Anda di halaman 1dari 2

PENGGUNAAN PANCA INDERA DALAM TEATER

Manusia yang normal dikaruniai Tuhan dengan lima panca indera secara
utuh. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menggunakan panca indera
kita tersebut, baik secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Dalam
teater kita juga harus menggunakan indera kita dengan baik agar dapat
memainkan suatu peran dengan baik pula.

Supaya alat-alat indera kita dapat bekerja semaksimal mungkin, tentu saja
harus dilatih. Hal ini sangat perlu dalam teater untuk membantu kita dalam
membentuk ekspresi. Bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan, antara
lain :

1. Mata
Duduk bersila sambil menatap suatu titik di dinding. Konsentrasi hanya
pada titik tersebut. Usahakan menatap titik tersebut tanpa berkedip,
selama mungkin.

1. Telinga
Duduk bersila, pejamkan mata. Sementara itu seseorang
mengetuk-ngetuk sesuatu pada beberapa macam benda,
dimana setiap benda memiliki nada / suara yang berlainan.
Hitunglah berapa kali ketukan pada benda yang sudah
ditentukan.

Duduklah ditepi jalan yang ramai, sambil memejamkan mata.


Cobalah untuk mengenali suara apa saja yang masuk ke telinga,
misalnya suara truk, bis, sepeda motor, suara tawa seseorang
diatas sepeda motor, suara sepatu diatas trotoar,dsb.

1. Hidung
Duduk ditepi jalan sambil memejamkan mata, kemudian cobalah
untuk mengenali bau apa yang ada disekitar kita. Misalnya bau
keringat orang yang lewat didepan kita, bau parfum, asap
knalpot, asap rokok, atau tanah yang baru disiram hujan, dsb.

Ciumlah tangan, kaki, pakaian, dan jika bisa seluruh tubuh kita,
rasakan dan hayati benar-benar bagaimana baunya.
1. Kulit
Rabalah tangan, kaki, kepala dan seluruh tubuh kita, juga pakaian
kita. Rasakan dan kenalilah tubuh kita itu, cari perbedaan antara
setiap tubuh.

Rabalah dinding, lantai, meja, atau benda-benda lain.


Perhatikanlah bagaimana rasanya, dingin atau panas. Juga
sifatnya halus atau kasar dan coba juga mengenali bentuknya.
Lakukan latihan ini dengan mata terpejam.

1. Lidah
Rabalah dengan lidah bagaimana bentuk mulut kita, bagaimana
bentuk gigi, langit-langit, bibir, dsb.

Rasakan dengan menjilat, bagaimana rasa dari sebuah kancing baju, sapu
tangan, batang pensil, tangan yang berkeringat,dsb.

Dipublikasikan oleh: materiteater.blogspot.com


Sumber: anonim