Anda di halaman 1dari 20

TIM PENGEMBANG KURIKULUM

URAIAN (TPK)
SMA NEGERI 2
TUGAS BANJARBARU

DINAS PENDIDIKAN KOTA TAHUN


BANJARBARU PELAJARAN
PROPINSI KALIMANTAN SELATAN 2010 - 2011

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
URAIAN TUGAS
TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK)
SMA NEGERI 2 BANJARBARU TAHUN PELAJARAN 2010 2011

A. STANDAR ISI
1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis Standar Isi
sekurang-kurangnya berisi tentang: uraian kegiatan, sasaran, pelaksana kegiatan,
dan waktu/jadwal pelaksanaan, yang mencakup kegiatan:
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (rambu-rambu dan Instrumen
pengumpulan dan pengolahan informasi/pemetaan SK dan KD), dengan
memperhatikan ketentuan-ketentuan yang relevan;
b. Pengkajian kerangka dasar, struktur kurikulum, beban belajar dan kalender
pendidikan;
c. Pengkajian/analisis SK dan KD (Tujuan, Ruang Lingkup, pemetaan SK dan KD);
d. Penyusunan draf hasil analisis dan pemetaan SK dan KD;
e. Pembahasan, penyempurnaan dan finalisasi hasil analisis dan pemetaan SK dan
KD;
f. Penandatanganan hasil analisis dan pemetaan SK dan KD;
g. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis dan pemetaan SK dan KD

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas kepada MGMP sekolah
untuk melakukan analisis SK dan KD sesuai mata pelajaran masing-masing;

3. Ketua TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas kepada anggota
tim untuk melakukan pengkajian kerangka dasar, struktur kurikulum, beban belajar
dan kalender pendidikan sebagai bahan dalam penyusunan KTSP (dokumen I), dan
kepada MGMP SMA untuk melakukan pengkajian/pemetaan SK dan KD sebagai
bahan penyusunan silabus dan RPP;

4. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menganalisis standar isi mencakup :


a. Analisis kerangka dasar yang meliputi analisis kelompok mata pelajaran,
analisis prinsip pengembangan kurikulum dan analisis prinsip pelaksanaan
kurikulum;
b. Analisis struktur yang meliputi analisis struktur kurikulum kelas X, analisis
struktur kurikulum kelas XI dan XII;
c. Analisis beban belajar yang meliputi analisis jumlah jam pembelajaran per
minggu, jumlah minggu efektif per tahun ajaran, waktu pembelajaran per
tahun, dan pengaturan waktu untuk tatap muka, penugasan terstruktur dan
kegiatan mandiri tidak terstruktur;
d. Analisis kalender pendidikan yang meliputi analisis pengaturan waktu untuk
kegiatan pembelajaran peserta didik selama tahun ajaran yang mencakup
permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif
dan hari libur;

5. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru, Kepala Sekolah, dan Guru/MGMP sekolah bersama
melakukan reviu dan revisi draf hasil analisis, berupa :

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
a. Hasil pengkajian kerangka dasar, struktur kurikulum, beban belajar dan
kalender pendidikan;
b. Peta kompetensi yang mencakup SK, KD, tahapan berfikir setiap KD, indikator
pencapaian, tahapan berfikir indikator pencapaian, materi pokok, ruang
lingkup SK-KD, alokasi setiap indikator

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru dan Guru/MGMP sekolah menyempurnakan dan


memfinalkan hasil analisis, sesuai dengan tugas masing-masing;

7. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan hasil analisis kepada guru mata pelajaran dan pihak lain yang
memerlukan

B. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN


1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis standar
kompetensi lulusan sekurang-kurangnya berisi tentang : uraian kegiatan, sasaran,
pelaksana kegiatan, dan jadwal pelaksanaan, meliputi kegiatan :
a. Penyusunan rambu-rambu analisis SKL
b. Penyiapan bahan dan pelaksanaan analisis SKL
c. Pembahasan, penyempurnaan, dan finalisasi hasil analisis SKL
d. Penandatanganan dokumen hasil analisis SKL
e. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis SKL

2. TPK bersama wakil kepala sekolah menyusun rambu-rambu pelaksanaan analisis


SKL;

3. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan analisis kelompok mata pelajaran dengan
fokus kajian pada keterkaitan Kelompok Mata Pelajaran dengan aspek dan bentuk
penilaiannya;

4. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru bersama kepala sekolah dan wakil kepala sekolah
serta guru/MGMP sekolah membahas dan mereviu 3 (tiga) naskah draf hasil analisis
standar kompetensi lulusan;

5. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru memfinalkan hasil analisis Standar Kompetensi


Lulusan Kelompok Mata Pelajaran;

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru bersama wakil kepala sekolah menyusun hasil
pemetaan keterlaksanaan analisis SKL;

7. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru dan wakil kepala sekolah menggandakan sesuai
kebutuhan dan mendistribusikan hasil analisis SKL kepada guru mata pelajaran dan
pihak lain yang memerlukan.

C. STANDAR PROSES
1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis proses sekurang-
kurangnya berisi tentang uraian kegiatan, sasaran, pelaksana kegiatan dan
waktu/jadwal pelaksanaan, yang mencakup kegiatan :
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (panduan/rambu-rambu dan
instrumen);

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
b. Pengkajian/analisis standar proses;
c. Penyusunan draf hasil analisis;
d. Pembahasan, penyempurnaan, dan finalisasi hasil analisis;
e. Penandatanganan hasil analisis;
f. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas kepada seluruh anggota
tim;

3. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melaksanakan analisis standar proses mencakup :


a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (Panduan/rambu dan instrumen
mengacu pada penjelasan pd bagian F butir 9 s/d 20);
b. Pengkajian/analisis standar proses, sesuai dengan panduan/rambu pelaksanaan
analisis, melalui pengkajian kondisi ideal, kondisi riil, untuk menentukan
kesenjangan dan rencana tindak lanjut (berdasarkan skala prioritas);
c. Penyusunan draf laporan hasil analisis standar proses.

4. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru bersama kepala sekolah dan guru/dewan guru
membahas draf laporan hasil analisis;

5. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyempurnakan dan memfinalkan laporan hasil


analisis;

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan hasil analisis kepada dewan guru, komite sekolah, dan pihak lain
yang memerlukan.

D. STANDAR PENILAIAN
1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis standar penilaian
sekurang-kurangnya berisi tentang: uraian kegiatan, sasaran, pelaksana kegiatan
dan waktu/jadwal pelaksanaan. Uraian kegiatan mencakup:
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (Panduan/rambu-rambu dan
Instrumen/format);
b. Pembahasan, penyempurnaan, dan pengesahan perangkat pendukung analisis;
c. Penyusunan draf analisis;

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
d. Pembahasan, penyempurnaan dan finalisasi hasil analisis;
e. Penandatanganan hasil analisis;
f. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas kepada anggota tim dan
MGMP sekolah untuk melakukan analisis standar penilaian;

3. TPK dan MGMP SMA Negeri 2 Banjarbaru melaksanakan analisis standar penilaian
mencakup:
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (panduan/rambu dan Instrumen),
mengacu penjelasan pada bagian F butir 5;
b. Penyusunan draf hasil analisis standar penilaian, melalui pengkajian kondisi
ideal dan kondisi riil, untuk menentukan kesenjangan dan rencana tindak lanjut
berdasarkan skala prioritas;

4. Kepala sekolah bersama TPK dan MGMP SMA Negeri 2 Banjarbaru membahas draf
hasil analisis standar penilaian;

5. TPK dan MGMP SMA Negeri 2 Banjarbaru menyempurnakan dan memfinalkan hasil
analisis standar Penilaian;

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan hasil analisis standar penilaian kepada MGMP sekolah dan pihak
lain yang memerlukan;

7. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan hasil analisis standar penilaian kepada MGMP sekolah dan pihak
lain yang memerlukan.

8. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan untuk penyusunan


pedoman penilaian SMA, sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil,
pelaksana dan jadwal pelaksanaan, mencakup kegiatan:
a. Penugasan TPK untuk menyusun Pedoman penilaian;
b. Penyusunan rencana kegiatan penyusunan Pedoman penilaian;
c. Penyusunan rambu-rambu dan identifikasi substansi pedoman penilaian;
d. Penyusunan draf pedoman penilaian;
e. Pembahasan, penyempurnaan, dan finalisasi pedoman penilaian;
f. Penandatanganan pedoman penilaian;
g. Penggandaan dan pendistribusian pedoman penilaian
9. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru mengidentifikasi komponen-komponen yang akan
termuat dalam pedoman penilaian SMA antara lain berisi:
a. Pendahuluan yang terdiri atas latar belakang, landasan, dan tujuan;
b. Mekanisme Penilaian yang terdiri atas:
1) mekanisme pelaksanaan ulangan dan ujian sekolah
2) mekanisme penilaian akhir hasil belajar 5 (Lima) Kelompok Mata pelajaran
3) mekanisme penilaian akhlak mulia
4) mekanisme penilaian kepribadian

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
5) mekanisme penilaian muatan local
6) mekanisme penilaian terhadap keikutsertaan dalam pengembangan diri
c. Prosedur penilaian yang terdiri atas:
1) Prosedur penilaian oleh pendidik
2) Prosedur penilaian oleh satuan pendidikan
3) Prosedur penilaian oleh pemerintah
d. Prosedur pengelolaan dan dokumentasi hasil penilaian belajar
1) mekanisme transparansi sistem evaluasi hasil belajar
2) mekanisme penyampaian ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya
mengenai penilaian hasil belajar
3) mekanisme pendokumentasian hasil penilaian peserta didik
4) mekanisme penggunaan hasil penilaian sebagai balikan kepada peserta didik
untuk perbaikan kegiatan pembelajaran secara berkala
5) mekanisme peninjauan program penilaian secara periodik berdasarkan data
kegagalan/kendala pelaksanaan program penilaian
e. Penutup

10. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru merumuskan draf pedoman penilaian SMA untuk
setiap komponen yang telah diidentifikasi

11. Kepala sekolah bersama TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru dan guru/MGMP melakukan
reviu dan revisi draf pedoman penilaian SMA

12. TPK sekolah memfinalkan hasil revisi pedoman penilaian SMA

13. TPK sekolah menggandakan pedoman penilaian SMA sesuai kebutuhan dan
mendistribusikan kepada dewan guru, komite sekolah dan pihak lain yang
memerlukan

14. Wakil kepala SMA bidang akademik/kurikulum bersama TPK sekolah menyusun
rencana pelaksanaan kegiatan penetapan KKM, sekurang-kurang memuat uraian
kegiatan, sasaran/hasil yang diharapkan, unsur yang terlibat, pelaksana dan jadwal
pelaksanaan, yang mencakup kegiatan:
a. Penyusunan rambu-rambu penetapan KKM;
b. Pengumpulan bahan/data pendukung pelaksanaan penetapan KKM;
c. Pelaksanaan penetapan KKM;
d. Pembahasan, penyempurnaan, dan finalisasi hasil penetapan KKM;
e. Penandatanganan dokumen hasil penetapan KKM;
f. Penggandaan dan pendistribusian hasil penetapan KKM

15. Wakil kepala SMA bidang akademik/kurikulum bersama TPK sekolah menyusun
ramburambu yang akan digunakan untuk penetapan KKM

16. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan untuk penyusunan dokumen penilaian lima
kelompok mata pelajaran sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil,
pelaksana dan jadwal pelaksanaan

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
17. TPK sekolah menyusun draf mekanisme dan prosedur penilaian lima kelompok mata
Pelajaran

18. Kepala sekolah bersama TPK sekolah dan guru/MGMP melakukan reviu dan revisi
draf dokumen penilaian lima kelompok mata pelajaran yang terdiri atas:
a. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia
b. Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian
c. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
d. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani Olahraga dan Kesehatan
e. Kelompok Mata Pelajaran Estetika

19. TPK sekolah memfinalkan dokumen hasil revisi penilaian lima kelompok mata
Pelajaran

20. TPK sekolah menggandakan dokumen penilaian lima kelompok mata pelajaran SMA
sesuai kebutuhan dan mendistribusikan kepada yang membutuhkan

21. Kepala sekolah menugaskan TPK sekolah dan guru/MGMP sekolah melaksanakan
penilaian afektif;

22. TPK sekolah dan guru/MGMP sekolah menyusun rencana kegiatan sekurang-
kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, jadwal pelaksanaan,
dan kegiatan penilaian afektif yang mencakup:
a. Penyusunan rambu-rambu pelaksanaan penilaian afektif;
b. Pengembangan perangkat penilaian afektif;
c. Pembahasan, reviu, dan finalisasi perangkat penilaian afektif per mata
pelajaran;
d. Pelaksanaan penilaian afektif per mata pelajaran.

23. TPK sekolah dan guru/MGMP sekolah menyusun rambu-rambu yang memuat
mekanisme pelaksanaan penilaian afektif;

24. TPK sekolah melakukan pembagian tugas untuk pengembangan perangkat penilaian
afektif kepada semua guru;

25. Kepala sekolah dan TPK sekolah bersama guru/MGMP sekolah melakukan review
dan revisi perangkat penilaian afektif;

26. TPK sekolah bersama guru/MGMP memfinalkan hasil revisi perangkat penilaian
afektif;

27. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan untuk penyusunan perangkat penilaian
psikomotor SMA, sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil,
pelaksana dan jadwal pelaksanaan, mencakup kegiatan:
a. Penugasan Tim Pengembang Kurikulum SMA (TPK SMA);
b. Penyusunan rencana kegiatan penyusunan perangkat penilaian psikomotor;
c. Penyusunan rambu-rambu penyusunan perangkat penilaian psikomotor;

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
d. Pengumpulan bahan/data pendukung pelaksanaan penyusunan perangkat
penilaian psikomotor;
e. Pelaksanaan penyusunan perangkat penilaian psikomotor;
f. Pembahasan, penyempurnaan, dan finalisasi hasil penyusunan perangkat
penilaian psikomotor;
g. Penandatanganan dokumen hasil penyusunan perangkat penilaian psikomotor;
h. Penggandaan dan pendistribusian hasil penyusunan perangkat penilaian
psikomotor.

28. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan untuk penyusunan perangkat penilaian
psikomotor SMA, sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil,
pelaksana dan jadwal pelaksanaan;

29. TPK sekolah menyusun rambu-rambu mekanisme penyusunan perangkat penilaian


psikomotor;

30. TPK sekolah bersama guru/MGMP sekolah memfinalkan hasil revisi perangkat
penilaian psikomotor

31. TPK sekolah menggandakan perangkat penilaian psikomotor sesuai kebutuhan dan
mendistribusikan kepada dewan guru dan pihak lain yang memerlukan

32. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan yang memuat antara lain uraian kegiatan,
sasaran/hasil, pelaksana, jadwal pelaksanaan pengembangan portofolio untuk
penilaian sesuai dengan ruang lingkup kegiatan.

33. TPK sekolah dan guru/MGMP sekolah menyusun rambu-rambu yang akan digunakan
sebagai acuan dalam pengembangan portofolio untuk penilaian. Rambu-rambu
tersebut mengatur hal-hal sebagai berikut:
1) maksud dan fokus portofolio;
2) aspek isi yang dinilai dalam portofolio;
3) bentuk, susunan atau organisasi portofolio;
4) penggunaan portofolio;
5) cara menilai portofolio;
6) bentuk atau penggunaan rubrik.
7) Kepala sekolah bersama TPK dan guru/MGMP sekolah membahas dan
menetapkan rencana kegiatan dan rambu-rambu pengembangan portofolio
untuk penilaian.

34. TPK sekolah bersama guru/MGMP sekolah menyempurnakan dan memfinalkan


dokumen portofolio untuk penilaian yang telah disusun.
35. TPK sekolah menggandakan dokumen portofolio untuk penilaian sesuai kebutuhan
dan mendistribusikan kepada guru/MGMP sekolah dan pihak lain yang memerlukan

36. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan untuk penulisan butir soal yang
sekurangkurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, jadwal
pelaksanaan, dan rambu-rambu penulisan butir soal

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
37. Kepala sekolah bersama dengan TPK sekolah dan guru/MGMP melakukan reviu dan
revisi hasil penulisan butir soal;

38. TPK sekolah melakukan finalisasi penulisan butir soal;

39. TPK sekolah bersama Guru/MGMP mendokumentasikan soal untuk dirakit menjadi
tes.

40. TPK sekolah dan MGMP sekolah menyusun rencana kegiatan sekurang-kurangnya
berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, jadwal pelaksanaan, mencakup
kegiatan:
a. Penyusunan rambu-rambu pelaksanaan analisis butir;
b. Penyusunan rambu-rambu pengelolaan bank soal;
c. Pengumpulan bahan analisis butir soal;
d. Pelaksanaan analisis sesuai dengan rambu-rambu;
e. Presentasi dan pembahasan hasil analis butir soal per mata pelajaran;
f. Menyempurnakaan dan finalisasi soal yang telah dianalis;
g. Melakukan pengelolaan dengan sistem bank soal

41. TPK sekolah dan MGMP sekolah menyusun rambu-rambu tentang:


a. Mekanisme analisis butir soal, sesuai dengan mekanisme analisis butir soal pada
lampiran 2;
b. Mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan soal terpilih (sistem bank soal);

42. TPK sekolah melakukan pembagian tugas pelaksanaan analisis butir soal kepada
semua guru;

43. TPK sekolah mengembangkan sistem pengelolaan soal terpilih dengan menerapkan
TIK dalam sistem bank soal;

44. Kepala sekolah bersama dengan TPK sekolah dan MGMP sekolah mensosialisasikan
program pengelolaan dan pemanfaatan soal terpilih, untuk meningkatkan kualitas
penilaian secara berkelanjutan, sesuai dengan standar penilaian

45. Tim Kerja bersama guru TIK melakukan analisis kebutuhan dalam penilaian yang
dapat memanfaatkan TIK. Analisis kebutuhan mencakup:
a. Analisis jumlah guru yang sudah mampu menggunakan program Ms khususnya
Ms- Excel;
b. Analisis terhadap tugas-tugas guru yang dapat dikerjakan menggunakan Ms-
Excel berkaitan dengan penilaian;
c. Analisis terhadap kebutuhan waktu, sarana dan prasarana untuk melaksanakan
kegiatan

46. Tim Kerja bersama guru TIK mengidentifikasi pemanfaatan TIK dalam penilaian;

47. Tim Kerja bersama guru TIK menyusun program pemanfaatan TIK dalam penilaian
yang meliputi seluruh kegiatan penilaian yang memungkinkan pemanfaatan TIK;

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
E. STANDAR PENGELOLAAN
1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru membagi tugas untuk melakukan identifikasi dan
analisis terhadap standar pengelolaan satuan pendidikan;

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan identifikasi dan analisis terhadap standar
pengelolaan satuan pendidikan yang meliputi perencanaan program, pelaksanaan
rencana kerja, pengawasan dan evaluasi, kepemimpinan sekolah dan sistem
informasi manajemen sesuai pembagian tugas yang telah diatur;

3. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan analisis standar pengelolaan pendidikan


yang difokuskan pada:
g. Perencanaan program;
h. Pelaksanaan rencana kerja;

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
i. Pengawasan dan evaluasi;
j. Kepemimpinan sekolah;
k. Sistem informasi manajemen

4. Kepala sekolah bersama TPK dan komite SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan reviu
dan revisi draf hasil anlisis standar pengelolaan satuan pendidikan;

5. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru memfinalkan hasil anlisis standar pengelolaan satuan
pendidikan;

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan hasil analisis sesuai kebutuhan dan
mendistribusikan kepada dewan guru, komite sekolah, dan pihak lain yang
memerlukan, sebagai bahan untuk menyusun laporan analisis konteks, penyusunan
KTSP, dan penyusunan rencana kerja sekolah.

F. STANDAR SARANA PRASARANA


1. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis standar sarana
prasarana sekurang-kurangnya berisi tentang uraian kegiatan, sasaran, pelaksana
kegiatan, dan jadwal pelaksanaan kegiatan;

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas pada dewan guru dan
MGMP sekolah untuk melakukan identifikasi dan analisis terhadap sarana dan
prasarana satuan pendidikan meliputi satuan pendidikan, lahan, bangunan gedung
dan kelengkapan prasarana dan sarana;

3. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru, dewan guru dan MGMP sekolah mereviu, merevisi dan
mengfinalkan dokumen analisis setiap komponen dari draf analisis;

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
4. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru merangkum hasil analisis dari dokumen analisis setiap
komponen dan menyusun draf laporan analisis standar sarana prasarana secara
menyeluruh untuk satuan pendidikan, yang mencakup:
a. Kebutuhan ruang berdasarkan fungsi, jenis, jumlah, dan ukuran ruang.
Fungsi dan jenis ruang terdiri atas 3 kelompok, yaitu:
1) Kelompok ruang pembelajaran (jenis ruang, misalnya ruang kelas/teori,
ruang olahraga, lab.fisika, lab.biologi, lab.kimia, lab.komputer, lab.
bahasa),
2) Kelompok ruang penunjang pembelajaran (jenis ruang, misalnya ruang
perpustakaan, ruang BK, ruang UKS, ruang OSIS, ruang ibadah, dsb), dan
3) Kelompok ruang administrasi/perkantoran (ruang pimpinan, ruang tata
usaha, ruang guru)
Jumlah dan ukuran ruang:
1) Kebutuhan jumlah ruang mempertimbangkan jenis kegiatan, jumlah
rombongan belajar, dan jumlah kelompok belajar (misal, kelompok praktik),
2) Penentuan luas/ukuran ruang mengikuti standar (Permendiknas Nomor 24
Tahun 2007)

b. Kebutuhan peralatan meliputi peralatan pembelajaran/praktik, peralatan


media (alat bantu mengajar), dan peralatan administrasi/kantor. Kebutuhan
peralatan didasarkan atas fungsi, jenis, dan jumlahnya;

c. Kebutuhan perabot/mebeuler meliputi perabot yang bergerak/mudah


dipindahkan (meja, kursi, dsb.), dan perabot yang tetap/tidak mudah
dipindahkan (lemari tempel, meja beton, bak cuci, dsb.). Kebutuhan perabot
didasarkan atas fungsi, jenis, dan jumlah pemakai;

d. Kebutuhan lahan disesuaikan dengan standar yang terdapat pada Permendiknas


Nomor 24 Tahun 2007;

5. Kepala SMA bersama komite sekolah, TPK sekolah, dewan guru dan MGMP sekolah
mereviu dan merivisi draf laporan analisis standar sarana prasarana satuan
pendidikan;
6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan finalisasi dokumen laporan analisis standar
sarana prasarana satuan pendidikan;

7. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan dokumen laporan hasil analisis dan
mendistribusikan kepada pihak yang berkepentingan.

8. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan analisis kondisi satuan
pendidikan sekurangkurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan
jadwal pelaksanaan.

G. STANDAR PROSES
1. Wakil kepala SMA Negeri 2 Banjarbaru bidang akademik/kurikulum dibantu TPK
membuat rencana kerja dan jadwal kegiatan pengembangan silabus.

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
2. Wakil kepala SMA Negeri 2 Banjarbaru bidang akademik/kurikulum dibantu TPK
memeriksa dan memberikan masukan perbaikan

3. Guru memperbaiki silabus berdasarkan masukan perbaikan dari wakil kepala SMA
Negeri 2 Banjarbaru bidang akademik/kurikulum dan TPK sekolah

4. Wakil Kepala SMA Negeri 2 Banjarbaru khususnya bidang akademik/kurikulum


dibantu TPK membuat rencana kerja dan jadwal kegiatan penyusunan RPP

5. Wakil kepala SMA Negeri 2 Banjarbaru bidang akademik/kurikulum dibantu TPK


memeriksa dan memberikan masukan perbaikan

6. Guru memperbaiki RPP berdasarkan masukan perbaikan dari wakil kepala SMA
bidang akademik/kurikulum dan TPK sekolah

7. Kepala sekolah menugaskan wakasek kurikulum dan TPK sekolah menyusun rencana
kegiatan dan rambu-rambu pelaksanaan pembelajaran remedial dan pembelajaran
pengayaan;

8. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum bersama TPK sekolah menyusun rencana
kegiatan dan rambu-rambu pelaksanaan pembelajaran remedial dan pengayaan
sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan jadwal
pelaksanaan

9. Kepala sekolah bersama wakasek kurikulum/TPK sekolah dan guru/MGMP


membahas rencana kegiatan dan rambu-rambu pelaksanaan pembelajaran remedial
dan pengayaan;

H. ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN


1. Uraian kegiatan pelaksanaan, meliputi :
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (Rambu-rambu dan Instrumen
pengumpulan dan pengolahan data);
b. Pengumpulan data kondisi satuan pendidikan;
c. Pengolahan data kondisi satuan pendidikan;
d. Penyusunan draf hasil analisis;
e. Pembahasan, penyempurnaan dan finalisasi hasil analisis;
f. Penandatanganan hasil analisis;
g. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis.

2. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rambu-rambu dan instrumen pengumpulan


dan pengolahan data

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
3. TPK membagi tugas untuk melakukan identifikasi terhadap kondisi satuan
pendidikan yang meliputi komponen peserta didik, pendidik dan tenaga
kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan sekolah dan program sekolah;

4. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan analisis


data dan informasi berkaitan dengan kondisi ideal, kondisi riil, kesenjangan dan
rencana tindak lanjut dari setiap komponen satuan pendidikan

5. Kepala SMA bersama dewan guru, komite sekolah dan TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru,
melakukan reviu dan revisi draf hasil analisis;

6. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru memfinalkan hasil analisis;

7. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan hasil analisis kepada dewan guru, komite sekolah dan pihak lain
yang memerlukan, sebagai bahan untuk menyusun laporan analisis konteks,
penyusunan KTSP dan penyusunan rencana kerja sekolah.

8. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana kegiatan yang memuat antara lain:
uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana kegiatan dan waktu/jadwal pelaksanaan
kegiatan analisis, yang mencakup:
a. Penyusunan perangkat pendukung analisis (Rambu-rambu dan Instrumen
pengumpulan dan pengolahan data),
b. Pengumpulan data kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan;
c. Pengolahan data kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan;
d. Penyusunan draf hasil analisis;
e. Pembahasan, penyempurnaan dan finalisasi darf hasil analisis;
f. Penandatanganan hasil analisis;
g. Penggandaan dan pendistribusian hasil analisis.

9. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun perangkat pendukung analisis yang terdiri
atas rambu-rambu dan Instrumen pengumpulan dan pengolahan data, dengan
memperhatikan ruang lingkup data dan informasi kondisi lingkungan eksternal
satuan pendidikan

10. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan pembagian tugas untuk pengumpulan dan
pengolahan data dan informasi kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan
berdasarkan komponenkomponen yaitu komite sekolah, dewan pendidikan, dinas
pendidikan, assosiasi profesi, dunia industri/dunia kerja dan sumber daya alam;

11. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melakukan:


a. Pengumpulan data kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan, dengan
menggunakan instrumen yang telah disusun oleh TPK;
b. Pengolahan data kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan;
c. Analisis dan penyusunan draf hasil analisis dengan yang memuat kondisi ideal,
kondisi riil, kesenjangan dan upaya tindak lanjut baik berupa data kuantitatif
maupun kualitatif.

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
12. Kepala sekolah bersama TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru /dewan guru dan komite
sekolah melakukan reviu dan revisi draf hasil analisis;

13. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyempurnakan dan memfinalkan hasil analisis;

14. TPK menggandakan sesuai kebutuhan dan mendistribusikan hasil analisis kepada
dewan guru, komite sekolah dan pihak lain yang memerlukan, sebagai bahan untuk
menyusun laporan analisis konteks, penyusunan KTSP dan penyusunan program
kerja sekolah.

15. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan analisis kondisi satuan pendidikan
sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan jadwal
pelaksanaan.

16. TPK menyusun draf rencana dan jadwal pengembangan KTSP, sekurang-kurangnya
berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan jadwal pelaksanaan. Uraian
kegiatan pengembangan KTSP meliputi:
a. Pengumpulan data dan informasi yang berkaitan dengan analisis konteks;
b. Pembuatan analisis konteks;
c. Penyusunan, reviu, dan revisi draf KTSP dan kalender pendidikan SMA;
d. Finalisasi dokumen I KTSP dan kalender pendidikan SMA;
e. Penyusunan, reviu, dan revisi draf silabus mata pelajaran dan muatan lokal;
f. Finalisasi silabus mata pelajaran dan muatan lokal (dokumen II KTSP);
g. Penandatanganan dokumen KTSP (I dan II) oleh kepala SMA dan ketua komite
SMA;
h. Validasi dokumen KTSP dan rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
i. Verifikasi dokumen oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan penandatanganan
olehbKepala Dinas atau pejabat yang ditunjuk;
j. Pemberlakuan KTSP oleh kepala SMA;
k. Penggandaan dan pendistribusian dokumen KTSP.

17. Kepala SMA, komite sekolah, dan TPK membahas rencana dan jadwal kegiatan

18. TPK merevisi dan melakukan finalisasi rencana dan jadwal kegiatan

19. TPK menyusun draf KTSP (dan kalender pendidikan SMA) menggunakan hasil analisis
konteks sebagai salah satu acuan. Contoh sistematika isi dokumen KTSP dan
penjelasannya terdapat pada Lampiran. (Penyusunan hasil analisis konteks diatur
dalam juknis tersendiri)

20. Kepala SMA bersama komite sekolah, TPK, dan MGMP SMA Negeri 2 Banjarbaru
mereviu draf KTSP, kalender pendidikan SMA, dan silabus. Selanjutnya berdasarkan
hasil reviu, TPK dan MGMP sekolah melakukan revisi dan finalisasi KTSP, kalender
pendidikan, dan silabus.

21. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru melengkapi dokumen KTSP.

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
22. TPK menggandakan dan mendistribusikan dokumen KTSP kepada pihak-pihak yang
Berkepentingan

23. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rencana dan jadwal kegiatan
pengembangan muatan local

24. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menyusun rambu-rambu dan perangkat pendukung
pengembangan muatan lokal, yang meliputi:
a. Pengumpulan data potensi dan kebutuhan daerah, data potensi satuan
pendidikan, data daya dukung internal dan eksternal. Data ini digunakan untuk
penyusunan analisis potensi dan kebutuhan daerah;
b. Penyusunan analisis potensi satuan pendidikan, termasuk identifikasi bakat dan
minat peserta didik;
c. Penentuan jenis muatan lokal yang akan dilaksanakan di sekolah;
d. Kerjasama dengan instansi terkait
e. Penyusunan SKL, SK, dan KD muatan lokal;
f. Pengesahan dokumen muatan local

25. Kepala SMA bersama TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru membahas rencana dan jadwal
kegiatan, rambu-rambu dan perangkat pendukung pengembangan muatan lokal.
Selanjutnya kepala sekolah mengesahkan rencana dan jadwal kegiatan, rambu-
rambu dan perangkat pendukung tersebut

26. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru mengumpulkan data dan melakukan analisis:
a. potensi dan kebutuhan daerah,
b. bakat dan minat peserta didik,
c. analisis potensi dan daya dukung satuan pendidikan internal dan eksternal

27. Kepala SMA bersama TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru mengidentifikasi jenis-jenis
muatan lokal yang dapat dilaksanakan di sekolah berdasarkan hasil analisis.
Kemudian menentukan jenis muatan lokal yang akan dilaksanakan sekolah;

28. TPK sekolah bersama guru muatan lokal dan pihak terkait mengembangkan SKL, SK,
dan KD muatan lokal

29. Kepala SMA bersama TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru dan guru muatan lokal
membahas SKL, SK, dan KD muatan local

30. TPK SMA Negeri 2 Banjarbaru menggandakan dokumen muatan lokal dan
mendistribusikan kepada guru muatan lokal dan pihak lain yang memerlukan

I. PERATURAN AKADEMIK
1. TPK sekolah menyusun rencana kegiatan untuk penyusunan peraturan akademik
SMA sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan
jadwal pelaksanaan, mencakup kegiatan:

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
a. Penyusunan Rambu-rambu dan identifikasi komponen peraturan akademik SMA;
b. Perumusan draft peraturan akademik SMA;
c. Pembahasan, Reviu, revisi, dan finalisasi peraturan akademik SMA;
d. Penandatanganan peraturan akademik SMA;
e. Penggandaan dan pendistribusian peraturan akademik

2. TPK sekolah mengidentifikasi komponen-komponen yang akan termuat dalam


peraturan akademik SMA yang meliputi:
a. Persayaratan minimal kehadiran siswa,
b. Ketentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) per mata pelajaran;
c. Ketentuan pelaksanaan penilaian (ulangan dan ujian termasuk sistem pengolahan
hasil penilaian);
d. Ketentuan pelaksanaan remedial dan pengayaan;
e. Ketentuan kenaikan kelas;
f. Ketentuan kelulusan;
g. Ketentuan hak siswa dalam penggunaan fasilitas belajar (sarana dan prasarana
sekolah), dan
h. Ketentuan layanan konsultasi pada guru, wali kelas, dan konselor

3. TPK sekolah merumuskan draf peraturan akademik SMA untuk setiap komponen
yang telah diidentifikasi;

4. Kepala sekolah bersama TPK sekolah dan guru serta tenaga kependidikan
melakukan reviu dan revisi draf peraturan akademik SMA;

5. TPK sekolah memfinalkan hasil revisi draf peraturan akademik SMA

6. TPK sekolah menggandakan peraturan akademik SMA sesuai kebutuhan dan


mendistribusikan kepada dewan guru, komite sekolah, dan pihak lain yang
memerlukan
J. RENCANA KERJA SEKOLAH
1. Tim kerja sekolah menyusun rencana kegiatan penyusunan rencana kerja sekolah
sekurang-kurangnya berisi uraian kegiatan, sasaran/hasil, pelaksana, dan jadwal
pelaksanaan, mencakup kegiatan:
e. Pengumpulan bahan/data dan penyusunan draf Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM);
f. Pembahasan, dan Reviu draf Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM);
g. Finalisasi hasil revisi Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM);
h. Penandatanganan dokumen RKJM;
i. Penyusunan draf Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS);
j. Pembahasan dan reviu draf Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS);
k. Finalisasi hasil revisi Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS);
l. Penandatanganan dokumen RKAS;

2. Tim kerja sekolah mengumpulkan, mengolah data dan informasi dan menyusun draf
rencana kerja sekolah jangka menengah (RKJM), yang mencakup:
a. Pendahuluan

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
b. Dasar kebijakan
c. Identifikasi tantangan nyata berdasarkan analisis konteks
d. Analisis Kondisi
e. Program Strategis
f. Strategi Pencapaian
g. Monitoring dan Evaluasi
h. Lampiran-lampiran

3. Tim kerja melakukan finalisasi hasil revisi rencana kerja sekolah jangka menengah
(RKJM);

4. Tim kerja sekolah mengidentifikasi prioritas program/kegiatan dan menyusun draf


rencana kerja tahunan (RKT) yang mencakup:
a. Pendahuluan
b. Dasar kebijakan
c. Tujuan/Sasaran
d. Rencana Kerja dan Biaya untuk Pencapaian Sasaran
e. Jadwal Pelaksanaan Rencana Kegiatan
f. Penanggung jawab Kegiatan

5. Kepala sekolah bersama tim kerja, dewan guru, dan komite sekolah melakukan
reviu dan revisi draf RKT;

6. Tim kerja melakukan finalisasi hasil revisi rencana kerja tahunan

K. KERJASAMA DAN KEMITRAAN SEKOLAH


1. Wakasek/Tim Kerja menyusun perencanaan kerja program pengembangan
kerjasama dan kemitraan satuan pendidikan. Perencanaan kerja untuk penyusunan
program pengembangan kerja sama dan kemitraan satuan pendidikan meliputi:
a. Tujuan program pengembangan kerjasama dan kemitraan satuan pendidikan;
b. Hasil yang diharapkan dari program pengembangan kerjasama dan kemitraan
satuan pendidikan;
c. Ruang lingkup program pengembangan kerjasama dan kemitraan satuan
pendidikan ;
d. Jadwal kegiatan penyusunan program pengembangan kerjasama dan kemitraan
satuan pendidikan;
e. Unsur-unsur yang terlibat dan uraian tugasnya dalam program pengembangan
kerja sama dan kemitraan satuan pendidikan;
f. Alokasi pembiayaan program pengembangan kerja sama dan kemitraan satuan
pendidikan

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
2. Wakil Kepala SMA dan Tim Kerja melakukan analisis kebutuhan sekolah berkaitan
dengan program pengembangan kerja sama dan kemitraan sekolah

3. Wakil Kepala SMA dan Tim Kerja menyusun draf naskah kerja sama dan kemitraan
satuan pendidikan.

4. Naskah kerja sama dan kemitraan satuan pendidikan mencakup:


a. Latar Belakang dan Landasan Program,
b. Tujuan dan hasil yang diharapkan,
c. Mekanisme dan prosedur kerja sama,
d. Bentuk kerja sama, dan
e. Tindak lanjut pengembangan kerja sama dan kemitraan satuan pendidikan

5. Kepala SMA bersama wakil kepala SMA/tim kerja dan komite sekolah melakukan
reviu dan revisi draf naskah kerja sama dan kemitraan satuan pendidikan;

6. Wakil kepala SMA/tim kerja mamfinalkan hasil revisi naskah kerja sama dan
kemitraan satuan pendidikan

7. Wakil kepala SMA dan tim kerja mencari sasaran kerjasama dan kemitraan sesuai
program yang telah disusun.

8. Kepala SMA bersama wakil kepala SMA/tim kerja melakukan evaluasi program
kerjasama dn kemitraan yang telah terlaksana

L. MOVING CLASS
1. Tim kerja bersama wakil kepala SMA menyusun draf rencana kegiatan sekurang-
kurangnya berisi tentang uraian kegiatan, sasaran, pelaksana kegiatan dan waktu/
jadwal pelaksanaan, yang meliputi kegiatan:
a. Menganalisis jumlah kebutuhan ruang mata pelajaran;
b. Membuat denah ruang mata pelajaran;
c. Merencanakan pengadaan sarana/prasarana ruang mata pelajaran;
d. Menyusun pembagian tugas mengajar guru;
e. Menyusun penanggung jawab ruangan/koordinator mata pelajaran dan wali
kelas;
f. Menyusun jadwal pembelajaran;
g. Mensosialisasikan rencana kerja kepada warga sekolah

2. Kepala SMA, tim kerja, wakil kepala SMA, penanggung jawab ruang membahas draf
rencana kegiatan pengembangan sistem belajar moving class

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010
3. Tim kerja melakukan pembagian tugas kepada penanggung jawab ruang untuk
melakukan analisis kebutuhan ruang, perabot, peralatan, dan bahan sesuai mata
pelajaran masing-masing

4. Tim kerja dan wakil kepala SMA menyusun draf pedoman sistem belajar moving
class;

5. Kepala SMA, tim kerja, wakil kepala SMA dan penanggung jawab ruang membahas
dan merevisi draf pedoman sistem belajar moving class;

6. Tim kerja dan wakil kepala SMA menyempurnakan dan memfinalkan pedoman
system belajar moving class

7. Tim kerja menggandakan pedoman sistem belajar moving class dan


mendistribusikan kepada pihak yang berkepentingan

8. Tim Pengembang Kurikulum dan wakil kepala sekolah menyiapkan data berdasarkan
identifikasi kebutuhan untuk pelaksanaan pengawasan proses pembelajaran

9. Pengawas sekolah dan kepala sekolah (dapat dibantu oleh wakil kepala sekolah)
melaksanakan pemantauan dan supervisi PBM, melakukan evaluasi PBM berdasarkan
informasi kepala sekolah atas data TPK dan wakil kepala sekolah dan menyusun
laporan hasil PBM, serta menindaklanjuti hasil supervisi

12
URAIAN TUGAS TIM PENGEMBANG KURIKULUM (TPK) SMAN 2 BANJARBARU 2010

Anda mungkin juga menyukai