Anda di halaman 1dari 4

Alat

Cawan petri

Erlenmeyer

Jarum ose

Lampu spiritus

Tabung reaksi

Rak tabung

Inkubator

Autoclaf

Centrifuge

Tabung centrifuge

LAF

Neraca analitik

Bahan
Medium NA

Medium NB

Aquadest steril

Molase

Biakan Bacillus subtilis

Asam sulfat 0,2M

HCl > 30%

Alkohol 70%
Prosedur
1. Inokulasi bakteri dan pembuatan medium awal
Pembuatan Nutrien Cair

Melarutkan 3 gr beef
extract dan 5 gr pepton
dalam 1 L akuades

Dimasak hingga
mendidih dan berwarna
jernih

Tuang medium dalam


labu erlenmeyer,
kemudian sterilisasi
dengan autoklaf

Setelah selesai
melakukan sterilisasi,
tunggu hingga dingin
lalu masukkan ke dalam
kulkas

Inokulasi Bakteri B. subtilis

Mengambil biakan B. subtilis


sebanyak 1 ose dari koleksi
biakan bakteri Laboratorium
mikrobiologi UM

Memasukkan 1 ose bakteri ke


dalam medium nutrien cair
pada tabung reaksi. Lakukan
sebanyak 2 tabung

Inkubasi dalam inkubator


2. Pemberian perlakuan

Mengambil nutrient cair dari kulkas dan


diletakkan pada suhu ruang

Mengambil biakan B. subtilis dari inkubator dan


diletakkan dalam LAF

Menyiapkan perlakuan molase dalam labu erlenmeyer dengan ketentuan: 2


botol sebagai kontrol, 2 botol diberi 10 gr molase yang dilarutkan hingga 100
mL nutrien cair, 2 botol diberi 20 gr molase dilarutkan hingga 100 mL nutrien
cair, 2 botol terakhir diberi 30 gr molase dilarutkan hingga 100 mL nutrien
cair.

Melakukan inokulasi bakteri sebanyak 1 mL


pada masing-masing tabung erlenmeyer,
kemudian dimasukkan dalam inkubator dan
diinkubasi selama 24 jam

3. Uji kuantitatif riboflavin


Melakukan centrifuge
dengan kecepatan 3500
rpm selama 10 menit,
buang supernatan

Melakukan washing
dengan asam sulfat 0,2
M

Centrifuge kecepatan
3500 rpm 10 menit,
buang supernatan

Washing dengan asam


hidrochloric > 25%

Dikering anginkan

Menimbang endapan
(kristal) riboflavin