Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN ICRA

INFECTION CONTROL RISK ASSESSMENT

PEMBANGUNAN GEDUNG CSSD

MARET 2017

A. PENDAHULUAN
Standar akreditasi rumah sakit untuk pencegahan infeksi di rumah sakit
perlu dilakukan kajian resiko untuk menentukan priorotas program dan
pencegahan infeksi rumah sakit. Komite Pencegahan dan pengendalian
infeksi rumah sakit islam arafah jambi turut berperan dalam memberikan
masukan berkaitan dalam pencegahan dan pengendalian infeksi mulai
dari tahap perencanaan, proses sampai dengan finishing pembangunan
dengan melampirkan kajian identifikasi resiko infeksi / ICRA (infection
control risk assesment) yang dikeluarkan PPIRS pada setiap akan
dilaksanakan konstruksi / renovasi bangunan.

B. TUJUAN
1. Mengidentifikasi dan menurunkan resiko infeksi yang didapat dan
ditularkan diantara pasien, staf, tenaga profesional, kesehatan, tenaga
kontrak, tenaga outsourching, dan pengunjung.
2. Mengidentifikasi jenis aktifitas dengan mempertimbangkan pasien,
petugas kesehatan dan resiko terhadap pengujung.

C. PERENCANAAN
1. Tanggal pelaksanaan: 20 MARET 2017
2. Lokasi : Di lantai 4 RSI ARAFAH
3. Kegiatan : Pembangunan ruangan CSSD

D. ANALISIS ICRA
Aktivitas konstruksi bangunan berdasarkan :
1. Tipe : Tipe C
2. Kelompok resiko : Resiko tinggi
3. Level ICRA : level II

GRUP PASIEN RESIKO TIPE KONSTRUKSI


TIPE A TIPE B TIPE C TIPE D
Grup Resiko Rendah I II II III/IV
Grup Resiko Sedang I II III IV
Grup Resiko Tinggi I II III/IV IV
Grup resiko Tertinggi II III/IV III/IV IV

Tipe konstrusi pembangunan di ruangan marwa termasuk dalam level III/IV


dimana terdapat hal-hal yang harus diperhatikan dan di lakukan sebagai
berikut :

1. Selama melakukan renovasi


a) Pastikan sistem aliran udara dan HVAC diarea konstruksi tertutup
b) Pertahankan tekanan negatif diarea konstruksi menggunakan
HEPA Filter
c) Menyediakan alat penghisap debu atau exhoust fan yang secar
otomatis dapat difungsikan
d) Tutup rapat kontainer yang membawa puing reruntuhan atau
bahan-bahan konstruksi
e) Lokasi konstruksi harus ditutup dengan kayu lapis atau plastik
untuk menutupi area konstruksi dari area non konstruksi
f) Tutup semua lubang pipa, saluran ventilasi agar debu tidak
keluar
g) Buat ruang pembatas antara ruangan yang akan direnovasi
dengan tidak dilakukan renovasi
h) Semua petugas wajib menggunakan APD lengkap selama diarea
konstruksi dan melepasnya saat meninggalkan area konstruksi
i) Debu yang menempel di petugas harus di bersihkan
menggunakan vacum
j) Lakukan pemeriksaan udara sebelum dilakukan konstruksi

2. Sesudah renovasi
a) Penutup kayu lapis atau plastik dicabut setelah ada inspeksi dari
Tim PPI dan setelah dibersihkan oleh petugas kebersihan
b) Hati-hati saat melepas penutup kayu/plastik agar tidak ada
kotoran yang berceceran
c) Pel basah dengan cairan desinfektan dan/atau vacum sebelum
meninggalkan area konstruksi
d) Lakukan pemeriksaan bakteri udara selesai dibersihkan
e) Setelah selesai fungsikan kembali sistem HVAC

no lokasi unit nama unit kelompok


resiko
1 Bawah icu debu dan
bising
2 Atas - debu dan
bising
3 Samping kantor -
Kanan
4 Samping Kiri ruang linen debu dan
loundry dan bising
sterilisasi
5 Depan - debu dan
bising
6 Belakang - -

3. Rekomendasi khusus

Anda mungkin juga menyukai