Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN

:
No.
071/VII/SOP/AKR/2
Dokumen
SO No.
016
:
P Revisi
Tgl.Terbit : 1 Agustus 2016
Halaman :1/2
PUSKESMAS drg. Sri Dewi Susanti
KAMPUNG BARU Nip. 19750202 200501 2 009

Asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan pada praktik


1.Pengertian keperawatan yang diberikan secara langsung kepada klien/pasien di berbagai
tatanan pelayanan kesehatan.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk membantu individu untuk
mandiri, mengajak individu atau masyarakat berpartisipasi dalam bidang
kesehatan, membantu individu mengembangkan potensi untuk memelihara
2.Tujuan kesehatan secara optimal agar tidak tergantung pada orang lain dalam
memelihara kesehatannyadan membantu individu memperoleh derajat
kesehatan yang optimal.
3.Kebijakan
Manual Diagnosis Keperawatan,Rencana,Intervensi dan Dokumentasi Asuhan
4.Referensi Keperawatan
1. Balpoint
5.Alat dan
Bahan 2. Format Asuhan Keperawatan
6.Prosedur
1 Melakukan Pengkajian yang meliputi :
a Pengumpulan data antara lain :
Keluhan utama
Status kesehatan sebelumnya dan sekarang
Pola koping sebelumnya dan sekarang
Fungsi status sebelumnya dan sekarang
Respon terhadap terapi medis dan tindakan keperawatan
Resiko untuk masalah potensial
Hal-hal yang menjadi dorongan dan kekuatan klien
b Analisa data
c Perumusan masalah
Setelah analisa data dilakukan, dapat dirumuskan beberapa masalah
kesehatan. Masalah kesehatan tersebut ada yang dapat diintervensi dengan
Asuhan Keperawatan tetapi ada juga yang tidak dan lebih memerlukan
tindakan medis. Selanjutnya disusun Diagnosa Keperawatan sesuai dengan
prioritas
Prioritas masalah ditentukan berdasarkan kriteria penting dan segera
Penting mencakup kegawatan dan apabila tidak diatasi akan menimbulkan
komplikasi, sedangkan Segera mencakup waktu misalnya pada pasien stroke
yang tidak sadar maka tindakan harus segera dilakukan untuk mencegah
komplikasi yang lebih parah atau kematian.
Prioritas masalah jugadapat ditentukan berdasarkan hirarki kebutuhan
menurut Maslow yaitu Keadaan yang mengancam kehidupan, keadaan yang
mengancam kesehatan, persepsi tentang kesehatan dan keperawatan.

2. Menentukan Diagnosa Keperawatan meliputi :


a. Actual : menjelaskan masalah nyata saat ini sesuai dengan data klinik yang ditemukan.
b. Resiko : menjelaskan masalah kesehatan nyata akan terjadi jika tidak dilakukan intervensi
c. Kemungkinan : menjelaskan bahwa perlu adanya data tambahan untuk memastikan
masalah keperawatan kemungkinan.
d. Wellness : keputusan klinik tentang keadaan individu, keluarga atau masyarakat dalam
transisi dari tingkat sejahtera ke tingkat sejahtera yang lebih tinggi.
e. Syndrom : diagnosa yang terdiri dari kelompok diagnosa keperawatan aktual dan resiko
tinggi yang diperkirakan muncul/timbul karena suatu kejadian atau situasi tertentu.
3. Melakukan Rencana Keperawatan
Rencana Asuhan Keperawatan tertulis mengatur pertukaran informasi oleh perawat
dalam laporan pertukaran dinas. Rencana perawatan tertulis juga mencakup
kebutuhan klien jangka panjang.
4. Melakukan Implementasi Keperawatan
Tahap 1 : Persiapan, merupakan tahap awal tindakan keperawatan ini menuntut
perawat untuk mengevaluasi yang diidentifikasi pada tahap perencanaan.
Tahap 2 : Intervensi, focus terhadap tahap pelaksanaan tindakan keperawatan dan
merupakan kegiatan dan pelaksanaan tindakan dari perencanaan untuk memenuhi
kebutuhan fisik dan emosional. Pendekatan tindakan keperawatan meliputi tindakan
independen, dependen, dan interdependen.
Tahap 3 : Dokumentasi, merupakan pelaksanaan tindakan keperawatan harus diikuti
oleh pencatatan yang lengkap dan akurat terhadap suatu kejadian dalam proses
keperawatan.
5.Melakukan evaluasi Asuhan Keperawatan
a. sasaran evaluasi adalah sebagai berikut:
Proses asuhan keperawatan berdasarkan kriteria/rencana yang telah disusun.
Hasil tindakan keperawatan berdasarkan kriteria keberhasilan yang telah dirumuskan
dalam rencana evaluasi.
b. Hasil evaluasi
Masalah teratasi, apabila pasien telah menunjukkan perbaikan/kemajuan sesuai dengan
kriteria yang telah ditetapkan.
Masalah teratasi sebagian, apabila tujuan itu tidak tercapai secara maksimal, sehingga
perlu dicari penyebab dan cara mengatasinya.
Masalah belum teratasi, apabila pasien tidak menunjukkan perubahan/kemajuan sama
sekali bahkan timbul masalah baru dalm hal ini perawat perlu untuk mengkaji secara
lebih mendalam apakah terdapat data, analisa, diagnosa, tindakan, dan faktor-faktor lain
yang tidak sesuai yang menjadi penyebab tidak tercapinya tujuan.

Unit Terkait Unit Rawat Inap