Anda di halaman 1dari 9

Kata Pengantar

Dengan mengucap syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa ,atas


terselesaikannya buku Aktif Belajar IPS ini dengan baik.Buku ini dapat
dijadikan acuan bagi siswa,guru,orang tua/wali,dan Pembina pendidikan
dalam bidang ilmu pengetahuan social.

Prinsip-prinsip yang diacu dalam penyusunan buku ini, antara lain


berpusat pada potensi; perkembangan kebutuhan siswa dan lingkungannya;
beragam dan terpadu; tanggap terhadap perkembangan iptek; relevan
dengan kebutuhan kehidupan ;menyeluruh dan berkesinambungan; belajar
sepanjang hayat ;seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.

Selain memfokuskan kepada pengembangan materi, buku ini juga


memperhatikan perkembangan siswa dan lingkungannya. Dalam buku ini,
siswa dituntut untuk aktif berapresiasi terhadap lingkungannya dalam upaya
memahami materi yang diajarkan oleh guru. Dengan demikian, siswa akan
mendapatkan pemahaman yang menyeluruh dan kontektual terhadap materi
ajar yang diterimanya.

Penyajian buku ini juga dilengkapi dengan nilai karakter bangsa yang
muncul baik secara eksplisit maupun imlisit. Nilai-nilai karakter bangsa
tersebut diharapkan dapat diaplikasikan oleh siswa dalam kehidupan sehari-
hari.

Kami berharap buku ini dapat bermanfaat khususnya bagi siswa.


Ucapan terima kasih kami tujukan kepada rekan-rekan guru dan para ahli
pendidikan yang telah memberikan masukan, kritik, dan suara untuk
menyempurnakan buku ini.

Perawang,Februari 2012

Penulis
Kata
pengantar

Daftar
isi

Daftar
table
.

Daftar
gambar

Bab 1.
Pendahuluan.

A. Latar Belakang
Masalah.
B. Perumusan
Masalah..
C. Tujuan
Penelitian
D. Ruang Lingkup
Penelitian...
E. Manfaat
Penelitian

F. Pembatasan
Istilah
G. Sistematika
Penyajian.

Bab 2. Landasan
Teori....

Bab3. Metodologi
Penelitian.

A. Metode Pengumpulan Data..


B. Jenis
penelitian
C. Populasi dan sampel Penelitian.
D. Metode dan Teknik Pengumpulan Data.
E. Metode dan Teknik Analisis Data.

Bab4. Hasil
Penelitian..

Bab5. Kesimpulan dan


saran

A. Kesimpulan

B. Saran
..

Daftar
Pustaka

Lampiran
..

Daftar Isi

Kata Pengantar..x

Cara-cara Menghadapi Bencana Alam

A. Bencana Alam121
B. Cara Menanggulangi Bencana Alam122
C. Langkah Penyelamatan jika terjadi bencana alam..127

Uji Kompetensi.132
Bab1. Pendahuluan:

Latar Belakang Masalah:


Bencana alam adalah bencana alam dapat terjadi murni karena keadaan
alam.manusia tidak dapat memengaruhi keadaan alam tersebut.alam memiliki
cara tersendiri untuk menjaga keseimbanganya.manusia tidak dapat
menghindari atau menolaknya.bencana alam yang terjadi karena keadaan
alam,antara lain gunung meletus,gempa bumi dan longsor.

1. Kesalahan Manusia dalam mengelola alam :


Seringkali manusia tidak menyadari arti
pentingnya lingkunganya bagi kehidupanya.
Pengelolaan lingkungan yang salah dapat
menimbulkan akibat yang tidak pernah kita
kehendaki.contohnya ,sikap membuang sampah
sembarangan.sampah yang dibuang sembarangan
pada saat musim penghujan dapat terbawa masuk
kedalam selokan atau sungai. Contohlainya, tindakan
penggundulan hutan. Hutan yang gundul tidak dapat
menyimpan air tanah pada hujan yang gundul tidak
dapat menyimpan air pada saat hujan deras.

Tujuan Penelitian:
Cara menanggulangi bencana alam :
Mengelola sumber daya alam secara bijaksana
Tujuannya:
Tidak membuang sampah di saluran air atau sungai sampah yang
menumpuk dapat menyebabkan aliran air tersumbat. Akibatnya,jika
musim hujan tiba akan terjadi banjir.
Tidak melakukan penebangan secara liar di hutan penebangan liar membuat
hutan menjadi gundul. Hutan yang gundul dapat menyebabkan bencana banjir
dan tanah longsor.
Dengan melakukan reboisasi atau penghijauan agar hutan dapat berfungsi
dengan baik.dengan melakukan penghijauan akan mencegah terjadinya tanah
longsor dan banjir di kawasan hutan.
Tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar hutan atau
membersihkan lahan dengan cara membakar.pada saat musim kemarau, hutan
sangat kering dan mudah sekali terbakar sehingga rawan terjadi kebakaran
hutan.
Bertindak hati-hati dan tidak ceroboh saat melakukan aktivitas di dalam hutan.
Tindak kecerobohan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau lupa
mematikan api di dalam hutan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan.
Penanaman hutan bakau di sepanjang pesisir pantai selain untuk mencegah
abrasi pantai,hutan bakau berfungsi pula sebagai benteng untuk mengurangi
hantaman gelombang tsunami ke daratan.

manfaat Penelitian:

sistem peringatan dini

1. Sistem peringatan dini tsunami tsunami adalah sebuah sistem yang di rancang
untuk mendeteksi tsunami, memberikan peringatan kepada masyarakat untuk
mencegah jatuhnya korban.
2. Peralatan sensor yang di pasang di pantai untuk mendeteksi kedatangan
tsunami.
3. Jaringan komunikasi untuk memberikan peringatan dini adanya tsunami kepada
masyarakat di wilayah yang terancam bahaya.
4. Sistem peringatan dini gunung meletus
Gunung api yang masih aktif selalu di pantau
aktivitasnya oleh pos pengamatan gunung berapi yang
terletak beberapa kilometer dari gunung tersebut.pos
pengamatan gunung api memiliki peralatan khusus
yang dapat memberikan informasi mengenai aktivitas
gunung api. Petugas yang bertugas di pos
pengamatan akan memberikan laporan ke daerah-
daerah yang terancam bahaya mengenai status
gunung api tersebut dan tindakan-tindakan yang harus
di lakukan.

5. BMG [Badan Meteorologi dan Geofisika]


Adalah salah satu lembaga pemerintah Non-
departemen yang berfungsi untuk melaksanakan
tugas-tugas pemerintah di bidang meteorologi
klimatologi, kualitas udara, dan geofisika.
6. Penyuluhan dan penyebarluasan informasi
Masyarakat Indonesia seharusnya mengetahui bahwa
Indonesia
Terletak di daerah yang rawan bencana. Hal ini
berfungsi untuk
Menyelamatkan diri dan mengurangi kerugian yang
ada akibat bencana
alam . cara tiba-tiba sebagai tanda awal tsunami.
Penyuluhan dan
penyebarluasan informasi dapat dilakukan melalui
desa, kelurahan,
atau dapat juga melalui media cetak maupun media
elektronik.

Bab 2. Landasan Teori :

Pembangunan Fisik Yang Direncanakan Dengan Baik

Pembangunan Berwawasan Lingkungan


Pembangunan yang berwawasan lingkungan, artinya
pembangunan yang di lakukan dan di rencanakan secara baik
dengan memperhatikan kondisi lingkungan alam serta dampak
yang di timbulkan dari pembangunan itu. Usaha-usaha yang di
lakukan dapat berupa penataan bangunan yang baik,
misalnya:penataan bangunan perumahan atau vila di daerah
pegununggan, sehingga tidak menimbulkan tanah longsor.

Pendirian Bangunan Tanah Gempa


Di daerah yang rawan gempa, pembangunan rumah dan
bangunan lainnya di buat dengan konstruksi khusus yang tahan
gempa. Di jepang , kebanyakan bangunan di buat tahan gempa.
Hal ini disebabkan jepang merupakan Negara yang rawan
gempa sehingga selalu mengembangkan teknologinya untuk
membuat bangunan yang tahan gempa.

Langkah penyelamatan jika terjadi bencana alam

Tindakan penyelamatan yang harus di ambil

Penyelamatan saat terjadi gempa bumi


Bersikaplah tenang dan jangan panik agar dapat melakukan
tindakan penyelamatan diri dan keluarga dengan baik.
Segera keluar rumah jika berada di dalam rumah.
Saat berada di dalam gedung bertingkat atau bangunan yang
tinggi, kemungkinan untuk keluar sangat sulit dan
membutuhkan waktu lama.
Saat berada di jalan raya, kurangilah kecepatan kendaraan,
atau berhentilah di pinggir jalan.
Saat berada di pusat keramaian, hindarkan diri dari
berdesak-desakan untuk keluar pintu.

Cara Menghadapi Tsunami


Apabila terjadi gempa, kemudian air laut surut secara tiba-
tiba segeralah lari menjauh dari pantai dan cari tempat yang
tinggi karena kemungkinan tsunami akan terjadi.
Jika gempa terjadi pada malam hari dengan kekuatan yang
besar kemungkinan aliran listrik dan saluran telekomunikasi
akan terputus.
Pemerintah memasang alat pemantau dini tsunami di pantai.
Saat terjadi banjir

Saat banjir sudah memasuki rumah, lebih baik


mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Perhatikan kebersihan tempat, makanan, minuman.
Waspada terhadap lingkungan sekitar agar terhindar
dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya tersengat
aliran listrik.

Penanggulangan akibat kebakaran hutan

Kebakaran hutan sangat mengganggu lingkungan


terutama asapnya. Asap akibat kebakaran
mengakibatkan gangguan kesehatan terutama mata
dan pernapasan.

Evakuasi korban luka-luka ke rumah sakit

Bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba terkadang


menimkorban luka-luka mau pun meninggal dunia. korban yang mengalami luka-
luka harus segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan
kesehatan.sedangkan korban yang meninggal dunia, dievakuasi, dan dimakamkan.
Evakuasi dilakukan oleh masyarakat sekitar yang tidak terkena bencana,
sukarelawan.

Pemberian bantuan yang dibutuhkan korban

Korban bencana alam sangat membutuhkan bantuan. Bantuan yang


sangat di butuhkan, antara lain berupa makanan, minuman,pakaian, selimut, tenda-
tenda. Selain bantuan yang berupa barang-barang, korban bencana juga
membutuhkan bantuan kejiwaan atau mental untuk dapat menghadapi bencana
tersebut dengan tegar dan sabar. Bantuan dari seluruh masyarakat sangat di
butuhkan oleh para korban.

A. Secara langsung di berikan kepada korban;


B. Melalui lembaga sosial;
C. Melalui lembaga-lembaga lain yang membuka posko bantuan.

Bab 3. Metodologi penelitian:

A. Metode pengumpulan data