Anda di halaman 1dari 5

TATA TERTIB LATIHAN

Janji setia anggota PSHT dengan penuh kesadaran kami berjanji :

  • 1. Saya sebagai anggota PSHT akan senantiasa berbakti kepadaTuhan YME, orang tua, dan guru / pelatih.

  • 2. PSHT bagiku adalah sarana untuk mendewasakan jasmanidan rohani oleh karena ituharus dijaga dan diselamatkan keharuman namanya.

  • 3. Kami sebagai anggota PSHT akan senantiasa disiplin, patuh dan setia pada peraturan dan tata tertib serta kewajiban yang diinstruksikan pimpinan.

  • 4. Kami sebagai anggota PSHT akan saling antar anggota dengan penuh kesadaran.

  • 5. Kami sebagai anggota PSHT akan selalu patuh dan disiplin dalam berlatih.

  • 6. Kami sebagai anggota PSHT akan memupuk rasa rendah hati dan patuh cinta kasihterhadap manusia umumnya, dan organisasi khususnya.

  • 7. Kami tidak akan sombong dalam menggunakan pengetahuan PSHT disembarang tempat. Demikian janji kami, biarlah saudara tua kami yang hadir menjadi saksi dan biarlah Tuhan YME menyertai dan member tuntunan. Amin….

TUJUAN MASUK PSHT

Tujuan masuk PSHT secara umum yaitu sebagai berikut :

  • 1. Mencari persaudaraan

  • 2. Mempelajari ilmu-ilmu PSHT

  • 3. Mengembangkan ilmu-ilmu PSHT bila menjadi warga.

Adapun tujuan secara khususnya adalah “ Ingin menjadi manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah serta berbakti kepada Tuhan YME “.

MATERI YANG DIAJARKAN DALAM PSHT

  • 1. Persaudaraan Ikatan tali batin antar manusia satu dengan yang lainnya yang

tidak dapat dipisahakan oleh suatu hal apapun.

  • 2. Olah Raga Membentuk kelenturan otot-otot kita supaya menjadi sehat dan kuatagar tidak mudah terserang penyakit (karena tubuh kita

adalah titipan dari Tuhan YME).

  • 3. Kesenian Seni itu keindahan yang mana jika gerakan Solospel digerakkan

dan diolaah sedemikian rupa maka akan kelihatan indah.

  • 4. Bela Diri Unsur suatu pencak atau seni yang mana jika kita gerakkan

akan mempunyai tenaga yang dasyat yang berguna untuk

membela diri.

  • 5. Kerohanian / Kebatinan Suatu tuntutan kejiwaan untuk pasrah diri kepada Al-kholiq untuk

kesempurnaan hidup di dunia dan di akhirat.

FALSAFAH PSHT

Falsafah PSHT yaitu sebagai berikut :

  • 1. Manusia dapat dihancurkan

  • 2. Manusia dapat dimusnahkan

  • 3. Manusia dapat dimatikan

Tetapi manusia tidak dapat dikalahkan apabila manusia itu masih percaya pada dirinya sendiri ( ber SH ).

SEMBOYAN ORANG PSHT

Musuh jangan dicari, juga kalau ada musuh jangan lari. Berdasarkan

benar kita berani, dan takut karena salah.

PRINSIP ORANG PSHT

Ngalah, Ngaleh, Ngamuk.

  • 1. Ngalah Kalau ada masalah yang melibatkan kita dengan orang lain,

sebagai orang PSHT kita lebih diutamakan untuk mengalah.

  • 2. Ngaleh Apabila kita sudah mengalah lantas orang tersebut masih

mengganggu kita, sebagai orang PSHT kita dianjurkan untuk

menghindar dari orang tersebut.

  • 3. Ngamuk Apabila setelah menghindar kita masih diganggu, kita wajib

membela diri,.

DELAPAN SIFAT ORANG PSHT

  • 1. Tidak Sombong Sombong berarti menyombongkan atau menyekutukan diri dari Tuhan ( tidak setia).

  • 2. Sederhana Manausia tidak punya apa-apa2 atau manusia sedkedar pelaku.

  • 3. Berani Berani karna benar, takut karna salah. Segalanya ada di tangan Tuhan / manusia sekedar pelaku.

Dapat mengendalikan nafsu / welas asih / mau member pengampunan cepak pangapurone untuk tahan wuji.

  • 5. Mencintai Alam Semesta dan Seisinya. Alam ini milik tuhan dan mempunyai fungsi tersendiri yang semuanya saling membutuhkan.

  • 6. Ikhlas Tau menempatkan diri di setiap keadaan, tidak pernah mengeluh, tahan dalam cobaan ( karna Tuhan akan selalu menyertai ummatnya).

  • 7. Aktif Siap membantu yang lemah mendahulukan kepentingan orang lain dari pada kepentingan pribadi.

  • 8. Jujur Tulus ikhlas, sadar bahwa dalam menghayati hidup ini tidak ada gunanya berlaku tidak jujur.

SIFAT MANUSIA SECARA UMUM

  • 1. Malas bekerja secara mati-matian

  • 2. Mudah hanyut dalam sebuah peristiwa

  • 3. Takut pada gelombang massa

  • 4. Malu mengkritik diri sendiri

  • 5. Mudah percaya pada tokoh-tokoh terkenal

  • 6. Takut melikul resiko / akibat.

ARTI LUBANG 5 PADA BAJU / SAKRAL

  • 1. Dasar materi yang diajarkan dalam PSHT

  • 2. Dasar Negara (Pancasila)

  • 3. Dasar Rukun Islam.

SEJARAH PSHT

Pada tahun 1874 lahirseorang yang bernama Muh. Masdan atau disebut juga Ki Ageng Surodiwiryo, ia anak dari Ki Ngabehi Suromiharjo, pengawal mantra cacar di Ngimbang, Jombang. Pada usia 14 tahun dia ikut wedhono di Wonokromo, dan ketika berumur 15 tahunia ikut berlatih Pencak Silat di Pondok Gede Tebu Ireng (Jombang). Pada tahun 1895 ia pindah ke Betawi (Jakarta), kemudian pindah ke Bengkulu (Sumatra) menjadi wakil asisten residen kemudian pindah ke Padang (Sumatra) disana ia juga belajar Pencak Silat di daerah setempat. Beberapa waktu kemudian pindah ke Aceh kemudian ke Luar Negeri daerah Belanda tahun 1896. Pada tahun 1902 ia kembali ke Surabaya bekerja sebagai polisi berpangkat mayor. Tahun 1903 ia mendirikan suatu perkumpulan yang bernama SEDULUR TUNGGAL KECER di Tambak Grising dengan permainan Pencak Silatnya bernama JOYO GENDELO. Tahun 1916 pindah ke Madiun dan tahun 1917 mendirikan SETI HATI di Winongo, Madiun, agar para warganya mempunyai kepribadian Nasional yang kuat sebab pada waktu itu bangsa Indonesia sedang dijajah Bangsa Belanda. Untuk mengembangkan Pencak Silat tersebut Ki Ageng Surodiwiryo mempunyai murid seperti : Bp. Harjo Utomo, Bp. Munandar, Bp. Kusnindar dan Bp. Mustejo. Dengan meningkatkan kesadaran bangsa yang kuat dan merdekatahun 1922 Bp. Harjo Utomo merubah perkumpulan tersebut menjadi Organisasi Persaudaraan Setia Hati (PSH). Bp. Harjo Utomo

seorang swasta atau seorang progresif (penentang belanda) pernah ditangkap Belanda di Ndigol selama 4 Tahun. Maka selama organisasi PSH berkembang antara Ki Ageng Surodiwiryo dengan Bp. Harjo Utomo terjadi salah paham, perkumpulan Bp. Harjo Utomo mengalami perubahan nama SHPSC berubah lagi menjadi SHM dan ternyata banyak mendapat dukungan dari para pemuda. Pusat

perkumpulan tersebut di Pilang Bangau, Madiun. Jum’at legi 10 November 1944 Ki Ageng Surodiwiryo wafat, di

makamkandi Winongo, Madiun. Perkumpulan tersebut merupakan organisasi 4 tahun sekali diadakan Kongres/Mubes. Lewat Kongres

1947 sesuai dengan usul Bp. Suratmo dari Jakarta organisasi SH ditambah TERATE menjadi “ PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE” atau PSHT

Yang berkembang selama ini materinya hanya jurus saja oleh Bp. Irsyad dari Bandung diberikan Senam. Cermin dari tujuan dasar isi PSHT maka dibuatkan Lambang mengandung arti dan hikmah tertentu. Bp. Kusnindar adalah kakek dari ibu Raden Muh. Imam Koesupangat, Bp. Mustedjo adalah Bupati Malang dan dia juga adalah Paman dari Raden Muh. Imam Koesupangat. Raden Muh. Imam Koesupangat menjadi warga PSHT pada tahun 1949. Bp. Hardjo Utomo wafat pada tanggal 13 April 1932 jam 12 malam di Pilang Bangau, Madiun

ARTI BED / LAMBANG PSHT

1. Segi Empat 4 Kiblat 5 Pancer, maksudnya Warga PSHT tidak mudah / tidak dapat dibingungkan
  • 1. Segi Empat 4 Kiblat 5 Pancer, maksudnya Warga PSHT tidak mudah / tidak dapat dibingungkan oleh arah mata angin (Timur, Barat, Selatan, Utara).

  • 2. Dasar Hitam Maksudnya, hitam adalah lambing kekekalan karna itu ilmu PSHT tidak akan mudah hangus / hilang dan ilmu PSHT akan kekal abadi (langgeng) dan sifat orang PSHT dengan kesadaran.

  • 3. PersaudaraaN Setia Hati Terate

Persaudaraan pada BED PSHT ditulis dengan kata Persaudaraan bukan

perguruan,itu maksudnya dalam PSHT yang diutamakan

adalah Persaudaraan antar Warga / Anggotanya. Setia Hati Setia berarti percaya / yakin, Hati adalah bagian daridiri kita

yang selalu berkiblat kepada ALLAH jadi maksud dari Setia

Hati yaitu yakin, percaya pada hati nurani atau diri pribadi. Adapun Setia mempunyai arti :

  • a. Setia pada tanggung jawab

  • b. Setia pada kejujuran

  • c. Setia pada tanggung jawab apa yang diperbuat

  • d. Setia pada janji

Adapun Hati mempunyai arti :

  • a. Hati yang suci

  • b. Hati itu selalu benar

  • c. Hati itu tidak pernah salah

  • d. Hati itu jujur

  • e. Hati itu berjiwa bersih

Terate Diambilnya bunga Terate sebagai nama dari PSHT

disebabkan karena bungan Terate adalah bunga yang dapat hidup diberbagai tempat atau bungan Terate juga merupakan bunga suci yang digunakan dalam upacara – upacara ritual. Dalam BED terdapat 3 tingkatan bunga Terate

  • a. Bunga Terate Mekar Sempurna, melambangkan orang kaya / Ningrat.

  • b. Bunga Terate setengah mekar, melambangkan priyayi, menengah.

  • c. Bunga Terate kuncup, melambangkan orang biasa atau

kebanyakan. Maksud digambarkan 3 tingkatan yaitu dalam PSHT tidak

mengenal adanya perbedaan kasta, baik kaya, sedang, miskin semua sama derajatnya, sama-sama sebagai saudara. Maksud Bunga Terate juga berarti orang PSHT dapat hidup dimana-mana serta dapat menempatkan diri atau dengan kata lain :

  • a. Kumpul orang kaya tidak terlihat kemiskinannya

  • b. Kumpul orang miskin tidak terlihat kekayaannya

  • c. Kumpul orang pandai tidak terlihat bodohnya

  • d. Kumpul orang bodoh tidak terlihat kepandainya

Bunga Terate adalah bunga yang megah dan indah oleh

karena itu orang PSHT bagaimanapun wujudnya harus simpatik dan berwibawa.

PRA SETIA PESILAT INDONESIA

  • 1. Kami pesilat Indonesia adalah warga Negara yang taat kepada tuhan yang maha esa dan berbudi pekerti luhur.

  • 2. Kami pesilat Indonesia adalah warga Negara yang membela dan mengamalkan pancasiladan UUD 1945.

  • 3. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang cinta tanah air dan bangsa Indonesia.

  • 4. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan bangsa.

  • 5. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang senantiasa mengejar kemajuan dan kepribadian Indonesia.

  • 6. Kemi pesilat Indonesia adalah kesatria yang senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan.

  • 7. Kami pesilat indonesiaadalah kesatria yang tahan dalam menghadapi cobaan dan godaan.