Anda di halaman 1dari 34

ASUHAN KEPERAWATAN GINEKOLOGI

PADA Ny. S 19 TAHUN G1P0A0 DENGAN ABORTUS IMMINENS


DI RUANG EDELWEIS RSUD KRT SETJONEGORO
Disusun untuk Memenuhi Tugas Praktik Keperawatan Maternitas
Pembimbing Akademik:
Dwi Susilowati S.Kep, M.Kep, Sp. Mat
Pembimbing Klinik
Ns. Amanah S., S.Kep

Oleh :
Imaningtyas Ridar
22020116210016

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXVIII


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

PATHWAY ABORTUS IMMINENS


Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi
Kelainan pada plasenta, dll

Perdarahan Nekrosis

Sianosis pada ekstremitas


Hasil konsepsi terlepas dari
uterus

Uterus berkontraksi

Hasil konsepsi keluar

Hasil konsepsi keluar Merasa kehilangan Hasil konsepsi keluar tidak


sempurna sempurna

Ansietas
Perdarahan

Defisit volume cairan

Nyeri Akut

Intoleran aktivitas Gangguan rasa Gangguan pola tidur


nyaman
LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN GINEKOLOGI

Nama Mahasiswa : Imaningtyas Ridar


Tanggal Masuk RS : 21 Desember 2016 pukul 12.50 WIB
Tanggal Pengkajian : 21 Desember 2016 pukul 20.30 WIB
I. PENGKAJIAN
A. Identitas Klien
a. Nama : Ny. S
b. Alamat : Mojotengah Wonosobo
c. Umur : 19 Tahun
d. Pendidikan : SMP
e. Pekerjaan : Ibu rumah tangga
f. Agama : Islam
g. Suku Bangsa : Jawa
B. Penanggungjawab
a. Nama : Tn. D
b. Alamat : Sirandu Wonosobo
c. Umur : 25 Tahun
d. Pendidikan : SMA
e. Pekerjaan : Pegawai Swasta
f. Agama : Islam
g. Suku Bangsa : Jawa
h. Hubungan dengan klien : Kakak
C. Diagnosa Medis : Abortus Imminens
D. Keluhan Utama dan Alasan kunjungan
1. Keluhan Utama : Klien mengatakan di vaginanya keluar darah
2. Alasan Kunjungan
Klien mengatakan pada tanggal 21 Desember siang hari pukul 12.00 klien
dibawa ke IGD karena klien mengeluarkan darah dari jalan lahir.
Perdarahan yang keluar cukup banyak seperti menstruasi. Darah yang
keluar berbentuk cair. Darah yang keluar 100 cc. Klien mengatakan sudah
hamil 4 bulan dan sudah tidak menstruasi.
E. Status kesehatan atau penyakit saat ini
1. Gejala yang dirasakan
a. Gejala Awal
Klien mengatakan awalnya merasa agak nyeri di perutnya. Klien
mengatakan tidak merasakan tanda-tanda flek darah ataupun mules
sebelumnya. Klien mengatakan pagi harinya klien mengangkat meja dan
kursi di rumah karena di rumah akan ada pengajian. Klien sebelumnya
tidak pernah melakukan pijat atau melakukan hubungan suami istri.
b. Timbulnya gejala
Klien mengatakan awalnya timbul gejala 21 Desember pukul 11.30
WIB. Gejala yang dirasakan perutnya agak nyeri dan keluar darah dari
vaginanya.
c. Deskripsi gejala
Klien mengatakan gejala yang dirasakannya adalah perutnya agak
merasa nyeri seperti ketika akan menstruasi (nyeri dismenorhea).
d. Efek pada gaya hidup
Klien mengatakan hanya berbaring saat gejala dirasakan. Kemudian
pukul 12.00 klien dibawa ke IGD RSUD KRT Setjonegoro.
2. Riwayat Ginekologik
a. Karakteristik Menstruasi
1) Siklus
Klien mengatakan menstruasi selalu teratur. Dalam 1 bulan klien
menstruasi 1 kali. Siklus menstruasi klien adalah 30 hari. .
2) Lama haid
Klien mengatakan setiap kali haid lamanya 5 hari
3) Menarche
Klien mengatakan pertama kali haid pada usia 12 tahun.
4) Periode menstruasi terakhir
Klien mengatakan menstruasi terakhir adalah 4 bulan yang lalu pada
tanggal 2 Agustus 2008.
5) Pengalaman menstruasi
Klien mengatakan ketika menstruasi merasa nyeri perut. Hal tersebut
sudah lama klien rasakan yaitu dari sejak ia menstruasi. Menstruasi
klien lancar.
6) Perdarahan tengah siklus
Klien tidak pernah mengalami perdarahan tengah siklus.
b. Menopause
Klien belum mengalami menopause karena usia klien 19 tahun.
c. Kontrasepsi
Klien mengatakan tidak menggunakan alat kontrasepsi karena klien baru
menikah usia 5 bulan dan menginginkan memiliki anak.
d. Usia pada saat kehamilan pertama
Ini adalah kehamilan pertama klien, saat ini usia klien 19 tahun.
e. Penyakit menular seksusal
Klien mengatakan tidak mempunyai penyakit menular seksual.
3. Status obstetric : G1P0A0
4. Riwayat medis masa lalu
a. Penyakit dan pengobatan
Klien mengatakan pernah sakit radang tenggorokan dan periksa ke
puskesmas. Klien mengatakan sebelumnya tidak pernah mengalami
penyakit yang parah sampai harus dirawat di rumah sakit. Ini adalah
pengalaman pertama klien dirawat di rumah sakit.
b. Alergi
Klien mengatakan tidak mempunyai alergi terhadap makanan, obat-
obatan, debu, bulu binatang dan cuaca ekstrem.
c. Penyakit masa kanak-kanak dan imunisasi
Klien mengatakan saat masih kecil pernah terkena sakit campak dan
klien diperiksa ke dokter kemudian klien dirawat di rumah dan sembuh.
Klien mengatakan tidak mengetahui riwayat imunisasi klien.
5. Penyakit dan pembedahan lainnya
Klien mengatakan belum pernah mengalami penyakit yang mengharuskan
klien mengalami pembedahan. Klien belum pernah mengalami
pembedahan.
6. Riwayat dirawat dirumah sakit sebelumnya
Klien mengatakan belum pernah dirawat di rumah sakit sebelumnya.
7. Kecelakaan atau cidera
Klien mengatakan tidak pernah mengalami kecelakaan atau cedera parah.
Klien mengatakan tidak pernah mengalami cidera saat hamil yang membuat
perut klien tertekan dan nyeri hebat.
8. Perilaku yang beresiko
a. Gaya hidup
Klien mengatakan gaya hidupnya tidak begitu baik dalam hal makanan.
Klien mengatakan hanya suka makan-makanan yang disukainya seperti
daging ayam. Jika makanan yang tidak klien sukai, klien tidak akan
memakan makanan tersebut. Klien mengatakan masih sering
mengangkat benda-benda berat, seperti tadi pagi sebelum masuk rumah
sakit klien membantu mengangkat kursi dan meja di rumah karena akan
ada pengajian.
b. Konsumsi kafein
Klien mengatakan tidak suka dan tidak terbiasa minum kopi.
c. Merokok
Klien mengatakan ia tidak pernah merokok.
d. Alkohol
Klien mengatakan tidak pernah minum-minuman beralkohol.
e. Obat-obatan
Klien mengatakan selama kehamilan 3 bulan pertama klien
mengkonsumsi asam folat. Dan pada bulan terakhir ini klien mulai
mengkonsumsi kalsium. Klien mendapat obat tersebut dari puskesmas.
f. Praktek seks yang tidak aman
Klien mengatakan tidak pernah melakukan praktik seks yang tidak aman
atau seks bebas.
9. Riwayat kekerasan / penganiayaan
a. Cedera akibat kekerasan
Klien mengatakan tidak pernah menjadi korban kekerasan.
b. Pengalaman diperkosa
Klien tidak pernah mengalami pemerkosaan
c. Hasil akhir
Tidak ada
10. Riwayat kesehatan keluarga
a. Penyakit keturunan
Klien mengatakan keluarga besarnya tidak mempunyai riwayat penyakit
keturunan seperti hipertensi, penyakit jantung dan diabetes mellitus.
Klien mengatakan keluarganya tidak mempunyai riwayat penyakit
kandungan. Klien mengatakan tidak ada keluarganya yang memiliki
penyakit seperti klien.
b. Penyakit saat ini dalam keluarga
Klien mengatakan tidak mengetahui penyakit saat ini yang diderita oleh
adik-adiknya karena tidak pernah periksa ke dokter sehingga tidak
mengetahui apakah ada penyakitnya atau tidak.
c. Riwayat penyakit jiwa dalam keluarga
Klien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang mengalami
gangguan jiwa

d. Genogram keluarga

Tn.Y 67 th Ny. T 57
thtahun tahun
kecelakaan

Tn. D 25 th Ny. S 19
Keterangan: Ny.I 32 th tahun
thtahun Abortus
sehat sehat imminens

Gambar . Genogram Keluarga Ny. S


: Laki-laki
: Perempuan
: Meninggal
: Tinggal serumah
: Garis perkawinan
: Garis keturunan
: Klien yang identifikasi

11. Riwayat psikososial


a. Kebutuhan Konsep Diri
Harga diri Klien mengatakan dirinya tidak merasa minder akan
penyakitnya. Klien mengatakan suami dan keluarganya
mendukung klien agar klien mempertahankan
kandungannya.
Ideal diri Klien mengharapkan penyakitnya akan segera sembuh
dan dirinya dapat mempertahankan kandungannya
dengan baik.
Peran diri Klien mengetahui perannya yaitu sebagai anak dan adik
di keluarganya serta sebagai istri,
Identitas Klien mengetahui siapa dirinya yaitu Ny. S berjenis
diri kelamin perempuan dan usia 46 tahun.
Citra tubuh Klien tidak merasa malu dengan kondisi penyakitnya
yang sekarang.

b. Kebutuhan Stress Koping


Sebelum sakit Saat dikaji
Klien biasanya menonton tivi Berbaring ditempat tidur, duduk
dan berkunjung ke rumah orang ditempat tidur, dan ngobrol dengan
tuanya jika klien merasa stres. keluarga ataupun tamu yang
datang.
c. Penatalaksanaan stress
- Klien mengatakan cemas karena ini adalah kehamilan pertama
klien dan klien mengalami perdarahan di vagina
- Klien mengatakan dirinnya cemas tidak dapat mempertahankan
kehamilannya
- Klien mengatakan ingin mempertahankan kandungannya.
- Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) klien adalah sebagai
berikut :
No Pertanyaan 0 1 2 3 4
1. Perasaan Ansietas
- Cemas
- Firasat Buruk
- Takut Akan Pikiran Sendiri
- Mudah Tersinggung
2. Ketegangan
- Merasa Tegang
- Lesu
- Tak Bisa Istirahat Tenang
- Mudah Terkejut
- Mudah Menangis
- Gelisah
3. Ketakutan
- Pada Gelap
- Pada Orang Asing
- Ditinggal Sendiri
- Pada Binatang Besar
- Pada Keramaian Lalu Lintas
- Pada Kerumunan Orang
Banyak
4. Gangguan Tidur
- Sukar Masuk Tidur
- Terbangun Malam Hari
- Tidak Nyenyak
- Bangun dengan Lesu
- Banyak Mimpi-Mimpi
- Mimpi Buruk
- Mimpi Menakutkan
5. Gangguan Kecerdasan
- Sukar Konsentrasi
- Daya Ingat Buruk
6. Perasaan Depresi
- Hilangnya Minat
- Berkurangnya Kesenangan
Pada Hobi
- Sedih
- Bangun Dini Hari
- Perasaan Berubah-Ubah
Sepanjang Hari
7. Gejala Somatik (Otot)
- Sakit dan Nyeri di Otot-Otot
- Kaku
- Kedutan Otot
- Gigi Gemerutuk
- Suara Tidak Stabil
8. Gejala Somatik (Sensorik)
- Tinitus
- Penglihatan Kabur
- Muka Merah atau Pucat
- Merasa Lemah
- Perasaan ditusuk-Tusuk
9. Gejala Kardiovaskuler
- Takhikardia
- Berdebar
- Nyeri di Dada
- Denyut Nadi Mengeras
- Perasaan Lesu/Lemas
Seperti Mau Pingsan
- Detak Jantung Menghilang
(Berhenti Sekejap)
10. Gejala Respiratori
- Rasa Tertekan atau Sempit
Di Dada
- Perasaan Tercekik
- Sering Menarik Napas
- Napas Pendek/Sesak
11. Gejala Gastrointestinal
- Sulit Menelan
- Perut Melilit
- Gangguan Pencernaan
- Perasaan Terbakar di Perut
- Rasa Penuh atau Kembung
- Mual
- Muntah
- Buang Air Besar Lembek
- Kehilangan Berat Badan
- Sukar Buang Air Besar
(Konstipasi)
12. Gejala Urogenital
- Sering Buang Air Kecil
- Tidak Dapat Menahan Air
Seni
- Amenorrhoe
- Menorrhagia
- Menjadi Dingin (Frigid)
- Ejakulasi Praecock

13. Gejala Otonom


- Mulut Kering
- Muka Merah
- Mudah Berkeringat
- Pusing, Sakit Kepala
- Bulu-Bulu Berdiri
14. Tingkah Laku Pada Wawancara
- Gelisah
- Tidak Tenang
- Jari Gemetar
- Kerut Kening
- Muka Tegang
- Tonus Otot Meningkat
- Muka Merah
Skor kecemasan klien : 23 (kecemasan sedang)
Keterangan :
kurang dari 14 : tidak ada kecemasan
14 20 : kecemasan ringan
21 27 : kecemasan sedang
28 41 : kecemasan berat
42 56 : kecemasan berat sekali
d. Penyalahgunaan zat
Klien mengatakan tidak pernah menggunaan obat-obatan dan zat-zat
terlarang

F. Pola kesehatan
1. Nutrisi dan Cairan
a. Nutrisi
Saat Dikaji
A BB = 55 kg
(Antropometri) TB = 150 cm
IMT = 24,4 (normal)
B (Biokimia) Hb = 10,6 g/dL
C (Klinis) BB = 55 kg
Konjungtiva anemis, turgor kulit elastis, CRT kembali 2
detik, rambut hitam dan lembab, rambut tampak
berminyak, kulit putih dan kering, mukosa bibir kering,
tidak ada gusi yang berdarah, muka pucat.
D (Diet) Klien makan 3x sehari dengan diet nasi dan lauk. Klien
jarang mengkonsumsi buah. Klien mengatakan hanya suka
makan-makanan yang disukainya. Klien menghabiskan 1
porsi makanan setiap kali makan tanpa makanan ringan.
b. Cairan
Saat dikaji
Intake Minum :1000 cc/ 24 jam(5gelas)
Makanan : 100 cc/24 jam
Parenteral: 1000 cc

Total 2100
Output Urine : 1000 cc/ 24 jam
Feses : 50 cc/ 24 jam
Perdarahan : 100 cc/ 24 jam
IWL 15x55 cc/ 24 jam=825/24 jam

Total 1975
Balance cairan Intake Output :
2100 1975 = +125 cc

2. Personal Hygiene dan Integritas kulit


a. Personal Hygiene
Jenis Sebelum sakit Saat dikaji
Mandi 2x sehari Klien selama di rumah sakit
belum mandi

Oral 2 x sehari Klien selama di rumah sakit


hygiene belum sikat gigi

Keramas 3 hari sekali Belum pernah selama dirumah


sakit.
Berpakaian 2 kali sehari 1 kali sehari
Memotong Ketika sudah terlihat Belum pernah dipotong selama
kuku panjang. dirumah sakit.
b. Integritas kulit
Turgor kulit tidak elastis, kulit tampak kering dan tidak terdapat bekas
luka.
3. Aktivitas dan latihan
a. Sebelum sakit
Aktivitas 0 1 2 3 4
Makan V
Mandi V
Berpakaian V
Berhias V
Toileting V
Mobilitas di V
tempat tidur
Berpindah V
Kemampuan V
ROM
Berjalan V

b. Saat dikaji
Aktivitas 0 1 2 3 4
Makan V
Mandi V
Berpakaian V
Berhias V
Toiletting V
Mobilitas di tempat V
tidur
Berpindah V
Kemampuan ROM V
Berjalan V
Keterangan :
0 : mandiri
1 : menggunakan alat bantu
2 : dibantu orang lain
3 : di bantu orang lain dan alat
4 : tidak mampu
4. Kebutuhan Istirahat Tidur
Jenis Sebelum sakit Saat dikaji
Tidur Klien terbiasa di rumah tidur Klien belum tidur siang selama
siang siang selama 1 jam dirumah sakit.
Tidur Klien tidur sekitar jam 11 Klien mengatakan belum tidur
malam malam dan bangun pukul 5 malam saat di rumah sakit
pagi.
Tidur malam sekitar 6 jam
Keluhan - -

5. Kebutuhan Oksigenasi
Airway Breathing Circulation
Tidak ada sumbatan RR = 20x/menit Suhu = 36,2 0 C
pada jalan nafas Suara nafas vesikuler, TD = 110/80 mmHg
irama nafas regular, tidak HR = 82 x/menit
terdapat batuk, tidak ada CRT = <2 detik
penggunaan alat bantu Akral hangat
nafas.
6. Kebutuhan Eliminasi
a. Eliminasi Fekal
Keterangan Sebelum sakit Saat dikaji
Frekuensi Klien mengatakan BAB Klien mengatakan selama
sehari sekali dirumah sakit BAB setiap hari.
Konsistensi Lembek -
Bau Khas feses -
Warna Kuning -
Gangguan - -
b. Eliminasi Urine
Keterangan Sebelum sakit Saat dikaji
Frekuensi 5-6 kali perhari 4 kali sehari
Pancaran Kencang kencang
Bau Khas amoniak Khas amoniak
Warna Kuning jernih Kuning jernih
Gangguan - -
7. Kebutuhan Persepsi Sensori, Kognitif
Jenis Sebelum sakit Saat dikaji
Sensori Pendengaran, penglihatan Pendengaran, penglihatan
pengecapan, perabaan, dan pengecapan, perabaan, dan
penciuman baik. penciuman baik.
Kognitif Klien mengatakan Klien mengatakan dirinya
mengetahui dirinya sedang tidak mengetahui tentang
hamil penyakitnya
Klien mengatakan tidak
mengerti bahwa ibu hamil
tidak boleh mengangkat
benda berat
Psikomotor Klien adalah ibu rumah Klien hanya bed rest di
tangga dan pekerjaan sehari- tempat tidur
harinya adalah membereskan
rumah.

8. Kebutuhan Aman Nyaman


Saat dikaji :
Klien mengatakan saat ini merasakan nyeri di perutnya. Klien mengatakan
nyeri yang dirasakannya skala 3.
P : klien mengatakan penyebab nyeri nya adalah karena keluar darah dari
jalan lahir
Q : nyeri yang dirasakan seperti diremas-remas
R : nyeri yang dirasakan di perut bagian bawah
S : skala nyeri yang dirasakan 3
T : nyeri yang dirasakan hilang timbul
9. Kebutuhan Termoregulasi
a. Sebelum sakit :
Klien mengatakan suhu tubuh klien normal, klien tidak mengalami
demam.
b. Saat dikaji :
0
Suhu = 36,5 C. Suhu tubuh klien normal, klien tidak mengalami
demam.
10. Kebutuhan Seksual Reproduksi
a. Sebelum sakit :
Klien berjenis kelamin perempuan, klien sudah menikah, klien belum
mempunyai anak, kebutuhan seksualnya terpenuhi.
b. Saat dikaji :
Klien berjenis kelamin perempuan, klien sedang hamil. Klien
mengatakan terjadi dari vaginanya keluar darah. Dalam sehari klien
mengganti pembalut sekali. Darah yang keluar 100 cc.
11. Kebutuhan Komunikasi Informasi
Sebelum sakit Saat dikaji
Klien dapat berkomunikasi dengan Klien dapat berkomunikasi dengan
lancar, tidak ada kesulitan dalam lancar, tidak ada kesulitan dalam
berbicara berbicara

12. Kebutuhan Rekreasi Spiritual


Keterangan Sebelum sakit Saat dikaji
Rekreasi Klien mengatakan Klien mengatakan saat sakit tidak bisa
biasanya berjalan- rekreasi
jalan dengan
suaminya
Spiritual Klien beragama Klien beragama islam, tidak pernah
islam, rutin melakukan ibadah selama dirumah
melakukan sholat sakit. Klien hanya berdoa
fardu.

G. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum : Lemas
2. Kesadaran composmentis E4M6V5
3. Antropometri
- BB = 55 kg
- TB = 150 cm
- IMT = 24,4 (normal)
4. Tanda-Tanda Vital
- TD : 100/60 mmHg
- Nadi : 65 kali/menit
- RR : 18 kali/menit
- Suhu : 36,50 C
5. Kepala
a. Inspeksi
Bentuk kepala mesochepal, rambut hitam panjang, penyebaran merata,
rambut agak berminyak, tidak ada lesi.
b. Palpasi
Tidak terdapat benjolan, dan tidak terdapat nyeri tekan.
6. Mata
a. Inspeksi
Mata simetris antara kanan dan kiri, konjungtiva anemis, sklera tidak
ikterik, pupil isokor, refleks mata terhadap cahaya normal dan tidak
menggunakan alat bantu penglihatan, gerakan bola mata normal tidak ada
nistakmus.
b. Palpasi
Tidak ada pembesaran massa dan tidak terdapat nyeri tekan.
7. Leher
a. Inspeksi
Bentuk leher normal, tidak ada lesi, reflek menelan baik dan tidak ada
nyeri saat menelan.
b. Palpasi
Tidak terdapat nyeri tekan, tidak terdapat benjolan dan tidak terdapat
pembesaran kelenjar tiroid.
8. Hidung
a. Inspeksi
Bentuk hidung simetris, tidak ada lesi, pelebaran nares hidung simetris,
tidak ada perdarahan dari hidung, penciuman normal, dan tidak ada
pernaasan cuping hidung
b. Palpasi
Tidak terdapat benjolan dan tidak terdapat nyeri tekan.
9. Mulut
a. Inspeksi
Bentuk bibir simetris, warna bibir kemerahan dan pucat, tidak ada lesi,
mukosa bibir kering dan tidak menggunakan gigi palsu.
b. Palpasi
Tidak terdapat benjolan dan tidak terdapat nyeri tekan.
10. Telinga
a. Inspeksi
Bentuk telinga simetris antara kanan dan kiri, tidak menggunakan alat
bantu pendengaran dan tidak ada lesi.
Fungsi pendengaran klien benar.
b. Palpasi
Tidak terdapat benjolan dan tidak terdapat nyeri tekan.
11. Dada dan Paru
a. Inspeksi
Bentuk dada simetris, tidak ada lesi ataupun luka dan persebaran warna
kulit merata
b. Palpasi
Pengembangan dada simetris, tidak terdapat benjolan, tidak terdapat
nyeri tekan, dan taktil fremitus kedua sisi sama.
c. Perkusi
Terdengar bunyi sonor di seluruh lapang paru.
d. Auskultasi
Terdengar suara napas vesikuler
12. Jantung
a. Inspeksi
Ictus cordis tidak terlihat
b. Palpasi
Ictus cordis teraba di intercostal V midclavicula sinistra, tidak terdapat
benjolan, dan tidak terdapat nyeri tekan.
c. Perkusi
Suara jantung pekak.
d. Auskultasi
Terdengar suara jantung S1 dan S2 dan tidak terdengar adanya suara
jantung tambahan.
13. Abdomen
a. Inspeksi
Belum tampak striae gravidarum dan linea nigra, tidak ada lesi dan
tidak ada luka maupun jaringan parut dan perut membuncit.
b. Palpasi
TFU 2 jari dibawah pusat
Leopod I Bagian bawah janin adalah teraba lunak, tidak
melenting yang merupakan bokong janin

Leopod II Bagian kanan teraba tahanan memanjang dan keras


seperti papan yaitu punggung, bagian kiri teraba
bagian kecil dari janin yaitu ekstremitas

Leopod III Teraba keras, bulat, melenting, teraba kepala janin.

Leopod IV Bagian bawah belum masuk PAP

- DJJ 150 x/menit


- His : klien belum merasakan his
- Terdapat nyeri tekan
- Pemeriksaan dalam : vulva uretra tenang, vagina licin, selaput
ketuban utuh, belum ada pembukaan.
14. Genitalia
a. Inspeksi
Keluar darah dari vagina, darah berbentuk cair, darah keluar sebanyak
100cc. Klien tampak menggunakan pembalut
b. Palpasi
Tidak ada nyeri tekan dan massa pada vulva
15. Ektremitas atas
a. Inspeksi
Kulit klien berwarna sawo matang, tidak terdapat lesi atau luka,
terpasang infus intravena di ekstremitas kanan, turgor kulit kurang.
Tidak terdapat edema
b. Palpasi
Tidak ada nyeri tekan, tidak ada edema, kekuatan otot 5/5, capilary refill
< 2 detik, tidak ada benjolan
16. Ekstremitas bawah
a. Inspeksi
Kulit klien berwarna sawo matang, tidak terdapat lesi atau luka, tidak
terdapat edema.
b. Palpasi
Tidak ada deformitas tulang, tidak ada nyeri tekan dan kekuatan otot
5/5, capilary refill < 2 detik, tidak ada benjolan
17. Rectum dan anus
Tidak ada hemoroid.
H. Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan Darah Rutin tanggal 21 Desember 2016, pukul 13.17 WIB
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Rujukan Rasional
Hematologi
Hemoglobin L 10,6 g/dl 11.7-15.5 Menurun
Leukosit H 11,8 103/ul 4.00 11.00 Meningkat
Diff Count
Eosinofil 3,4 % 24 Normal
Basofil 0,3 % 01 Normal
Netrofil 66,6 % 50 70 Normal
Limfosit L 20,8 % 25 40 Menurun
Monosit H 8,2 % 2-8 Meningkat
Eritrosit L 3,6 106/ul 3.80 5.80 Menurun
Hematokrit L 30 % 37.0 47.0 Menurun
Trombosit 279 103/ul 150-400 Normal
APTT (A)
PT 9,7 Detik 9 15
APTT 29,5 Detik 25 40
INR 0,93
CALCULATED
MCV 84 fL 76 96 Normal
MCH 29 Pg 27.5 32.0 Normal
MCHC 35 g/dL 30.0 35.0 Normal
Golongan Darah O
Kimia Klinik
Gula Darah 97 mg/dL 70 150 Normal
Sewaktu
Ureum 17 Mg/dL < 50 Normal
Kreatinin 0,4 Mg/dL 0,4 0.9 Normal
SGOT 33.0 U/L 0 35 Normal
SGPT 35.0 U/L 0 35 Normal
Sero Imunologi
HBsAg Negatif Negatif
2. Pemeriksaan USG tanggal 21 Desember 2016
Tampak GS intra uterine, fetal pole (+)
Kesan : abortus imminens
3. Program Terapi
No Nama Sediaan Dosis Waktu Rute
1. Infus RL 20 tpm Parenteral
2. Asam Folat tablet (1x1) Pagi (08) P.O
3. SF tablet (1x1) Pagi (08) P.O
4. Premaston tablet 5 (3 x 1) Pagi (08), P.O
mg Siang (16),
Malam (24)
II. ANALISA DATA
No Hari/ Data Fokus Masalah Etiologi TTD
Tanggal Keperawatan
1. Rabu, 21 DS: Resiko Komplikasi Tyas
Desember -
Klien mengatakan keluar darah dari vaginanya perdarahan kehamilan
2016 -
Klien mengatakan mengganti pembalut sehari sekali (00206) (abortus
21.00 WIB DO: imminens)
- TD : 100/60 mmHg (rendah)
- Klien mengalami perdarahan pervagina (100 cc)
- Klien menggunakan pembalut
- Konjungtiva anemis
- Mukosa bibir kering
- HB : 10,6 g/dL (rendah)
2. Rabu, 21 DS : Nyeri akut Agens cedera Tyas
Desember - Klien mengatakan saat ini merasakan nyeri di perutnya. (00132) biologis
2016 P : klien mengatakan penyebab nyeri nya adalah karena
21.00 WIB keluar darah dari jalan lahir
Q : nyeri yang dirasakan seperti diremas-remas
R : nyeri yang dirasakan di perut bagian bawah
S : skala nyeri yang dirasakan 3
T : nyeri yang dirasakan hilang timbul
DO :
- Klien tampak meringis kesakitan

3. Rabu, 21 DS: Ansietas Ancaman pada Tyas


Desember - Klien mengatakan cemas karena ini adalah kehamilan (00146) status terkini
2016 pertama klien dan klien mengalami perdarahan di
21.0 WIB vagina
- Klien mengatakan dirinnya cemas tidak dapat
mempertahankan kehamilannya
- Klien mengatakan ingin mempertahankan kandungannya
DO:
- Klien terlihat cemas dan gelisah
- Skor HARS klien 23 (kecemasan sedang)

III. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Resiko perdarahan berhubungan dengan komplikasi kehamilan (abortus imminens) (00206)
2. Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera biologis (00132)
3. Ansietas berhubungan dengan ancaman pada status terkini (00146)

IV. INTERVENSI KEPERAWATAN


No Diagnosa Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi TTD
Keperawatan

1. Resiko perdarahan Setelah dilakukan tindakan Vital Sign Monitoring (6680) Tya
keperawatan selama 2 x 24 jam 1. Monitor TD, nadi, suhu, dan RR s
berhubungan resiko perdarahan klien dapat Bleeding precautions (4010)
1. Monitor tanda-tanda perdarahan
dengan komplikasi teratasi dengan kriteria hasil :
- Tekanan darah dalam keadaan 2. Monitor nilai PT, PTT dan trombosit
kehamilan (abortus normal TD: 110 - 120/70 - 80 3. Berikan pendidikan kesehatan tentang manfaat
mmHg dan jenis makanan yang mengandung vitamin K
imminens) (00206) 4. Pertahankan bed rest selama perdarahan akti
- Tidak ada perdarahan
pervagina
- Mukosa bibir lembab
- Tidak ada hematuria
2. Nyeri akut (00132) Setelah dilakukan tindakan Pain management (1400) Tya
berhubungan dengan keperawatan selama 2 x 24 jam 1. Kaji lokasi, karakteristik, frekuensi, kualitas dan s
Agen cidera biologis nyeri klien berkurang dengan intensitas nyeri
kriteria hasil: 2. Observasi reaksi nonverbal ketidaknyamanan
- Skala nyeri klien dari skala 3 3. Meminta klien untuk meningkatan istirahat
(nyeri ringan) menjadi skala 4. Ajarkan bagaimana mengatasi nyeri secara non
0 (tidak nyeri) dari 10. farmakologi (teknik relaksasi nafas dalam dan
- Klien terlihat tenang dan distraksi)
rileks
- Klien dapat melakukan
teknik relaksasi nafas dalam
dan distraksi dengan baik
3. Ansietas Setelah dilakukan tindakan Anxiety Reduction (5820) Tya
keperawatan selama 2 x 24 jam - Identifikasi tingkat kecemasan klien dengan s
berhubungan masalah kecemasan klien teratasi skala HARS.
dengan ancaman dengan kriteria hasil sebagai - Kaji penyebab cemas
berikut: - Dengarkan segala keluhan klien terkait
pada status terkini - Klien mampu penyakitnya.
mengidentifikasi dan - Bantu klien untuk mengidentifikasi situasi
(00146) mengungkapkan gejala cemas penyebab cemasnya.
- Klien mampu menggunakan - Anjurkan klien untuk melakukan teknik relaksasi
tekhnik untuk mengontrol nafas dalam dan dzikir
cemas Teaching :disease process (5062)
- Klien menyatakan perasaanya 1. Berikan informasi mengenai abortus imminens
lebih tenang kepada klien dan keluarga meliputi pengertian,
- Klien mampu menjelaskan faktor penyebab, tanda dan gejala serta
cara agar kandungannya dapat pengobatan.
dipertahankan 2. Berikan informasi mengenai cara untuk
- Skala kecemasan klien turun mempertahankan kandungan klien
dari kecemasan sedang
menjadi kecemasan ringan
(skor HARS 14 20)

V. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No No
Hari,
Jam Dx Implementasi Evaluasi Formatif TTD
Tanggal
Kep
Hari Pertama
1. Rabu, 21 21.00 2 Mengkaji lokasi, S : Tya
Desember WIB karakteristik, - Klien mengatakan saat ini merasakan nyeri di s
2016 frekuensi, kualitas dan perutnya.
intensitas nyeri P : klien mengatakan penyebab nyeri nya adalah
karena keluar darah dari jalan lahir
Q : nyeri yang dirasakan seperti diremas-remas
R : nyeri yang dirasakan di perut bagian bawah
S : skala nyeri yang dirasakan 3
T : nyeri yang dirasakan hilang timbul
O:
Klien tampak meringis kesakitan
2. 21.00 2 Mengobservasi reaksi S: Tya
WIB nonverbal - s
ketidaknyamanan O:
Klien tampak meringis kesakitan
3. 21.10 2 Mengajarkan S: Tya
bagaimana mengatasi - Klien mengatakan belum terlalu memahami teknik s
nyeri secara non relaksasi nafas dalam secara mandiri
farmakologi (teknik - Klien mengatakan mengerti cara melakukan teknik
relaksasi nafas dalam distraksi adalah dengan cara mengobrol suaminya
dan distraksi) O:
- Klien mendengarkan penjelasan perawat dengan
baik
- Klien belum dapat melakukan teknik relaksasi
nafas dalam secara mandiri
4. 21.25 1 Memonitor tanda- S: Tya
WIB tanda perdarahan - Klien mengatakan hari ini pembalutnya sudah ganti
sekali s
- Klien mengatakan dari vaginanya masih keluar
darah tetapi tidak terlalu banyak
O:
Pada pembalut klien terdapat darah berwarna merah
5. 21.30 1 Mempertahankan bed S : Tya
rest selama - Klien mengatakan mengerti jika harus bed rest saat s
perdarahan aktif terjadi perdarahan
- Klien mengatakan daritadi tidak turun dari tempat
tidur, ketika ingin pipis menggunakan pispot
dibantu suaminya
O:
- Klien tampak bed rest
6. 21.35 3 Mengidentifikasi S:- Tya
tingkat kecemasan O : s
klien dengan skala Skala HARS klien 23 (kecemasan sedang)
HARS.

7. 21.45 3 Mengkaji penyebab S: Tya


cemas - Klien mengatakan cemas karena ini adalah s
kehamilan pertama klien dan klien
mengalami perdarahan di vagina
- Klien mengatakan dirinnya cemas tidak dapat
mempertahankan kehamilannya
O:
-
8. 21.50 3 Menganjurkan klien S : Tya
untuk melakukan - Klien mengatakan belum terlalu bisa melakukan s
teknik relaksasi nafas teknik relaksasi nafas dalam
dalam dan dzikir - Klien mengatakan mengerti jika merasa cemas
menggunakan teknik relaksasi nafas dalam dan
berdzikir
O:
Klien mendengarkan penjelasan perawat
9. 22.00 1 Memonitor nilai PT, S:- Tya
WIB PTT dan trombosit O: s
- Nilai PT : 9,7 detik (normal)
- Nilai PTT : 29,5 detik (normal)
- Nilai trombosit : 279. 103/ul (normal)
10. 24.00 1 Memberikan obat S: Tya
WIB premaston 1 tablet Klien mengatakan akan meminum obat yang diberikan s
kepada klien O:
Diberikan obat premaston 1 tablet kepada klien
11. Kamis, 22 06.00 1 Monitor TD, nadi, S:- Tya
Desember WIB suhu dan RR O: s
2016 TD :110/60 mmHg
N : 70 x/menit
RR : 18 x/menit
S : 36,7oc
12. 06.10 2 Meminta klien untuk S: Tya
meningkatkan - Klien mengatakan semalam sudah istirahat dari jam s
istirahat 00.00 WIB dan bangun pukul 05.00 WIB
O:
- Klien mendengarkan penjelasan perawat dengan
baik
13. 06.15 2 Memberikan S: Tya
informasi mengenai - Klien mengatakan mengerti jika penyakitnya terjadi s
abortus imminens karena klien masih mengangkat benda berat
kepada klien dan - Klien mengatakan mengerti jika tanda gejala yang
keluarga meliputi dirasakannya adalahnyeri pada perut dan terjadi
pengertian, faktor perdarahan di vagina
penyebab, tanda dan O:
gejala serta Klien mendengarkan penjelasan perawat dengan baik
pengobatan.

Hari Kedua
1. Kamis, 22 20.30 1 Monitor tanda-tanda S : Tya
Desember WIB perdarahan Klien mengatakan pada daerah vagina sudah tidak s
2016 mengeluarkan darah tetapi masih terdapat flek coklat di
pembalut klien
O:
Tampak flek kecoklatan pada pembalut klien
2. 20.40 1 Memberikan S: Tya
WIB pendidikan kesehatan - Klien mengatakan mengerti jika di rumah klien akan s
tentang manfaat dan makan makanan yang mengandung vitamin K
jenis makanan yang - Klien mengatakan tidak akan pilih-pilih makanan
mengandung vitamin lagi
K O:
Klien mendengarkan penjelasan perawat dengan baik
3. 20.50 2 Mengkaji lokasi, S : Tya
karakteristik, - Klien mengatakan nyeri yang dirasakan saat ini s
frekuensi, kualitas dan sudah berkurang
intensitas nyeri P : klien mengatakan penyebab nyeri nya adalah
karena keluar darah dari jalan lahir
Q : nyeri yang dirasakan seperti diremas-remas
R : nyeri yang dirasakan di perut bagian bawah
S : skala nyeri yang dirasakan 2
T : nyeri yang dirasakan hilang timbul
O:
Klien tampak lebih tenang
4. 20.50 2 Mengobservasi reaksi S : - Tya
nonverbal O: s
ketidaknyamanan Klien tampak lebih tenang dan lebih rileks
5. 21.00 2 Mengajarkan S: Tya
bagaimana mengatasi - Klien mengatakan sekarang sudah dapat melakukan s
nyeri secara non teknik relaksasi nafas dalam dengan baik
farmakologi (teknik - Klien mengatakan jika merasa nyeri klien mengajak
relaksasi nafas dalam ngobrol suaminya
dan distraksi) O:
Klien dapat melakukan teknik relaksasi nafas dalam
dan distraksi dengan baik
6. 21.10 3 Mendengarkan segala S: Tya
keluhan klien terkait Klien mengatakan ingin mempertahankan s
penyakitnya kandungannya dan tidak akan mengangkat benda-
benda berat lagi, karena dapat membahayakan
kehamilan klien
O:
Klien menceritakan keluhan tentang penyakitnya
7. 21.15 3 Membantu klien S: Tya
untuk - Klien mengatakan hal yang menyebabkan dirinya s
mengidentifikasi cemas adalah pada vaginanya keluar darah
situasi penyebab - Klien mengatakan cemas pada hal yang dapat
cemasnya. membahayakan kandungannya karena ini adalah
kehamilan pertamanya
O:
Klien dapat mengidentifikasi situasi yang
menyebabkan dirinya cemas
8. 21.20 3 Menganjurkan klien S: Tya
untuk melakukan - Klien mengatakan dapat melakukan teknik relaksasi s
teknik relaksasi nafas nafas dalam secara mandiri
dalam dan dzikir - Klien mengatakan mengerti jika merasa cemas
menggunakan relaksasi nafas dalam dan berdzikir
agar cemas yang dirasakannya berkurang
O:
Klien dapat melakukan teknik relaksasi nafas dalam
dan dzikir secara mandiri
9. Meminta klien untuk Tya
meningkatan istirahat s

10. 24.00 1 Memberikan obat S: Tya


premaston 1 tablet Klien mengatakan akan meminum obat yang diberikan s
kepada klien O:
Diberikan obat premaston 1 tablet kepada klien
11. Jumat, 23 05.30 1 Monitor TD, nadi, S:- Tya
Desember suhu dan RR O: s
2016 TD :110/70 mmHg
N : 75 x/menit
RR : 20 x/menit
S : 36,9oc
12. 05.40 3 Memberikan S: Tya
informasi lagi - Klien mengatakan mengerti bahwa penyakitnya s
mengenai abortus terjadi karena keluar darah di jalan lahir pada
imminens kepada kehamilan kurang dari 20 minggu
klien dan keluarga - Klien mengatakan masih mengingat penjelasan
meliputi pengertian, perawat kemaren jika penyakitnya terjadi karena
faktor penyebab, klien masih mengangkat benda berat
tanda dan gejala serta - Klien mengatakan mengerti jika tanda gejala yang
pengobatan. dirasakannya adalahnyeri pada perut dan terjadi
perdarahan di vagina
O:
Klien mendengarkan penjelasan perawat dengan baik
13. 05.50 3 Memberikan S: Tya
informasi mengenai - Klien mengatakan mengerti cara untuk s
cara untuk mempertahankan kandungannya adalah dengan cara
mempertahankan tidak mengangkat benda berat atau melakukan
kandungan klien aktivitas berat, tirah baring
O:
Klien mendengarkan penjelasan perawat
14. 06.00 1 Memonitor tanda- S: Tya
tanda perdarahan - Klien mengatakan semalam sudah ganti pembalut s
dan hari ini sudah tidak keluar darah ataupun flek
dari vagina klien
O:
Pada pembalut klien bersih tidak tampak adanya
perdarahan

VI. EVALUASI KEPERAWATAN


No Hari, Dx. Evaluasi Hasil TTD
Tanggal Keperawatan

1. Kamis, 22 Resiko S: Tyas


Desember perdarahan - Klien mengatakan masih terdapat perdarahan di jalan lahirnya
2016 berhubungan - Klien mengatakan dalam sehari klien ganti pembalut 1 kali
Pukul 07.00 dengan O:
WIB - TTV :
komplikasi
TD :110/60 mmHg
kehamilan
N : 70 x/menit
(abortus RR : 18 x/menit
imminens) S : 36,7oc
(00206) - Mukosa bibir kering
- Konjungtiva anemis
- Tidak ada hematuria
- Masih ada perdarahan pervagina
A: Masalah tidak menjadi aktual
P: Lanjutkan intervensi
- Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
- Monitor tanda-tanda perdarahan
- Monitor nilai PT, PTT dan trombosit
- Berikan pendidikan kesehatan tentang manfaat dan jenis makanan
yang mengandung vitamin K
- Pertahankan bed rest selama perdarahan
2. Nyeri akut S: Tyas
(00132) Klien mengatakan masih merasa nyeri di perutnya.
berhubungan P : klien mengatakan penyebab nyeri nya adalah karena keluar
dengan Agen darah dari jalan lahir
cidera biologis Q : nyeri yang dirasakan seperti diremas-remas
R : nyeri yang dirasakan di perut bagian bawah
S : skala nyeri yang dirasakan 2
T : nyeri yang dirasakan hilang timbul
O:
- Klien terlihat sesekali meringis
- Klien masih belum dapat melakukan teknik nafas dalam dengan baik
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
- Kaji lokasi, karakteristik, frekuensi, kualitas dan intensitas nyeri
- Observasi reaksi nonverbal ketidaknyamanan
- Tingkatan istirahat
- Ajarkan bagaimana mengatasi nyeri secara non farmakologi (teknik
relaksasi nafas dalam dan distraksi)
3. Ansietas S: Tyas
berhubungan - Klien mengatakan merasa cemas karena masih keluar darah dari
dengan vaginanya
ancaman pada - Klien mengatakan belum bisa menerapkan teknik relaksasi nafas dalam
status terkini dan dzikir dengan baik
(00146) O:
- Klien masih merasa cemas
- Klien terlihat gelisah
- Klien mampu menjelaskan tentang penyakitnya
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan Intervensi
- Identifikasi tingkat kecemasan klien dengan skala HARS.
- Kaji penyebab cemas
- Dengarkan segala keluhan klien terkait penyakitnya.
- Bantu klien untuk mengidentifikasi situasi penyebab cemasnya.
- Anjurkan klien untuk melakukan teknik relaksasi nafas dalam dan
dzikir
- Berikan informasi mengenai abortus imminens kepada klien dan
keluarga meliputi pengertian, faktor penyebab, tanda dan gejala serta
pengobatan.
- Berikan informasi mengenai cara untuk mempertahankan kandungan
klien
1. Jumat, 23 Resiko S: Tyas
Desember - Klien mengatakan dari vaginanya sudah tidak keluar darah
perdarahan - Klien mengatakan kemaren hanya keluar flek flek darah
2016
07.00 WIB berhubungan O:
- TTV :
dengan TD :110/70 mmHg
N : 75 x/menit
komplikasi RR : 20 x/menit
kehamilan S : 36,9oc
(abortus - Mukosa bibir lembab
- Konjungtiva tidak anemis
imminens) - Tidak ada hematuria
(00206) - Tidak ada perdarahan pervagina
A: Masalah tidak menjadi aktual dan teratasi
P: Discharge planning
- Menganjurkan klien jika terdapat perdarahan lagi segera dibawa ke
rumah sakit terdekat
2. . Nyeri akut S: Tyas
- Klien melaporkan sudah tidak merasakan nyeri
(00132)
- Klien mengatakan nyeri yang dirasakan skala 0
berhubungan O:
- Klien terlihat tenang dan rileks
dengan Agen
- Klien dapat melakukan teknik relaksasi nafas dalam dan distraksi
cidera biologis dengan baik
A: Masalah teratasi
P: Discharge planning
- Kaji lokasi, karakteristik, frekuensi, kualitas dan intensitas nyeri
- Observasi reaksi nonverbal ketidaknyamanan
- Tingkatan istirahat
- Ajarkan bagaimana mengatasi nyeri secara non farmakologi (teknik
relaksasi nafas dalam dan distraksi)
3. Ansietas S: Tyas
- Klien mengatakan sudah tidak merasa cemas lagi karena sudah tidak
berhubungan keluar darah dari vaginanya
dengan - Klien mengatakan sudah bisa menerapkan teknik relaksasi nafas dalam
dan dzikir dengan baik
ancaman pada - Klien mengatakan perasaannya lebih tenang sekarang
- Klien mengatakan tahu bagaimana cara agar kandungannya dapat
status terkini dipertahankan dengan cara tidak melakukan aktivitas berat dan sering
(00146) bed rest.
O:
- Klien sudah lebih tenang
- Klien mampu mengidentifikasi dan mengungkapkan gejala cemas
- Klien mampu menjelaskan tentang penyakitnya
- Skala cemas klien turun dari skala 23 menjadi 18 (kecemasan sedang
menjadi kecemasan ringan)
A: Masalah teratasi
P: Discharge planning
- Menganjurkan klien untuk tidak melakukan aktivitas berat
- Menganjurkan klien untuk sering bed rest agar tidak terjadi perdarahan
lagi