Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS JURNAL

Prospek Tanaman Obat sebagai Antihepatitis

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Sistem Digestive

Oleh :
Aan Dwi Putri Amalia 151001048

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN


STIKES PEMKAB JOMBANG
2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya
kepada penyusun, sehingga dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul
Prospek Tanaman Obat sebagai Antihepatitis ini tepat pada waktunya.
Penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan
membantu dalam pembuatan makalah ini. Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih
jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua pihak yang membangun
penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, penyusun ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan
serta dalam penyusunan makalah ini dari awal hingga akhir.

Jombang, 11 Februari 2017

Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL............................................................................
KATA PENGANTAR...............................................................................
DAFTAR ISI.............................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.........................................................................
1.2 Tujuan......................................................................................
1.3 Manfaat....................................................................................

BAB 2 ISI JURNAL


2.1 Judul Jurnal..............................................................................
2.2 Penulis/Peneliti........................................................................
2.3 Nama Jurnal.............................................................................
2.4 Ringkasan Jurnal......................................................................
BAB 3 PEMBAHASAN
3.1 Analisis Jurnal..........................................................................
3.2 Kelebihan dan Kekurangan Jurnal...........................................
3.3 Implikasi Keperawatan............................................................
BAB 4 PENUTUP
4.1Kesimpulan...............................................................................
4.2 Saran........................................................................................
LAMPIRAN.............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA................................................................................

BAB I .PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hepatitis virus akut merupakan penyakit infeksi yang penyebarannya luas dalam
tubuh walaupun efek yang menyolok terjadi pada hepar. Telah ditemukan 5 kategori virus
yang menjadi agen penyebab yaitu Virus Hepatitis A (HAV), Virus Hepatitis B (HBV),
Virus Hepatitis C (HVC), Virus Hepatitis D (HDV), Virus Hepatitis E (HEV).

Hepatitis adalah suatu peradangan pada hati yang terjadi karena toksin seperti; kimia
atau obat atau agen penyakit infeksi (Asuhan keperawatan pada anak, 2002; 131)

Hepatitis adalah keadaan radang/cedera pada hati, sebagai reaksi terhadap virus, obat
atau alkohol (Ptofisiologi untuk keperawatan, 2000;145).

Hepatitis virus akut meupakan penyakit infeksi yang penyebarannya luas dalam tubuh
walaupun efek yang menyolok terjadi pada hati dgn memberikan gambaran klinis yang
mirip yang dapat berfariasi dari keadaan subklinis tanpa gejala hingga keadaan infeksi
akut yang fatal. (Sylvia A. price, 1995; 439).

Penyebab dan factor resiko terjadinya hepatitis A,B,C,D,E antara lain : Hepatitis A
(Ditularkan melalui jalur fekal oral, sanitasi yang jelek, kontak antara manusia,
dibawah oleh air dan makanan. Infeksi ini mudah terjadi didalam lingkungan dengan
higiene dan sanitasi yang buruk dengan penduduk yang sangat padat), Hepatitis B
(Ditularkan melalui parenteral atau lewat dengan karier atau penderita infeksi akut,
kontak seksual dan fekal-oral. Penularan perinatal dari ibu kepada bayinya, dapat terjadi
juga faktor resiko bagi para dokter bedah, pekerja laboratorium, dokter gigi, perawat dan
terapis respiratorik, staf dan pasien dalam unit hemodialisis serta onkologi laki-laki
biseksual serta homoseksual yang aktif dalam hubungan seksual dan para pemaki obat-
obat IV juga beresiko), Hepatitis C (Ditularkan melalui jalur parenteral dan kemungkinan
juga disebabkan juga oleh kontak seksual. Faktor resiko hampir sama dengan hepetitis
B), Hepatitis D (Penularannya terutama melalui serum dan menyerang orang yang
memiliki kebiasaan memakai obat terlarang dan penderita hemofilia. Faktor resiko
hepatitis D hampir sama dengan hepatitis B), Hepatitis E (Penularan virus ini melalui
jalur fekal-oral, kontak antara manusia dimungkinkan meskipun resikonya rendah.
Faktor resiko perjalanan kenegara dengan insiden tinggi hepatitis E dan makan makanan,
minum-minuman yang terkontaminasi).
Gejala pada hepatittis dibedakan berdasarkan stadium, diantara lain : Stadium
praicterik berlangsung selama 4 7 hari, yaitu : Pasien mengeluh sakit kepala, lemah,
anoreksia, muntah, demam, nyeri pada otot dan nyeri diperut kanan atas urin menjadi
lebih coklat. Stadium icterik berlangsung selama 3 6 minggu, yaitu dengan gejala :
Icterus mula mula terlihat pada sklera, kemudian pada kulit seluruh tubuh, keluhan
keluhan berkurang, tetapi klien masih lemah, anoreksia dan muntah. Tinja mungkin
berwarna kelabu atau kuning muda. Hati membesar dan nyeri tekan. Stadium
pascaikterik (rekonvalesensi), yaitu : Ikterus mereda, warna urin dan tinja menjadi
normal lagi. Penyembuhan pada anak anak menjadi lebih cepat pada orang dewasa,
yaitu pada akhir bulan ke 2, karena penyebab yang biasanya berbeda.

Pada hal ini tanaman obat sebagai antihepatitis adalah tanaman yang dapat membantu
mencegah dan mengobati hepatitis, baik yang disebabkan oleh virus maupun nonvirus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman obat memiliki fungsi sebagai
antihepatisis, antara lain meniran, temu lawak, mengkudu dan pegagan. Tingginya
kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan berpengaruh pada meningkatnya
penggunaan obat antihepatitis dari bahan alam sehingga prospek obat tersebut baik dari
segi medis .

1.2 Tujuan
a) Mengetahui pengertian dari Hepatittis
b) Mengetahui penyebab dan factor resiko dari Hepatittis
c) Mengetahui gejala dari Hepatittis
d) Mengetahui pengobatan herbal dari Hepatittis
e) Mengetahui aplikasi dari penelitian pada praktik keperawatan

1.3 Manfaat
Memberikan pengetahuan bagi pembaca mengenai Hepatittis dan pengobatan herbal,
serta bagaimana aplikasi yang dapat diterapkan dari penelitian tersebut pada praktik
keperawatan.

BAB 2. ISI JURNAL

2.1 Judul Jurnal


Adapun judul jurnal yang saya diskusikan, yaitu : Prospek Tanaman Obat sebagai
Antihepatitis
2.2 Penulis/Peneliti
Penulis jurnal ini berjumlah satu orang ,yaitu : Nanang Yunarto
2.3 Nama Jurnal
Adapun nama jurnal yang saya diskusikan, yaitu : Jurnal Kefarmasian Indonesi
2.4 Ringkasan Jurnal