Anda di halaman 1dari 1

Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan yang positif

dan signifikan antara IMT ayah dengan obesitas, tetapi tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara IMT ibu dengan obesitas. Hal ini
menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT ayah maka akan semakin tinggi
terjadinya obesitas pada anak.
Menurut Hidayat, Irawan, Hidayat (2009), 80% anak akan menjadi
obesitas apabila kedua orangtua obesitas. 40% anak akan menjadi obesitas
apabila salah satu orangtua obesitas. Kejadian obesitas menjadi 14% apabila
kedua orangtua tidak obesitas. Hal ni disebabkan karena factor genetic
menentukan jumlah sel lemak dalam lemak yang berjumlah besar yang
diturunkan kepada bayi.

USIA
Salah satu penyebab kegemukan adalah pola makan tidak seimbang,
kelebihan kalori akibat mengkonsumsi gula sementara kelebihan protein di
picu banyak konsumsi susu tinggi lemak (full cream). Pada anak penyebab
yang sering terjadi adalah seperti makanan tambahan diberikan terlalu dini,
pemberian pengganti asi yang berlebihan dan suka ngemil. Kelompok umur
49-59 bulan lebih banyak mengalami obesitas karena kelompok umur 49-59
bulan lebih banyak mengenal jenis makanan dan lebih bisa menentukan
jenis makanan sehingga menyebabkan balita lebih cenderung mengkonsusi
unhealthy food.

JENIS KELAMIN
Obesitas lebih banyak terjadi pada anak perempuan dibandingkan
dengan anak laki-laki karena menurut WHO anak perempuan lebih
cenderung mengalami peningkatan lemak sehingga lebih mudah terjadi
obesitas.