Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Pelayanan obat berdasarkan resep dokter untuk pasien

terjamin (rawat jalan dan rawat inap) di RSUD


PELAYANAN
Lamaddukkelleng RESEP PASIEN TERJAMIN
Kab.Wajo
Tujuan Untuk memberikan panduan tentang prosedur pelayanan
resep pasien terjamin (rawat jalan dan rawat inap)
No.Dokumen No.Revisi Halaman
sehingga mendapatkan pelayanan resep yang tepat cepat
1/2
RSUD LAMADDUKKELLENG
dan aman di RSUD Lamaddukkelleng Kab.Wajo
Kebijakan
KABUPATEN WAJO 1. Mendahulukan pelayanan kebutuhan obat pasien
STANDAR Tanggal Terbit
kemudian Ditetapkan oleh :
kelengkapan administrasi
PROSEDUR .. meliputi pasien Direktur,
2. Pelayanan
OPERASIONAL
Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur RSUD Kota
Makassar No.
dr.H.Muhammad Nur Tangsi,S.Ked.
5479/RSUD-MKS/SK/VI/2015 tentang Kebijakan
NIP. 19601227 200604 1 0013
Manajemen Penggunaan Obat di RSUD Kota Makassar.
Prosedur 1. Dokter memberikan resep dan dibawa oleh pasien,
keluarga pasien atau petugas/perawat ke Apotek
2. Resep diterima oleh petugas dengan memeriksa
kelengkapan administrasi untuk pasien terjamin :
a. Pasien BPJS/Askes, melampirkan fotokopi surat
elegibilitas dari BPJS
b. Pasien Jamkesda, melampirkan fotokopi surat
rujukan, Surat Keterangan Tidak Mampu yang telah
di ACC oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan
Asuhan Keperawatan
3. Prosedur pengerjaan resep terdokumentasi dengan
menulis nama dan paraf dalam Kendali Resep dan
dikerjakan oleh petugas yang berbeda, meliputi :
a. Skrining resep, petugas memeriksa kelengkapan
administratif resep seuai checklist telaah resep dan
membaca resep dengan teliti tanpa adanya
penafsiran yang subjektif, bila ada keraguan
terhadap resep, maka ditanyakan kepada :
1) Petugas lain yang lebih senior
2) Hubungi dokter yang menulis resep
b. Penyiapan obat, petugas mengambil dan sekaligus
men-stock obat di rak/tempat penyimpanan obat
sesuai jumlah yang tertera pada resep yang
selanjutnya akan di-compounding
c. Penulisan etiket dan packaging, petugas menulis
pada etiket obat sesuai dengan jenis sediaannya
(etiket oral, topikal, parenteral) sambil
memperhatikan interaksi obatnya. Contoh :
simvastatin dan amlodipin, tidak boleh diminum
bersamaan, jadi perlu diberikan waktu jeda diantara
keduanya, amlodipin (pagi) simvastatin (malam),
Selanjutnya obat dikemas.
d. Penyerahan obat dan PIO, petugas memeriksa
kembali kesesuaian obat yang telah dikemas dengan
yang diminta diresep sebelum diserahkan.
Memastikan menyerahkan kepada pasien yang
benar dengan menanyakan salah satu identitas
PELAYANAN RESEP PASIEN TERJAMIN

No.Dokumen No.Revisi Halaman


RSUD LAMADDUKKELLENG 1/2
KABUPATEN WAJO
Ditetapkan oleh :
Direktur,
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL ..
dr.H.Muhammad Nur Tangsi,S.Ked.
NIP. 19601227 200604 1 0013