Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN

DINAS PEKERJAAN UMUM


Jl. Poros Langara - Lampeapi
LAN G AR A

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PEKERJAAN SWAKELOLA

PENGGUNA ANGGARAN : ..

SATKER/SKPD : DINAS PEKERJAAN UMUM BIDANG CIPTA KARYA

NAMA PPK : ..

NAMA PEKERJAAN : PERENCANAAN PEMBANGUNAN INTAKE DAN

JARINGAN AIR BERSIH

TAHUN ANGGARAN 2016


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PEKERJAAN SWAKELOLA
PEKERJAAN : PERENCANAAN PEMBANGUNAN /REHABILITASI AIR BERSIH

1. LATAR : Air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi kualitas dan
BELAKANG keberlanjutan kehidupan manusia. Perencanaan Pembangunan Intake dan
Jaringan Air Bersih yang merupakan tanggung jawab Pemerintah dan
Pemerintah Daerah diselenggarakan dalam rangka mewujudkan
kesejahteraan masyarakat dengan menjamin kebutuhan pokok air minum
masyarakat yang memenuhi syarat kualitas, syarat kuantitas, dan syarat
kontinuitas

Pada hakekatnya, alam telah menyediakan air minum yang dibutuhkan,


namun demikian desakan pertumbuhan penduduk yang tidak merata serta
aktivitasnya telah menimbulkan berbagai dampak perubahan tatanan dan
keseimbangan lingkungan. Air yang ada terganggu jumlah dan kualitasnya
sehingga tidak lagi layak dikonsumsi secara langsung. Diperlukan prasarana
dan sarana air minum untuk merekayasa agar air yang disediakan alam
dapat aman dan sehat dikonsumsi.

Perencanaan Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih dilakukan secara


terpadu, Keterpaduan tersebut dimulai dari penyusunan kebijakan dan
strategi serta tahapan-tahapan penyelenggaraan yang meliputi tahapan
perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian/ pengelolaan,
pemeliharaan dan rehabilitasi serta pemantauan dan evaluasi.
Penyelenggaraan Perencanaan Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih
melibatkan berbagai unsur yaitu BUMN, BUMD, koperasi, badan usaha, dan
masyarakat. Agar diperoleh suatu penanganan sistem yang memberikan
pelayanan optimal, diperlukan penyelenggaraan secara terpadu dan
bersinergi antar sektor, antar daerah, serta masyarakat, termasuk dunia usaha.

Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan telah melakukan berbagai


macam program pembangunan bidang penyediaan air minum, output
pelaksanaan program pembangunan tersebut telah dapat dinikmati oleh
masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan. namun untuk keberlanjutan
program pembangunan air minum di Kabupaten Konawe Kepulauan, perlu
adanya Perencanaan Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih

2. MAKSUD DAN : a. Maksud


TUJUAN Maksud pengadaan pekerjaan swakelola adalah melaksanakan
Perencanaan Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih, guna
menyiapkan dokumen tender untuk pelaksanaan Perencanaan tersebut

b. Tujuan
Tujuan dari pengadaan swakelola Tujuan dari Kegiatan Perencanaan
Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih adalah sebagai berikut :
1. Tersedianya gambar rencana dan spesifikasi teknis Perencanaan
Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih
2. Tersedianya Engineer Estimate (EE) untuk rujukan perhitungan
Owner Estimate (OE) dan / atau Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
Rencana Anggaran Biaya (RAB).
3. Tersedianya dokumen tender pengadaan kontraktor untuk
melaksanakan kegiatan Perencanaan Pembangunan Intake dan
Jaringan Air Bersih.
4. Tersedianya dokumen rujukan pelaksanaan kegiatan Perencanaan

3. TARGET/ : Target/sasaran yang ingin dicapai dalam pengadaan pekerjaan swakelola


SASARAN Sasaran akhir kegiatan adalah tercapainya pelaksanaan kegiatan fisik
Perencanaan Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih secara tepat
mutu, tepat waktu, tertib administrasi dan keuangan

4. NAMA : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan


ORGANISASI pekerjaan swakelola:
PENGADAAN
KONSULTANSI a. K/L/D/I : Bidang Cipta Karya
b. Satker/SKPD : Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe Kepulauan
c. PPK : ..

5. SUMBER DANA : a. Sumber Dana :


DAN
Perkiraan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pelaksanaan kegiatan adalah
PERKIRAAN
sebesar Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah), yang pembayarannya
BIAYA
dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bidang Cipta
Karya, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun
Anggaran 2016

b. Total perkiraan biaya yang diperlukan :


Rp. 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupiah)

6. RUANG : a. Ruang lingkup pengadaan pekerjaan swakelola mencakup hal-hal sebagai


LINGKUP, berikut:
LOKASI
PEKERJAAN, 1. Pengumpulan data:
FASILITAS Debit mata air dan debit periodik.
PENUNJANG Analisis kebutuhan air bersih di daerah di sekitar mata air.

2. Menentukan lokasi mata air:


Posisi dan elevasi bak penampungan utama dan bak bagi untuk
kebutuhan air bersih di sekitar lokasi mata air, yang dapat
mengalirkan secara gravitasi ke calon lokasi daerah layanan.

3. Desain sistem penyadapan:


Peyadapan mata air, penampungan dan pendistribusian mata air.

4. Memetakan jalur perpipaan:


Jalur dari mata air ke bak penampungan utama dan menghitung
panjang kebutuhan perpipaan dan assesorisnya.

5. Menentukan sistem perpipaan:


Dari mata air ke bak penampungan utama secara optimal dan
ekonomis, meliputi tipe dan spesifikasi, diameter perpipaan dan
assesorisnya, kapasitas penampungan.

6. Membuat perkiraan biaya pembangunan.

b. Lokasi pengadaan pekerjaan swakelola Kegiatan Perencanaan


Pembangunan Intake dan Jaringan Air Bersih ini dilaksanakan tersebar di
Kabupaten Konawe Kepulauan;

c. Fasilitas penunjang yang disediakan oleh PA/KPA/PPK (apabila


diperlukan);

7. JANGKA WAKTU : Jangka waktu pelaksanaan pengadaan pekerjaan swakelola 30 hari/bulan,


PELAKSANAAN terhitung sejak

8. TENAGA KERJA : Tenaga kerja upah borongan dan/ atau tenaga ahli perseorangan yang
DAN/ ATAU diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan swakelola :
TENAGA AHLI
PERSEORANGAN No Tenaga Ahli Pengalaman Keterangan
1. S1 Arsitektur 5 Tahun Koordinator
2. D3 Arsitektur 3 Tahun Juru Gambar/Drafter
3. D3 Arsitektur 3 Tahun Surveyor

9. BAHAN/ : Bahan/material dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan


MATERIAL DAN pengadaan pekerjaan swakelola (apabila diperlukan)
PERALATAN

10 KELUARAN/ : Keluaran/produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan pekerjaan


PRODUK YANG swakelola :
DIHASILKAN 1. Dokumen gambar rencana teknis
2. Dokumen spesifikasi teknis
3. Dokumen Bill Of Quantity (BOQ) dan / atau Engineer Estimate (EE)
4. Dokumen RKS (Rencana Kerja Dan Syarat)

11 SPESIFIKASI : Spesifikasi teknis pekerjaan konstruksi , meliputi :


TEKNIS a. Ketentuan penggunaan bahan/material yang diperlukan;
PEKERJAAN b. Ketentuan penggunaan peralatan yang diperlukan ;
KONSTRUKSI c. Metode kerja/ prosedur pelaksanaan pekerjaan;
d. Ketentuan gambar kerja (apabila diperlukan);;
e. Ketentuan perhitungan prestasi pekerjaan;
f. Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi;
g. Ketentuan mengenai penerapan manajemen K3 konstruksi (Keselamatan
dan kesehatan kerja);
h. Dll yang diperlukan

., 201

PA/KPA ..
..

.
NIP. .

Anda mungkin juga menyukai