Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Suatu kota akan berkembang apabila berkaitan dengan struktur sosial,


ekonomi dan budaya. Hal ini menyebabkan perkembangan dan perubahan ruang
yang mengikuti sebuah pola bentuk, dapat menimbulkan perubahan pada bentuk
lingkungan sebagai wadah untuk aktivitas manusia.
Kota merupakan proses historis yang unik, yang dalam perubahan bentuk
kota menjadi seperti sekarang melalui serangkaian panjang dari kejadian-
kejadian individual terhadap peristiwa yang berkenaan dengan sejarah dan
lahan, pengaruh yang luas dari budaya, iklim, aktivitas, serta struktur ekonomi
dan politik. Dari kebutuhan manusia yang selalu ingin merubah, pola hidup
mereka dimulai dari sekelompok manusia. Ada berbagai sudut pandang tentang
kota salah satunya kota dianggap sebagai zona-zona yang diisi oleh berbagai
kegiatan manusia, sehingga manusia mempunyai keinginan untuk memperoleh
bagian ruang tersebut.
Paris adalah ibukota Perancis. Yang terletak di Sungai Seine, di utara
Perancis, di kantung region le-de-France yang dikenal sebagai Region Paris.
Awal terbentuknya kota Paris untuk melindungi istana kerajaan di kota tersebut.

B. Rumusan Masalah
Bagaimana perkembangan kota Paris?
Faktor yang mempengaruhi kota Paris terutama pola transportasi ?

C. Tujuan
Mengetahui dan memahami perkembangan terbentuknya kota paris.
Memahami dan mengetahui pengaruh pola tranportasi terhadap bentuk kota.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 1


BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Perkembangan Struktur Kota Paris

Pada tahun 4200 SM kota yang penduduknya disebut Parisii dengan


nama kota yang dikenal sebagai Paris ini adalah pusat kota dimana
berkumpulnya para pedagang dan mereka memulai membangun permukiman di
daerah dekat sungai seine. Dengan demikian perkembangan tumbuhnya
permukiman mulai pesat tiap tahunnya di tepi kiri bukit Sainte Genevieve dan
pulau Ile de la Cite. Kota yang pada awalnya bernama Lutetia, tapi di-Galisiakan
menjadi Lutce ini meluas hebat menjelang abad-abad berikutnya, masyarakat
mulai membangun Istana, kolam, kuil, teater dan ampiteater. Dikarenakan
Romawi menguasai rawa sekitar paris pada tahun 52 sehingga di akhir
pendudukan romawi menamai kota Lutce dengan nama Paris yang pada
akhirnya dikenal oleh seluruh dunia. Berikut perkembangan struktur kota dari
berbagai periode (hermosa, hal. 2010) ;

1. Abad Pertengahan

Sekitar tahun 500 M, Paris adalah pusat bagi raja Frank, Clovis I, yang
membangun Katedral dan biara pertamanya ditujukan pada keturunannya,
yang kemudian menjadi santo pelindung kota, Sainte Genevive. Setelah
wafatnya Clovis, kerajaan Frank terbelah, dan Paris menjadi ibukota dari
negara berdaulat yang lebih kecil. Pada masa dinasti Karolingia (abad ke-9),
Paris lebih kecil dari kabupaten feodal.
Sejak 1190, Raja Philip Augustus menutup Paris dari kedua tepi
dengan dinding yang melibatkan Louvre sebagai benteng barat dan tahun
1200 membuka Universitas Paris ang menarik pelajar dari seluruh Eropa.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 2


Selama periode ini kota membangun aktivitas distribusi luas yang masih
terjadi hingga
menjadi pusat pendidikan dengan universitas dan perguruan tinggi.
Sementara tepi kanan berkembang sebagai pusat perdagangan di sekitar
pasar sentral Les Halles. Pada masa raja Henry IV pada tahun 1594
terjadinya ketidak singkronisasi antara warga Paris yang memberontak
disebabkan terbangunnya istana kerajaan dan berpindah ke Katolik Roma.
Pada masa itu terjadilah Revolusi di Kota Paris yang menyebabkan banyak
perubahan. (Vous, 2008)

Gambar 1. Bangunan pertama yang didirikan di abad pertengahan

2. Perubahan di Abad-19
Kekaisaran Kedua Perancis dan Belle Epoque membawa Paris ke
pembangunan terbaiknya sepanjang sejarah. Sejak 1840-an, angkutan rel
membolehkan arus migran ke Paris yang tertarik dengan pekerjaan di industri
baru di pinggiran kota. Kota ini mengalami renovasi besar-besaran ketika

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 3


Napoleon III. Yang membuat kota semakin modern dengan pelebaran jalan
raya untuk membuat jaringan jalan lebar dan membuat kota yang neo-klasik.

Namun terjadinya pemberontakan lagi sehingga menyebabkan arsip kota


terbakar dan timbulnya sejumlah kerusuhan yang cukup besar. Namun Paris
kembali pulih dengan cepat dari peristiwa tersebut untuk menyelenggarakan
pameran universal pada abad ini.

Gambar 2. Simbol revolusi industri Stasium rel kereta api

3. Abad ke-20

Selama Perang Dunia I, Paris berada di garis depan perang kota


tersebut setelah memenangkan perang, para masyarakat Paris terkenal
sangat berbudaya dan berseni. Dan kota Paris menjadi kota dimana
berkumpulnya para seniman dan pelukis oleh seluruh duni.
Pada abad ini Paris tengah terkena dampak Perang Dunia II, namun
Paris tidak mengalami kerusakan. Sehingga banyak terbangunnya pabrik-
pabrik di pinggiran kota.
Setelah perang, Paris mengalami pembangunan terbesarnya sejak
akhir Belle Epoque 1914. Pinggiran kota mulai melua, dengan pembangunan
estat masyarakat besar yang dikenal sebagai cits dan pemulaan distrik
bisnis La Dfense. Mulai terbangunnya juga jaringan kereta bawah tanah
yang ekspres canggih.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 4


Sejak 1970-an banyak pinggiran kota dalam Paris (khususnya utara
dan timur) telah mengalami deindustrialisasi, dan cits makmur telah menjadi
penampungan imigran dan pengangguran. Di waktu yang sama, kota Paris
dalam lingkaran Priphrique dan pinggiran barat dan selatan telah
berkembang dari ekonomi tradisional ke jasa bernilai tinggi.(Cenya, 2008)

4. Abad ke-21

Paris memulai untuk meningkatkan ekonomi Paris metropolitan


dengan berbagai rencana pembangunan kota yang kelas dunia. Pada tahun
2008 presiden Perancis mulai meluncurkan kompetisi urban dan arsitektur
international untuk oembangunan masa depan paris metropolitan. Dengan
tujuan mambangun kota yang metropolis dengan ramah lingkungan dan
mengintegrasikan pinggiran kota dalam pusat kota paris melalui operasi
perencana urban berskala besar dan proyek yang terunik dan merata.

Gambar 3. Kota Paris abad ke-21

B. Pola Transportasi Kota Paris


Kota Paris yang mulai berkembang mengikuti pinggiran sungai Seine di
bagian sisi kiri hingga sisi kanan sungai ini keadaan fisik kota ini perkembangan
ruangnya meluas perlahan-lahan dari abad ke abad oleh berbagai variabel yang
mempegaruhi pertumbuhan kota dan membentuk sebuah titik pusat dan

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 5


pelebaran kota mengikuti titik tersebut dan berbagai kegiatan melingkari pusat
tersebut seperti yang terlihat bahwa kota Paris memiliki bentuk kota Radial
konsentris yang meluas pada setiap lingkaran sejalan dengan perkembangan
masyarakat dan kebutuhan perkotaan tersebut. Paris Modern adalah hasil dari
perancangan ulang urban pertengahan abad ke-19. Namun perkembangan yang
sering tumbuh berabad-abad menjadikan kota ini labirin bagi jalan sempit, tapi
berawal tahun 1852, urabnisasi luas meratakan seluruh distrik untuk membuat
jalan lebar dilengkapi dengan bangunan batu neo-klasik. Adapun perubahan dan
pembagian fungsi dengan pola bentuk jaringan jalan atau transportasi di setiap
abadnya, seperti berikut :

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 6


1. Avenue des Champs-Elyses (arondisemen 8, tepi kanan) adalah taman
abad ke-17 yang diubah menjadi jalan yang menghubungkan Concorde dan
Arc de Triomphe. Salah satu atraksi turis dan jalan perbelanjaan besar di
Paris. Jalan ini telah dijuluki la plus belle avenue du monde ("jalan terindah di
dunia").
2. Avenue Montaigne (arondisemen 8), sebelah Champs-lyses, adalah
rumah bagi label merek terkenal seperti Chanel, Louis Vuitton (LVMH), Dior
dan Givenchy.

3. Centre Pompidou terletak di dalam Centre Georges Pompidou ini adalah


Muse National d'Art Moderne pameran prestisius koleksi seni yang meliputi
Matisse, Mir, Picasso dan Kandinsky dan juga koleksi lainnya termasuk
dekoratif seni, sejarah, industri, literatur, mebel, lukisan, fotografi, seni patung
dan arsitektur.

4. Place de la Bastille (arondisemen 4, 11 dan 12, tepi kanan) adalah distrik


bersejarah, tidak hanya untuk Paris, tapi untuk seluruh Perancis. Karena nilai
sejarahnya distrik ini sering digunakan untuk demonstrasi politik, termasuk
demonstrasi anti-CPE Maret 2006.

5. Place de la Concorde (arondisemen 8, tepi kanan) terletak di ujung


Champs-lyses, dibangun sebagai "Place Louis XV", situs guillotine yang
terkenal. Obelisk Mesir adalah "monumen tertua" Paris. Di tempat ini di sisi
lain Rue Royale terdapat dua bangunan batu identik: bagian timur adalah
Kementerian Laut Perancis, bagian barat adalah Htel de Crillon. Place
Vendme terkenal untuk hotel-hotel bergaya dan mewah (Hotel Ritz dan
Htel de Vendme) dan toko berliannya. Banyak perancang busana terkenal
memiliki salonnya di daerah ini.

6. Les Halles (arondisemen 1, tepi kanan) sebelumnya pasar produksi dan


pusat daging Paris, sejak 1970-an sebuah pusat perbelanjaan besar di

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 7


sekitar stasiun penghubung metro penting (Chtelet-Les Halles, terbesar di
Eropa). Les Halles hancur tahun 1971 dan digantikan oleh Forum des Halles.
Pasar sentral Paris, pasar pangan terbesar di dunia, diberikan pada Rungis,
di pinggiran selatan.

7. Le Grand Palais et le Petit Palais adalah salah satu bagian tertua dari kota
di tepi sebelah kiri yang kuat dengan pendidikan dan sastra masa lalu yang
hidup di samping bistros, kafe dan toko di Saint Germain-des-Pres.

8. Le Marais (arondisemen 3 dan 4) adalah distrik Tepi Kanan terkenal.


Secara budaya merupakan tempat terbuka.

9. L'Ile de la Cit adalah salah satu dari dua pulau di SungaiSeine, sedang
yang lain Ile Saint Louis merupakan lokasi tempat di mana kota Paris
didirikan. Ada istana di ujung barat pulau pada abad 10 semasa bangsa
Roman. akhir bagian timur dikhususkan untuk agama. Katedral yang telah
dibangun yang diawali dengan Notre Dame. selanjutnya lokasi di prefektur
kota adalah Prefecture de Police, Palais de Justice, Tribunal de Commerce
dan Htel-Dieu hospital.

10. L'Orangerie terletak di taman Tuileries museum indah memiliki koleksi


lukisan termasuk buah tangan oleh Renoir, Picasso, Matisse, Modigliani dan
Cezanne. serta terdapat dua kamar oval Monet yang terkenal sebagai
'waterlily'.

11. Montmartre (arondisemen 18, tepi kanan) adalah wilayah bersejarah Butte,
rumah bagi Basilique du Sacr-Coeur. Montmartre selalu memiliki sejarah
degnan pelukis dan memiliki banyak studio dan caf berbagai pelukis di sana.

12. Montparnasse (arondisemen 14) adalah wilayah Tepi Kiri bersejarah yang
terkenal untuk studio pelukis, ruang musik, dan caf. Stasiun mtro
Montparnasse - Bienvenue besar dan pencakar langitTour Montparnasse
terletak di sana.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 8


13. Notre-Dame de Paris kathedral bergaya gothic yang megah ini terletak di
jalan Ile de la Cite wilayah Paris. Dibangun mulai tahun 1163 namun tidak
selesai hingga tahun 1361 kemudian hancur setelah revolusi bangunan ini
telah menjadi subyek dari banyak perubahan dan perbaikan selama
bertahun-tahun termasuk penambahan yang gargoyles, pilin diri dan patung
oleh arsitek Eugene Voillet le-Duc, terkenal dengan novel Victor Hugo yang
diterbitkan pada tahu 1831 berjudul Notre-Dame de Paris atau dikenal
dengan The Hunchback of Notre Dame.

14. L'Opra (arondisemen 9, tepi kanan) adalah daerah di sekitar Opra Garnier
yang menjadi rumah bagi pusat perbelanjaan dan kantor terpadat di Paris.
Beberapa contohnya seperti Printemps dan Galeries Lafayettegrands
magasins (pusat perbelanjaan), dan kantor perusahaan finansial di Paris
seperti Crdit Lyonnais dan American Express.

15. Quartier Latin (arondisemen 5 dan 6, tepi kiri) adalah pusat pendidikan abad
ke-12 yang merentang antara Place Maubert di Tepi Kiri dan kampus
Sorbonne. Terkenal untuk atmosfer yang damai dan banyak bistro. Dengan
pendirian pendidikan tinggi, seperti cole Normale Suprieure, ParisTech dan
kampus universitas Jussieu menjadikannya pusat pendidikan besar di Paris,
yang juga menyumbang pada atmosfernya.

16. Faubourg Saint-Honor (arondisemen 8, tepi kanan) adalah salah satu


distrik fashion besar di Paris, rumah bagi label seperti Herms dan Christian
Lacroix.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 9


Gambar 3. Kota meluas dari kiri Sungai Seine

Gambar 4. Pembagian pinggiran Kota sesuai Fungsi

Berbagai pembagian fungsi setiap sudut yang melingkari dengan


bentuk pola transportasi yang memiliki pusat kota dengan mempengaruhi
berbagai perkembangan dari berbagai aktivitas dan membentuk titik pusat
kota lainnya. Menjadikan Paris sebagai penghubung dan pusat perdagangan
internasional.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 10


Gambar 5. Panorama Kota Paris di malam hari

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 11


BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan

Bisa disimpulkan bahwa pola kota dengan jaringan radial kosentris


meluas hingga pinggiran dimana menghubugkan kegiatan ekonomi yang
integritas dengan kota lainnya dan dapat mengembangkan wilayah urban
lainnya.
Peran Paris sebagai sebuah pusat kota yang telah menyebabkan
pertumbuhan dan berbagai perkembangan fisik sangat cepat sepanjang
sejarahnya dan terus tumbuh hingga sekarang. Berdasarkan sejarahnya Paris
berkembang ke bagian kiri mengikuti sungai Seine. Pada masa Louis XVI kota
paris semakin berkembang dan serta adanya perbaikan jalan dan akhirnya
dibukanya wilayah-wilayah baru dan memperluas Kota Paris hingga ke
pinggirannya. Titik pusat lingkaran kota terletak di Place de Itoide yang
membentuk sehingga kota meluas dan menghubungkan jalan yang membentang
dalam garis lurus dari pusat kota.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 12


DAFTAR PUSTAKA

Cenya. (2008, 08 05). Sejarah kota Paris.


hermosa, m. e. (2010, September 3). Perkembangan Morfologi kota Paris. hal. 1.
Vous, C. (2008). Perkembangan Kota Paris. Faites Comme Chez Vous, 2.

ARSITEKTUR KOTA DAN PEMUKIMAN 1 13