Anda di halaman 1dari 1

Peran investor institusional, investor asing, dan kreditur

Investor institusional
Cara investor institusional untuk berperan serta dalam mendorong penerapan GCG
adalah dengan investasi yang bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan investasi yang
bertanggung jawab adalah dengan membuat kebijakan hanya akan melakukan penempatan
investasi pada perusahaan-perusahaan yang menerapkan GCG, dan tentu secara konsisten
menerapkan kebijakan tersebut dalam melakukan investasi. Dengan cara ini, institusi tersebut
bertanggung jawab terhadap masyarakat karena penempatan yang salah menjadi lebih keccil,
dan di lain pihak perusahaan yang sahamnya menjadi lirikan investor dan masuk dalam dafta
saham yang desirable atau ingin dimiliki oleh investor, lebih jauh hal ini akan menaikan nilai
saham yang secara tidak langsung juga menaikan nilai perusahaan.
Tentu untuk bisa menerapkan investasi yang bertanggung jawab dibutuhkan usaha
tambahan oleh investor institusional, karena harus ada fungsi di dalam institusi tersebut yang
bertanggung jawab melakukan analisis secara berkesinambungan terhadap penerapan GCG
perusahaan-perusahaan target dengan menggunakan acuan yang benar sebagai dasar
penerapan GCG. Hal ini bukan sesuatu yang mustahil jika memang sudah menjadi sebuah
itikad dalam melakukan investasi yang bertanggung jawab, dalam mengelola dana
masyarakat.

Investor asing
Sesuai dengan teori stakeholder, semakin banyak dan kuat posisi stakeholder, semakin
besar kecenderungan perusahaan untuk mengadaptasi diri terhadap keinginan stakeholdernya.
Hal tersebut diwujudkan dengan cara melakukan aktivitas pertanggungjaawaban terhadap
sosial dan lingkungan atas aktivitas yang dilakukan perusahaan tersebut. Perusahaan yang
berbasis asing kemungkinan memiliki stakeholder yang lebih banyak dibanding perusahaan
berbasis nasional sehingga permintaan informasi juga lebih besar dan dituntut untuk
melakukan pengungkapan yang lebih besar juga.
Sehingga :
a. Investasi asing akan menciptakan perusahaan-perusahaan baru, memperluas pasar atau
merangsang penelitian dan pengembangan teknologi lokal yang baru.
b. Investasi asing akan meningkatkan daya saing industri ekspor, dan merangsang ekonomi
lokal melalui pasar kedua (sektor keuangan) dan ketiga (sektor jasa/pelayanan).
c. Investasi asing akan meningkatkan pajak pendapatan dan menambah pendapatan
lokal/nasional, serta memperkuat nilai mata uang lokal untuk pembiayaan impor.
Kreditur
Perusahaan yang mempunyai leverage tinggi mempunyai kewajiban lebih untuk
memenuhi kebutuhan informasi kreditur jangka panjang. Dengan semakin tinggi leverage,
yang mana akan menambahbeban untuk program corporate social responsibility menjadi
terbatas atau semakin tinggi leverage, maka semakin rendah program CSR.