Anda di halaman 1dari 2

Definisi bahasa menurut para ahli (definition of language according to linguist)

1. W. N. Francis (1958:13) defines language as an arbitrary system of articulated sound made use by
a group of humans as a meant of carrying on the affairs of their society.
(mendefinisikan bahasa sebagai sistem yang berubah-ubah dari artikulasi suara yang dibuat dan
digunakan oleh sekelompok manusia yang berarti membawa pada urusan masyarakat mereka).
2. Finocchiaro (1974):3) state that language is a system of arbitrary, vocal symbol which permits all
people in a given culture, or other people who have learned the system of that culture, to
communicate or to interact.
(menyatakan bahwa bahasa adalah sistem yang berubah-ubah, simbol vokal yang memungkinkan
semua orang di suatu budaya tertentu, atau orang lain yang telah belajar sistem budaya itu, untuk
berkomunikasi atau berinteraksi).
3. Pei & Gaynor (1954:119) state that language is a system of communication by sound, i.e. through
the organs of speech and hearing, among human beings of a certain group or community, using
vocal symbols possessing arbitrary conventional meaning.
(menyatakan bahwa bahasa adalah sistem komunikasi dengan suara, yaitu melalui organ
berbicara dan mendengar, antara manusia dari kelompok atau komunitas tertentu, dengan
menggunakan simbol-simbol vokal yang memiliki arti konvensional yang berubah-ubah).
4. Wardhaugh (1972:3) defines language as a system of vocal symbols used for human
communication.
(Mendefinisikan bahasa sebagai sebuah sistem simbol-simbol vokal yang digunakan manusia
dalam berkomunikasi).
5. Greene (1972:25) state that language is the set of all possible sentences; and the grammar of a
language is the rules which distinguish between sentences and non-sentences.
(menyatakan bahwa bahasa adalah himpunan semua kalimat yang mungkin; dan tata bahasa
(grammar) dari sebuah bahasa adalah aturan-aturan yang membedakan antara kalimat dan non-
kalimat).
6. Chomsky (1957:13) defines language as a set (finite or infinite) of sentences, each finite in length
and constructed out of a finite set of elements.
(mendefinisikan bahasa sebagai himpunan (terbatas atau tak terbatas) dari kalimat, masing-
masing terbatas dalam panjang dan dibangun dari himpunan elemen-elemen terbatas).

7. A. A. Hill (1958:9) describe language as the primary and most highly elaborated form of human
symbolic activity.
(menjelaskan bahasa sebagai bentuk primer dan sangat menguraikan bentuk dari aktivitas simbolik
manusia).
8. Charles F. Hockett (1958:137-138), a language is a complex system of habits. This system can
broken down into five principal subsystem:
a. The grammatical system
b. The phonological system
c. The morphophonemic system
d. The semantic system
e. The phonetic system
(bahasa adalah sebuah sistem yang kompleks dari kebiasaan. Sistem ini dapat dipecah menjadi
lima subsistem utama:
a. Sistem tata bahasa
b. Sistem fonologi
c. Sistem morfofonemik
d. Sistem semantik
e. Sistem fonetik)