan volume kegiatan
5. Jangka waktu manfaatnya

Penggolongan biaya mnrt Obyek Pengeluaran; nama obyek pengeluaran mrp dasar
penggolongan biaya, misal biaya bahan bakar untuk semua pengeluaran yg berhub. dg bahan bakar.

Penggolongan biaya mnrt Fungsi Pokok dlm Perusahaan; dlm perush manufaktur terdpt 3
fungsi pokok yg mjd dasar pengelompokkan biaya mjd
4. Biaya Produksi; mrp biaya-biaya yg tjd untuk mengolah BB mjd produk jadi yg siap untuk
dijual.
5. Biaya Pemasaran; mrp biaya-biaya yg tjd untuk melaksanakan kegiatan pemasan produk
6. Biaya Administrasi & Umum; mrp biaya-biaya untuk mengkoordinasi kegiatan produksi dan
pemasaran produk.
Jumlah biaya pemasaran dan biaya adm. & umum sering disebut dg biaya komersial (commercial
expenses)

Penggolongan biaya mnrt Hubungan Biaya dg Sesuatu yg Dibiayai; dapat berupa produk
(biaya produksi langsung dan tidakj langsung) atau departemen (biaya langsung departemen dan
biaya tidak langsung departemen). Dlm hubnya dg sesuatu yg dibiayai, biaya dibagi dlm 2
kelompok:
1. Biaya langsung (direct cost) adl biaya yg tjd, yg penyebab satu-satunya adl krn adanya sesuatu
yg dibiayai, misal BBBL & BTKL.
2. Biaya tidak langsung (indirect cost) adl biaya yg tjd tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yg
dibiayai. Dlm hubnya dg produk: biaya produksi tidak langsung atau BOP. Dlm hubnya dg
departemen: biaya yg terjadi di suatu departemen tetapi manfaatnya dinikmati oleh lebih dari
satu departemen, spt yg tjd pd Departemen Pembangkit Tenaga Listrik.

Penggolongan biaya mnrt Perilaku Biaya dlm Hubungannya dg Perubahan Volume


Kegiatan, biaya digolongkan mjd:
1. Biaya variabel adl biaya yg jumlah totalnya berubah sebanding dg perubahan volume kegiatan.
2. Biaya semivariable adl biaya yg berubah tidak sebanding dg perubahan volume kegiatan, krn
mengandung unsur biaya tetap dan variabel.
3. Biaya semifixed adl biaya yg tetap untuk tingkat volume kegiatan ttt dan berubah dg jumlah yg
konstan pd volume produksi ttt.
4. Biaya tetap adl biaya yg jumlah totalnya tetap dlm kisar volume kegiatan ttt.

Penggolongan biaya mnrt Jangka Waktu Manfaatnya, biaya dibagi mjd dua:
1. Pengeluaran Modal (capital expenditures) adl biaya yg mempunyai manfaat lebih dari satu
periode akuntansi. Pengeluaran modal ini pd saat tjdnya dibebankan sbg harga pokok aktiva
dan dibebankan dlm tahun-thn yg menikmati manfaatnya dg car didepresiasi, diamortisasi atau
dideplesi. Misal pengeluaran untuk pembelian atau reparasi aktiva tetap.
2. Pengeluaran Pendapatan (revenue expenditures) adl biaya yg hanya mempunyai manfaat dlm
periode akuntansi terjadinya pengeluaran tsb, misalnya biaya iklan, telex, dan tenaga kerja.

Metoda Pengumpulan Harga Pokok Produksi

Dalam harga pokok produk terdapat dua kelompok biaya:


1. Biaya Produksi: mrp biaya-biaya yg dikeluarkan dlm pengolahan BB mjd produk
2. Biaya Nonproduksi: mrp biaya-biaya yg dikeluarkan untuk kegiatan nonproduksi, spt kegiatan
pemasaran, dan kegiatan administrasi & umum.
Secara garis besar pengolahan produk dlm perush. Manufaktur terdpt 2 kelompok besar, yaitu:
1. Proses produksi berdasarkan pesanan; mengumpulkan harga pokok produksinya dg metoda
harga pokok pesanan (job order cost method) yaitu biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan
ttt dan harga pokok produksi per satuan produk dihitung dg cara membagi total biaya produksi
tsb dg jumlah satuan produk pesanan ybs.
2. Proses produksi massa; mengumpulkan harga pokok produksinya dg metoda harga pokok
proses (process cost method) yaitu biaya produksi dikumpulkan untuk periode ttt dan harga
pokok produksi per satuan produk dihitung dg cara membagi total biaya produksi untuk periode
tsb dg jumlah satuan produk yg dihasilkan dlm periode ybs.

Metoda Penentuan Harga Pokok Produksi


Metoda Penentuan Harga Pokok Produksi adalah cara memperhitungkan unsur-unsur biaya
kedalam harga pokok produksi.
Terdapat dua pendekatan:
1. Full Costing
2. Variable Costing
Full Costing mrp metoda penentuan harga pokok produksi yg memperhitungkan semua unsur biaya
produksi ke dalam harga pokok produksi, yg terdiri dari BBB, BTKL, BOP variabel & BOP tetap.
HPP dengan metoda full costing: harga pokok produksi ditambah dg biaya nonproduksi (biaya
pemasaran, biaya administrasi dan umum).
Variable Costing mrp metoda penentuan harga pokok produksi yg hanya memperhitungkan biaya
produksi yg berperilaku variabel ke dalam harga pokok produksi, yg terdiri dari BBB, BTKL, BOP
variabel.
HPP dengan metoda variable costing: harga pokok produksi variabel ditambah dg biaya
nonproduksi variabel (biaya pemasaran variabel, biaya administrasi dan umum variabel) dan biaya
tetap (BOP tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi dan umum tetap).

Perbandingan Laporan Laba Rugi Perush. Manufaktur dengan Perush. Dagang


Laporan laba rugi digunakan untuk menyajikan pendapatan dan pengorbanan yg dikeluarkan untuk
memperoleh pendapatan tersebut.
Kegiatan perush. Manufaktur berbeda dg perush. Dagang, yg tercermin dalam penggolongan
pengorbanan sumber ekonomi dlm lap. Laba rugi.
Kegiatan perusahaan dgg berupa pembelian brg dggan dari perush lain dan penjualan brg dggan tsb
kpd konsumen atau perush. manufaktur. Tiga penggolongan pengorbanan dlm lap. Laba rugi:
1. Harga Pokok Penjualan: pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh barang dggan dari
perush. Lain
2. Biaya Pemasaran: pengorbanan sumber ekonomi untuk kegiatan pemasaran barang dggan.
3. Biaya administrasi dan umum: pengorbanan sumber ekonomi untuk kegiatan selain perolehan
brg dggan dan pemasarannya.
Kegiatan perush. manufaktur terdiri dari pengolahan BB mjd produk jadi dan penjualan produk jadi
tersebut kpd konsumen atau perush. manufaktur lain. Tiga kelompok pengorbanan sumber
ekonominya dlm lap. Laba rugi dg pendekatan full costing:
1. Biaya produksi: pengorbanan sumber ekonomi untuk mengolah BB mjd produk jadi. Terdiri
dari BBB, BTKL, BOP.
2. Biaya pemasaran: pengorbanan sumber ekonomi untuk kegiatan pemasaran produk jadi.
3. Biaya administrasi dan umum: pengorbanan sumber ekonomi untuk kegiatan selain produksi
dan pemasaran produk.