Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN TUTORIAL

SKENARIO C BLOK 26

Kelompok A4
Tutor : dr. Susilawati

Amalia Dienanti Fadhillah (04011381419161)


Alia Zaharani Utami (04011381419162)
Rafika Novianti (04011381419166)
Trisa Andami (04011381419167)
Ulfa Mutia (04011381419177)
Muhammad Hasanain (04011381419180)
Neydine Addina Yushandra (04011381419185)
Darmawan (04011381419190)
Ashifa Maulidya Shibly (04011381419194)
Ridho Surya Putra (04011381419199)
Angelina Handesa (04011381419200)
Vejitha Raja Kumar (04011381419222)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
TAHUN 2017

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas limpahan berkat-Nya penyusun bisa
menyelesaikan tugas laporan tutorial ini dengan baik tanpa aral yang memberatkan.

Laporan ini disusun sebagai bentuk dari pemenuhan tugas laporan tutorial skenario
Ayang merupakan bagian dari sistem pembelajaran KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi)
di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, khususnya pada Blok Anak. Terima kasih tak
lupa pula kami sampaikan kepada: dr. Susilawati yang telah membimbing dalam proses
tutorial ini, beserta pihak-pihak lain yang terlibat, baik dalam memberikan saran, arahan, dan
dukungan materil maupun inmateril dalam penyusunan tugas laporan ini.

Penyusun menyadari bahwa laporan ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu,
kritik yang membangun sangat kami harapkan sebagai bahan pembelajaran yang baru bagi
penyusun dan perbaikan di masa yang akan datang.

Palembang, 10 April 2017

Penyusun

Kelompok Tutorial IV

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................`1
DAFTAR ISI.................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang............................................................................................3
1.2 Maksud dan Tujuan.....................................................................................3

1
1.3 Data Tutorial...............................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Skenario......................................................................................................5
2.2 Paparan..........................................................................................................
I. Klarifikasi Istilah..............................................................................
II. Identifikasi Masalah.........................................................................
III. Analisis Masalah..............................................................................
IV. Hipotesis ..........................................................................................
V. Learning Issues ...............................................................................
VI. Kerangka Konsep ............................................................................
BAB III PENUTUP
Kesimpulan ............................................................................................
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................

BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang


Blok Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah blok ke-26 semester VI dari Kurikulum
Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Palembang. Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus sebagai bahan
pembelajaran untuk menghadapi kasus yang sebenarnya pada waktu yang akan datang.

I.2. Maksud dan Tujuan

2
Adapun maksud dan tujuan dari laporan tutorial studi kasus ini, yaitu:
1 Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari sistem
pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang.
2 Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode analisis
pembelajaran diskusi kelompok.
3 Tercapainya tujuan dari metode pembelajaran tutorial.

DATA KEGIATAN TUTORIAL

Tempat : Ruang Tutorial 4 Kampus Madang


Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Waktu : Senin, 8 Mei 2017 dan Rabu, 10 Mei 2017
Tutor :
Moderator : Ulfa Mutia
Sekertaris Meja : Neydine Addina Yushandra
Anggota :

3
Amalia Dienanti Fadhillah
Alia Zaharani Utami
Rafika Novianti
Trisa Andami
Muhammad Hasanain
Neydine Addina Yushandra
Darmawan
Ashifa Maulidya Shibly
Ridho Surya Putra
Angelina Handesa
Vejitha Raja Kumar

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 SKENARIO

Dokter Beny pimpinan Puskesmas Bungur yang baru. Pada saat membaca laporan
PWS KIA, didapatkan cakupan K1, K4, Pn rendah.
Hari ini, dr. Beny sedang melakukan supervisi di ruang KIA, mendapatkan Bidang
Puskesmas sedang memeriksa Ibu Tini, 41 tahun, mengandung anak ke 5 (lima), datang ke
Puskesmas untuk melakukan ANC pertama kali di usia kehamilan 22 minggu. Kelahiran 4
(empat) anak sebelumnya dilakukan di rumah, dibantu oleh dukun sehingga untuk rencana

4
persalinan anak ke 5 (lima) ini, ibu Tini ingin melakukan hal yang serupa karena keempat
anaknya lahir dengan selamat.
Dari pemeriksaan Bidan Puskesmas didapatkan data-data sebagai berikut: BB 45 kg,
lingkar lengan atas 23 cm, TD 130/80 mmHg, tinggi fundus uteri 20 cm, taksiran berat janin:
1240 gr, DJJ 140x/menit, Hb Sahli 9 gr/dl. Bidan Puskesmas melakukan penyuntikan
imunisasi TT pada Ibu Tini. Bidan hanya mencatat data-data tersebut pada kartu pasien.
Dokter Beny selaku pimpinan Puskesmas Bungur akan merencanakan Lokakarya Mini
bulanan untuk membahas PWS KIA, dilanjutkan dengan Lokmin Tribulanan. Dokter Beny
akan menentukan langkah untuk menindaklanjuti rendahnya cakupan PWS KIA dengan
pendekatan Administrasi Kesehatan.

I. Klarifikasi Istilah
1. PWS-KIA (Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak)
Suatu alat manajemen program KIA untuk melakukan pemantauan pelayanan
KIA di suatu wilayah kerja secara terus menerus, agar dapat dilakukan tindak
lanjut yang cepat dan tepat.
2. Lokakarya mini
Penerapan manajemen penggerakkan pelaksanaan dalam bentuk forum
pertemuan.
3. Cakupan
Jangkauan.
4. K1
Pemeriksaan kesehatan seorang ibu hamil sesuai standar untuk pertama
kalinya pada 3 bulan pertama kehamilan.
5. K4
Kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang keempat atau lebih untuk
mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar yang ditetapkan.
6. Pn
Cakupan ibu bersalin yang mendapat pertolongan persalinan oleh tenaga kerja
kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di suatu wilayah kerja (kurun
waktu tertentu). Dengan indikator ini, dapat diperkirakan proporsi persalinan
yang ditangani oleh tenaga kesehatan dan menggambarkan kemampuan
manajemen program KIA dalam pertolongan persalinan sesuai standar.
7. Puskesmas
Salah satu sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang sangat penting di
Indonesia. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota yang

5
bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu
wilayah.
8. Administrasi kesehatan
Administrasi yang diterapkan untuk mencapai tujuan terwujudnya keaadaan
sehat secara fisik, mental, dan sosial.
9. Imunisasi TT
Imunisasi tetanus toksoid adalah proses untuk membangun kekebalan sebagai
upaya pencegahan terhadap infeksi tetanus.

II. Identifikasi Masalah


No Identifikasi masalah Concern
.
1. Dokter Beny pimpinan Puskesmas Bungur yang baru. Pada saat ***
membaca laporan PWS KIA, didapatkan cakupan K1, K4, Pn rendah.
2. Hari ini, dr. Beny sedang melakukan supervisi di ruang KIA, *
mendapatkan Bidang Puskesmas sedang memeriksa Ibu Tini, 41
tahun, mengandung anak ke 5 (lima), datang ke Puskesmas untuk
melakukan ANC pertama kali di usia kehamilan 22 minggu.
Kelahiran 4 (empat) anak sebelumnya dilakukan di rumah, dibantu
oleh dukun sehingga untuk rencana persalinan anak ke 5 (lima) ini,
ibu Tini ingin melakukan hal yang serupa karena keempat anaknya
lahir dengan selamat.
3. Dari pemeriksaan Bidan Puskesmas didapatkan data-data sebagai *
berikut: BB 45 kg, lingkar lengan atas 23 cm, TD 130/80 mmHg,
tinggi fundus uteri 20 cm, taksiran berat janin: 1240 gr, DJJ
140x/menit, Hb Sahli 9 gr/dl. Bidan Puskesmas melakukan
penyuntikan imunisasi TT pada Ibu Tini Bidan hanya mencatat data-
data tersebut pada kartu pasien.
4. Dokter Beny selaku pimpinan Puskesmas Bungur akan **
merencanakan Lokakarya Mini bulanan untuk membahas PWS KIA,
dilanjutkan dengan Lokmin Tribulanan. Dokter Beny akan
menentukan langkah untuk menindaklanjuti rendahnya cakupan PWS
KIA dengan pendekatan Administrasi Kesehatan.
III. Analisis Masalah

6
1. Dokter Beny pimpinan Puskesmas Bungur yang baru. Pada saat membaca
laporan PWS KIA, didapatkan cakupan K1, K4, Pn rendah.
a. Berapa target cakupan K1, K4 dan Pn yang harus dicapai? 1
b. Bagaimana indikator dikatakan cakupan K1, K4 dan Pn rendah?2
c. Bagaimana manajemen cakupan K1, K4 dan Pn rendah?3
d. Apa saja program untuk pengelolaan KIA? (Upaya KIA, Indikator
KIA)4
e. Apa tugas dan tanggung jawab dr. Benny sebagai kepala puskesmas
pada kasus ini?1
f. Apa saja perbedaan tiap tingkat Puskesmas? (Kecamatan,
Kabupaten/Kota)2

2. Hari ini, dr. Beny sedang melakukan supervisi di ruang KIA, mendapatkan
Bidang Puskesmas sedang memeriksa Ibu Tini, 41 tahun, mengandung anak ke
5 (lima), datang ke Puskesmas untuk melakukan ANC pertama kali di usia
kehamilan 22 minggu. Kelahiran 4 (empat) anak sebelumnya dilakukan di
rumah, dibantu oleh dukun sehingga untuk rencana persalinan anak ke 5 (lima)
ini, ibu Tini ingin melakukan hal yang serupa karena keempat anaknya lahir
dengan selamat.
a. Kapan dan berapa kali seharusnya pemeriksaan ANC dilakukan?3
b. Apa saja pemeriksaan yang dilakukan setiap kunjungan ANC? (10 T)4
c. Bagaimana alur pemeriksaan ibu hamil di puskesmas?1
d. Bagaimana usaha preventif untuk menurunkan angka persalinan di
dukun beranak?2
e. Apa dampak melahirkan dengan bantuan dukun beranak?3
f. Apa saja faktor risiko yang terdapat pada Ibu Tini?4

3. Dari pemeriksaan Bidan Puskesmas didapatkan data-data sebagai berikut: BB


45 kg, lingkar lengan atas 23 cm, TD 130/80 mmHg, tinggi fundus uteri 20
cm, taksiran berat janin: 1240 gr, DJJ 140x/menit, Hb Sahli 9 gr/dl. Bidan
Puskesmas melakukan penyuntikan imunisasi TT pada Ibu Tini. Bidan hanya
mencatat data-data tersebut pada kartu pasien.
a. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik ibu dan janin?1
b. Apa saja tugas dan tanggung jawab Bidan Puskesmas? (Termasuk
catatan data pasien)2
c. Apa saja imunisasi yang diperlukan pada ibu hamil?3
d. Apa tujuan dari imunisasi TT?4
e. Berapa kali imunisasi TT yang harus dilakukan?1

7
4. Dokter Beny selaku pimpinan Puskesmas Bungur akan merencanakan
Lokakarya Mini bulanan untuk membahas PWS KIA, dilanjutkan dengan
Lokmin Tribulanan. Dokter Beny akan menentukan langkah untuk
menindaklanjuti rendahnya cakupan PWS KIA dengan pendekatan
Administrasi Kesehatan.
a. Bagaimana cara pencegahan cakupan K1, K4 dan Pn rendah?2
b. Bagaimana perencanaan tingkat puskesmas pada kasus ini
i. Identifikasi Masalah3
ii. Prioritas Masalah4
iii. Perumusan Masalah1
iv. Mencari Akar Penyebab Masalah (Diagram sebab akibat)2
v. Cara Pemecahan Masalah3
vi. Rencana Usulan Kegiatan4
vii. Rencana Pelaksanaan Kegiatan1
c. Apa saja hal yang dibahas pada Lokakarya Mini bulanan dan
tribulanan?2
d. Bagaimana cara pendekatan Adiministrasi Kesehatan? (Langkah-
langkah, dll)3
e. Apa saja struktur organisasi di puskesmas? 4

IV. Hipotesis

Dr. Benny sebagai pimpinan Puskesmas Bungur mendapatkan laporan PWS


KIA dengan cakupan K1, K4 dan Pn rendah sehingga akan dilakukan perencanaan
tingkat puskesmas dengan cara melakukan Lokmin.

V. Learning Issues

1. PWS KIA (WAJIB!)


2. Lokakarya Mini 1, 3
3. Perencanaan Tingkat Puskesmas 2, 4

LI Email: susilwt78@gmail.com

1:Amel, UM, Biba


2:Kak Al, Hasan, Kak Okik
3:Pikey, Neydine, Angel
4:Trisa, Yai, Veji

VI. Kerangka Konsep