Anda di halaman 1dari 3

TEORI DAN PROSES PERENCANAAN 4.

Prosedur (Procedur ) Prosedur menggambarkan urutan


urutan yang bersifat kronologis dari setiap tindakan yang
Perencanaan berarti suatu usaha untuk melihat ke depan harus dilakukan.
dengan melakukan perkiraan (forecasting) apa yang 5. Anggaran (Budgets Suatu rencana yang meliputi sumber
dilakukan, bagaimana dan siapa yang akan melakukan sumber dana yang ada kaitannya terhadap semua tahap
untuk kegiatan-kegiatan yang akan datang. definisi tahap kegiatan untuk periode tertentu dalam waktu yang
perencanaan menurut para ahli : akan datang
6. Rencana Proyek ( Project plan) Adalah perpaduan dari
- Menurut Abdulrachman (1973),: Perencanaan adalah tujuan, kebijakan, prosedur, anggaran, dan unsur unsur
pemikiran rasional berdasarkan fakta-fakta dan atau lain yang diperlukan untuk melaksanakan tujaun yang telah
perkiraan yang mendekat (estimate) sebagai ditetapkan sebelumnya.
persiapan untuk melaksanakan tindakan-tindakan 7. Rencana Fungsional ( Functional Plan) Suatu garis
kemudian. tindakan yang akan dilakukan dalam bidang fungsional
- siagian (1994) bahwa : Perencanaan adalah terhadap penyelesaian sasaran perencanaan organisasi
keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara secara keseluruhan
matang dari pada hal-hal yang akan dikerjakan
dimasa yang akan datang dalam rangka pencapaian Tipe-tipe perencanaan
yang telah ditentukan. menurut Dadang Solihin :
- Terry dalam Kusmiadi mengemukakan bahwa 1.Perencanaan Indikatif Perencaan yang mengemukakan
perencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan petunjuk-petunjuk umum dan sifatnya adalah sebagai
fakta-fakta, membuat serta menggunakan asumsi- sumber nasehat
asums yang berkaitan dengan masa datang dengan 2.Perencanaan Imperatif Perencanaan yang bersifat perintah
mengambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang mengandung pengarahan-pengarahan yang bersifat
tertentu yang diyakni diperlukan untuk mencapai konkrit
suatu hasil tertentu. 3.Perencaan Inovatif Perencaan yang berkenaan dengan
- Selain itu menurut Lubis (2001), perencaan perbaikan/pengembangan sistem dengan menunjukan
merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan sasaran baru yang berusaha menimbulkan perubahan-
keputusan tentang bagaimana memanfaatkan atau perubahan besar, perencaan ini biasa disebut devolodment
mengalokasi sumber daya yang ada untuk mencapai planning
tujuan tertentu. 4.Perencanaan Fisik Perencanan struktur fisik daerah (tata
guna tanah, komunikasi, dll)
Tujuan Perencanaan : 5.Perencanaan Ekonomi Perencanaan struktur ekonomi
1. Memberikan pengarahan suatu daerah dan tingkat kemakmuran yang biasanya
2. Mengurangi ketidakpastian bertumpu pada mekanisme pasar
3. Meminimalisir pemborosan 6.Perencaaan Alokatif Perencanaan yang berkenaan dengan
4. Pengontrolan dan pengevaluasian koordinasi, penyelarasan hal-hal yang bertentangan, agar
dapat terjamin bahwa sistem yang bersangkutan tercakup
ciri-ciri perencanaan secara efesien sepanjang waktu sesuai dengan
Sam Deep dan Lyle Sussman (1996), memaparkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang ditempuh.
perencanaan yang efektif memiliki ciri-ciri diantaranya :
1. Dituangkan secara tertulis Langkah-langkah Perencanaan :
2. Diuraikan secara jelas dalam bentuk hasil akhir yang A. M. Williams, mengemukakan 5 langkah-langkah dari
hendak dicapai perencanaan, yaitu :
3. Disusun oleh orang yang bertanggung jawab terhadap 1. Menetapkan dengan jelas maksud/tujuan
pelaksanaannya 2. Menentukan alternative
4. Masalah potensial yang mungkin timbul selama 3. Mengatur sumber-sumber yang diperlukan
pelaksaan sudah diidentifikasikan sebelumnya dan 4. Metode dan prosedur
dibuatkan rencana antisipasinya. 5. Rencana.

Fungsi Perencanaan Sejalan dengan hal itu H. Koontz & O'Donnell, juga
Dadang Solihin mengemukakan tentang fungsi menentukan langkah-langkah perencanaan kedalam tujuh
perencanaan, yaitu : langkah, yaitu:
1.Perencanaan membuat proses pencapaian tujuan 1. menentukan tujuan
menjadi terarah 2. menyusun premis
2.Perencanaan memberi kesempatan untuk memilih 3. menentukan tindakan alternative
berbagi alternatif tentang cara terbak untuk memilih 4. menilai tindakan alternative
kombinasi cara terbaik 5. melihat langkah-langkah tindakan
3.Dengan perencanaan maka akan ada suatu alat ukur 6. merumuskan rencana
untuk melakukan evaluasi 7. memperhitungkan rencana melalui anggaran
4.Perencanan diharapkan menjadi pedoman bagi
pelaksanaan kegiatan yang ditujukan untuk mencapai
tujuan tertentu
5.Perencanaan dilakukan berdasarkan skala prioritas
(tujuan, sasaran, maupun tindakan)

Tipe Perencanaan
Menurut LAN (2007) tipe tipe Perencanaan adalah
sebagai berikut :
1. Tujuan ( Objectives) Tujuan dirumuskan oleh pimpinan
tingkat atas berdasarkan penilaian ekonomi, social, dan
politik, sesuai dengan garis garis pengarahan startegi
dan kebijakan .
2. Strategi (Strategy) Perencanaan strategi adalah bersifat
jangka panjang dan menjadi perencanaan yang bersifat
taktis pada pimpinan tingkat bawah. Perencanaan taktis
adalah bersifat jangka pendek .
3. Kebijakan (Policy) Kebijakan membatasi ruang lingkup
dalam pembuatan keputusan dan menjamin bahwa
keputusan yang diperlukan akan memberikan sumbangan
terhadap penyelesaian tujuan yang menyeluruh. .
2) Agar dapat memahami orang lain. Dengan melakukan
komunikasi, setiap individu dapat memahami individu yang
lain dengan kemampuan mendengar apa yang dibicarakan
orang lain.
3) Agar pendapat kita diterima orang lain. Komunikasi
dan pendekatan persuasif merupakan cara agar gagasan
kita diterima oleh orang lain.
4) Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu.
Komunikasi dan pendekatan persuasif kita mampu
membangun persamaan presepsi dengan orang kemudian
menggerakkannya sesuai keinginan kita.
C. Fungsi Komunikasi
Dalam manfaat dan dampak yang ditimbulkan komunikasi
memiliki fungsi-fungsi yang sangat berperan dalam
kehidupan masyarakat.Secara umum fungsi
komunikasi adalah sebagai berikut:
1. Sebagai Kendali : Fungsi komunikasi sebagai kendali
memiliki arti bahwa komunikasi bertindak untuk
mengendalikan perilaku orang lain atau anggota dalam
beberapa cara yang harus dipatuhi.
2. Sebagai Motivasi : Komunikasi memberikan
perkembangan dalam memotivasi dengan memberikan
penjelasan dalam hal-hal dalam kehidupan kita.
3. Sebagai Pengungkapan Emosional : Komunikasi
PEMBAHASAN memiliki peranan dalam mengungkapkan perasaan-
A. Pengertian Komunikasi perasaan kepada orang lain, baik itu senang, gembira,
Secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa latin kecewa, tidak suka. dan lain-lainnya.
yaitu cum sebuah kata depan yang artinya dengan atau 4. Sebagai Informasi : Komunikasi memberikan informasi
bersama dengan, dan kata units, sebuah kata bilangan yang yang diperlukan dari setiap individu dan kelompok dalam
berarti satu. Dua kata tersebut membentuk kata mengambil keputusan dengan meneruskan data guna
benda communion, yang dalam bahasa inggris disebut mengenai dan menilai pemilihan alternatif.
dengan communion, artinya kebersamaan, persatuan, D. Syarat-Syarat Komunikasi
persekutuan, gabungan, pergaulan, atau hubungan. Karena Dalam berkomunikasi diperlukan syarat-syarat tertentu
untuk ber-communio diperlukan adanya usaha dan kerja, dalam penggunaannya. Syarat-syarat komunikasi adalah
kata itu dibuat menjadi kerja communicate , yang berarti sebagai berikut:
membagi sesuatu dengan seseorang, tukar menukar, -Source (sumber) : Source adalah dasar dalam penyampaian
membicarakan sesuatu kepada seseorang, bercakap-cakap, pesan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri.
bertukar pikiran, berhubungan, berteman. Jadi, komunikasi Sumber komunikasi adalah orang, lembaga, buku dan
berarti pemberitahuan, pembicaraan, percakapan, lain-lain.
pertukaran pikiran atau hubungan.[1] -Komunikator : komunikator adalah pelaku penyampain
Telah dimaklumi bahwa dalam setiap kehidupan pesan yang berupa individu yang sedang berbicara atau
organisasi, para anggotanya tidak dapat dan tidak dapat penulis, dapat juga berupa kelompok orang, organisasi
dan tidak mungkin hidup terisolasi, baik dari rekan-rekan komunikasi seperti televisi, radio, film, surat kabar, dan
sekerjanya maupun dari lingkungannya. Tujuan yang hendak sebagainya.
dicapai, strategi yang hendak dijalankan, keputusan yang -Pesan : pesan adalah keseluruhan yang disampaikan oleh
harus dilaksanakan, rencana yang harus direalisasikan, komunikator. Pesan mempunyai tema utama sebagai
program kerja yang harus diselenggarakan, kegiatan yang pengarah dalam usaha mengubah sikap dan tingkah laku
harus dilaksanakan, semuanya memerlukan hubungan, baik orang lain.
antar individu maupun antar satuan kerja. Dengan kata lain,
-Saluran (channel) : Saluran adalah komunikator yang
para anggota organisasi mutlak perlu berkomunikasi satu
digunakan dalam menyampaikan pesan. Saluran
sama lain. Dengan demikian bahwa komunikasi merupakan
komunkasi berupa saluran formal (resmi) dan saluran
bagian integral daripada seluruh proses manajemen.
informal (tidak resmi). Saluran formal adalah saluran
Dengan demikian, jelas bahwa komunikasi merupakan hal
yang mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi,
yang amat penting untuk mendapat perhatian dari seluruh
seperti komunikasi antara pimpinan dan bawahannya,
anggota organisasi, baik tingkat pelaksana, apalagi tingkat
sedangkan saluran informal adalah saluran yang berupa
pimpinan.Melalui komunikasi yang efektiflah kerjasama yang
desas-desus, kabar burung dan kabar angin.
harmonis dan intim dapat ditumbuhkan, dipelihara dan
dikembangkan. Dengan kata lain bahwa tanpa komunikasi -Komunikan : komunikan adalah penerima pesan dalam
yang baik dan efektif, tujuan organisasi tidak akan mungkin komunikasi yang berupa individu, kelompok dan massa
tercapai.[2] -Effect (hasil) : effek adalah hasil akhir dari suatu komunikasi
Definisi komunikasi menurut para ahli: dengan bentuk terjadinya perubahan sikap dan perilaku
a) Longman Dictionary of Contemporary komunikan. Perubahan itu bisa sesuai keinginan atau
English memberikan definisi katacommunicate sebagai tidak sesuai dengan keinginan komunikator. [3]
upaya untuk membuat pendapat, mengatakan perasaan, E. Pengertian Koordinasi
menyampaikan informasi dan sebagainya, agar diketahui Menurut Dr. Awaluddin Djamin M.P.A , Koordinasi adalah
atau dipahami oleh orang lain. suatu usaha kerja sama antara badan, instansi, unit dalam
b) Rogers & D. Lawrence Kincaid, Komunikasi adalah pelaksanaan tugas-tugas tertentu sehingga terdapat saling
suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau mengisi, membantu dan melengkapi.
melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, Menurut James G march dan Herben A simon, pengertian
yg pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yg koordinasi adalah suatu proses untuk mencapai kesatuan
mendalam. tindakan diantara kegiattan yang saling bergantungan.
c) Prof. Dr. Alo Liliweri, Komunikasi adalah pengalihan Menurut Terry, Koordinasi adalah suatu sinkronisasi yang
suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat tertib dalam upaya untuk memberikan jumlah yang tepat,
dipahami. waktu mengarahkan pelaksanaan yang mengakibatkan
B. Tujuan Komunikasi harmonis dan tindakan terpadu untuk tujuan lain.[4]
Secara umum, tujuan komunikasi adalah sebagai berikut: F. Karakter Koordinasi
1) Supaya yang disampaikan komunikator dapat Karakteristik koordinasi yang efektif adalah sebagai berikut :
dimengerti oleh komunikan. Agar dapat dimengerti oleh a) Tujuan berkoordinasi tercapai dengan memuaskan
komunikan maka komunikator perlu menjelaskan pesan semua pihak terkait.
utama dengan sejelas-jelasnya dan sedetail mungkin. b) Koordinator sangat proaktif dan stakeholders
kooperatif.
c) Tidak ada yang mementingkan diri sendiri atau b) Memecahkan berbagai konflik kepentingan
kelompoknya (egosektoral). berbagai pihak yang terkait;
d) Tidak terjadi tumpang tindih tugas. c) Agar manajer pendidikan mampu mengintegrasikan
e) Komitmen semua pihak tinggi. dan mensinkronkan pelaksanaan tugas-tugasnya
f) Informasi keputusan mengalir cepat ke semua dengan stakeholders pendidikan yang saling
pihak yang ada dalam sistem jaringan koordinasi. bergantungan, semakin besar ketergantungan dari
g) Tidak merugikan pihak-pihak yang berkoordinasi. unit-unit, semakin besar pula kebutuhan akan
h) Semua masalah terpecahkan. pengkoordinasian;
d) Agar manajer pendidikan mampu
G. Syarat-Syarat Koordinasi mengkoordinasikan pembangunan sektor
Adapun syarat-syarat khusus umum yang ada dalam pendidikan dengan pengembangan sektor-sektor
koordinasi adalah sebagai berikut: lainnya;
- Sense of cooperation (perusahaan untuk bekerja e) Agar manajer pendidikan mampu mengintegrasikan
sama), ini harus dilihat dari sudut bagian per bagian kegiatan fungsional dinas pendidikan dan tujuan-
bidang pekerjaan, bukan orang per orang. tujuan dari unit organisasi yang terpisah-pisah
- Rivalry, dalam perusahaan-perusahaan besar sering untuk mencapai tujuan bersama dengan
diadakan persaingan antara bagian-bagian, agar sumberdaya yang terbatas secara efektif dan
bagian-bagian ini berlomba-lomba untuk mencapai efisien;
kemajuan. f) Adanya pembagian kerja di mana semakin besar
- Team Spirit, artinya satu sama lain pada setiap bagian pembagian kerja, semakin diperlukan
pengkordinasian/penyerasian sehingga tidak terjadi
saling menghargai
duplikasi atau tumpang tindih pekerjaan yang
- Esprit de corps, artinya bagian-bagian yang diikut
menyebabkan pemborosan;
sertakan atau dihargai, umumnya akan menambah g) Untuk mengembangkan dan memelihara hubungan
kegiatan yang bersemangat. yang baik dan harmonis di antara kegiatan-
Ringkasnya kekuatan suatu organisasi ditentukan oleh spirit- kegiatan baik fisik maupun nonfisik dengan
esprit atau semangatnya. Semangat ini ditentukan oleh stakeholders;
tujuans dan cara-cara mencapai tujuan itu dan ini meliputi h) Untuk memperlancar pelaksanaan tugas dalam
doktrin.Selain semangat koordinasi juga harus mempunyai rangka mencapai tujuan pendidikan dengan
aspek-aspek formal yaitu metode-metode, teknik yang sumberdaya pendidikan yang terbatas;
ditunjukan untuk mengeja/mencapai sasaran tersebut. i) Mencegah terjadinya konflik internal dan eksternal
H. Fungsi Koordinasi sekolah yang kontra produktif;
Koordinasi adalah mengarahkan kegiatan seluruh unit j) Mencegah terjadinya kekosongan ruang dan
dengan tujuan memberikan sumbangan yang maksimal wakepala Sekolah; dan
unutk tercapainya tujuan tertentu. Kegiatan koordinasi k) Mencegah terjadinya persaingan yang tidak sehat.
sangat perlu di lakukan hal itu bertujuan agar terciptanya [5]
kopersi yang sebagai berikut :
a) Terkoordinir
PENUTUP
b) Harmonis
A. Kesimpulan
c) Terarah
Dari pengertian komunikasi dan koordinasi diatas dapat
d) Terintegras
disimpulkan bahwa Komunikasi merupakan media antar
e) Tersinkronisasi
individu untuk saling memberikan informasi baik bisa
Koordinasi merupakan langkah langkah kerja yang sangat
disampaikan secara lisan maupun media lainnya.
ideal di antara mereka yang bekerja di berbagai bagian
Komunikasi begitu sangat penting, karena dalam
guna menciptakan hasil yang nyata.Dalam koordinasi sangat
pelaksanaan suatu organisasi adanya komunikasi membantu
di perlukan sikap sikap sebagai berikut :
dalam memahami apa yang dimaksud dari orang yang
a) System komunikasi yang baik.
menyampaikan. Komunikasi ini juga tidak terlepas dari
b) Umpan balik yang positif
koordinasi.Komunikasi dan koordinasi menjadi satu kesatuan
kerja dalam menjalankan program kerja.Sedangkan
I. Manfaat Koordinasi
koordinasi merupakan hubungan manusia dalam
a) Untuk mewujudkan KISS (koordinasi, integrasi,
menjalankan tugasnya.
sinkronisasi, dan simplifikasi) agar tujuan organisasi
tercapai secara efektif dan efisien;